
...Assalamuaikum Guyss🤗👋...
...Nihh nihh Author tambahin yaa cerita lanjutannya😊😊😊 Moga kalian suka yaa guysss...
...Gass lah yukk langsung aja dibaca hehehehe😄😄😄...
...Happy Reading📖❤...
To be continue
☆☆☆☆☆
Fio yang tadi tergesa-gesa kembali ke kelas bisa menghela nafas lega. Dia sangat gugup sekaligus terkejut dengan yang barusan dia alami. Guru killer itu kembali dengan cepat. Kembali membuat moodnya memburuk bahkan di awal dia datang.
" Hufttt " hela Fio lalu berjalan masuk ke kelasnya.
Disana teman-teman kelasnya ada yang sedang bercanda ria, gosip, mencontek PR dan lain sebagainya.
" Ehh Yo, loe kok tumben lama sih di ruangan Pak Prince biasanya juga loe bakal cepet-cepet keluar dari sana " ujar Rena cerocos tanpa henti.
" Hemm guru killer udah balik " ujar Fio singkat.
" Ohh jadi bener tadi kata anak-anak kalo Pak Prince udah balik " sahut Gina sambil memanggut manggutkan kepala.
" Baguss dong jadi kita gak usah pusing dengan tugas yang dia kasih itu hihihi " ujar Ninda senang.
" Salah!! " sergah Fio kesal.
Ninda mengernyit mendengar ucapan Fio. Apanya yg salah.
" Maksud loe salah apaan Yo? " tanyanya.
" Ya salah. Dia udah balik bukan berarti kita semua bebas dari tugas-tugas itu. Malah kita disuruh ngumpulin lebih cepet " ujar Fio sambil memijit dahinya.
" Hoooooo " cengo Ninda, Rena dan Gina. Mereka baru sadar kalau kembalinya guru killer itu akan mengundang masalah lebih besar bagi mereka semua.
" Ya ampuuunn baru sadar guee !!!! " pekik Ninda sambil menepuk jidatnya.
" Aduhh gimana nih mana gue baru setengah lagi ngerjainnya " sahut Rena bingung sendiri.
" Kalo gue sihh tinggal beberapa soal doang yang belom. Gue minta bantuan sama Deo kemaren hehehe " ujar Gina sumringah.
" Ishhh kok loe gak ngasih tau kita sih Gin. Duhhh gimana nih gue gak mau kena semprot itu guru killerrr " panik Ninda.
" Yo, loe kok tenang-tenang aja sih? emang loe udah semua? " tanya Rena. Fio hanya mengangguk pelan saat ditanya.
Rena dan Ninda menganga. Bisa-bisanya Fio sudah tugas-tugas dan tak memberitahu mereka.
" Fioo ....Yooo loe kan sahabat kita yang palinggg baik ya bantuin kita dong Yoo " rengek Ninda pada Fio.
__ADS_1
" Iya Yoo pliss kita gak mau kena hukuman Pak Prince. Paling buruknya ntar dapat nilai 0...loe gak kasian apa sama kita " rengek Rena menimpali.
" Hufttt oke oke gue bantu kalian. Nih buku gue " ujar Fio sambil memberikan bukunya.
" Yeayyy makasih Yo " ujar Rena dan Ninda serempak.
" Ehh Gin, emm loe kan udah hampir selesai ya kasih bantu kita juga dong yaaa waktunya udah mepet nihh " pinta Ninda.
" Hemm oke, tapi setelah ini loe berdua traktir gue sama Fio makan di kantin, gimana? " ujar Gina.
Rena dan Ninda saling pandang. Kemudian keduanya mengangguk serempak.
" Oke itu mah gampill yang penting sekarang bantuin kita dulu oke " ujar Rena.
Gina mengangguk lalu dia juga Fio membantu kedua sahabatnya mengerjakan tugas-tugas tersebut.
Sedangkan teman-teman sekelas mereka yang tadinya asik dengan kegiatan masing-masing berhenti dan menatap Fio dkk.
" Ehh loe pada lagi ngapain? " tanya Rio pada Fio dkk.
" Lagi ngerjain tugas dari Pak Prince. Kan dia udah balik jadi pasti tugasnya diminta " jawab Rena cepat dan langsung fokus kembali pada bukunya.
" Apaaaa ya ampunn gue belum selesai ngerjain. Tau gitu gue gak jadi seneng dehh Pak Prince udah balik lebih awal " ucap heboh teman sekelas Fio bernama Wanda.
Sontak semua teman sekelas Fio langsung berhambur ke tempat masing-masing dan langsung melanjutkan kembali tugas dari Prince.
Sekitar 30 menit kemudian, saat para murid di kelas 12 IPA 2 sedang serius mengerjakan ketertinggalan mereka, langkah kaki memasuki kelas tersebut. Membuat mereka melihat ke asal suara tersebut.
" Selamat pagi " ujar Prince singkat.
" Selamat pagi Pak " jawab mereka serempak.
" Hari ini saya kembali mengajar setelah beberapa hari kemarin cuti. Saya sudah memberikan tugas bagi kalian melalui salah satu teman kalian, Fiona. Apa kalian sudah mengetahuinya? " tanya Prince masih dengan wajah datarnya.
Semua murid merasa gugup. Mereka ada yang belum selesai mengerjakan semuanya. Mereka diam tak ada yang menyahuti ucapan Prince. Lalu Fio yang melihat wajah teman-temannya merasa perlu melakukan sesuatu.
" Maaf Pak, saya belum selesai mengerjakan semua tugas dari bapak " ujar Fio dengan berani.
Prince yang mendengar ucapan gadis itu menaikkan sebelah alisnya.
" Bukankah kamu yang saya beri tanggung jawab? Kenapa bisa kamu tidak menyelesaikannnya? " tanya Prince.
" Karna bapak memberikan tugas terlalu banyak. Dan bapak juga kembali lebih cepat dari waktu yang bapak berikan. Jadi wajar saja jika saya belum menyelesaikan semuanya " ujar Fio memberanikan diri.
Kemudian satu persatu teman sekelas Fio memberanikan diri untuk bilang kalau mereka juga belum menyelesaikan tugas dari Prince.
" Diam ! " ucap Prince tegas yang langsung membuat semua murid diam tak terkecuali Fio.
" Apa sedari tadi saya meminta kalian mengumpulkan tugas tersebut? " tanya Prince dengan wajah datarnya.
__ADS_1
Mereka semua menggeleng.
" Tidak kan. Lalu kenapa kalian semua bicara tidak ada hentinya " ucap Prince yg membuat mereka semua mati kutu karna ulahnya.
" Karna kalian sudah membuat gaduh di jam mengajar saya, akan saya tambah tugas kalian. Tidak ada penawaran. Dan itu harus sudah terkumpul lusa " ucap Prince final.
Mereka semua melongo mendengar ucapan Prince. Yang benar saja tugas ditambah dan harus sudah terkumpul lusa. Memang benar-benar amazing guru satu ini.
Tapi bagaimanapun mereka tidak ada yang berani membantah. Mau tidak mau mereka menurutinya demi keselamatan nilai mereka😭😭😭.
" Baik, karna sudah jelas. Kita lanjutkan pelajaran yang sempat tertunda. Sekarang keluarkan buku pelajaran kalian dan singkirkan dulu buku tugas dari meja kalian. Sekarang. " ucap Prince yg langsung di kerjakan.
Lalu pelajaran pun dimulai. Mereka semua menerima materi yang dijelaskan oleh Prince secara seksama. Tidak ada yang berani ribut saat jam pelajaran Prince.
*****
Saat ini, di rumah makan milik Bu Arsih sedang kedatangan tamu. Dia adalah Pak Renald beserta istrinya. Mereka bertandang kesana bukan tanpa alasan. Ingin membicarakan kelanjutan acara pertemuan antara Fio dan Prince.
Disana sudah terlihat Pak Renald beserta Bu Amira yang duduk berdampingan. Di depannya ada Pak Gandi dan Bu Arsih di sebelahnya. Mereka terlihat serius membicarakan kelanjutan rencana mereka.
" Bagaimana Gand, apa kamu setuju untuk acara pertemuannya kita adakan hari Sabtu ini? " tanya Pak Renald.
" Kalo aku ya setuju saja Ren, mau bagaimanapun kan Fiona putriku harus mengetahui siapa calon suaminya " jawab Pak Gandi tersenyum sumringah.
" Ya sudah, kalau kamu setuju pasti istrimu pun setuju bukan? " ujar Bu Amira sambil melihat ke Bu Arsih. Sedangkan Bu Arsih yang ditatap hanya mengangguk sambil tersenyum pertanda setuju.
" Baiklah, kalian tenang saja. Semuanya sudah kami urus. Ahh akun sudah tidak sabar ingin cepat-cepat menjadikan Fiona menantuku " ujar Bu Amira semangat.
Sedangkan yang melihat hanya geleng-geleng kepala melihat antusias Bu Amira. Di dalam benak Bu Arsih, sebenarnya dia sedikit tidak rela berjauhan dengan putri semata wayangnya. Tapi mau bagaimanapun kodrat Fiona sebagai wanita adalah harus mengikuti suaminya kelak.
BERSAMBUNG.....
.
.
.
.
.
.
...Hallooo guysss👋👋👋👋...
...Nih yaa Author udh upp lagi episode kelanjutannya, moga kalian suka ya🤗...
...Jangan lupa tinggalin Like, Koment, Vote, dan Rating dari kalian di karya Author ini🤗🤗🤗😊...
__ADS_1
...Thank You All❤...