Pesugihan

Pesugihan
Kesan dan Pesan Author


__ADS_3

"TAMAT" ... Itulah goresan kata terakhir yang di tulis Author dalam kisah Pesugihan ini, kisah atau cerita fiksi ini bukan berdasarkan atas pengalaman pribadi, atau kisah nyata orang lain, melainkan merujuk pada apa yang di dengar dari cerita-cerita orang, yang di lihat dari sumber-sumber terpercaya, serta dari pemikiran yang berlalu lalang dan berkutat di otak, dan jadilah satu cerita.


Dan Author tekankan ini murni khayalan pemikiran Author, namun berpotensi mengandung unsur kebenaran.


Boleh di bilang sudut pandang, tapi mudah-mudahan pandangan yang tidak menyudutkan.


.


Terima kasih saya ucapkan untuk para pembaca setia novel 'Pesugihan' ini, saya yang memang Author remahan, bahkan saya malu untuk mempromosikan karya saya, karena kepercayaan diri saya yang kecil, namun ternyata karya saya ada peminatnya.


Puji syukur tiada henti saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang selalu mensuport saya untuk bisa berkarya.


Kerja keras tak menghianati hasil, memang benar, saya selalu merasa minder jadi penulis, hanya coba-coba saja awalnya, tak berani promo kemana-mana, memang pengecut tapi ya ini lah saya☺.


Terima kasih para pembaca yang selalu suport saya, baik like komen, giftnya, bahkan vote yang hanya 1 biji rela kalian berikan kepada saya.


Buat para pembaca yang selalu mendo'akan saya dan saya Aminkan, dan berdo'a juga sebaliknya untuk kakak semua.


.


🙏🙏🙏


Mohon maaf untuk para reader semua ...


Jika Author ada salah, baik dalam penyampaian, penulisan, perkataan, penjelasan, karena masih belajar.


Bila ada kesamaan nama, tempat, kejadian dan unsur yang terdapat dalam cerita, itu hanya kebetulan semata. Sebab kebetulan juga merupakan rencana Tuhan.


.


Saya minta maaf yang sebesar-besarnya juga, jika akhir-akhir ini saya sering telat up date, terhitung semenjak habis lebaran, mungkin terdengar seperti alasan, tapi kehidupan real saya sedang sibuk-sibuknya, apalagi memasuki ujian sekolah.


Mungkin juga ada pertanyaan para pembaca yang tidak bisa saya jawab, memang sengaja, karena pertanyaan kakak sebenarnya ada di bab-bab selanjutnya.


Harap di maklum juga, bahwa Author gak bisa memenuhi semua keinginan pembaca di setiap Bab, atau ending dari cerita ini di luar expetasi kakak-kakak semua, Author hanya berusaha menulis dan menceritakan konsep dan kerangka yang sudah ada sebelum novel ini di buat.


Sebab ketika ada Bab yang penulisannya berubah di luar konsep, Author sangat kesulitan untuk mencari benang merah-nya dari bab ke bab, khususnya novel ber-gendre Horor seperti ini, ujung-ujungnya mandeg di tengah jalan.


Mungkin beda dengan novel gendre lain, dan Author salut dengan para Author-Author gendre lain karena ceritanya banyak yang bagus, dan Author sendiri tidak pandai melakukan itu, dengan cerita yang mendayu-dayu indah, di bolak-balik secara apik, yang penting si penulis pandai mengolah kata dan memutar balikan fakta, sah-sah saja asalkan si pembaca suka. Ketika itu di lakukan di gendre ini, unsur 'seramnya' jadi hilang ... sekali lagi mungkin 🙏


.


Saya hanya berharap kita semua mengambil hikmah dari kisah yang saya tuliskan ini.


Yakinlah, mencari rezeki yang halal itu mudah, hanya bagaimana ego kita mau menerimanya.


Jika dulu ada yang mengatakan nyari duit yang haram itu mudah, saya tak pernah setuju, sebab tak usahlah pesugihan yang memang keberadaannya hanya sebuah cerita mitos turun temurun.


Mencuri, merampok, bahkan korupsi mencari uang dengan cara seperti itu sangat sulit, di antaranya harus memantau, menyiapkan mental, harus memanipulasi data, bahkan harus siap menerima resiko jika tertangkap, dan jika berhasilpun akhirnya uang yang di dapat pun habis tak karuan, itu fakta.


Berilah makan keluarga kita dengan uang halal di pastikan berkah, itu sudah janji Tuhan.

__ADS_1


Bukan karma, tapi bayangkan sendiri jika kita memberi makan anak dengan duit haram, hasil korupsi misalnya, anaknya jadi pembangkang, pemabok, pemakai obat-obatan terlarang, dan lain-lain. Mungkin itu sentilan untuk orang tuanya bahwa orang tua salah memberi makan keluarga, namun apakah teguran tersebut di rasa atau tidak tergantung orangnya.


Seperti itulah yang ingin Author remahan ini sampaikan, pesugihan sama saja mencari jalan rezeki dengan cara pintas, apapun itu sama saja ujungnya.


.


Untuk yang menanyakan agama para tokoh di cerita ini, saya hanya ingin mengatakan mereka memiliki Agama, entah seperti keluarga kanjeng ibu yang hanya untuk kedok, ataupun seseorang seperti Disa dan yang lainnya.


Apa agama mereka, saya serahkan saja kepada kakak, karena saya tak ingin ada cacian atau ujaran kebencian di komentar, saat Disa berdo'a, silahkan kakak semua menganggap Disa berdo'a dengan kepercayaan kalian masing-masing.


Dan ketika ada yang memberi masukan tentang penambahan unsur agama tertentu, ingin rasanya Author mengikutinya.


Apa lagi Author percaya ketika semua urusan di serahkan pada Tuhan, semuanya kelar, Pasti ... secara teknis seharusnya begitu. Namun kenyataannya kan berbeda, nanti malah bisa terkesan menjelekan agama tertentu. Begitu juga dengan novel ini bisa jadi tamat di Bab-bab awal tanpa ada konflik yang menanjak, konfliknya jadi beralih di kolom komentar✌.


Namun justru itu yang menjadi misi Author di setiap bab-nya, agar pembaca mengerti betul bahwa ilmu agama itu penting tanpa Author suruh atau mengarahkan seolah menggurui, karena itu bukan kapasitas Author.


Sebab Author bukan Pemuka Agama pemberi dogma, atau Motivator yang memberi mitivasi dan solusi, tapi hanya seorang Author yang menulis cerita fiksi. Author yang memberi bahan, dan andalah yang mengolahnya dengan pemikiran asli anda sendiri, dengan akal serta tidak menyimpang.


.


Jika cerita sedikit tidak masuk akal, kembali lagi saya tegaskan saya sudah mencantumkan Tag di cerita saya yaitu supranatural, jadi ilmu atau kekuatan bisa saya masukan di dalamnya.


Sekali lagi saya ucapkan kepada kakak semua terima kasih atas dukungannya, saya tak bisa membalas kebaikan kalian, semoga Tuhan selalu merahmati kalian, dan juga melancarkan rezeki kalian, seperti do'a kalian kepada saya.


.


Saya punya satu cerita, biar ada benang merahnya nanti, seandainya "Pesugihan season 2," di buat ... ini seandainya lho!😉(Author liburan dulu). Namun saya tidak tau apa akan menarik untuk di baca, masih tentang pesugihan keluarga kanjeng ibu, tapi kisah saya ambil dari kehidupan Bu Sumarni, adakah yang mau saya menceritakan kisah beliau?😅


.......


.......


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Usapan di bahunya adalah salam perpisahan Darmini kepada adik bungsunya.


Sumarni kecil hanya diam terpaku saat sang kakak tiba-tiba bangkit meninggalkan dirinya seorang diri.


Darmini mengahampiri kursi yang berdiri di depan jendela kamarnya.


Semua bangunan terbuat dari bilik anyaman bambu, Sumarni menatap sang kakak yang sedang mengikat tali di atap bambu rumah mereka.


Tak ada yang di lakukan Sumarni kecil, matanya hanya fokus melihat Darmini yang tiba-tiba memasukan kepalanya pada ikatan simpul itu dan ...


Dukk!!


Suara bangku terjatuh, menghantam lantai yang beralaskan tanah, Sumarni kembali menatap sang kakak, sesaat setelah pandangannya teralihkan oleh jatuhnya bangku yang sengaja di tendang Darmini.


Kaki Darmini menggapai-gapai, wajahnya membiru, tak lama kemudian, tubuhnya hanya bergelantungan dengan lidah menjulur dan mata membelalak.


Sumarni mengerjap, tak berusaha bangkit untuk menolong sang kakak, dia sendiri tak mengerti apa yang sebenarnya sang kakak lakukan.

__ADS_1


Sumarni kembali bermain dengan mainannya di depan jenazah Darmini.


Pekikan di belakang tubuhnya lah yang membuat dia menghentikan permainan itu, dia melihat sang ibu yang ambruk jatuh terduduk dengan tangisan pilu yang tertahan, dia menutup mulutnya, dan memukul-mukul dadanya.


Sumarni mendekat dan duduk di hadapan sang ibu, itulah hari terakhir dia bermain dengan sang kakak.


Selebihnya dia hanya melihat tubuh kakaknya yang perlahan-lahan membusuk, di pembaringan di belakang rumah mereka.


Ayahnya tak menguburkan jenazah Darmini, tubuh sang kakak di biarkan begitu saja, untuk menjadi makanan mahluk-mahluk menyeramkan yang berada di rumah mereka.


.......


.......


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Secuil kisah Sumarni, memang tak terlalu terkait dengan pesugihan kanjeng ibu namun ada part dimana dia akan menjadi kuncen pesugihan majikannya itu.


Kira-kira menarik ngga?😊


kalo engga, mungkin Author simpan dulu, cari platform yang mau menerima😁. JK✌


Tapi saya mau me-refresh otak dulu, dan selama masa santai, akan saya usahakan up cerita-cerita ringan selama saya libur "Kumpulan cerita-cerita horor."


.


Jadi pesan saya siapa pun penulis favorit kakak sekalian, dukunglah mereka karena menuliskan sebuah cerita butuh perjuangan apalagi bayaran yang di terima Author remahan seperti saya tak ada apa-apanya, terlebih genre seperti ini, sepi peminatnya, namun saya pasrah saja karena niat saya menyalurkan imajinasi, dan hobi.


#Bukan mengeluh, saya bangga malah tulisan saya ada yang baca☺.


.......


...Untukmu Author sampaikan...


...Para reader yang masih mengingat Tuhan ......


...'Terima kasih.'...


...Karenamu, Kedahsyatan hari kiamat,...


...Sepertinya belum tega, Tuhan tunjukan....


.......


Mungkin suatu saat nanti, karya saya bisa di lirik pembaca yang biasa memproduksi film layar lebar ... 🤲Aamiin.(Ngarep😁)


...Salam saya...


...Rhaze razade...


...🤗...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2