
Tok tok tok
Terdengar Suara pintu Rumahku ada yang mengetuk,sesaat kemudian kami semua yang sedang menikmati sarapan kami pun berhenti sejenak,aku dan Bapak ibukku saling melempar pandangan,mengira ngira siapa Tamu yang datang ke rumah sepagi ini.
" Ada Tamu bu." Ujarku pada ibu
" Iya bulan siapa ya.?" tanya ibu sesaat setelah menuangkan secangkir kopi hitam di gelas bapak
" Sudah bu buka saja pintunya,siapa tahu tamu penting." Timpal bapak sambil mengunyah makannannya.
" Biar bulan saja bu yang bukain pintunya,ibu lanjut sarapan saja." Ujarku." Kyla sayang Gantian makan sendiri ya." Ucapku pada Putri sulungku
" Iya bun." jawabnya,aku pun tersenyum lalu beranjak dari Tempat dudukku,sedangkan Saga masih dalam pangkuan bapak sambil memakan Rotinya.
Aku pun pergi kedapur sebentar untuk mencuci tanganku,setelah itu aku pun Beranjak ke ruang tamu dan membukakan pintu Rumahku.
Namun Betapa terkejutnya aku saat mendapati siapa sosok tamu yang Datang ke rumah.
Terlihat ada beberapa santri dan juga Ayah Zahra yang sedang duduk dikursi roda kini tengah Berada diambang pintu Rumahku.
" Selamat pagi Bulan,assalamualaikum." Sapa pria paruh baya berpeci warna putih itu
" Walaikumsalam pak Qoshim,mari silahkan masuk." Ujarku sambil mempersilahkan masuk mereka semua
Seorang pemuda tak asing bagiku yang bernama Aqlan itu perlahan mendorong kursi Roda milik pak Qoshim untuk masuk kedalam Rumah diikuti oleh kedua santri lainnya,mereka pun Ku persilahkan duduk di sofa Ruang tamu Rumahku,lalu aku pun mengambil tempat duduk berseberangan dengan Mereka.
" Maaf sebelumnya,ada keperluan apa ya Bapak datang Ke rumah saya.?" Tanyaku tanpa basa basi
" Maksud dari kedatanganku kemari dengan tujuan yang baik bulan." Kata Pak Qoshim yang membuatku sedikit Sulit mencerna dari ucapannya
" Maksud bapak tujuan baik apa ya pak?" tanyaku dengan wajah sedikit bingung
" Aku datang kesini untuk meminta maaf langsung padamu nak bulan." Ujarnya singkat
Aku pun terkesiap mendengar Ucapan Haji Qoshim yang tiba tiba datang ke rumah sambil bilang minta maaf padaku.
" Untuk Apa pak Haji Bilang minta maaf Sama saya,bukankah urusannya sudah selesai?dan saya pun juga sudah Tidak punya Urusan lagi dengan Anak dan menantu Anda." Ujarku
" Betul sekali,tapi Saya datang kesini karena memang ingin meminta maaf padamu." Katanya dengan Raut wajah tak terbaca
Tak lama kemudian kedua orang tuaku pun ikut menyusul kami diruang tamu,mereka pun tak kalah terkejut melihat siapa tamu yang datang kesini.
" Asslamualaikum Pak Haji." Sama Bapakku yang juga ikut duduk disebelahku sambil mengulurkan tangannya berjabat dengan Haji Qoshim
" Walaikum salam." Jawab pak haji
__ADS_1
" Selamat datang Di rumah kami pak haji,merupakan suatu Kehormatan bagi kami melihat kehadiran Pak haji dan Anak santri pak haji ke gubuk kami.sekaligus sedikit membuat kami terkejut." Ujar bapak secara gamblang.
" Iya Pak Mahfud,kedatangan saya kesini sebenarnya ingin meluruskan beberapa hal dengan Anak anda." Kata Haji Qoshim sambil membetulkan kacamatanya.
" Maaf maksud pak haji Gimana?karna kami pun juga kurang paham." Jawab bapak
" Sejujurnya saya merasa malu jika harus menyampaikan semua maksud saya." Ujarnya sambil menghela nafas beratnya " jujur saya malu karena sudah menghalalkan macam cara untuk kebahagiaan putri semata wayangku,sungguh saya sadar bahwa saya sudah berbuat dzolim pada kalian,terutama Kamu Nak bulan." Sambung Haji Qoshim lagi.
" Sudahlah pak Qoshim,semua sudah terjadi,mungkin dalam hal ini kami juga ikut bersalah karena juga tidak bisa menahan dan saling mempertahankan." Ujar bapak.sedangkan aku dan ibu saling terdiam dan menatap satu sama lain
" Benar yang dikatakan bapak saya pak Qoshim,mungkin Semua juga sudah kehendak takdir kami." Aku pun menimpali dengan sopan
" Sudahlah pak haji,lagian semua sudah terjadi,tidak akan mungkin bisa diperbaiki lagi." Kata bapak tak ingin membahas lebih jauh lagi
" Tapi Tetap pada tujuan saya datang kesini pak Mahfud,selain untuk meminta maas,saya datang kesini juga ingin menebus semua kerugian kerugian yang ditanggung putrimu Pak mahfud." Kata pak Qoshim sambil menyodorkan sebuah amplop map coklat yang dia minta dari tangan pemuda bernama Aqlan itu." Ini bulan terimalah pemberian dari saya,terimalah niat baikku ini dengan tangan terbuka,sungguh saya tidak ada niatan untuk menurunkan martabat kalian." Sambung Haji Qashim lagi.
" Apa ini pak?" tanyaku
" Silahkaln buka dan baca sendiri saja nak bulan." ucapnya
aku pun meraih amplop coklat tersebut,lalu membuka isinya,aku cukup terkejut melihat amplop tersebut yang ternyata adala sertifikat rumahku yang dulu,yang juga terlihat bekas terbakar kemarin,dan satunya lagi sebuah Cek senilai dengan nominal 2 milyar.
" Maaf uang apa ini.?" tanyaku dengan wajalh Heran
" Dengan segala kerendahan hatiku,saya berniat ingin mengganti Rugi atas rasa sakit hatimu,walau mungkin ini bukan cara yang tepat,tapi aku berharap kamu bisa menerimanya,dan saya berharap setelah ini pun kamu mau bersedia memaafkan saya dan juga putri saya Zahra." katanya dengan wajah penuh tanda tanya
" ku mohon bulan jangan membuatku merasa bersalah,aku tahu dosaku tidak mungkin bisa ku tebus,namun setidaknya ku mohon terima niat baikku ini nak bulan,aku tidak tau umur saya sampai kapan,biarkan aku menebus sedikit rasa bersalahku,aku malu pada diriku sendiri,aku benae benar minta maaf padamu dan juga pak mahfud sekeluarga." Katanya diiringi dengan suara lirihnya
aku dan bapak saling berpandangan satu sama lain,kami ragu mungkin dengan sikap Yang terkesan Mendadak dari Seorang Haji Qoshim,aku ragu jika pak haji Qoshim punya niat lain yang terselubung.astagfirullahaldzim kenapa aku jadi suudzon begini.
sejenak pikiranku kemana mana,aku takut ini semua adalah trik semata,bisa saja dia memberikan uang Fantastis untuk memberi lebel diriku jika diriku wanita yang matrealistis,atau bisa saja beliau memberi tahu mas Adrian jika aku ternyata adalah wanita mata duitan yang rela menukar hubungan kami,tentu membuatku semakin dibenci oleh pihak manapun
atau bisa jadi beliau punya rencana untuk memviralkan kejadian inidan menghubungi wartawan setelah aku menerima uang kompensasi tersebut,hal tersebut aku akan menjadi Berita viral dan Hangat dikalangan masyarakat.dan masuk berita tentang seorang mantan istri yang rela menerima uang kompensaai sebesar 2 milyar untuk menukarnya dengan suaminya.sungguh itu berita sangat kejam bukan
" tapi maaf pak kami tetap tidak bisa menerimanya." Tolakku halus
" aku mohon bula terimalah ini sebagai penebus beban dosaku selama ini." katanya mendesak
"Maaf kami tetap tidak bisa."
" aatau anggap saja ini sebagai ganti Rugi rumah yang kini ditempati zahra." Katanya terus memaksa
" Mereka sudah ku maafkan pak haji,tapi cuma satu pinta saya,tolong saya mohon jangan usik kehidupan saya dan juga anak saya." Kataku memperjelas
aku tidak mau bertindak bodoh dengan Menjual harga diriku didepannya,itu malah akan semakin mudah mereka melecehkan dan merendahkanku.
__ADS_1
" Tapi ini semua ku lakukan juga demi Saga dan juga sakyla.ingat Bulan Mereka anak adrian dan adrian sudah terhitung seperti putraku sendiri,jadi Saga dan Kyla juga cucuku." Ujarnya tak tahu malu
aku benci sekali pria paruh baya ini menyebut nama nama kedua anakku dan mengklaim sebagai cucunya.
" Saya sudah menerimanya dengan ikhlas pak haji,anda tidak perlu melakukan semua ini." Kataku penuh penolakan.
" Selain dari itu,aku juga tau jika sebenarnya kamu pun juga masih mencintai Adrian suamimu kan,untuk itu aku berniat menyambung kembali ikatan yang terputus dari kalian." Ucapnya tanpa pikir panjang
Ya Allah mudah sekali dia berbicara seperti itu tanpa menimbang perasaanku.
" Maksud pak haji apa?" tanyaku heran
" Aku ingin kau kembali Rujuk dengan Adrian bulan." Jawabnnya yang sukses membuat kedua mataku membola
" Mustahil,karena itu tidak akan pernah terjadi." Tolakku dengan tegas
" ingatlah kalian itu masih punya anak anak yang masih sangat membutuhkan kasih sayang dari kalian." Ucapnya lagi." Mereka berhak bahagia." sambungnya penuh pemaksaan
" Maaf pak haji,saya semakin tidak mengerti dengan jalan pemikiran anda saat ini,tempo hari anda meminta saya untuk merelakan anak dan menantu anda untuk bahagia,lalu kenapa anda sekarang malah memintaku rujuk dengan menantu anda?" tanyaku menahan Emosi
" Iya karena setelah ku pikir matang matang jika kalian rujuk kembali akan membawa dampak.---"
" Anda menyuruh saya rujuk bukan karena zahra tak mau mengurus mas Adrian kan?" tanyaku menatapnya penuh curiga.
" Bukan seperti itu." elaknya cepat
" Lantas seperti apa?" tanyaku
" ini murni atas dasar keinginanku sendiri yang ingin melihat kalian kembali bahagia bersama." jawabnya
" Hehehe itu tidak akan pernah mungkin terjadi." kataku sambil tersenyum kecut
Beliaupun beralih menatap kearah bapakku." Pak mahfud mungkin Anda lebih bisa menjelaskan maksud tujuan baik saya pada putri anda." Katanya
" Tapi maaf pak haji,saya sendiri pun tidak mau ikut campur dalam hal ini,biar bulan saja yang menentukan keputusannya sendiri,karena dia jugpa berhak bahagia." kata bapak sangat bijak
" Ya Allah sulit sekali." Gumamnya sambil menghela nafas kasarnya sambil menggelengkan kepalanya
_bersambung_
Masih ada satu Bab lagi ya yang bakal othor up jika sempat,jangan lupa kasih dukungannya Like komen Votenya dan tekan tombol favnya jika suka,biar othor tambah semangat nulisnya
Terimakasih
happy reading
__ADS_1
Author Sekeluarga mengucapkan
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1442 HIJRIYAH MOHON MAAF LAHIR BATINπππ