
Seperti rencana awal tadi sore kami pun memutuskan untuk pergi jalan jalan,di sebuah pusat Mall biasa kami kunjungi.anak anak begitu senang dan antusias sekali karena malam ini mereka akan maen sepuasnya diarea permainan langganan kami.
Aku pun sudah selesai berbenah diri,memakai Outfite ku malam ini begitu pun juga kedua anak dan suamiku juga sudah rapi dengan pakaiannya.
" Eh Cucu cucu oma mau pada kemana nih." Sapa mama saat kami tiba di ruang tamu
" Kita mau jalan jalan oma,mau maen sepuasnya di Timezone." ujar putriku Kyla menyebutkan salah satu tempat permainan langganan mereka
" Ya sudah pulangnya jangan malam malam ya,besok sekolah." ucap mama dengan ramah
" Siap oma." jawab Kyla penuh semangat
Setelah itu kami pun pamit pada mama,dan langsung pergi meninggalkan Rumah menuju salah satu pusat Mall tujuan kami.
setelah sampai,mobil mas damar pun sudah terparkir ditempat parkiran,dan kami pun segera bergegas masuk ke dalam mall tersebut.
Tiba tiba saja ponsel mas damar berdering,dia pun meminta ijin untuk mengangkat telponnya.
" Sayang sebentar ya,Om papa angkat telpon dulu." Ucap mas damar pada kedua anakku.
Kyla dan Saga pun menganggukan kepalanya.dan mas damar pun sedikit menjauh dari kami.
" Siapa mas yang telpon?" tanyaku ketika mas damar usai mengangkat telpon dan menghampiri kembali.
" Biasa Klien." jawabnya singkat dan sedikit mengulas senyumnya yang terlihat aneh.
" Oh.." balasku sambil manggut manggut.
" Ya udah yuk,om papa temenin kalian main dulu." ajak mas damar pada kedua anakku dan disambut dengan ceria oleh kedua anakku.
Terlihat mereka sedang asyik bermain di tempat Permainan itu,sedangkan aku memilih menunggunya didepan sambil duduk dibangku kosong yang sudah disediakan ditempat permainan tersebut.
" Aduh." Pekikku ketika tiba tiba saja merasakan kakiku diinjak seseorang dari samping.
" Ops Sorry nggak sengaja." Ucap seseorang yang menginjak kakiku,dan aku sedikit terkejut saat mendapati siapa orang itu.
" Kamu.." ujar terbelalak saat mendapati sosok wanita cantik berpostur tubuh semampai dengan body Seksi,yang tidak asing bagiku.ya dia adalah Clarissa,wanita yang beberapa waktu lalu pernah bertemu denganku dengan mas damar dan mengaku menjadi mantan kekasihnya,bahkan dia juga sempat datang diacara pernikahan kami.
" Rupanya ada nyonya damar disini." ujarnya." Apa kabar.?" sapanya lagi dengan senyum penuh arti
" Alhmdulilah baik." jawabku singkat
" Sendirian?"
" Tidak,lagi sama suami dan anak anak." jawabku mempertegas
" Oh ya.." ujarnya sambil mengulas senyum smirknya dan mencari keberadaan suamiku." Jadi damar disini juga,dimana dia.?" tanyanya dengan wajah berbinar
" lagi nemenin anak anak ngegame." ucapku cuek dan dia pun langsung menangkap keberadaan suamiku.
Namun tanpa sepatah kata,dia pun berjalan menghampiri suamiku dan kedua anakku,aku pun tak tinggal diam dan langsung ikut mengikuti langkahnya.namun kedua mataku membulat saat wanita itu dengan santainya mencium pipi kanan mas damar,sambil menyapa.tentu saja bukan aku saja yang kaget.tapi mas damar pun terlihat kaget dan salah tingkah apalagi didepanku dan anak anak.
" Hai dam,ih makin ganteng aja sih kamu dam." ujar wanita bernama clarissa di iringi dengan suara manjanya setelah memberi kecupan di pipi kanan Mas damar
__ADS_1
" Rissa,Apa apaan sih kamu.!" Suara mas damar terdengar pelan namun penuh penekanan.
" Aku cuma sekedar kecup pipi kamu doang lho dam sekedar sebatas teman saja,nggak boleh.?" tanyanya tanpa dosa dengan mimik wajah di imut imutkan
" Ya tapi jaga sikap kamu rissa,ini tempat umum." Ujar mas damar berdesis,lalu melirik kearahku yang sudah menajamkan kedua netraku
" Oh jadi kalau nggak ditempat umum boleh?" tanya clarissa yang semakin membuat kupingku panas
" Please Rissa tolong hargai keberadaan istri dan anak anakku." Sentak mas damar sambil mengeratkan giginya. wajahnya pun terlihat sangat tegang.
" Oke Oke aku ngerti." ucap clarissa lalu beralih menatapku." Sorry ya bulan,aku lupa kalau dia sekarang sudah jadi suamimu,soalnya masih kebawa kebiasaan dari dulu,suka ciumin dia kalau ketemu,apalagi kebiasaan yang----"
" Rissa Stop.!" potong mas damar sambil menatap tajam kearah wanita itu.
Dan wanita bernama Clarissa itu menaikan sudut bibirnya dan tersenyum miring.
" Iya iya sorry,yaudah kalau gitu aku cabut duluan ya dam,nggak enak nih sama istrimu." ucapnya sambil melirik sinis kearahku
" Hmmm." jawaban mas damar hanya dengan deheman.
" Sampai jumpa di lain waktu ya.dahhh." ucapnya sambil berlalu meninggalkan kami.
Lalu pandangan kami pun bertemu,aku segera memalingkan muka dan kembali duduk dibangku tadi.
" Kalian lanjutin mainnya ya,om papa samperin bunda kalian dulu." sayup sayup aku mendengar ucapan mas damar pada Kyla dan juga saga lalu tak lama diapun menghampiriku
" Bulan...." panggilnya
" Enak ya yang habis dapat kecupan hangat dari mantan pacar." ucapku sinis
" Tapi kamu menikmatinya mas." Ucapku dengan tatapan sengit
" Maaf sudah membuatmu tidak nyaman." jawabnya dengan raut wajah sesal
" Sudahlah,aku males bahasnya."
" Bulan,please ini hanya masalah sepele,tolong nggak usah terlalu di besarkan ya." pintanya dengan enteng.
" Sepele maksudmu mas.?" ketusku
" Maksudku bukan seperti itu,aku hanya tidak ingin kita bertengkar,apa lagi didepan anak anak."
" Enteng sekali ya kamu bilang,setelah apa yang aku barusan lihat kamu dengan entengnya berkata seperti itu." sungutku dan mas damar langsung menarik tubuhku kedalam pelukannya namun sekeras mungkin aku meronta,namun tenaganya cukup besar sehingga aku tak bisa menghindarinya meski harus menahan malu karena menjadi pusat perhatian orang orang
" Apaan sih mas lepas,malu dilihat banyak Orang." desisku
" Aku akan nglepasin kamu ,tapi kamu janji nggak akan marah lagi." ucapnya sambil memperkuat pelukannya.
" Ih apaan sih kamu,lepassss." aku meronta dari dekapannya
" janji dulu berhenti ngambeknya." Negonya
" Iya...cepetan lepas." ucapku menahan kesal
__ADS_1
Lalu Mas damar pun melepaskan pelukannya,sedangkan wajahku sudah merah menahan malu.dan mas damar malah menatapku dengan tatapan jahil dan menggoda,seakan tindakannya lucu dan tak ada rasa bersalah.
" Nah gitu dong baru istri cantikku,nggak usah ngambek lagi." ujarnya disertai senyum ledeknya
" Nggak salah,bukannya cantikan mantan pacar kamu." Cetusku sambil tersenyum miring padanya
" Mulai deh...." Ucapnya tak suka." Istriku semakin cantik ya kalau lagi cemburu buta gini." ucapnya lagi sambil mencubit pipiku gemas
" Huh menyebalkan." ucapku dan memilih berjalan menduhuluinya menghampiri kyla dan saga yang sudah selesai main.
****
Seminggu kemudian semenjak kejadian bertemu dengan Mantan pacar mas damar,mood ku jadi sering berubah ubah,lebih sensitive dan uring uringan namun dengan sabar mas damar tetap bersikap lembut meladeni sikapku.
hingga suatu hari mas damar meminta ijin untuk keluar kota karena ada seminar bersama para dokter specialis lainnya.
" Jadi mas acara seminarnya ke Bandung.?" tanyaku usai mas damar keluar dari kamar mandi dan mendudukan bokongnya di tepi ranjangc
" Jadi sayang." ujarnya sambil mengecup keningku,karena sudah menjadi rutinitas malam kami sebelum tidur
" jam berapa mas berangkatnya.?" tanyaku dengan hati yang berat,entah kenapa perasaanku tiba tiba saja tidak enak dan berat sekali ditinggal seminar luar kota kali ini,padahak ini bukan yang pertama kalinya.karena dua minggu setelah pernikahan kita,mas damar pun juga pergi ke luar kota karena ada seminar juga
" Besok pagi jam 8 sayang,kamu udah packing semua barang barang keperluanku kan?" tanyanya sambil menggeser tubuhnya dan memelukku
" Sudah mas." jawabku dengan raut wajah sedih entah kenapa akhir akhir ini aku begitu mellow akan perpisahan
" Makasih ya sayang." ucapnya sambil mengecup pucuk rambut kepalaku dan kubalas dengan anggukan saja
" Berapa hari mas seminarnya.?"
" Sekitar tiga atau empat hari sayang,tapi aku usahakan setelah semua acaranya selesai,aku bakal langsung pulang." jawabnya diiringi dengan senyum lebarnya
" Janji ya mas jangan lama lama." pintaku dengan manja.sambil mendongakan kepalaku keatas
Mas damar pun tersenyum manis padaku." iya sayang,lagian aku juga nggak bakalan betah lama lama berjauhan sama istriku yang cantik dan sholehah ini." ucapnya di iringi dengan mencium sekilas bibirku dan mengeratkan pelukanya.
" Jangan nakal ya mas disana,ingat ada yang lagi nunggu kamu di rumah." Rengekku
" Iya sayang,aku janji nggak bakal macam macam." ucapnya
" Aku pegang kata katamu mas."
" Iya bulan,I Love you." Ucapnya
" I Love You to mas." jawabku
" Malam ini aku minta hak ku ya sayang,buat obat Rindu tiga hari kedepan." ucapnya sambi tersenyum menggoda kepadaku.
sedangkan aku tersenyum malu malu sambil mengangguk dan Berakhir dengan Pergumulan kami malam ini dan menjalankan Kewajiban kami sebagai suami istri.
_Bersambung_
semoga suka
__ADS_1
Happy reading