
“Aku Baik-baik saja, Lan’er … Adik Ling mari duduk dulu. Banyak hal yang harus dibicarakan.” Chen An menengahi perdebatan kedua gadis cantik itu.
Mereka yang telah berusia lanjut, hanya tersenyum melihat apa yang baru saja terjadi. Bangsawan Hao segera meminta semua orang untuk duduk, karena ada hal penting yang akan mereka bahas bersama.
Sosok komandan pasukan dari Kota Suzhao yang bernama Leng Xue, adalah orang pertama yang menjelaskan situasi terakhir kota tersebut.
Kota Suzhao diserang saat hari menjelang pagi. Hal itu membuat panik seluruh prajurit yang akhirnya terbantai habis, karena kemampuan bertarung mereka kalah jauh dengan lawan yang menyerang.
Beruntung Leng Xue dan puluhan anggota pasukan penjaga kota, berhasil menyelamatkan Gubernur Lin Dong dan mengungsi bersama sebagian penduduk kota Suzhao yang berhasil keluar dari gerbang kota itu.
“Kemampuan bertarung mereka sangat tinggi, pasukan kita tak akan mampu jika mereka mendatangi kota ini. Apa yang harus kita lakukan?”Komandan Leng Xue mengakhiri penjelasannya dengan sebuah pertanyaan.
Semua terdiam mendengar pertanyaan tersebut.
“Yang bisa kita lakukan hanya menunggu bantuan dari Ibukota kekaisaran datang. Tapi kemungkinan itu sangat kecil, karena sepertinya seluruh kota besar di wilayah Kekaisaran Wei sudah di kuasai oleh Kelompok mereka.”
Perkataan Gubernur Lin Dong, membuat suasana kembali suram. Sungguh mereka tidak menduga, sebuah kekaisaran besar, akan mengalami kehancuran karena pemberontakan dari kelompok pendekar.
“Pendekar Chen … Apakah Anda memiliki solusi dalam masalah ini? Tentang apa yang harus kita lakukan.” Tanya Bangsawan Hao kepada Chen An yang sedang termenung diam.
Untuk sesaat, Chen An hanya terdiam. Ia sedang mengakses pengetahuan Xiang Long. Namun tidak menemukan sebuah cara selain mendatangi musuh daripada menunggu mereka datang.
“Aku tidak memiliki cara lain selain kita bertahan di sini, berharap Paman Dao Fan segera kembali ke Kota Zhaodong dengan membawa berita yang baik.”
Chen An berdiri, Ia pamit untuk keluar menghirup udara segar seraya mencari solusi terbaik bagi mereka semua.
“An Gege bolehkah Aku menemanimu?” Hampir bersamaan, Cui Lan dan Qiu Ling berkata kepada Chen An. Keduanya saling melihat dengan tatapan penuh kemarahan.
“Tidak… Tidak … Adik Ling … Kau pasti lelah setelah menempuh perjalanan jauh. Istirahatlah. Lan’er … Kau harus tetap di sini, Aku mengandalkan dirimu untuk melindungi kota ini? Aku pergi dulu.”
Setelah berpamitan, Chen An segera melesat keluar dari ruangan tersebut. Ia melompat ke sebuah atap bangunan, lalu melesat ke udara untuk memantau situasi sambil mencari cara untuk mengatasi prahara yang sedang terjadi.
__ADS_1
Dari ketinggian seratus meter di udara, Chen An mengamati situasi kota Zhaodong. Sang rembulan baru muncul di langit timur, membuat suasana malam, sedikit menjadi terang.
“Apa yang harus ku lakukan untuk melindungi kota ini dari kehancuran dan mencegah pembantaian orang-orang yang tak berdosa?”
Chen an memejamkan matanya sambil mengakses ingatan Xiang Long. “Ah hanya cara ini saja yang bisa menyelamatkan kota Zhaodong. Aku harus mempelajari bagaimana membuat formasi segel.”
Chen An segera mengakses Cincin Ruangnya, mencoba mencari Kitab tentang Formasi Segel dari ratusan kitab yang terdapat dalam Cincin Ruang warisan Kakek Gurunya.
Setelah hampir satu jam, raut wajah Chen An terlihat senang. Ia menemukan kitab yang berjudul “Kitab Segel Langit.”
“Sepertinya … Kitab ini sudah sangat lama sekali tidak terjamah.”
Dengan berhati-hati, Chen An meraih kitab tersebut. Ia memutuskan untuk kembali turun dan mempelajari kitab yang telah berada di tangannya.
Setelah berpikir sejenak, Chen An melayang menjauhi kediaman Bangsawan Hao Yan. Ia memilih bermalam di sebuah penginapan yang saat ini masih sepi pengunjung.
Setelah membayar Uang sewa dan memasuki ruangannya. Chen An membuat ruangan itu tersegel, agar tidak ada yang menganggunya.
Ia pun mulai membaca lembar pertama Kitab Formasi Segel Langit. Chen An terlihat takjub membaca halaman pertama kitab tersebut.
“Ini … Bukankah ini Kitab yang dicari oleh Sosok Tianchang Penguasa Dunia Atas yang sangat kejam dan kuat itu?” ucap Chen AN
Ada sepuluh jenis segel dalam Kitab Segel Langit sesuai dengan tingkat kekuatannya, serta kemampuan sebuah segel membalikkan serangan energi yang datang.
Yang pertama dan terlemah adalah Segel Angin Langit. Untuk membuat segel ini, dibutuhkan seratus Kristal qi. Area yang bisa dibuat, mencapai radius lima ratus meter.
Segel ini mampu bertahan dari serangan panah, ataupun senjata dan serangan energi dari Kultivator Ranah Bumi dan Ranah Langit Tahap Dasar. Namun akan hancur oleh serangan kultivator Ranah Langit Tahap Menengah ke atas.
Segel kedua adalah Segel Awan Langit, membutuhkan setidaknya dua ratus Kristal qi. Segel ini mampu melindungi area dalam radius seribu meter.
Mampu bertahan dari serangan energi tiga orang di Ranah Langit Tahap Puncak dan Ranah Surgawi Tahap Dasar. Namun akan hancur oleh serangan tiga orang di Ranah Langit Tahap Menengah ke atas.
__ADS_1
Segel ini hanya mampu membalikkan energi sebanyak lima belas hingga tiga puluh persen saja.
Yang ketiga adalah Segel Langit Putih yang membutuhkan empat ratus kristal qi dengan luas area yang bisa dilindungi mencapai dua kilometer.
Mampu bertahan dari serangan energi tiga orang di Ranah Surgawi Tahap Menengah hingga Ranah Dewa Level Satu. Mampu mengembalikan hingga empat puluh persen energi yang menghantamnya.
Segel Langit Biru adalah Segel keempat yang membutuhkan delapan ratus kristal qi. Luas area yang bisa dilindungi oleh segel ini mencapai radius hingga empat kilometer.
Segel ini mampu bertahan dari serangan Ranah Dewa Level Dua hingga Level Lima. Mampu mengembalikan serangan energi yang menghantamnya sebanyak lima puluh persen.
Chen An menghela nafas panjang, “Sepertinya Aku hanya bisa membuat Segel Langit Biru dengan kekuatanku saat ini.”
Chen An yang tiga hari terakhir menyerap Buah Hitam dari Cincin Ruang, hanya mampu menambah kristal qi dalam tubuhnya sebanyak tujuh ratus buah kristal saja. Kini jumlah kristal qi Chen An telah mencapai seribu lima ratus kristal.
Chen An lalu membaca halaman di mana terdapat penjelasan tentang cara membuat segel Langit Awan Biru.
Namun, walau sudah menggunakan ingatan Xiang Long, namun Chen An tidak bisa memahami petunjuk dalam halaman tersebut.
“Sepertinya harus membaca petunjuk ini dari awal. Teknik pembuatan segel ini, berbeda dengan yang telah dipelajari tuan Xiang Long.”
Chen An lalu mempelajari petunjuk dalam kitab tersebut dimulai dari cara membuat Segel Angin Langit. Setelah membaca dan memahami dengan seksama, akhirnya Chen An memahami semua petunjuk tersebut.
Chen An memutuskan untuk segera mempraktikkan teori membuat segel di sebuah bukit di sebelah timur Kota Zhaodong.
Setelah melayang satu kilometer, Chen An tiba di sebuah bukit setinggi lima puluh meter yang luasnya hampir setengah dari luas kota Zhaodong.
Bukit ini adalah tempat yang telah diberikan oleh Bangsawan Hao untuk ditempati Sekte Pedang Perak.
Chen An pun memulai latihannya dengan membuat Segel Angin Langit. Awalnya Ia sangat kesulitan, karena gerakan tangan dalam membuat segel itu, berbeda dengan membuat Segel untuk membuat dinding saat menyegel mulut goa.
Setelah dua jam lebih dan gagal hingga puluhan kali, akhirnya Chen An berhasil membuat Segel Angin Langit. Chen An terus berlatih hingga cahaya mentari pagi terlihat di sebelah timur.
__ADS_1
@@@@@@