Perusak Rumah Tanggaku

Perusak Rumah Tanggaku
Bertemu mantan


__ADS_3

Setelah semuanya beres kami pun bergegas pergi dari Store tersebut,tak lupa mas damar pun mengajak ke toko pakaian anak muslim lengkap dengan peralatan sekolah dan mainan anak.tanpa banyak tanya lagi mas Damar langsung memborong beberapa helai pakaian anak kecil perempuan dan laki laki tak lupa lengkap dengan peralatan sekolah dan mainannya.sedangkan aku hanya bisa menggeleng pelan dan pasrah dengan aksinya,karena lagi lagi aku yang akan kalah soal begini.


setelah semuanya selesai kami pun bergegas keluar dari mall dan menuju ke tempat parkir.dan ternyata disana sudah ada beberapa pegawai store tadi menyambut kami yang baru saja keluar,karena mereka mengantarkan beberapa barang belanjaan kami masuk kedalam mobil.


Tak lupa aku dan mas damar pun mengucapkan terimakasih,setelah itu mereka pergi dan kami pun segera masuk kedalam mobil


" Oh ya sekarang kita makan siang dulu ya bulan."ajaknya sambil mulai menyalakan mesin mobilnya


" nggak usah mas,sebaiknya kita makan siang dirumah ibu saja." usulku


" Disekitar sini ada Resto baru dan terkenal sayang,gimana kalau kita coba disana."ajaknya


" Yasudah mals terserah kamu aja." jawabku pasrah karena sudah terlalu lelah


" Nah itu baru calon istriku yang cantik." ucapnya penuh semangaat.


Dia pun segera melesatkan mobilnya kearah salah satu Resto yang tak jauh dari mall ini.setelah itu mobil kami pun sampai didepan halaman Resto yang terlihat cukup luas dan Mewah.mas damar pun langsung memarkirkan mobilnya.setelah itu mengajakku masuk kedalam dan memilih tempat duduk yang nyaman dan memanggil pelayan Resto tersebut.


" Kamu mau makan apa sayang?Ayam atau steak daging.?" tawarnya


" Terserah mas apa aja samain sama kamu." jawabku


" kalau minumnya?"


" Apa aja mas yang penting bisa diminum."jawabku lagi


Dia pun memesan beberapa menu makanan dan dua buah minuman.dan petugas pelayanpun segera pergi menyiapkan pesanan kami.


selagi menunggu pesanan kami datang,kami pun mengobrol dan membahas masalah acara pernikahan kami.sampai tiba tiba ada seorang wanita cantik menghampiri kami sambil menyentuh bahu mas Damar.membuat kami Sedikit terkejut.


" Hai Damar Apa kabar?" sapa wanita itu pada calon suamiku


" Clarissa,hai juga apa kabar." sapa balik mas damar yang sedikit kaget akan kehadiran wanita itu yang tibs tiba menyentuh pundaknya dari belakang


"Kamu sekarang berubah ya damar terlihat jauh lebih baik." kata wanita itu yang bernama clarissa,tampak sekali wanita itu menatap mas damar dengan mata binar yang sulit ku mengerti.


" I iya Rissa,Alhamdulilah aku sekarang jauh lebih baik." jawab mas damar sedikit gugup dan terkesan canggung.


" Ini siapa damar?istrimu?" tanyanya sambil menunjuk kearahku


" Bukan,lebih tepatnya calon istri." jawab mas damar dengan lugas


" Oh baru calon istri,berarti masih ada peluang dong buat aku. hahaha." ucap wanita itu sambil tertawa kecil ,sedangkan mas damar iku menimpali dengan tertawa kecil dan wajah canggung dan tidak nyaman menanggapi ucapan wanita itu


" Kami akan segera menikah paling lambat minggu depan." ucap dokter tampan itu dengan tegas sambil menggengam erat tanganku.


Wanita itu pun terlihat raut wajahnya berubah dan berhenti dari tawanya.


" Oh ya benarkah begitu?" tanyanya sambil menatap kearah kami dengan pandangan sedikit remeh." kelihatannya setelah putus denganku,kau langsung cepat cepat menjalin hubungan baru dengan wanita yang kini kau sebut sebagai calon istri..." katanya lagi penuh percaya diri.jujur situasi seperti ini sangat membuatku tidak nyaman,itu sama artinya dia menegaskan jika dia adalah mantan pacar mas damar tapi untuk apa.


Terlihat mas Damar sedikit Gugup dan tidak nyaman dengan ucapan wanita itu yang kuyakini sebagai mantan kekasihnya.aku bisa menangkap gelagat aneh dari wanita berpostur tinggi semampai dan berkulit putih serta gaya nya yang modis itu adalah wanita sosialita.


" suprise banget ya Dam ternyata,sumpah aku nggak nyangka banget lho tiba tiba kamu memilih calon istri yang sangat jauh dari tipemu sebelumnya " ujar wanita itu kembali sambil menatapku dari atas hingga bawah seolah olah tengah mengejekku.


Jujur dalam situasi seperti ini membuatku sangst tidak nyaman.tapi karena aku masih menghargai mas Damar maka aku memilih untuk diam saja sambil memainkan ponselku.


" Maaf ya Clarissa mungkin lain kali kalau ada waktu kita bisa ngobrol lagi,karena saat ini aku sedang menikmati makan siang dengan bulan calon istriku." ucap Mas Damar sambil membeti kode supaya wanita itu segera beranjak pergi


"Oiya lupa kamu sekarang lagi dinner." ujarnya sambil melirik sinis kearahku." oke baiklah aku akan pergi lain kali kita bisa ngobrol lagi ya Dam." sambungnya lagi


Mas Damar hanya menjawab dengan anggukan kepala sambil melirik kearah ku yang sudah mulai kesal.


" Tapi aku masih boleh kan dam telpon kamu?nomermu juga masih sama kan?"tanya nya lagi sesaat sebelum beranjak pergi


" Ehhh iya kenapa?" Jawab mas Damar dengan gugup


" Nomor kamu masih sama kan Damar." ujar Wanita itu sambil bergeliat menyentuh pundak calon suamiku membuatku semakin kesal dan risih melihatnya


" i iya." Jawab mas Damar dengan gugup sambil melepaskan rangkulan dari tangan wanita itu,sambil menatapku tidak enak.


" Oke Makasih ya..dadah Damarrr." ujar wanita itu sambil berlalu melambaikan tangannya meninggalkan kami berdua.


Dasar wanita ulet bulu pikirku..........

__ADS_1


Aku dan mas Damar kini saling melempar pandang,jujur aku sebal sekali sama mas Damar yang tidak bisa bersikap tegas pada wanita yang mengaku menjadi mantan kekasihnya itu,namun aku tidak bisa berbuat apa apa,yang aku bisa aku lakukan hanya diam dan menekuk wajahku saja.


" Maaf ya sayang." ujarnya membuka suara sambil meraih tanganku,sedangkan aku hanya diam tak menanggapinya.hal itu membuatnya semakin cemas melihat ekspresi wajahku yang sudah berubah murung.


" Kamu marah.?" tanyanya dengan sorot mata menuntut jawaban dariku


"Nggak kok mas,cuma ngerasa nggak enak saja." jawabku setengah kesal


" Nggak enak gimana?" tanyanya


" Sama diriku sendiri mas,aku merasa insecure saja dan merasa memang,----" kataku dengan senyum getir


" Kamu jangan merasa kecil hati dengan ucapan Clarissa tadi,yang terpenting satu,aku mencintaimu kamu harus tau itu." katanya sambil menatapku serius


" Tapi dia kan cantik." gumamku lirih


" Ya memang,tapi bagitu kamulah satu satunya wanita yang paling cantik dimataku saat ini."ucapnya sambil meraih Daguku hingga pandangan kami bertemu.


"bulan coba tatap mataku sekali lagi." pintanya.sambil menatapku lembut lalu meraih tanganku lalu mengarahkan tepat didadanya.


" Kamu bisa rasakan Detak jantung ini kan bulan?jantungku semakin berpacu lebih cepat ketika bersamamu,dalam memori ingatanku semua full tentangmu bulan." ucapnya dengan tatapan penuh keseriusan


"emm i iya mas aku dengar itu." jawabku menahan gugup sambil menarik tanganku kembali.lalu menundukan pandanganku karena tak kuasa ditatap lama lama olehnya


Terlihat wajah Mas damar langsung berubah dengan senyum tipis dibibirnya.


" Kenapa kamu selalu menghindariku bulan?apa kamu tidak suka ?" tanyanya dengan raut wajah yang tampak sedikit kecewa


" tidak juga mas." jawabku asal hal itu membuat mas damar terlihat sedikit murung dan menghela nafas kasarnya.


" Baiklah kalau begitu,tunggu saja nanti aku akan membalas sikap dinginmu disaat kita sudah menikah." gumamnya sambil meraih gelas minumannya sambil meneguknya hingga habis sedang Pandangan matanya tak berpindah dariku


aku pun sedikit terkesiap mendengar ucapannya dan mendongakan kepala kearahnya."memangnya apa yang mas akan lakukan padaku setelah kita menikah?apa mas akan bersikap cuek padaku?" tanyaku takut takut.


" Hahaha cara berpikirmu berlebihan sayang." selorohnya diiringi tawa kecilnya.


" lalu....?" tanyaku penasaran


"Ya tentu saja tidak lah bulan,justru aku akan memberimu balasan yang sangat manis sekali." ucapnya sambil menyeringai dan menaikan alis tebal sebelahnya.


" nah gitu dong jangan ngambek." ujarnya sambil tersenyum menggoda.


" Habis ini kita langsung pulang aja ya mas." ajakku


" Siap Ratu.tapi makanannya dihabisin dulu ya." ucapnya menyuruhku menyantap hidangan pesanan kami yang sudah datang beberapa menit lalu.


setelah usai menyantap makan siang kami,kami pun bergegas akan pergi dari resort itu,mas damar pun menyuruhku menunggu didepan Resort sebentar karena dia ijin mau ke toilet sebentar.


Namun tiba tiba saja aku dikejutkan dengan sosok pemuda yang tak asing bagiku ,dia pun tersenyum kepadaku sambil menyapaku.


" Assalamualaikum mbak bulan." sapa pemuda itu yang tak lain adalah Aqlan sepupu dari istri mantan suamiku


" Walaikumsalam." jawabku


" Apakabarnya mbak bulan?" ujarnya


" Alhamdulilah baik." jawabku yang sedikit membatasi komunikasi dengan lawan jenis yang tidak ada hubunganku


" syukurlah gimana kabar Kyla dan Saga?" tanya pemuda itu


" Alhamdulilah mereka juga baik." jawabku lagi sambil sesekali melirik kearah dalam berharap mas damar segera datang


" Oiya mbak bulan kenapa waktu acara pemakaman pak adrian mbak bulan tidak hadir?" tanyanya lagi mencoba memancingku untuk bicara


" Ehemmm hemmm."


Tiba tiba Mas damar sudah berada dibelakang kami sambil berdehem,melihat kehadiran mas Damar pemuda itu terlihat Sedikit sungkan


" Assalamualaikum pak damar." sapa pemuda itu


" walaikumsalam." jawab singkat mas damar


" Udah selesai mas.?" tanyaku memecah keheningan.

__ADS_1


" Sudah yuk sayang kita pergi." ajaknya sambil meraih tanganku ,hal itu tak lepas dari penglihatan Aqlan


" Maaf Pak Damar karena tadi saya sudah sedikit lancang mengajak Mbak bulan sedikit mengobrol."Seru pemuda itu sambil mengulas senyum penuh segan dan Hormat


" Iya nggak apa apa,terimakasih sudah menemani calon istri saya sebentar disini." ujar mas Damar sambil menepuk pundak pemuda itu,aku pun meringis melihat Tingkah mas Damar yang seolah olah seperti orang yang sedang cemburu buta.sedangkan aku bisa menangkap ekspresi Aqlan yang terlihat sedikit terkejut saat mas damar mengatakan calon istri.namun pemuda itu mampu dengan cepat merubah ekspresi keterkejutannya menjadi biasa.


" Sama sama pak damar,lagian tadi saya tidak sengaja bertemu mbak bulan disini dan mengajaknya ngobrol sebentar." ujar Aqlan sambil sesekali melirik sekilas kearahku


" Baiklah kalau begitu kami pergi dulu ya Aqlan."Ujar mas damar pada pemuda itu.


"Silahkan pak damar mbak bulan." jawabnya


" Assalamualaikum." ucapku dan mas Damar kompak


"walaikumsalam." jawabnya


Setelah itu mas Damar pun mengajakku pergi sambil menggandeng tanganku hingga masuk kedalam mobil.dan segera melesatkan kendaraanya meninggalkan Resort itu.


******


Tepat pukul 2 siang mobil mas damar pun sudah sampai didepan halaman rumah bapak.terlihat bapak dan juga Kedua anakku sudah menyambut kedatangan kami didepan pintu.mereka semus nampak terkejut melihat ku membawa banyak belanjaan.belum lagi yang ada dibagian belakang mobil.


" Assalamualikum." sapaku dan mas damar.


" Walaikumsalam.." jawab bapak dan ibu bersamaan


aku pun langsung menggendong putraku saga sedangkan Kyla sudah ada dalam gendongan mas Damar.


" Wah wah kelihatannya kalian habis memborong seisi toko nih." celetuk bapak


" iya banyak sekali nduk." ibu menimpali setelah kami kini duduk diruang tamu


" Iya pak bu,tadi kami habis belanja untuk seserahan diacara pernikahan kami,sekaligus membelikan beberapa kebutuhan Anak anak seperti baju dan alat sekolah lengkap dengan mainan untuk Kyla dan saga." ucap mas damar dengan sopan lalu mencium punggung tangan ibu dan bapak bergantian


" Wah nak damar apa orang tuamu tidapk keberatan?" ujar bapak


" Tidak pak lagian semuanya ini pakai uang saya.selain jadi seorang dokter alhamdulilah saya juga punya bisnis sampingan seperti Resort dan beberapa hotel dikawasan sini,sehingga membuat saya bisa mandiri sendiri." jawabnya sambil mengulas senyum


" Wah hebat ya pak calon mantu kita." celetuk ibu


"Biasa saja bu,tidak perlu berlebihan." ujar mas damar lalu menyodorkan sebuah paper bag yang ternyata berisi baju koko dan Sarung tenun yang bagus lengkap dengan jubah elegant untuk bapak dan ibu." ini ada sedikit sesuatu buat ibu dan bapak,semoga bapak dan ibu suka." sambungnya lagi


"Aduh terimakasih lho nak damar sudah repot repot begini." balas ibu


" Mas." panggilku


" iya kenapa?" tanyanya sambil menoleh kearahku


" kok aku baru tau kalau mas punya resort?" tanyaku


" iya tadi aku lupa bercerita bulan." jawabnya sambil tersenyum


" Tapi Restoran yang dimana mas?" tanyaku penasaran


" Tempat kita makan siang tadi." jawabnya santao sambil mengajak Kyla dan saga membuka kotlal kotak mainan yang dibelikannya tadi


" Restoran yang megah itu tadi punya kamu mas?" tanyaku sedikit terkejut


" Iya sayang punyamu juga punya anak anak kita nanti." ujarnya santai sambil tersenyum dan diiringi gelak tawa oleh kedua orang tuaku....


terlihat roman wajah bapak dan ibu nampak bahagia menatap bangga pada calon menantu mereka saat ini.mungkin kali ini bapak tidak ragu lagu mengantarkanku menjadi seorang istri dari pria mapan dan juga bertanggung jawab seperti mas damar.Dia sangat baik padaku ďan juga perhatian pada keluargaku,apa lagi yang aku ragukan?dia termasuk sosok pria idaman wanita jadi aku harus pandai bersyukur oleh anugrah yang diberikan Allah padaku lewat mas Damar.


" Jujur kami tidak meminta soal harta apapun darimu nak damar,cukup membuat putri bapak tenang dan tidak terluka itu lebih dari cukup dan membuat kami semua bahagia." tutur bapak dengan bijak


" Saya akan berusaha membahagiakan anak bapak,bulan lahir dan batinnya pak." ujar Mas damar dengan mantap membuat kami semua tersenyum melihatnya


" Terimakasih Nak damar." ucap bapak


Mas Damar pun menganggukan kepalanya dengan penuh rasa hormat dan terus mengelus senyum indah dibibirnya


_Bersambung_


aku sudah double up ya........

__ADS_1


jangan lupa kasih dukungannya jika suka


Happy Reading


__ADS_2