
semua Hidangan makanan sudah Siap dan Tertata Rapi Di meja makan,disana Ada Menu masakan dariku dan Juga Zahra yang sudah mengepulkan Aroma Makanan yang begitu menggugah selera.Ku suruh Kyla itu membangunkan Ayahnya sedangkan Aku sibuk menyuapi Saga putra kecilku.
Tak lama kemudian Kyla dan Ayahnya keluar dari kamar dan menghampiri kami dimeja makan.
" Ayo yah kita makan." Terdengar Kyla berseru mengajak Ayahnya untuk makan,lalu menggandengnya dan mas Adrian pun menanggapi dengan senyuman
" Kok banyak sekali makanannya.?" tanya mas Adrian
" Ya Kan Ada Dua Tukang Masak dirumah ini kamu lupa mas.?" Ujarku dengan kata penuh sindirin sambil mengambilkan nasi kedalam piringnya.
" Lhoh,Zahra mana?Kok nggak dipanggil.?" Ucapnya yang langsung sukses membuat darahku kembali mendiidih
GUBRAK
Ku Lepas Alat makan,lalu ku Hempas dengan Kasar,mas Adrian pun Terkesiap melihatku dan menatapku.
" Kamu kenapa.?"
" Kamu tau kan,aku tidak pernah sama sekali tak menghargai dan tak menghormatimu,selama ini Aku berusaha menjadi istri yang penurut.tapi sekarang kamu malah tega mau mengumpulkanku dengan wanita itu dalam satu meja,kamu waras mas.?" meski wanita itu mau,tapi kamu pikir Aku bisa mudah gitu menelan makanan.?"
" Lantas aku harus bagaimana? Apa Aku harus makan denganmu saja,tapi Dia dikamar sedang menunggu dan kelaparan.?" Mas Adrian bersiap berdiri dan bangun dari Tempay duduknya,namun Aku segera menahannya.
" Tidak usah pergi mas,biar Aku yang pergi dari sini." Ujarku sambil menggendong saga dan meraih tangan Kyla
" Kenapa Ayah sama bunda marahan terus sih." Cicitnya sambil menyerka Air matanya
" Cup cup cup,nggak Apa Apa sayang,bunda nggak marahan." Ujarku menenangkan Kyla sedang Saga Hanya terdiam saja digendonganku
Mas Adrian Terdiam sambil tercenung duduk kembali dikursi..
tak lama kemudia Zahra pun datang dan menghampiri kami.
__ADS_1
" Kyla sama Saga Sama tante yuk." tawarnya pada kedua Anak Anakku dan dijawab gelengan kepala oleh Kyla dan Saga.
Dasar Wanita ular,suka sekali dia cari muka.
" Nggak perlu Zahra,aku bisa mengurus AnakAnakku sendiri." Ucapku ketus sambil berdiri dan mengambil sepiring makan Yang kutuang tadi lengkap dengan lauk pauknya untuk kubuat menyuapi Kyla yang belum sempat makan.
" Aku akan menyuapi Kyla diluar." Desisku sambil mendelik kearah Mas Adrian.
Suamiku iku bangkit dari tempat duduknya dan Berlalu pergi Ke ruang kerjanya.dengan Raut wajah Muram
" mas nggak jadi makan nya.?" tanya Zahra Dengan suara Lembut dan sopan
" Kamu makan saja dulu dek." Balas Mas Adrian
dengan pandangan penuh kelembutan pada Zahra.menyaksikan Hal itu membuat Dadaku nyeri dan Sakit.
Lalu ku tinggalkan Tempat itu dengan membawa kedua anakku keluar,dengan Leleran Air mata yang sudah tidak bisa Ku bendung lagi.
Setelah Aku menyuapi Anakku di depan teras Rumah,lalu keduanya ku ajak masuk kedalam Rumah dan membawanya ke ruang tv untuk menikmati Acara Siaran Kartun kesukaan mereka berdua.
" Mas,Kyla Ngantuk mah." Cicitnya merengek
" Saga Juga Ngantuk." Timpal si Adik.
" Kyla Mau bobo ya Bun."
" Iya boboklah nak,ayo Kalian tidur ya sayang,bunda Pok pok kalian berdua disini." Ujarku sambil menata karpet dan Memberi beberapa tumpukan bantal dan Guling mainan yang mereka selalu bawa jika lagi santai Di ruang tv buat jaga jaga kalau ketiduran kayak seperti saat ini
Akhirnya Kami pun langsung terlelap Di ruang tv ,mungkin Aku sudah Sangat lelah sehingga Aku pun Juga ikut tertidur.
Saat Tengah malam aku Pun terbangundan Sadar jika Ketiduran Di ruang tengah bersama Anak Anak,lalu tiba tiba Saja Aku mendengar Suara Mas Adrian Sedang Berbicara sama Istri barunya dark Arah dapur yang dekat dengan Meja makan.
__ADS_1
" *Mas,aku Tuangkan Lagi."
" Hmm iya makasih Ya*."
Suamiku Terdengar sangat Lembut membalas Ucapan istri mudanya itu,sambil mengunyah makanannya.
Karena Penasaran,lalu perlahan kulangkahkan kakiku untuk menuju Ruang makan Itu.aku pun mengintipnya dibalii pintu Dapur.dan benar Saja ternyata suamiku sedang sibuk makan,sedangkan wanita itu berdiri disampingnya dan Melayaninya.dengan Senyum penuh ketulusan.
Suamiku pun Juga tak kalah membalas dengan Senyuman Hangatnya pada Wanita itu,sambil mengucapkan Terimakasih terus menerus,bahkan suamiku Terlihat menarik Pinggang Ramping Wanita itu untuk semakin Mendekat dengannya,sambil sesekali menciumi Punggung wanita itu dan wanitu itu membalas mengusap tangan Suamiku.
Mereka terlihat Mesra dan sangat bahagia layaknya pasangan yang saling Baru saja merasakan Jatuh cinta,Suamiku juga Terlihat menatap Dalam wanita sebelum Akhirnya Pemandangan Yang menyesakan Dada itu kembali Kulihat dengan mata telanjang.
" Ya Allah Sakit,perih kenapa Sesakit ini Ya Allah." Gumamku Dalam Hati sambil meremas Dadaku yang mulai sesak melihat pemandangan Didepanku.
Ya Terlihat Suamiku menarik Tubuh Wanita itu hingga terjatuh kedalam pangkuannya,lalu mereka berdua saling memagut Bibir mereka dan Berciuman Tanpa Ada Rasa Khawatir Jikalau Aku Bangun dan menyaksikan Perbuatan mereka.
" Au Mas,pelan Pelan Dong." Desis suara Wanita itu ketika Mas Adrian menarik tangannya hingga tubuhnya jatuh kedalam pangkuannya.
" *Layani Aku Dek,aku menginginkanmu malam ini."
" I iya mas,aku akan melayanimu dengan senang Hati malam ini* ." ucapnya dengan Suara dilembut lembutkan dan Terdengar manjah.
Terlihat Mas Adrian Langsung Berdiri sambil membopong tubuh Istrinya itu,lalu Membawanya masuk kedalam Kamar,lalu Setelah itu mereka Bakal Melakukan Malam panjang bersama dan saling memadu kasih.sedangkan Aku disini Hanya mampu menahan Sesak Dan Rasa Perih yang Sangat Menyakitkan Ini.
" Ya Allah Aku bisa kuat menahan Semuanya ini,Sabarkanlah Hatiku Ya Robb."
_Bersambung_
Jangan Lupa Kasih Like komen dan Vote nya jika Suka
Happy Reading
__ADS_1