
_flashback on_
Pada suatu malam,pak Hadijaya sedang mengemudikan mobilnya dengan tergesa gesa.Karna ia akan mengantar istrinya ke rumah sakit bersalin.Saat itu hujan deras,dan tiba tiba mobil yang dikendarainya berhenti mendadak.
" Ada apa ini,kenapa mobilnya berhenti? " gumamnya.
" Ada apa pah,kenapa berhenti mama sudah tidak tahan lagi pah ini sakit sekali..." rintih bu Amira.
" Papa juga tidak tau mah,mama tunggu sebentar ya papa akan mencari bantuan lebih dulu " kata pak Hadijaya panik.
Disaat yang bersamaan,sebuah mobil pick up melintas,pak Hadijaya langsung memberhentikannya." Pak tolong berhenti " ujarnya.
" Ada apa pak " tanya supir tersebut.
" tolong bantu saya pak,istri saya akan melahirkan,tetapi mobil saya mogok tolong bantu saya membawa istri saya ke rumah sakit " mohon pak Hadijaya.
Supir tersebut pun langsung menyetujui " ayo pak bawa istrinya ke mobil saya kita ke rumah sakit ". Setelah itu mereka langsung menuju rumah sakit terdekat. Sesampainya di sana istri pak Hadijaya langsung mendapat pertolongan dokter dan dibawa k ruang bersalin.
Di luar ruangan,pak Hadijaya menunggu dengan perasaan cemas.Pak supir yang mengantar mendekatinya, "Tenang pak,istri dan anak bapak pasti selam at...berdoa saja semoga lancar ".
" Ehh... iya pak terimakasih,bapak sudah menolong kami dan menenangkan saya " jawab pak Hadijaya.
" Iya pak sama sama,kalau begitu saya pamit dulu karna ini sudah malam istri saya pasti menunggu "
" Tunggu sebentar pak,kenalkan saya Renald Hadijaya dan bapak? " tanyanya
__ADS_1
" Saya Gandi,Gandi Santoso..." jawabnya
" Ahh iya pak Gandi,sebagai ucapan terimakasih saya tolong terima ini " sambil mengeluarkan beberapa lembar uang merah dari dompetnya.
" Tidak perlu pak,saya ikhlas " tolak pak Gandi halus.
" Hemm... baiklah kalau begitu,bisakah kita berteman,panggil saja saya Renald sepertinya kita seumuran " kata pak Hadijaya.
" Tentu pak, ehhh Renald kita bisa berteman " jawabnya.
Sejak hari itu,pak Renald dan pak Gandi berteman akrab. Bahkan pak Renald sebagai balas budinya membantu memberikan modal untuk usaha pak Gandi,walau awalnya ditolak tetapi pak Renald memaksa akhirnya diterima oleh pak Gandi. Keluarga mereka pun menjadi akrab dan saling mengenal satu sama lain.
Bahkan kedua lelaki tersebut sampai membuat janji , jika anak pak Gandi perempuan nantinya akan dijadikan pasangan dari anak pak Renald untuk mempererat persaudaraan. Tetapi,jika anak pak Gandi laki laki maka akan dijadikan teman dan saudara dari anak pak Renald. Karna anaknya terlahir laki laki.
"Gan,bagaimana jika nanti kamu memiliki seorang anak perempuan anak itu kita jodohkan dengan anak ku Prince? " tanya pak Renald.
" Hahaha tentu saja untuk mempererat hubungan persaudaraan kita...dan jika anakmu laki laki maka aku akan menjadikannya teman dan saudara laki laki anak ku " jelas pak Renald.
Pak Gandi nampak berfikir, " hemm baiklah aku setuju dengan usulmu itu...apakah istrimu mengetahuinya ? "
" Tentu saja istriku tau,dan dia setuju " balasnya.
" Baiklah kalau begitu,aku rasa istriku juga setuju karna ia juga nampaknya sangat senang dengan Prince ".
Enam tahun kemudian,Prince kecil tumbuh menjadi anak lelaki yang tampan dan banyak digemari. Dia sangat lucu dan menggemaskan.
__ADS_1
Suatu hari ia diajak oleh kedua orang tuanya mengunjungi teman papanya ke rumah sakit karna istri teman papanya sudah melahirkan.
Saat memasuki ruang rawat,pandangan matanya langsung tertuju pada boks bayi.Disana terlihat bayi perempuan mungil nan cantik yang sedang tertidur.
Prince merasa senang dan bahagia kala melihat bayi mungil itu. Seakan tak ingin melepas pandangannya dari bayi itu,ia bahkan tak mendengar panggilan dari mamanya,
" Prince, kemari sayang salam sama om dan tante dulu " ,seketika Prince tersadar dan mendekati orang tuanya.
" Apa kamu menyukai bayi mungil itu boy? " ujar pak Hadijaya.
" Ya pa,dia sangat lucu dan cantik...siapa namanya? "
Kedua orang tuanya juga kedua teman papanya tersenyum dan menjawab,
" Fiona,nama yang cantik bukan...", jawab bu Arsih.
Prince tersenyum dan mengangguk,nama yang cantik sangat cocok untuknya.
Sejak hari itu Prince selalu mendatangi rumah pak Gandi selepas pulang sekolah.Hanya untuk melihat dan bermain dengan bayi perempuan tersebut. Bahkan kadang Prince membelikannya hadiah dari uang sakunya untuk gadis kecilnya itu.
Hingga suatu hari Pak Renald memberikan sebuah kalung yg ada bandulan cincin untuk Fiona sebagai tanda bahwa ia sudah dijodohkan dengan Prince anaknya. Dan tentu saja Prince juga sudah mengetahuinya dan senang dengan itu. Ia berjanji akan selalu menjaga Fiona.
Tetapi, selang satu tahun keluarga pak Gandi memilih untuk pindah ke kota D kampung halamannya.Dikarenakan keluarganya disana memintanya untuk kembali. Sehingga dengan berat hati pak Gandi sekeluarga pun meninggalkan kota A .
Prince yang mendengar kabar itu menjadi sedih,ia tak ingin berpisah dari gadis kecilnya. Dan hal itu membuatnya berubah menjadi lelaki yang pendiam,dingin,cuek dan tidak suka di dekati oleh orang lain. Tentu saja terkecuali keluarganya.
__ADS_1
_flashback off_