
Pagi hari, Prince tengah bersiap untuk pergi ke SMA Merdeka. Yakni sekolah milik Hadijaya Company. Menurut info yang dia dapatkan, gadis kecilnya bersekolah disana dan sekarang sudah kelas 12. Lebih tepatnya berada di kelas 12 IPA 2 tetapi dia tidak mengetahui yang mana dan seperti apa rupa gadis kecilnya sekarang. Yang ia ketahui dan diingatnya gadis kecilnya bernama Fiona, itu saja.
Tentu orang tuanya dan orang tua gadis kecilnya sengaja menyembunyikan identitas gadis itu. Mereka ingin tahu seberapa keras usaha Prince menemukan pujaan hatinya.
Setelah rapih dengan setelan kemeja lengan panjang, celana kain hitam, serta sepatu fantofelnya yang menambah kesan manly padanya. Dia akhirnya turun ke ruang makan, disana terlihat Alex yang sudah duduk sambil menikmati secangkir teh hangat.
" Pagi tuan muda yang akan merangkap jadi guru Matematika, jangan galak-galak ya " goda Alex pada Prince sambil cekikikan. Alex tak menyangka Prince serius untuk mejalankan saran darinya semalam.
" Hmmm.." jawab Prince malas.
" Ya Prince, senyum dikit napa ntar murid-murid loe pada kabur " ucap Alex. Tak mendapat tanggapan dari Prince, akhirnya Alex kembali buka suara , " Hari ini gua akan balik ke Kota A sesuai perintah loe semalam, tenang aja gue yang akan ngawasin perusahaan selama loe disini ".
" Hem, oke gue percayaain urusan kantor sama loe. Kalo ada apa-apa atau urusan mendesak loe langsung hubungin gue " ujar Prince dan diangguki oleh Alex. Lalu mereka mulai sarapan, setelah itu mereka berpisah menaiki mobil masing-masing. Karna tempat yang mereka tuju berbeda, Prince ke sekolah berkendara sendiri dan Alex ke bandara diantar supir.
_Skipp SMA Merdeka_
Sesampainya di sekolah, Prince langsung memasuki area sekolah dengan mobilnya. Ia mencari tempat parkir khusus karyawan. Setelah itu ia turun dan berjalan melewati koridor sekolah menuju ruang Kepala Sekolah. Sepanjang perjalanan, banyak siswi-siswi yang memperhatikannya ada juga yang berteriak histeris karna melihat lelaki tampan berada di sekolah.
Sesampainya di depan ruang Kepala Sekolah, Prince mengetuk pintu dan masuk ke dalam. Pak Kepala Sekolah yg melihat kedatangan Prince pun menyambutnya.
" Selamat datang tuan muda Prince " ucap Pak Kepala Sekolah.
" Hemm...jangan panggil seperti itu, saya ingin identitas saya disembunyikan sampai saya sendiri yang akan mempublikasikan. " ujar Prince tegas.
" Ohh maaf, baiklah kalau begitu saya akan memanggil Pak Prince saja seperti pada guru laki-laki lainnya " jawab Pak Kepala Sekolah dan diangguki Prince.
__ADS_1
" Seperti yang sudah saya beritahukan semalam, saya akan mengajar mata pelajaran matematika dan saya ingin bapak menempatkan saya mengajar kelas 12. Salah satunya yaitu kelas 12 IPA 2 " ucap Prince.
" Baik pak, semuanya sudah saya atur dan sekarang saya akan mengantar anda ke ruang guru untuk menunjukkan meja anda, mari " ajak Pak Kepsek.
Di ruang guru, terlihat penghuninya tengah berkumpul karna pak Kepsek meminta mereka jgn dulu pergi mengajar ke kelas. Disana terdapat sekitar 25 orang guru tetap dan sisanya guru kontrak. Saat pak Kepsek dan Prince masuk, mereka semua langsung berbaris rapih dan menghadap pak Kepsek.
" Selamat pagi rekan-rekan guru semuanya " ucap pak Kepsek.
" Pagi pak " jawab semua guru serentak.
" Hari ini saya akan memperkenalkan guru baru yg akan mengajar kelas 12 pada mata pelajaran Matematika,perkenalkan dia adalah Pak Prince Ararka. Saya harap kita semua bisa saling bekerja sama dan membantu untuk mendidik para murid sekolah ini. " ujar pak Kepsek.
Setelah perkenalan selesai, mereka semua bubar dan menuju meja masing-masing begitu juga Prince. Saat dia baru duduk ada seorang guru wanita yg mendekatinya.
Bu Vanya yang merasa di acuhkan oleh Prince pun merasa sedikit kesal dan malu. Pasalnya beberapa guru disana melihat kearahnya sambil cekikikan. Akhirnya dia pun pergi dari sana dan menuju kelas untuk mengajar. Di dalam hati, Bu Vanya bertekad untuk mendapatkan hati Prince guru baru yang sangat tampan.
_Skipp Kelas 12 Mipa 2_
Suasana di kelas itu mendadak ramai kala melihat seorang lelaki tampan nan muda memasuki ruang kelas tersebut. Sebelumnya, Pak Kepsek yg masuk kesana untuk memperkenalkan guru Matematika yg baru, suasana kelas itu tenang. Tapi, saat Prince masuk suasananya menjadi ramai dengan jeritan kagum dan histeris siswi-siswi perempuan disana tentu saja kecuali Fio.
" Waaaaa ganteng bangettt ".
" Pangeran gue tuh ".
" Kalo gurunya ganteng gini sihh semangatt banget belajar matematika iya ga guyss " ujar salah satu siswi disana.
__ADS_1
" Pasti dong....inimah vitamin buat nambah semangat ". Begitulah ucapan siswi perempuan disana. Sedang siswa laki-laki hanya diam. Tapi ada juga yg merasa kesal karna kekasihnya memuji guru baru itu.
" Harap tenang anak-anak...biarkan bapak berbicara lebih dulu " dan semua siswi perempuan tadi langsung diam.
" Nah, sekarang perkenalkan diri anda pak " ujar pak Kepsek pada Prince.
" Nama saya Prince Ararka, kalian bisa memanggil saya Pak Prince dan saya akan mengajar mata pelajaran Matematika menggantikan Pak Budi " ucap Prince.
Para siswi perempuan tentu sangat senang dengan hal itu. Pasalnya Pak Budi, guru matematika yang lama adalah seorang lelaki paruh baya dengan kumis tebal dan berbadan kurus serta killer. Sangat berbeda dengan Prince yang notabene masih muda, tampan, gagah, dan juga tinggi.
.
.
.
.
.
Hellooooo Guyssss๐๐๐
Happy Reading yaaaaa๐๐ Yuk bantu dan dukung author dengan cara Like, Koment,Vote, dan kasih Rating sebanyakkk banyakkk nya yaaaaaa๐๐๐ supaya author tambah semangatttt buat up episode setiap harinya...
Thank You All๐โค
__ADS_1