Pesona Perawan

Pesona Perawan
Chapter. 93. Bayangan Masa Lalu


__ADS_3

"Aaahhh Papa!! Mama!! Apa yang akan kalian lakukan?" Pekiknya Aza sambil menutup wajahnya hingga ke depan matanya.


Pak Farhan dan Bu Fauziah sama-sama tersentak kaget ketika mendengar teriakannya dan suara cemprengnya Aza. Mereka sama-sama saling bertatapan dan tersenyum malu-malu karena harus lupa dan kelepasan dengan situasi dan kondisi yang sangat memungkinkan mereka untuk berbuat lebih saat itu dan melupakan pesona perawan yang ada di sekitar mereka.


"Ya elah ini anak sampai lupa kalau dia masih ada di dalam sini," ucap Pak Farhan yang malu-malu karena kedapatan sama putrinya sendiri sedang bermesraan dengan istrinya.


Bu Fauziah tersipu malu dan tidak menyangka jika dirinya akan kelepasan dan melupakan keberadaan dari putri tunggalnya itu.


Aza segera bangkit dan ngacir keluar dari kamar tersebut. Ia juga merasakan malu ketika melihat kedua orang tuanya melakukannya. Aza segera berjalan ke arah kamarnya karena tidak tahan berada di dalam situasi yang kurang menguntungkan untuknya.


"Papa dan Mama tega banget gitu di depan mataku, apa body aku kurang tinggi sampai-sampai mereka melupakan keberadaan ku yah?" batinnya Aza sembari membuka kenop pintu kamarnya.


Aza geleng-geleng kepala melihat tingkah lakunya kedua orang tuanya yang seperti pengantin baru saja. Tetapi, saat membuka pintu kamarnya tiba-tiba terlintas di pikirannya sebuah kilatan bayangan dua anak manusia yang sedang berciuman. Dia refleks menutup matanya karena merasa hal itu terjadi langsung di hadapannya.


"Aaahhh!!" Pekiknya Aza sembari menutup wajahnya dengan memalingkan muka kearah kiri.


"Tadi Papa sama Mama sekarang kok ada lagi yang aku lihat di dalam kamarku lagi," tuturnya yang kebingungan dengan kondisi saat itu.


Aza segera memalingkan kembali wajahnya ke arah depan, dia perlahan membuka matanya dan mencoba melihat ke depan tapi, dia tersentak kaget ketika menyadari jika apa yang tadi dilihatnya ternyata sudah menghilang sekejap mata.


Dia memutar kepalanya kanan kiri dan mengedarkan pandangannya ke segala penjuru ruangan itu. Tetapi, hasilnya masih sama. Dia tidak menemukan keberadaan dua orang yang dilihatnya tadi.

__ADS_1


"Itu!! Mereka ada di mana? Perasaan seingat ku tadi mereka berdiri di dekat jendela," ujarnya sambil menunjuk ke arah jendela kamarnya.


Aza kebingungan dan keheranan karena sudah berusaha untuk mencari keberadaan dua orang itu, yang satunya pria dan wanita.


"Ya Allah.. apa aku salah lihat yah? Tapi mereka jelas nampak warna dan model pakaian yang mereka pakai hingga aku masih ingat pria itu memakai jam tangan di lengan kirinya dengan merk yang sepertinya sangat mahal dan bagus," Cicitnya dengan berjalan kesana kemari di dalam kamarnya sendiri.


"Apa jangan-jangan itu hantu lagi? Aaahh itu tidak mungkin mana mau hantu masuk ke dalam kamarku, pasti hantunya takut duluan kalau tahu ini kamarku," gurau Aza yang tertawa-tawa terbahak-bahak.


Aza yang dilanda kebingungan sedangkan di dalam kamar yang tidak terlalu jauh dari kamarnya. Ada sepasang suami istri melanjutkan apa yang sempat dilakukannya yang tertunda gara-gara suara cempreng dari anaknya.


Pak Farhan dan Bu Fauziah sama-sama menjalankan ibadah dan kewajiban mereka sebagai pasangan suami istri. Usia mereka boleh sudah tua tapi, urusan ranjang tidak boleh sedikit pun kendor. Karena hal itu bisa menjadi satu cara untuk memupuk kebahagiaan, cinta kasih sehingga tidak akan timbul rasa jenuh dan bosan terhadap pasangan. Yang tidak bisa lekang oleh waktu.


Kebahagiaan tidak menghampiri mereka yang memiliki segalanya, namun kebahagiaan akan menghampiri mereka yang berterus bersyukur atas nikmatnya.


You will not find happiness if you continue to demand perfection. Be grateful for what you have, then there you will find happiness.


Kamu tidak akan menemukan kebahagiaan jika terus menuntut kesempurnaan. Syukuri apa yang kamu miliki, maka di sana akan kau temukan kebahagiaan.


Fun starts from being together with the closest people, especially family.


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak Readers dengan judul:

__ADS_1



Pesona Perawan


Hasrat Daddy Anak Sambungku


Aku Diantara Kalian


Cinta dan Dendam


Cinta yang tulus


Bertahan Dalam Penantian


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan

__ADS_1



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all....


__ADS_2