
Azahra memutuskan untuk masuk ke dalam mobilnya sambil menunggu kedatangan kembali Mang Udin. Dia duduk dan memeriksa hpnya. Ternyata banyak balasan chat dari Bu Hamidah. Dia membuka chat tersebut dan membacanya tapi, tiba-tiba ada bayangan seseorang yang terlintas di dalam benaknya.
Aza memegang kepalanya yang sedikit sakit. Bayang-bayang seseorang yang terus memanggil namanya.
"Azalina istriku!!" Lirihnya Aza yang terlintas di dalam pikirannya.
Aza terus memegang kepalanya yang sedikit nyut-nyutan dan sakit gara-gara mencoba mengingat dan berfikir itu suara siapa.
"Aza istriku!!"
Suara itu datang lagi menggema di dalam rongga telinganya. Aza celingak-celinguk mencari keberadaan bisikan itu, dia pun memutuskan untuk turun dari mobilnya dan berjalan ke sana kemari mencari siapa pemilik suara itu.
Tetapi, Aza sudah mencoba mencari ke seluruh penjuru area parkiran, tapi hasilnya masih sama tidak satu pun orang yang berada di sana. Sambil sesekali dia memegang kepalanya yang sedikit pusing itu.
"Tidak ada satupun orang lain disini selain diriku, terus suara itu dari mana?" Tanyanya yang mulai kebingungan dan keheranan dengan apa yang dia alami.
Aza berjalan kembali ke mobilnya tapi, langkahnya kembali terhenti karena terkejut melihat Mang Udin yang tiba-tiba berdiri di depannya saat Aza berbalik badan.
"Aaahhhh hantu!!!" Pekiknya Aza sembari menutup kedua matanya.
Suara cempreng yang cukup melengking itu mampu membuat gendang telinganya Mang Udin terganggu. Refleks mang Udin menutup lubang telinganya.
__ADS_1
Setelah merasa cukup baikan dan normal kembali dari rasa terkejutnya, Aza memukuli lengannya mang Udin dengan tas selempangnya.
"Iiihhh Mang Udin tak kirain hantu genderuwo saja," sarkas Aza yang masih memukul mang Udin.
"Ampun Nona Muda! Saya tidak bermaksud mengagetkan Nona kok," ujar mang Udin yang berusaha untuk mencegah dan menghentikan aksi brutal Aza.
Mang Udin melindungi kepalanya dengan kedua tangannya agar pukulan yang lumayan keras tidak mendarat bebas di atas kepalanya. Aza segera menghentikan pukulannya setelah tersadar dan perasaannya kembali normal lagi.
"Maafkan Mamang Non, saya tidak bermaksud sedikit pun untuk melakukan hal itu," rengek Mang Udin yang berusaha meminta maaf kepada Aza yang sudah meninggalkannya.
Aza tanpa sepatah katapun langsung masuk ke dalam mobilnya dan duduk diam agar rasa terkejutnya bisa segera menghilang dari perasaannya.
Aza mendiamkan Mang Udin dan fokus dengan suara bisikan halus yang kadang terdengar di pendengarnya itu.
"Ya Allah.. siapa yang selalu memanggilku dengan sebutan Azalina istriku, apa aku sudah menikah dan siapa pemilik suara itu?" Aza membatin dan memikirkan perkataan dari orang yang ada di dalam pikirannya.
Aza terdiam dan banyak merenung dan di dalam pikirannya penuh tanda tanya. Dia hanya menatap ke arah luar jendela mobilnya. Semakin lama semakin membuatnya penasaran dan sangat ingin mengetahui siapa pemilik suara itu dan apa maksud dari perkataannya.
"Apa aku telpon Aunty Wanda saja dan bertanya padanya tentang apa yang aku alami ini?" Gumamnya Aza.
Aza mengambil sebotol air mineral dalam kemasan karena ingin meminum obatnya. Dia tidak ingin rasa sakit di kepalanya semakin menjadi saja.
__ADS_1
"Ya Allah… semoga saja Non Aza tidak marah sama saya, bisa fatal kalau Non Aza mengadu kepada Tuan dan Nyonya Besar" lirih Mang Udin sembari melirik ke arah Aza yang duduk termenung dalam diamnya melalui kaca spion mobilnya.
Berselang beberapa saat kemudian, mereka sudah sampai di kediaman Tuan Besar Farhan Papanya. Bangunan rumah yang berdiri kokoh dengan arsitektur dan gaya khas Eropa timur. Nuansa peach mendominasi warna cat rumah itu.
Aza sama sekali tidak menegur mang Udin walaupun hal itu terjadi dan dia lakukan karena dalam keadaan mode kebingungan dan banyak pikiran.
"Kenapa seolah-olah suara orang itu sebelumnya aku pernah dengar dan terasa sangat familiar," Aza membatin.
Silahkan mampir juga ke Novel aku yang lain judulnya:
...1. Dilema Diantara Dua Pilihan...
...2. Pelakor Pilihan...
...3. Cinta CEO Pesakitan...
...4. Ketika Kesetianku Dipertanyakan...
Makasih banyak all Readers...
i love you full banget deh untuk kalian yang sudah mampir baca... jangan bosan yah..
__ADS_1