Pertemuan Takdir Cinta

Pertemuan Takdir Cinta
Episode 15


__ADS_3

Keesokan harinya, sesuai rencana Prince kemarin ia akan mengadakan ulangan Matematika untuk kelas 12 IPA 2. Karna memang jadwal pelajaran yang dia ajar selama 2 hari berurutan. Dia mengadakan ulangan tersebut bukan tanpa alasan, dia ingin mengetahui sampai mana kemampuan murid-murid tersebut agar memudahkannya dalam mengajar.


Tentu saja dia juga sangat ingin mengetahui seberapa cerdas gadis kecilnya itu. Gadis manis, cantik itu yqng selama ini ia cari. Fio, dia tak sadar bahwa sedari tadi Prince memperhatikannya. Karna ia sedang melamun melihat keluar jendela. Bagitulah Fio semenjak kepergian Raka.


" Ekhem...baik anak-anak mari kita mulai ulangan hari ini. Silahkan masukkan semua buku ke dalam tas dan hanya ada alat tulis di atas meja. " ucap Prince yg seketika membuat siswa siswi mengeluh.


" Yahh pak...kok ulangan sih, saya ga ada persiapan pak " ucap salah satu siswa, bernama Chandra.


" Betul pakk...kan bapak juga baru kemarin ngajar kelas kami kok udah ulangan aja sih " ujar Sandra.


" Harap diam. Saya mengadakan ulangan ini hanya untuk mengetahui kemampuan kalian dalam pelajaran ini agar memudahkan saya mengajar kalian. Jadi, kalian kerjakan semampu kalian jangan ada yang mencontek. Saya minta kejujuran kalian. " ujar Prince tegas dan datar.


Sontak semua siswa siswi kecuali Fio dkk, hanya diam dan mengangguk. Karna bagi Fio dkk ulangan tak masalah, sebab Fio dkk termasuk siswi yang rajin di kelas.


Lalu, Prince membagikan kertas ulangan kepada semua siswa siswi dan berkata, " Baik, silahkan kalian mulai kerjakan soal tersebut!! " titah Prince tegas.


Saat ulangan, ada beberapa siswa yg tolah toleh mencari bantuan kepada temannya. Ada juga yg diam-diam mengambil buku dari tas, dan masih ada beberapa dari mereka juga berusaha untuk meminta bantuan Fio,Rena,Ninda juga Gina. Tapi tak dihiraukan. Sehingga, suara mereka samar-samar di dengar oleh Prince.

__ADS_1


" Ekhemmm jika ingin bicara bisa keluar sekarang " ujar Prince tegas dan datar. Sontak beberapa siswa siswi yang tadinya sedang saling bisik dan meminta jawaban langsung diam mendengar suara Prince yg terdengar menakutkan.


Kurang lebih 30 menit, Fio selesai mengerjakan soal ulangan. Dia berdiri dan menghampiri meja guru.


" Ini pak, saya sudah selesai " ucap Fio datar.


Prince yg mendengar suara gadis itu mendongakkan kepalanya, sesaat dia tersenyum tipis. Tapi, langsung dia ubah dengan mode datarnya.


" Oke, kamu boleh keluar " ucap Prince tak kalah datar. Fio hanya mengangguk dan berjalan keluar.


Setelah berkeliling beberapa saat kemudian mereka melihat Fio yg sedang duduk di taman sekolah. Mereka melihat Fio sedang duduk dengan tatapan sedih. Menatap sesuatu entah apa. Pasalnya di depannya hanya ada jalan taman yang sedikit dihiasi oleh beberapa tanaman.


Rena, Ninda, dan Gina memperhatikan Fio beberapa menit. Lalu mereka beranjak untuk pergi dari sana karna tak ingin mengganggu Fio dulu. Mereka ingin memberi waktu Fio untuk menenangkan pikirannya. Mungkin ia teringat akan Raka.


Dulu, Fio sempat cerita kalau pertemuannya dengan Raka yakni di taman tersebut. Raka yg baik hati, tampan, lembut, dan sopan. Membantu Fio walau mereka belum saling mengenal.


Tanpa sadar, Fio menangis. Tapi tak ada suara yg dikeluarkan olehnya. Hatinya terasa sakit mengingat kenangan bersama Raka. Masih berat baginya untuk melepas begitu saja kepergian Raka. Fio berharap, Raka tak pernah melupakannya disana. Semoga Raka bahagia disana, Fio yakin Raka pasti melihat dirinya dari sana. Walau raga Raka sudah tiada, tetapi Raka selalu ada menetap dihatinya.

__ADS_1


.


.


.


.


.


Hallooo Guyyyssssss👋👋🤗


Happy Reading...📖😉Semoga suka ya sama setiap episode yg author up tiap hari😚


Yukkkk terus kasih dukungan buat author dengan cara kasih Like, Koment, Vote, dan Rating sebanyakkk banyakkknyaaa😊😊😊


Thank You All❤😊

__ADS_1


__ADS_2