Really My Husband

Really My Husband
#RMH 1


__ADS_3

betapa indah nya hari bila di awali dengan doa yang baik,hari di hiasi senyum bahagia,dan di tutup dengan harapan yang bahagi ...


👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍


seorang anak yatim piatu yang di tinggal ayah dan ibu nya saat berusia delapan tahun


hanya hidup dengan om dan pengasuh nya saja


tidak membuat chacha merasa sedih dan kekurangan kasih sayang


"chacha bangun ini sudah mau adzan subuh "


dor dor dor


begitu lah setiap hari awal pagi ku di mulai dengan mendengar triakan bu mia


atau celotehan om ku


dan aku sangat senang dengan hidup ku ...


"iya iya chacha sudah bangun bu... "


"ya sudah cepat bersih kan diri setelah itu sohlat subuh dan bantu ibu membuat sarapan ... "


"hem" bu mia dan om ku tak pernah marah pada ku mereka hanya akan berceloteh saja tanpa henti setiap hari untuk mengingat kan ku tentang ini dan itu


ooo aku lupa memperkenal kan diri ku


perkenal kan nama ku adalah


natasya mecca diandra, aku adalah seorang pengemar drama korea,


aku bekerja di toko roti ,atau lebih tepat nya aku mempunyai toko tersebut


aku mempunyai om yang umur nya hanya berdeda tujuh tahun dari ku


aku adalah seorang anak yatim piatu ayah ibu ku meninggal karna kecelakaan


om ku adalah seorang meneger di sebuah perusahaan pengiriman


ya sebenar nya perusahaan itu adalah peninggaln ayah ku ... namun om ku tak mau meneruskan nya bila iya langsung jadi pemimpin, namun om ku memulai nya dari bawah


om ku bernama ...


Raditiya


kami di asuh oleh ibu mia yang sudah kami anggap ibu buat kami


dari aku sekolah dasar sampai aku lulus kuliah aku lebih banyak mendapat beasiswa ... aku adalah lulusan tata boga di prancis (ESCP EUROPE)


aku mempunyai kekasih yang sangat menyayangi ku dia selalu menjaga ku, dan mendukung ku,


sebentar lagi kami akan menikah yang membuat hidup ku terasa sempurna


pagi ini seperti biasa aku di antar oleh om ku ke toko roti ...

__ADS_1


"selamat pagi semua"


"selamat pagi "


"dimas aku minta laporan yang ke marin ya "


"siap bu bos"


dimas memasuki ruangan


"cha ini laporan nya ... cha lo dah mau nikah masih aja kerja" Dimas dengan wajah kesalnya


"ya elah dim kerja di ruangan ini bukan di jalan... gak usah terlalu khawatir ya dim dim " tersenyum


"ya gue kan sebagai sahabat kan hanya mengingat kan ... ngomong ngomong si fani sudah pulang belum dari luar kota "


" seperti nya belum ... biasa nya kalau dia sudah pulang pasti pagi pagi buta udah dateng ke rumah ..."


"haha buat goda Radit ya cha"


"haha ada ada aja dim"


dimas dan fani adalah sahabat ku dari sejak kecil ... dimas sama seperti ku yatim piatu


aku,dimas dan fani adalah tetangga kami tumbuh bersama namun semenjak sekolah SMA dimas pindah karna kakek nya di harus si pindah tugaskan


setelah berbincang dengan dimas aku melanjutkan membaca laporoan namun tak lama ponsel ku berbunyi dengan nada khusus


dan itu arti nya dari raka calon suami ku


"cha bisa kita ketemu hari ini "


"bisa kak... dimana?"


"di tempat biasa ya cha "


"iya kak"


panggilan berakhir


"ada apa ya kak raka ngajak ketemu apa ada hal yang masih kurang " batin chacha


chacha bergegas pergi untuk menemui raka di cafe yang menjadi tempat favorit mereka


tak perlu menunggu lama chacha sampai di tempat tersebut


"cha" kak raka melambaikan tangan


aku langsung menghampiri kak raka


"ada apa kak ... apa ada yang masih kurang"


aku melihat wajah kak raka sangat murung


"kak semuanya baik baik saja kan"

__ADS_1


"cha ... aku ingin kita pisah "


seperti di sambar petir di saat hari sedang panas


"kakak jangan bercanda ... chacha gak suka ih"


"cha aku bener bener gak bercanda aku ingin pisah sama kamu"


aku mulai menangis ... aku melihat keseriusan di wajah kak raka


"tapi kenapa kak... kak sebentar lagi kita akan menikah " sambil terisak


"maaf kan aku ... aku tak bisa bersama mu lagi dan aku akan memberi tahu om mu dan orang tua ku " berjalan meninggal tempat itu


tak pernah ku bayang kan bila kak raka akan meninggalkan ku dengan cara seperti ini tepat seminggu sebelum aku menikah ...


aku merasa dunia ku sudah berakhir dan merasa tak punya tenaga lagi untuk bangun dari tempat duduk terkutuk itu


pandangan ku tiba tiba kabur dan semua nya gelapa


brukkk


aku mendengar suara orang orang si sekitar ku namun aku tak bisa membuka mata ku ...


dan aku tak mengingat apa pun setelah itu


aku membuka mata ku ... saat aku membuka mata yang aku lihat hanya langit langit berwarna putih saja ...


"cha kamu sudah sadar sayang"


aku memperhatikan wajah om Radit yang terlihat sedikit lega


"om aku dimana"


"cha kamu di rumah sakit"


aku mencoba mengingat semua kejadian nya


"om (menangis) kak raka"


" sudah lah cha jangan fikirkan ******** itu ... kau jangan bersedih kami disini untuk mu "


aku hanya diam dan tak berkata apa pun aku hanya bisa menangis saat ini


tidak ku sangka hidup ku menjadi begini aku benar benar tak pernah berfikir tentang ini


om ku,bu mia,dimas,fani,dan yang lain tak pernah meninggal kan ku walau hanya sedetik mereka setia menemaniku


👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍


terkadang apa yang kita harap kan tidak semua nya akan kita dapat kan


terkadang kita harus merasakan sakit,putus asa dan kehilangan lebih dulu


sebelum kita mendapat kan ke inginan kita

__ADS_1


__ADS_2