Pesona Perawan

Pesona Perawan
Chapter. 49. Anjas Kalap


__ADS_3

Tetapi belum sempat dia menutup rapat pintu itu. Pintu tersebut terdorong dengan kuat dari luar hingga tubuhnya Aza sedikit terhuyung ke belakang.


Aza terbelalak melihat siapa orang yang tega melakukan hal itu. Aza tidak menyangka jika orang itu datang bertamu ke rumahnya dengan cara yang kasar.


"Abang Anjas!!" Pekiknya Azalina yang melihat ternyata Anjas yang mendorong kuat pintu rumahnya dari luar.


Anjas menatap nyalang penuh gairah ke arah Azalina yang sudah nampak ketakutan. Tapi, sebisa mungkin Aza menutupi rasa takutnya itu.


"Apa yang Abang inginkan? Tidak sepantasnya Abang datang kemari?" Tanyanya yang tangannya sudah gemetaran berusaha meraih gagang pintu untuk secepat-cepatnya menutup pintu rumahnya.


"Apa?? Kamu tanya apa yang aku inginkan hahahaha, kamu semestinya sudah sadar dan mengetahui apa yang aku inginkan selama ini padamu??" Teriak Anjas di depan Azalina dengan tertawa terbahak-bahak di tengah malam itu.


"Sesuai dengan rencanaku, Anjas sudah masuk ke dalam perangkapnya sendiri,ini namanya senjata makan tuan, hahahaha," ucapnya dibarengi dengan tawa jahatnya.


"Ingat Abang,aku itu sudah menikah dan tidak sepatutnya Abang bertamu kerumahku malam-malam begini apa lagi dengan cara yang seperti Abang lakukan!!" Dengan suara yang cukup lantang.


Azalina sengaja mengeraskan suaranya agar tetangganya segera mengetahui apa yang terjadi padanya.


"Kamu sangat lucu Azalina, kamu itu bukan anak kecil yang tidak menyadari dengan apa yang aku inginkan, itu mustahil lah!!" Teriak Anjas yang sama sekali tidak gentar atau berubah pikiran setelah mendengar perkataan dari Aza.


"Kalau aku lucu, boleh aku tutup pintunya Abang nantilah besok Abang datang bertamu, aku tidak ingin gara-gara sikap Abang seperti ini berakibat tidak baik untuk kita berdua," tutur Aza yang tubuhnya sudah dipenuhi dengan keringat dingin.


Dia yang sengaja merendahkan suaranya dan merayu Anjas agar segera terbuka pintu hatinya untuk meninggalkan rumahnya.

__ADS_1


"Aku tidak akan pergi dari sini, sebelum aku menikmati tubuhmu yang masih belum pernah disentuh oleh lelaki manapun termasuk suami kamu sendiri," cecar Anjas yang membuat Azalina mati langkah.


"Ya Allah… dari mana Abang tahu kalau aku belum pernah tidur bersama dengan Abang Raja?" Aza membatin.


Azalina hingga terdiam dan terpaku meresapi setiap perkataan dari mulutnya Anjas yang bau alkohol itu.


"Abang aku mohon pergilah dari sini, aku mohon jangan seperti ini," rayu Aza dengan linangan air matanya yang sudah menetes membasahi pipinya itu.


Anjas langsung menarik ujung baju kaos oblongnya Aza dengan sekuat tenaga. Hingga sehingga tubuhnya Aza tertarik mengenai tubuhnya Anjas.


"Tolong Abang lepaskan aku, aku mohon!!" Teriaknya yang memberontak terus di dalam pelukan Anjas.


"Aku tidak akan bisa tenang dan tidak akan mengijinkan siapapun menyentuh tubuhmu ini," sanggahnya. yang sudah tersulut emosinya.


Aza tidak tinggal diam, dia dengan sekuat tenaga mendorong tubuh Anjas. Apa yang dilakukannya berhasil. Tubuhnya Anjas terbanting ke arah belakang.


"Untung saja aku tidak mengikuti rencana putri camat gila itu, untung mendatangkan dan memanggil penduduk untuk menggerebek mereka, lebih bagus kalau Anjas yang diusir dari kampung ini," gumamnya yang sedari tadi mengamati dari jauh.


Azalina memanfaatkan kesempatan tersebut untuk lari.


"Tolong!!!!" Teriak Azalina yang terus berlari.


"Tolong!!! Pak, Bu Mina, tolong aku!!!" Teriaknya sambil menggedor pintu rumahnya Bu Mina di tengah malam itu.

__ADS_1


"Kamu mau ke mana sayang, tidak akan ada yang menolongmu mereka sudah tertidur pulas dan dalam kamar mereka masing-masing," jelas Anjas yang semakin mempercepat langkahnya.


...Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya:...


...1. Dilema Diantara Dua Pilihan...


...2. Hasrat Daddy Anak Sambungku...


...3. Cinta Yang Tulus...


...4. Diantara Dua Pilihan...


...5. Cinta dan Benci...


...6. Bertahan Dalam Penantian...


...7. Tidak Ada Jodoh Yang Tertukar...


...8.Pelakor Pilihan...


...Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir.....


...I love you all Readers......

__ADS_1


__ADS_2