Pertemuan Takdir Cinta

Pertemuan Takdir Cinta
Episode 16


__ADS_3

Tak jauh dari tempat Fio menangis, seseorang sedang memperhatikannya dengan wajah yang tak bisa diartikan. Dia adalah Prince. Dia bingung, sedih, dan kesal karna tak mengerti apa yang sedang terjadi pada gadis kecilnya itu. Hatinya merasa pilu melihat air mata gadis itu menetes. Kesal karna tak bisa menghibur dan menenangkannya.


" Apa yang sebenarnya terjadi padamu gadis kecil " gumam Prince.


Lalu, Prince memutuskan untuk mendekati gadis itu. Tapi, langkahnya terhenti saat sebuah suara nyaring menyebut namanya sedikit genit.


" Selamat siang pak Prince yang tampan " ujar seorang gadis, tak lain adalah Raya bersama gengnya.


Mendengar namanya dipanggil, Prince segera menoleh dan mengubah wajahnya menjadi mode datar. Dia hanya diam tak bergeming. Lalu Raya kembali berucap, " Iiihh pak Prince...kenapa ga dijawab sapaan Raya ".


" Ada apa? " tanya Prince datar dan dingin.


" Pak Prince jangan dingin-dingin dong...tapi gak apa-apa deh tambah ganteng " ujar Raya menggoda. Sedangkan teman-temannya hanya diam sambil tersenyum genit.


" Kalau tidak ada yang ingin kalian bicarakan, saya pergi " ujar Prince datar lalu pergi dari sana. Sedangkan Raya dkk kesal karna Prince lagi-lagi mengacuhkan mereka.


Beberapa saat kemudian, bell masuk berbunyi. Fio yang sedang kalut perasaannya pun tersadar dan segera menghapus air matanya dan menuju kelas untuk pelajaran selanjutnya.


_Skipp Rumah Prince_


Setelah pulang dari mengajar, Prince langsung menuju kamarnya. Pikirannya masih tertuju pada gadis kecilnya. Jujur saja, selama ini ia tak mengetahui apapun soal gadis kecilnya karna ulah papanya yang menutupi identitas gadisnya. Baru beberapa hari kemarin dia dapat info tentang gadis itu dan langsung menemuinya.


Tapi, ternyata banyak sekali hal yang tak ia ketahui tentang gadis kecilnya. Dia berencana untuk mencari tahu info tentang gadis kecilnya. Lalu, ia mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.


" Hallo tuan muda , ada yang bisa saya bantu? " ujar seseorang diseberang telpon dengan sedikit menggoda.


" Cepat carikan informasi sedetail mungkin tentang seseorang, nanti akan gue kirim fotonya lewat email!! " ujar Prince.


" Pasti info tentang gadis itu kan.Baik tuan muda yang sedang dimabuk cinta, akan segera saya laksanakan " jawab seseorang disana.

__ADS_1


Orang yg di telpon Prince adalah asisten pribadinya, Alex.Setelah itu ia langsung memutus sambungan telepon dan beranjak menuju kamar mandi untuk bersih-bersih diri.


_Rumah Fio_


Sedangkan Fio,ia baru sampai rumah dengan wajah lesu. Iqbal dan Bilal yang melihat kakaknya datang dengan wajah lesu heran dan bertanya,


" Kakak kenapa? wajahnya lesu gitu " tanya Bilal.


" Gak ada " jawab Fio singkat.


" Gak ada tapi kok kakak pulang-pulang mukanya lecekk gitu kayak jemuran belom di setrika wkwkwkw " ujar Iqbal sambil cekikikan.


Sebenarnya mereka berdua tau kalau Fio sedang ada pikiran yang mengganggunya. Tapi, mereka tak mau terlalu memaksa kakaknya untuk menjawab. Makanya mereka mengalihkan percakapan tersebut dengan sedikit candaan.


Fio yang mendengar ucapan adiknya itu hanya diam dan menggeleng lalu langsung berjalan menuju kamarnya. Karna dia ingin segera mandi dan istirahat. Pikirannya benar-benar kalut saat ini.


Ayah yang melihat Fio hanya diam pun, mulai buka suara " Nak, bagaimana sekolahmu hari ini? ".


Fio pun tersadar dan langsung menjawab ayahnya, " Baik semua yah ".


" Ehmm yang kemarin itu gurumu ya... tapi dia kelihatan masih muda dan tampan " ujar ayah sedikit menggoda. Bunda yg mengerti maksud ayah hanya tersenyum. Karna kemarin malam suaminya itu bercerita kalau anak sahabat mereka telah tiba dan berhasil menemukan putri mereka satu-satunya.


" Ya, dia guru baru " ujar Fio lagi-lagi singkat.


" Wahh benarkah yah, guru barunya masih muda dan tampan? pasti dia masih jomblo kan ya " ucap bunda sedikit menggoda.


" Ya bunda, ayah rasa juga begitu " jawab ayah.


" Yah, emang siapa sih guru barunya kakak? terus kok ayah bisa tau? " tanya Iqbal karna sedari tadi ia dan Bilal hanya diam bingung.

__ADS_1


" Kemarin malam dia mengantar kakakmu pulang " jawab ayah.


Iqbal dan Bilal yg mendengarpun hanya diam dan tersenyum. Sebab mereka tau ayahnya sedang menggoda kakaknya.


Fio yang mendengar percakapan mereka hanya diam, lalu memutuskan selesai makan.


" Ayah,bunda, dek aku udah selesai makan aku ke kamar dulu ya ada PR " ujar Fio sambil beranjak.


Mereka yang mendengar hanya mengangguk dan terlihat sedikit merasa bersalah. Karna membuat Fio kesal tetapi mereka juga senang bisa sedikit menggodanya. Ayah dan bunda berharap, kehadiran Prince bisa membuat Fio kembali seperti dulu. Dan bisa mengikhlaskan kepergian Raka.


.


.


.


.


.


.


Hallllllloooooooo Guysssssss👋👋👋


Happy Reading📖🤗


Yukkk terus dukung author dengan cara kasih Like, Koment, Vote, and Rating sebanyakkk banyakknya yaaa😄😙


Thank You All😍😊

__ADS_1


__ADS_2