
...Haiii Assalamualaikum guyssss๐ค๐...
...Kembali lagi nihh dengan Author yg makin hari makin kecheeee hehee๐๐๐๐๐...
...Nihh Author datang dengan membawa up episode baru lohhh skuyyy lahh guyss langsung aja dibaca ya๐๐...
...Happy Reading๐โค...
To be continue
โโโโโ
Fio sudah sampai di rumah. Dia langsung masuk kamar karna ingin segera mandi dan istirahat. Tapi perutnya terasa lapar, jadi dia memutuskan untuk ke ruang makan terlebih dahulu.
Disana sudah ada Pak Gandi, Bu Amira, Iqbal, serta Bilal.
" Sayang, kemari ayo makan bersama. Tadi kamu pulangnya hampir maghrib nak? " ucap Pak Gandi pada putrinya.
" Iya Yah, tadi aku mampir ke toko buku dulu terus ketemu temen sekolah aku dia minta tolong buat cariin buku juga buat saudaranya yang mau ultah " ucap Fio sambil duduk di kursi.
" Ohh begitu, tadi kalau ayah tidak salah lihat kamu diantar laki laki ya nak itu kah teman kamu? " tanya Pak Gandi.
" Iya Ayah, namanya Arkan temen sekolah Fiona " ucap Fio sambil menerima piring berisi nasi dari Bundanya.
" Hemm iya sudah ayo makan dulu lalu istirahat nak " ucap Pak Gandi dan diangguki Fio.
Sebenarnya, Pak Gandi bertanya seperti itu bukan tanpa alasan. Dia takut ternyata laki laki yang mengantar Fio tadi adalah pacar Fio atau Fio menyukai teman laki lakinya itu.
Tapi ternyata saat ditanya respon Fio hanya biasa saja. Berarti Pak Gandi tidak perlu khawatir kalau kalau Fio berubah fikiran tentang perjodohan dengan Prince.
Setelah makan, Fio ikut duduk kumpul bersama keluarganya.
" Fiona, tadi Bu Amira datang menemui Bunda. Dia bilang, dia ada rekomendasi butik untuk kebaya dan baju acara pertunangan kamu dan nak Prince. Kamu mau kan nak datang? " ucap Bu Arsih tersenyum lembut.
" Hemm iya Bunda Fio mau kok... memang kapan Bunda? " tanya Fio sambil memakan cemilannya.
" Besok nak, sepulang dari sekolah kamu sama nak Prince akan fitting bajunya ke butik bersama bagaimana? " tanya Bu Arsih, Fio mengangguk.
" Alhamdulillah kalau kamu setuju nak... besok kamu berangkat bersama ya sama nak Prince agar lebih akrab lagi gitu " ucap Bu Arsih diselingi candaan.
" Ahhh Bundaaaa Fiona sama Mas Prince udah akrab kokkk di sekolah aja tiap hari ketemu Bundaaa" ucap Fio sedikit merengek karna digoda.
" Wahh wahh panggilannya udah beda aja ya Bund, ada kemajuan ini " timpal Pak Gandi dengan tertawa.
" Ha ha ha iya Yahhh alhamdulillah bagaimana nak kamu suka tidak dengan nak Prince? " tanya Bu Arsih menggoda Fio.
Diberi pertanyaan demikian membuat Fio bertambah malu. Terlebih lagi kedua adiknya ikut ikutan menggodanya.
" Cieee cieee Kakak " ucap Iqbal dan Bilal.
" Ahh gatau dehh aku mau ke kamar aja mau belajar Yah Bund " ucap Fio dengan wajah memerah sambil berlalu dari sana.
__ADS_1
Bu Arsih dan Pak Gandi hanya bisa geleng geleng kepala dan tertawa melihat putri mereka itu.
*****
Di dalam kamar, Fio langsung menghempas tubuhnya ke kasur. Dia menggerutu karna merasa malu habis digoda.
Tak lama ponselnya berbunyi, ada pesan masuk.
Guru Nyebelin,Datar,Kuller,Seenaknya :'' Heyy gadis kecil... ''.
Melihat siapa yang mengirim pesan membuat Fio memutar bola matanya malas. Dia sudah kesal ditambah lagi dengan ini.
Fiona : " Bisa tidak Mas jangan manggil aku gadis kecil terusss bete dehh ".
Guru Nyebelin,Datar,Kuller,Seenaknya : " Ha ha ha kenapa hemm apa kamu sedang kesal sekarang?"
Fiona : " Iyaaa bangettt ".
Guru Nyebelin,Datar,Kuller,Seenaknya : " Apa yang membuatmu kesal hemm? ".
Sebelum membalas Fio berfikir terlebih dulu. Kalau dia bilang kenapa dia kesal pasti nanti akan tambah digoda oleh Prince. Akhirnya dia memilih untuk mengalihkan pembicaraan.
Fiona : " Gak adaa. Ohh iya kata Bunda tadi besok mau fitting baju buat acara Minggu ini kan ".
Guru Nyebelin,Datar,Kuller,Seenaknya : " Iyaa kamu sudah tau. Besok berangkat bersama. Mas jemput kamu dari rumah jadi ke sekolah bersama. Pulang sekolah langsung berangkat ke butik " .
Membaca balasan pesan dari Prince membuat Fio membulatkan matanya. Berangkat bersama? Ke sekolah? Apa guru killer ini sudah lupa dengan perjanjian mereka waktu itu???
Fiona : " Nggak mau, kalo berangkat bareng ke sekolah nanti anak anak pada tau dong Mas. Nanti aku juga yang kena hadehh kamu ini gimana sihh ".
Kann seenaknya lagi. Oke fine Fio menurut lagi huftt.
Fiona : " Ikhh nyebelin tau gak ya udah oke. "
Guru Nyebelin,Datar,Kuller,Seenaknya : " Hemm ".
Setelah itu hanya dibaca saja oleh Fio. Lalu dia menaruh ponselnya di meja. Merebahkan lagi tubuhnya. Tak lama larut dalam mimpinya. Fio terlalu lelah sampai tertidur dengan cepat.
*****
Di tempat Prince, kini dia sedang duduk di ruang kerjanya sambil senyum senyum sendiri setelah berbalas pesan dengan gadis kecilnya.
Tak lama ponselnya berbunyi. Ada telepon masuk dari Alex.
" Ada apa? " tanya Prince setelah menerima panggilan tersebut.
" Ya ampun Prince, loe begitu amat sama gue. Gak bisa apa basa basi dikit nanyain kabar gue atau gimana gitu " protes Alex di seberang telepon.
" Gak bisa. Udah cepetan ada apa loe telfon gue? Ganggu orang aja loe " ucap Prince ketus dan cuek.
" Astaga loe bener bener yaaa gue disini loe tinggal sendirian ngurusin kerjaan segini banyaknya. Loe disana mah enak bisa nyantai gue nihh tangan kriting " cerocos Alex tak terima.
__ADS_1
" Jadi loe mau santai? " tanya Prince.
Mendengar pertanyaan Prince membuat Alex berbinar disana. Dia sudah membayangkan bisa bersantai barang sejenak.
" Wahh begitu dongg loe baik sama anak buahhh mau lahh gue santai capek bangett tau " ucap Alex senang.
" Kirim surat resign loe sekarang, besok ambil pesangon " ucap Prince cuek.
Jawaban Prince membuat Alex disana cengo. Mulutnya langsung terkatup rapat. Itu bukan dia diberi waktu bersantai, tapi di pecat astagaa.
" Ehh he he he nggak nggak gu gue becanda Prince tadi tenang aja gue masih kuat kokk nihh he he gak usah santai atau liburan " ucap Alex kikuk sambil tertawa garing. Dia berusaha menyelamatkan pekerjaannya. Bisa gawatt.
Mendengar ucapan Alex membuat Prince jengah.
" Udah sekarang loe bilang kenapa telfon gue " ucap Prince kembali bertanya.
" Ohh iya, itu gue tadi siang dapet berkas kotrak kerja sama yang diajuin Perusahaan Indrajaya. Gue belum apa apain sih cuma baca sekilas. Menurut loe gimana? Gue ngerasanya itu agak aneh. Secara loe tau kan Hadijaya Company sama Indrajaya Company kurang bersahabat karna perkara loe sama si Roselia itu " cerocos Alex menjelaskan.
Prince diam dulu berfikir. Lalu menjawab,
" Biarin aja dulu, kasih kabar aja kalo bahas soal kerja sama itu tunggu gue balik. " jawab Prince singkat.
" Oke dehh serahin semua ke guee " ucap Alex.
" Hemm " balas Prince.
Tuttt sambungan telepon langsung di putus oleh Prince.
Sedangkan Alex disana kesal karna telepon langsung dimatikan begitu saja oleh Prince. Padahal dia ingin bicarakan hal lainnya.
BERSAMBUNG....
.
.
.
.
.
.
.
.
...Hallloooo Guysssss๐๐๐๐๐๐ Gimana seru kannn kelanjutan ceritanyaa....Makin greget dan bikin penasaran kan pastinyaaa๐๐๐ Hehehehe ya dong pastiiiii๐๐...
...Yukkk terus kasih dukungan kalian buat Author biar makin semangatt kasih dong Likenya yg buanyakkk jan lupa Koment hehehee ๐...
__ADS_1
...Kasih juga Vote dan Rating terbaikk kalian guysss๐๐...
...Thank You๐โค...