Prahara Kitab Dewa

Prahara Kitab Dewa
074: Chen An Vs Hong Qi


__ADS_3

Chen An bukan tidak merasakan dua aura kuat lain mendatangi tempat mereka. Hanya saja kekuatan yang ditunjukkan oleh Cheng Kun saat ini, membuatnya sedikit heran.


Ia mengeluarkan Pedang Bintang merah, saat melihat Tubuh Iblis Cheng Kun memunculkan senjata berupa tombak pedang yang memercikkan petir pada ujungnya.


“Tuan… Hati-hati, Iblis ini mendapat kekuatan dari darah bayi yang secara terus menerus diberikan kepadanya. Kekuatannya sangat besar.” Suara Roh Rambut Merah yang sedikit bergetar, membuat dahi Chen An berkerut.


“Mengapa Aku merasa Kau tidak mampu untuk mengalahkannya?” Belum sempat Roh Rambut Merah menjawab, Serangan kuat dari Iblis Cheng Kun datang.


JEDAR JEDARRR


Dua kali ledakan petir menggelegar saat bilah golok senjata Iblis Cheng Kun itu menghantam tanah. Mendapati lawan bisa menghindari serangannya, Iblis itu terlihat sangat murka.


Ia meningkatkan kekuatannya, membuat tubuhnya diselimuti aura merah kehitaman yang sangat mencekam. Sementara dua kekuatan besar lain, semakin mendekati arena pertarungan mereka.


Aura kekuatan kedua orang itu memiliki hawa iblis yang sangat kuat, Chen An meyakini jika mereka berdua adalah teman dari Cheng Kun.


“Sepertinya tak ada tak ada pilihan lain.” Chen An mengalirkan energi Mustika Bintang ke bilah Pedang Bintang Merah. Hal ini membuat Roh Rambut Merah merasa sangat senang sekali.


Tubuh Rohnya segera melesat keluar dari bilah pedang dan membuat wujudnya menjadi sebesar Tubuh Iblis Cheng Kun yang kemudian tersentak kaget melihatnya.


“Kau?!! … Apakah Kau Si Pembantai itu?!” Suara Serak itu membuat Roh rambut merah terkekeh.


“Entahlah .. Aku tidak merasa diriku Si Pembantai. Tapi Aku senang membunuhi Jenderal Iblis yang lemah seperti dirimu!” Ucapan Roh Rambut Merah diiringi tebasan cepat dari pedang di tangannya.


Pertarungan Roh Rambut Merah dan Iblis Cheng Kun berlangsung dengan cepat, pertukaran serangan terjadi dengan dahsyat membuat keadaan di sekitar tempat itu hancur porak-poranda.


Serangan bertubi-tubi dari Roh Rambut Merah dengan kekuatan yang sangat besar, terlihat membuat Iblis Cheng Kun mulai kewalahan setelah pertukaran serangan mencapai lima puluhan kali.


Jenderal Iblis itu berusaha menghabisi Rambut Merah dengan kekuatan Petir dari Tombak Goloknya. Namun selalu saja berhasil di tepis atau dihindari oleh lawan.


Kemarahan yang semakin memuncak, membuat Iblis Cheng Kun menjadi sangat murka. Ia membesarkan kembali tubuhnya hingga mencapai tinggi sepuluh meter.


“Nanggung Amat!”


Roh Rambut Merah lalu membesarkan tubuhnya hingga mencapai tinggi seratus meter. Hal yang membuat Iblis Cheng Kun terbelalak sebelum tubuhnya terbelah oleh tebasan cepat dari pedang Rambut Merah.

__ADS_1


Rambut Merah ingin kembali mengecilkan tubuhnya, namun ditengah jalan. Ia mendapati tubuh Iblis Cheng Kun menyatu kembali.


“Memang Jenderal Iblis berbeda dengan Iblis-iblis biasa….” Roh Rambut Merah bergumam, sesaat sebelum melesat mengambil sebatang pohon dan membuat kedua ujungnya menjadi runcing.


Chen An sedikit heran melihat apa yang dilakukan oleh Roh Rambut Merah. Keheranan Chen An terjawab dengan apa yang terjadi kemudian.


CRASSHH


Baru saja hendak bergerak, Tubuh Iblis Cheng Kun yang baru bersatu, kembali terpotong menjadi dua bagian oleh tebasan Pedang Rambut Merah.


Dengan santainya, Rambut merah menancapkan salah satu ujung batang kayu itu ke tubuh bagian bawah Iblis Cheng Kun yang mengeluarkan darah hitam.


“Ayo menyatulah lagi!” ucap Rambut Merah seraya menekan kayu tersebut hingga menembus tubuh bagian bawah Cheng Kun dan menancap ditanah.


Tubuh bagian atas Iblis Cheng Kun terlihat murka. Ia melepaskan serangan jarak jauh dengan petir dari ujung tombak goloknya.


WHUS JEDAR JEDARR JEDAR


Serangan itu, memaksa Roh Rambut Merah menjauhi tubuh bagian bawah Iblis Cheng Kun dan melesat menjauh. Iblis Cheng Kun menyerang terus dengan petirnya, seraya mendekati tubuh bagian bawahnya.


“Segel Api Neraka!”


Rasa terkejutnya itu segera berakhir bersamaan dengan meluncurnya ratusan panah api dari berbagai penjuru, yang membuat tubuh nya tak memiliki celah untuk menghindarinya.


Tubuh bagian bawah maupun bagian atas Iblis Cheng Kun, terpanggang oleh anak panah. Sesaat kemudian Roh Jenderal Iblis itu terlepas dari jasad Cheng Kun seiring dengan mengecilnya bola Segel Api Neraka.


Saat Hong Qi tiba di tempat tersebut, dirinya mendapati tubuh Cheng Kun telah mengecil dan sedang meregang nyawa, karena terpotong menjadi dua bagian.


“Adik Cheng …!”


Hong Qi tak ingin percaya dengan apa yang Ia lihat. Namun kenyataan itu tak bisa Ia tolak, saat sang adik memanggilnya dengan nafas yang terputus-putus. “Ka… Kak…”


Hanya itu yang bisa Cheng Kun ucapkan sebelum akhirnya nyawanya benar-benar terlepas meninggalkan raganya. Hong Qi meraung marah dan sedih dalam waktu yang bersamaan.


Ia berdiri dan menatap tajam Chen An yang sempat bergidik merasakan aura membunuh Hong Qi yang dipenuhi oleh Hawa Iblis itu.

__ADS_1


Bahkan tanpa diminta, Roh Rambut Merah kembali masuk ke dalam Bilah Pedang Bintang Merah.


“Kenapa Kau malah kembali masuk?” Tanya Chen An terkejut melihat apa yang dilakukan oleh Roh Rambut Merah.


“Tuan, manusia ini telah bersekutu dengan Raja Iblis yang telah disegel oleh Sembilan Dewa. Ia memiliki kekuatan Raja Iblis, Segel Api Neraka milikku tak bisa melawannya.”


Ucapan Roh Rambut Merah mengejutkan Chen An.”Jika begitu situasinya, sepertinya Aku sendiri yang harus turun tangan.” Chen An memutuskan demikian seraya menatap ke arah Hong Qi yang kembali membuatnya terkejut.


Di dahi Hong Qi kini muncul sebuah mata yang berwarna sangat merah dan memiliki ukuran yang lebih besar dari kedua matanya yang lain.


“Mata Iblis!”


Belum sempat berpikir sedikit lebih lama, sinar merah melesat sangat cepat ke arah tubuh Chen An yang dengan segera menghindarinya.


BUM


Tanah di belakang Chen An berlubang besar dengan kerikil yang berterbangan ke udara. Saat menoleh kembali, sosok Hong Qi tiba-tiba telah melesat di depan pemuda itu.


DUAGH


Tinju keras Hong Qi berhasil Chen An tahan dengan menggunakan telapak tangannya. Keduanya sama-sama terpental mundur akibat kekuatan yang seimbang.


“Kekuatannya berada Ranah Dewa Abadi Level dua. Sungguh besar sekali kekuatan Iblis yang ada pada dirinya.” Chen An berkata demikian dalam benaknya.


“Tuan, gunakan kekuatan Segel Sembilan Dewa untuk mengalahkannya.” Roh Rambut Merah berkata demikian setelah menyadari Chen An akan kembali memasukan dirinya ke dalam cincin ruangnya.


Serangan Hong Qi kembali datang, kali ini sebuah tendangan keras yang saat Chen An menghindarinya, muncul sesosok tangan besar yang terkepal dari arah yang berbeda.


Chen An dengan kecepatan tinggi, berjibaku menghindari beberapa kepalan tangan yang berjumlah lebih dari lima buah itu.


Namun saat satu buah kepalan tangan raksasa itu mengenai dirinya, Chen An baru tersadar jika serangan itu sebuah ilusi. Namun kesadaran itu datang bersamaan dengan serangan yang sesungguhnya dari Hong Qi.


Tendangan Hong yang sangat keras, tepat mengenai perut Chen An yang membuat tubuhnya terlempar jauh ke udara. Namun anehnya, Chen An tidak merasakan sakit yang semestinya di derita oleh seseorang, saat terkena serangan sekuat itu.


Bukan hanya Hong Qi yang terkejut heran mendapati Chen An baik-baik saja setelah terkenaserangan sekuat itu. Yuan Bei dan Bayangan Angin yang baru tiba, juga sama terkejutnya dengan ketua Sekte Tongkat Hitam itu.

__ADS_1


@@@@@@


__ADS_2