
Melihat warga 'yang mencibir dan bahkan terang terangan menyoraki dan menghujat Mereka berdua,mas Adrian lantas menyadari jika situasi sudah sangat tidak kondusif lagi.lalu dia segera menarik tangan Zahra untuk menjauh pergi dariku,namun sebelum melangkahkan kakinya,Dia kembali Memperingatiku.
" Ingat Bulan,aku bakal Terus menemui Kyla dan saga kembali." peringatan darinya,dan Aku tetap tak menghiraukannya.
" Dan Ya satu Hal lagi kembalikan semua dokumen dokumen Penting yang kau bawa,terutama Dokumen Rumah." Ucapnya yang sontak membuat Langkahku berhenti sejenak
Deg
Jantungku rasanya ingin Meledak mengeluarkan Bom Atom seketika,namun segera ku tahan,dadaku benar benar terasa sesak,ingin sekali Remat Mulutnya,namun aku tetap mencoba tenang dan tidak Terpancing emosi.
karena tak ingin memperpanjang keributan didepan banyak Orang,lalu Segera kuputuskan untuk membawa kedua anakku masuk kedalam mobil dan meninggalkan tempat itu.
*****
Hari ini Setelah Aku Memandikan Kyla dan Saga bergantian lantas mereka sudah Rapi mengenakan Pakaian Santainya,dan Aku juga sudah membersihkan diri,kami bersiap siap untuk pergi ke rumahsakit mengunjungi bapak.
" Bunda kok kita nggak pulang ke rumah.?" Tanya putriku Kyla,sedang Putraku Saga sejak Kejadian dia melihat pertengkaranku dengan Ayahnya dia menjadi sosok pendiam dan tak banyak bicara.
Aku pun Tersenyum Tipis menatap kedua anakku sambil mengusap pipi mereka bergantian dengan Lembut.
" Sayang,kita sekarang udah nggak bisa pulang dan tinggal bareng lagi sama ayah." Ucapku lembut mencoba memberi pengertian pada kedua anakku.
" Kenapa bunda.?" Cicit Kyla dengan wajah sendunya
" Karena Ayah sekarang sudah punya istri baru nak,dan bunda tidak bisa bersama Ayah lagi." Jawabku sambil tersenyum getir mengucapkan kata kata itu.
" Jadi Ayah punya bunda baru ?" Tanyanya polos
meski aku tau jawabanku akan membuat kedua Anakku sedikit kecewa,tapi Itu jauh lebih penting bagiku untuk memberi tahu yang sebenarnya.
" Emm i iya sayang." Jawabku sedikit Ragu
" Berarti Ayah sudah nggak sayang lagi sama Kyla,Saga dan bunda dong." Cicitnya dengan Raut wajah masam dan mulai sedih
" Emm sayang kita beli Es krim sama Donat yuk,mau.?" Ajakku mengalihkan perhatian.
Kyla dan saga menatapku dengan mata kecil yang polos namun tersirat penuh kesedihan,aku pun membalas dengan Senyum tipisku lalu menciumi wajah mereka bergantian.memberi Isyarat jika kita akan tetap baik baik saja tanpa Ayah mereka.
" Dah yuk jangan sedih lagi ya anak anak bunda,nanti setelah kita jenguk Kakek kita beli mainan ya sayang." Ucapku lagi membujuk.
Dan Tak lama kemudia senyum manis tersungging dibibir mereka,lalu dengan cepat menganggukan kepalanya,aku pun langsung mengajak mereka pergi untuk ke rumah sakit.
***
" Hallo Anak cantik,hallo Anak ganteng,nama kalian siapa.?" Sapa Dokter Damar pada kedua anak anakku,setelah baru saja memeriksa Keadaan Bapak yang sekarang sudah mulai membaik.
" Kyla ,Saga ayo disalimin dulu nak pak dokternya."
Kyla dan Saga pun mendekat kearah Dokter Damar,lalu menyalami Dokter Damar secara bergantian.
" Duh Cantiknya,namanya siapa.?" Tanya Dokter Damar dengan Lembut
" Kyla Om."
" Yang Ganteng ini siapa Namanya.?"
" Saga Om."
" Kyla dan saga ya namanya,Kenalin Nama Om Damar." balasnya dengan Senyum tulus pada kedua anakku
" Om Damar." Gumam Kyla dan Saga Hanya diam
__ADS_1
" Iya cantik panggil Om Damar saja ya." Balas Dokter itu disertai dengan tawa kecil mendengar cicit polos dari putri sulungku.
" Kyla,Saga Kalian Tau nggak kalau Om ini bisa Main sulap Lhoh." Ujarnya menarik dan mengambil perhatian dari Putra putriku.
Kedua Anakku membulatkan Kedua bola matanya dengan Sangat Antusias.aku hanya terkekeh melihat tingkah sang Dokter tampan itu--- aduh Apa apaan sih aku kok jadi ngelantur gini .
" Lihat Ya Tangan Om dokter kan kosong." Tuturnya sambil melebarkan telapak tangannya dan tunjukan kepada Kyla dan saga.lalu kemudian" Bim salabim Tarrraa." Ujarnya sambil mengeluarkan Dua buah permen Gulali dari tangannya.berbentuk bundar berwarna pelangi yang sebelumnya dis sembunyikan di kantongnya.
" Wah Om dokter Hebat." Seru Kyla dan Saga penuh Gembira lalu menerima permen kesukaannhya itu.
" Terimakasih Ya Om dokter." Seru Kyla dan Daga
" Sama sama ." Ujar Dokter Damar sambil memberi pelukan Hangat pada kedua Anakku ,setelah itu melepaskan mereka untuk bermain tak jauh dari kami.
"terimakasih ya mas sudah merawat bapak dengan baik,dan Juga sudah menghibur Anak anak saya." Kataku sambil kami keluar dari Ruangan bapak.
" Ah biasa saja,lagian tadi memang masih ada sisa dua permen dikantongku." Ujarnya disertai Senyum Tulus padaku lalu menatapku Lekat lekat.
" Lhoh,dokter Sering bawa permen Gulali ke rumah sakit.?" Tanyaku sambil mengeryit Heran
" Emmm Apa itu memang Permen Anaknya dokter dirumah.?" tanyaku lagi membuat Dokter itu Terkekeh sambil mengulum senyumnya
" Hahaha,jangan kan Anak,istri saja belum punya."ujarnya disertai Tawa kecil dan menggaruk Tengkuknya yang tidak gatal." Saya memang sering memberi Permen gulali juga balon pada Pasien anak anak,untuk menghibur mereka." sambungnya lalu dan aku hanya bisa Tertegun mendengar ucapannya.
Aku Terpana dengan ucapannya,jaman sekarang itu sudah jarang Ada orang yang suka berbagi,dan meluangkan Sedikit waktu dan Rezeki untuk orang lain meski dalam bentuk sederhana.
" MasyaAllah hati Anda sangat mulia sekali Dok." tuturku
" Tidak mbak bulan kemuliaan hanya milik Allah,kita sebagai manusia hanya bisa berikhtiar supaya menjadi manusia yang lebih baik lagi." dia pun menepuk pundakku pelan." kalau begitu saya permisi dulu ya." Ujarnya sambil ingin berlalu dariku
" Ah iya dok silahkan." Jawabku,sedangkan dia melempar senyum hangat padaku dan beranjak pergi dariku
" Semoga dokter, mendapatkan pahala dan kebahagian dunia akhirat .amin " batinku
*****
" Kami disini Om dokter." Seru Kyla dengan Gembira
Dokter Damar pun tersenyum lalu berjalam kearah Kyla dan Saga." Kalian mau Makan siang Bareng Om nggak?kita beli Mc donald didepan?"
" Mau mau om mau." Seru Kyla dan Saga bersemangat
" Anda baik sekali Dok,tapi apa tidak terlalu merepotkan Dokter.?"
" Tidak sama sekali,kalau mbak bulan tidak keberatan dan punya waktu senggang,mbak bulan bisa ikut gabung sama kami,sekalian saya juga mau bicara sama mbak bulan." jawabnya dengan Ramah
" Emmm Gimana ya." Aku berpikir sejenak
" Ayo bunda Ikut." Rengek kyla
" Pergilah Nduk,nggak baik menolak tawaran Baik dan menolak Rezeki." ujar ibu
" Betul sekali kan bu.?" Celetuk mas Damar menimpali Ucapan Ibu dan Tersenyum Ramah pada Ibu
" Benar nak Dokter." Ibu menimpali
" Baiklah kalau begitu." ujarku yang langsung disambut tawa Darinya dan juga Kyla
Sesampai Dikantin,kami berempat pun mencari tempat duduk,setelah Itu Mas Damar langsung memesankan Paket nasi beserta minuman untuk kami berempat.
" Ayo Mari kita makan." Ucapnya saat Hidangan sudah datang.dan kami pun langsung memulai makan
__ADS_1
" Oh ya tadi mas mau bicara apa ya.?" Tanyaku disela sela makan kami ,karena aku sempat teringat dengan perkataanya tadi.
" Oh itu Mmmmm." Dia berfikir sejenak sambil mengunyak makanannya.
" Kamu lagi butuh kerja kan.?" tanyanya lagi
" Oh itu mas,sebenar saya memang lagi Butuh kerja,mengingat tabunganku juga mulai menipis dan aku juga harus membiayai Anak Anak juga keperluan Kyla sekolah." Jawabku terang terangan
" Karena itu saya ingin menawarkan kamu pekerjaan dirumah sakit ini." ujarnya sambil menjentikan jarinya sambil tersenyum padaku
" pekerjaan Apa dok?" tanyaku antusias
" Pekerjaan dapur,tugasnya hanya memasak,Gajinya Lumaya Lhoh 3 juta perbulan." Tuturnya
" Alhamdulilah kalau benar benat ada saya mau bergabung mas." Jawabku penuh Mata binar binar
" Baik kalau gitu,besok mbak bulan siapkan Surat Lamaran ya,nanti saya antar ke bagian personalia." Jawabnya diiringi senyum khasnya
" Makasih ya Mas Damar." Ucapku tulus
" Hmmm,aku membantumu demi Kyla ,saga,dan juga ibu dan bapak. jadi kamu harus semangat demi Mereka ." Ujarnya yang kini sudah mengubah kata saya menjadi Aku dan kamu
"Emm i iya Aku janji mas." Ucapku sedikit gugup karena Mas Damar menatapku dengan tatapan yang sulit kuartikan
Dia kembali menyunggingkan Senyum manisnya,kutelisik kembali dengan seksama wajah pria yang kini tengah duduk didepanku.cara bicaranya yang sopan dan lembut,ditambah perawakannya dan pembawaanya yang terlihat begitu bersahaja merupakan kombinasi sempurna yang membuatku Punya Rasa kagum padanya,aku tak habis pikir mengapa dia begitu baik dan juga perhatian pada wanita malang seperti ku,yang Dipoligami dengan Dzalim oleh suamiku sendiri
" Mas.?"
" Ya."
" Kenapa kamu begitu baik pada saya.?"
Ia lalu menatapku Lekat lekat sambil,memutar mutar bola matanya dengan Ekspresi lucu sepertinya dia sedang sedikit berfikir untuk mencari jawaban yang pas dari pertanyaanku.
" Emmm entahlah hanya ngikutin kata hati saja" Ujarnya
" Tapi saya nggak ngerti."
" Saya juga nggak tau,mungkin Allah sengaja menuntunku untuk saling membantu sesama." Jawabnya dengan ekspresi yang sulit ditebak
" Apakah Anda juga sering memberi perhatian pada semua Orang.?" tanyaku yang semakin penasaran
" Saya membaktikan hidup dan karir saya untuk segala Hal mbak bulan," Spontan dia langsung menutup mulutnya dan terlihat gugup." Emm itu Annu anggap saja ini bantuan dari Allah untuk seorang wanita Sebaik Mbak bulan dan memiliki hati Seluas samudra." Sambungnya lagi
" Saya belum sesabar itu mas." Ujarku
" Tapi saya melihat itu Bulan." Ucapnya sedikit pelan sambil menatap lekat lekat manik kedua mataku.
" Emm semoga Allah Memberi yang Terbaik
buat Hidup mbak bulan." sambungnya lagi dengan Senyum tulus lalu meraih punggung tanganku
dan menepuknya pelan,namun kedua sorot tatapan matanya tak lepas dari mataku.
Melihat Perhatian serta senyum tulus darinya,
Ada rasa Hangat menjalar dihatiku,tiba tiba ada secercah Harapan dan semangat untuk menghadapi Esok hari.entah apa yang ku rasakan saat ini.disisi lain ketika Bayangan mas Adrian tiba tiba muncul membuat dadaku sesak dan Meringis karena sakit hati.
Baru saja Berfikir itu,setelah kuangkat mataku,tiba tiba Mas Adrian Sudah berdiri dihadapan kami.sontak membuatku terkejut melihat kehadiran mas Adrian sambil mengepalkan kefha tangannya dan menatap tajam kearah kami penuh dengan Amarah
" BULAN ,JADI BEGINI YA KELAKUAN KAMU.!!!!"
__ADS_1
_Bersambung_
Happy Reading