Perusak Rumah Tanggaku

Perusak Rumah Tanggaku
Lantunan Ayat suci pengobat jiwa


__ADS_3

Ku rebahkan Diriku dia Pembaringan tempat tidurku yang kurasa Sunyi malam ini ,Aku sengaja memindahkan Anak Anak kekamarnya sendiri,setelah memindahkan mereka aku kembali ke kamarku untuk menumpahkan segala Tangisku yang Sangat menyesakan Dada ini.


Dulu Aku selalu mendapatkan cinta dan Kasih sayang penuh darinya,kini Malam ini Aku harus merana diperaduan malam dan memeluk Tubuhku sendiri,Ya Allah Rasanya ini sakit sekali.Aku seper


seperti Mimpi merasakannya, cara kerja waktu benar benar mengejutkanku.


" Ya Allah Ya Rabb,sampai kapan Ujian Ini Akan berakhir.Tolong Hamba Ya Rabb Hamba tidak Kuat." Gumamku sambil Menyerka Air mataku yang Jatuh Berleleran dikedua pipiku.


Ku tarik selimut perlahan,lalu ku benamkan wajahku disana,Ternyata Aroma bau suamiku tertinggal di Badcover membuat Rasa Kerinduan kini kembali membuncah.Aku semakin terisak saat saat Suamiku memberikan keromantisan disela sela kebersamaan keintiman kita.sungguh membayangkan Suamiku membagi rasa cinta perhatian dan keromantisannya pada wanita lain membuatku semakin Cemburu.


Tapi Aku tidak punya daya dan kekuatan untuk melarang Mas Adrian bersikap seperti itu pada Wanita yang kini tinggal bersama kami,mengingat Status Zahra yang sekarang Juga menjadi Istri suamiku.meski secara sah dimata agama.


Terlintas ide gila dan konyol menyergap dipikiranku untuk mengganggu malam mereka berdua,namun aku kembali menepis pikiran jahatku itu dan mengurungkannya kembali ketika Otak warasku menahanku untuk tidak melakukan hal nekat itu.


"Tidak tidak,kesanya Aku yang tidak tau malu dan Sangat cemburu." Batinku menepis pikiran jelekku.


Berulang Kali Aku Mengerjabkan kedua bola mataku,supaya Cepat terlelap tidur.namun Tetap saja mata ini sulit kupejam.maka kuputuskanlah untuk mengambil Air wudhu dan melaksanakan sholah tahajud ,setelah itu Aku melantunkan Ayat Ayat suci AlQuran Sebagak penyejuk jiwaku yang saat ini tengah diliputi Rasa hawa panas.


Shodaqallahualdzim


ku Akhiri Lantunan Ayat Suci itu,saat kedua mata ini mulai lelah,lalu ku lepas Mukenahku dan ku letakkan kembali Ketempatnya semula beserta kita suciku.setelah itu kulepas Jilbab instanku dan kugerai Rambut Hitam panjangku,dan mulai kurebahkan Diriku diatas Ranjang.untuk bersiap Tidur sambil menunggu adzan Subuh tiba.


Pukul 03.15


Aku Terbangun saat tiba tiba kudapati Ada sosok tangan kekar yang Memeluk Tubuhku dari belakang.ya siapa lagi Pemilik Tangan kokoh itu kalau bukan suamiku.Ku coba menggeliatkan tubuhku saat kedua mataku terbuka.kubalikan badan untuk memastikan jika Saat ini Aku sadar dan bukan tidak hanya mimpi.


Dan Ternyata memang Mas Adrian Yang memelukku dari Belakang dalam tidur puasnya.Ada Rasa Bahagia dalam Hati saat Suami tercintaku datang memelukku namun jika mengingat perlakuannya tadi membuat hatiku sakit dan Kecewa padanya.


" Mas." Aku menepuk pipinya Pelan,dan dia Hanya bergumam pelan sambil terus memejamkan kedua matanya.


" Hmmm." Ujarnya

__ADS_1


" Kapan mas masuk kekamar.?"


" Ehhm Udah Lah Bun,Ayah ngantuk sekali.Hoamm." jawabnya


dia Hanya berbisik dan Berucap Parau lalu menenggelamkan kepalanyaa pada leherku.Aku merasakan Hangat napasnya dan juga Aroma tubuhnya membuat tubuhku meremang dan Bergetar.membuatku untuk merasakan Memadu kasih dan Hasratku tiba tiba muncul begitu saja.


Namun Otakku kembali bekerja dengan cepat saat mengingat perlakuannya padaku,wajah Wanita itu yang tersipu malu malu padanya membuatku Mati Rasa padanya dan Selera Hasratku untuk memadu kasih padanya hilang lenyap begitu saja.


Tidak kuat menahan Rasa sesak,lalu kuputuskan untuk Lepas dari pelukannya lalu ku Ambil Air wudhu kembali dan Kembali ku bentangkan Sajadahku untuk Mengadu dan meminta keadilan pada sang pencipta.


" Ya Allah sungguh Aku tidak kuat menjalani semua ini,setiap waktu yang berjalan cepat pun membuat dadaku semakin sesak ya Rabb." keluhku sambil ku Angkat tinggi tanganku untuk memanjatkan Doa pada Penciptaku.


" Ya Allah Kumohon tolong lepaskan Aku dari Semuai ini yang sangat menyakitan hati dan jiwaku.ku mohon jauhkanlah wanita itu dari Rumah tanggaku meski aku tau memang itu sulit.


dan sangat tidak adil,namun setidaknya Ringankanlah beban ini Ya Rabb."doaku dalam batinku.


" Lapangkanlah Hati Hamba Ya Rabb,sesungguhnya Hamba masih belum ikhlas untuk menerima wanita itu dan takdirnya di rumah ini."


Disaat Rasa sesak kian membuncah didalam dadaku,tiba tiba Suamiku datang menghampiriku dan memelukku dari belakang.dalam pelukannya aku merasa Tubuhnya bergetar ,ku rasakan juga ikut menangis.


" Mas Nggak tidur.?" Tanyaku.


" Ma Maafkan Aku bu bulan." ucapnya lirih sambil menenggalamkan Kepalanya dibahuku dengan diiringi isak tangisnya


" Kenapa.?" Jawabku Tak kalah Lirih


" Karena Aku sudah menyakitimu." Balasnya.


" Mas masih bisa merubah keadaan Semuanya menjadi lebih baik seperti semula." Jawabku.


" Gimana Caranya.?" Balasnya.

__ADS_1


" Kembalikan wanita itu pada ayahnya mas,dan hubungan kita bisa kembali normal seperti semula."


" Maafkan Aku bulan,tapi Aku tidak bisa." Jawabnya lirih dan terdengar Berat.


Lalu ku balikan badan dan Kuraih Bahunya.kutangkup Wajahnya dan menatapnya lekat lekat.ku susuri wajah tampan nan teduh milik suamiku dengan tatapan senduku.ku tumpahkan semua unek unek yang selama ini Ku Pendam.aku menangis sepuasnya dihadapannya.


" Ya Allah Kembalikan Suamiku,Aku ingin suamiku Aku ingin Dia. . . "


Mas Adrian Juga tak kalah membalas tatapanku dengan Wajah sendunya,dengan Airmata yang Juga Deras membasahi Pipinya.


Digenggamnya tanganku yang masih menempel di Pipinya lalu,perlahan Ditariknya dan dikecupnya.Kami berdua kembali saling menumpahkan Tangisan.


" Maafkan Aku Bulan,Maaf." Ucapnya dengan Parau dan Sorot mata yang kian Meredum


aku menggeleng Pelan dan menatapnya dengan Sendu,lalu ditariknya Tubuhku dalam pelukannya.Ku pukul Pukul kecil dada bidang miliknya sambil terus meloloskan Derai Air mataku.


" Aku sangat Menderita mas,Sangat Menderita,Aku sakit dengan semua ini." Bisikku dengan Suara Lirih dalam Pelukannya.


sedangkan Mas Adrian semakin mengeratkan Pelukannya dengan suara Bergetar karena juga menahan Tangisnya.


" Maafkan Aku bulan,Maafkan Aku sayang." Ucapnya pelan diiringi pelukan Erat darinya


Hatiku sakit,rapuh kecewa ,marah semua jadi satu,tapi Tak bisa ku pungkiri jika Aku juga masih sangat mencintai pria yang telah memberikanku dua sosok buah hati padaku.sungguh Aku sangat Terjepit dengan Keadaan seperti ini.dilain sisi Aku terluka dan Ingin pergi tapi Aku juga tidak bisa meninggalkannya begitu saja mengigat banyak pertimbangan yang Harus kupikirkan


" Ya Allah kuatkan Hatiku,beri petunjukmu Ya Rabb." batinku


_Bersambung_


jangan Lupa dukungannya Ya


Happy Reading

__ADS_1


__ADS_2