
selamat membaca
.
.
.
.
.
let' s read
----------------------------------------------
ke esokan pagi nya ...
rika pergi ke toko seperti biasa
di antar oleh papa dan bunda nya kemuadian mengerjakan semua hal di toko
sudah beberapa hari ini dimas sudah mulai bekerja di toko hal itu membuat rika memeelukan kekuatan ekstra
rika " ibu rika ke gudang mau liaht sisa barang dulu ...
bu lia" ri sekalian buag sampah itu ya
rika" iya bu
rika berjalan menuju gudang penyimpanan bahan ...
rika mulai memeriksa setiap barang yang ada
setelah selesai rika keluar
saat kelur rika sangat terkejut karna dimas berdiri di hadapan nya dengan tiba tiba
rika" astafirloh ... (memegang dada nya)
dimas" biasa aja kali, lo kira gue hantu apa
rika" maaf bukan begitu maksud saya, saya hanya terkejut saja
dimas" udah udah gak usah banyak bicara ... gue mau minta tolong sama lo
rika" minta tolong apa ?
dimas" lo pasti punya nomor nya yuni kan ...
rika" punya ... kenapa memang?
dimas" bagus ... gue minta dong, gue mau PDKT sama yuni,
deg
rasanya rika ingin berlari sejauh mungkin dan bersembunyi di dalan lubang kecil agar dia tak melihat senyum menawan dimas yang di tunjukan untuk orang lain
rika" kamu minta saja sendri ... permisi saya banyak kerjaan
dimas menahan tangan rika
dimas" hey lo lupa gue ini bos lo, dan lo gak nurutin kata kata gue mau gue pecat lo, jangan mentang mentang lo adek nya abi bisa seenaknya aja di sini (dimas mengenggam kuat tangan rika)
rika" sakit lepasin tangan saya... (menagis)
melihat rika menagis dimas langsung melepaskan tangan nya
dan meninggalkan rika
entah kenapa dimas tidak tega melihat rika menagis, rasanya iya ingin memeluknya ...
" ada apa dengan gue,kenap gue kayak gini " batin dimas
siang itu semua pegawai sibuk mengantat pesanan ...
dan semua kendaraan habis di bawa oleh setiap karyawan yang pergi
sementata masih ada bebrapa kue yang harus di antar
bu lia" gimana ri ... kue kue nya harus di antar sekarang kalau tidak bisa terlambat
rika" ya sudah bu biar rika yanga antar naik ojek
bulia" tapi ini banyak ri ...
dimas" biar sama gue nganterny
rika dan bu lia berbalik ke sumber suara
bu lia" ya sudah ri masukin ke mobil dimas kue kue nya
rika memasukan kue kue itu
dimas yang berada di dalam mobil hanya melihat saja
__ADS_1
rika" sudah semuanya ...
dimas" ya sudah ...
rika menjauhi mobil dimas
dimas" eh lo kenapa gak naik
rika" saya ikut...
dimas" ya iya lah, masa iya gue ngater sendiri, udah buru baik
rika masuk dalam mobil tersebut ...
sepanjang perjalan tak ada kata yang keluar dari mulutbke duanya
setelah samapai di alamat pertama rika turun dan mebawa kue nya
setelah selesai mereka mengantarkan ke alamat berikutnya
sampai tak terasa waktu sudah mulai senja ...
rika merasa mengantuk dan iya tertidur
dimas yang melihat itu se akan akan pernah mengalami hal itu namun iya tak bisa melihat wajah wanita di sebelahnya itu
"aww ... kenapa ingatan ingatan itu terus muncul jika gue lagi sama ni cewek" batin dimas
sesampainya di toko dimas melihat toko sudah tutup ...
dimas menatap rika yang masih tertidur ...
"kenapa gue ngerasa nyaman ya sama nih cewek " batin dimas
rika mebuka matanya dan melihat mereka sudah di depan toko
rika" ya ampun ke tiduran ...
rika buru buru keluar dari mobil itu dan berlari menuju toko
dimas" serius tuh cewek, main tinggalin gue gitu aja ...
rika mengedor gedor pintu namun sial toko sudah tutup dan penghuninya sudah tidak ada lagi, sementara tas dan ponselnya di dalam toko
dimas" kenapa udah di kunci... (menatap rika yang berjongkok)
rika" iya... mana tas sama HP di dalam... gimana mau pulang ...
rika bagkit dan duduk di kursi
dimas" lo fikir gue tega gitu ninggalin lo sendirian disini
rika" gak apa apa saya bisa pulang kok ...
dimas" naik apa? duait aja gak ada
rika ingat jika rumah bu mia tidak jauh dari toko ...
rika" kamu pulang saja ... tidak apa karna saya akan mampir ke rumah bu mia saja ...
dimas menarik tangan rika dan membawanya ke dalam mobilnya ...
dimas" di mana alamat lo ?
rika memberi tahu alamat bunda ria
dimas langsung melajukan mobil nya
setelah sampai rika langsung turun dari mobil itu
rika" terimakasih ... mau mapir dulu
dimas tak menjawab dan langsung melajukan mobilnya
rika merasa sakit sekali melihat dimas seperti itu ...
ke asokan harinya rika tiba di toko sedikit terlambat
dimas" kamu fikir ini toko punya ayah mu... bisa seenaknya saja datang terlambat
rika" maaf saya tidak akan mengulanginya ...
rika berlalu meninggalkan dimas
rika sedang membersih kan kaca dan di suguhkan dengan pemandangan dimana dimas sedang bermesraan bersama yuni
seketika itu rika langsung meneteskan air mata...
dan berlari ke arah gudang ...
rika" rika udah gak kuat ya allah ... rika udah nyerah... rika gak mau sakit hati lagi kayak gini... berharap pada sesuatu yang gak apsti seperti ini rika capek ...
rika menagis sejadi jadinya di dalan gudang itu
setelah selesai rika keluar dengan mata sembab nya
__ADS_1
fani" rika (berteriak)
rika" aunti... aduh perutnya udah gede ... halo adek bayi... kenapa mau sambel kak rika lagi ya ...
fani" benar sekali ...
rika" kenapa aunti gak telpon rika saja, kenapa harus kesini
fani" aunti kangen sama kamu, sekalian mau lihat kamu, kamu abis nangis ya ri
rika" enggak kok aunti, rika baik baik saja
sedang berbincang dimas datang besama yuni
dimas" woy curut ngapain lo ke mari ...
fani melihat dimas mengadeng yuni dengan mesra
fani" dimas... ini siapa?
dimas" pacar baru gue dong (memeluk yuni)
fani langsung melihat ke arah rika
rika" aunti rika ke dalam dulu... rika masih banyak pekerjaan ... (berkaca kaca)
rika berlalu meninggal kan merka
fani" dimas lo udah gak waras emang, lo ya yega bener nyakitin hati orang dasar lo ya ... gue harap lo bakal nyesel karna ini
meninggalkan dimas dan yuni
dimas" dih si curut kenapa? emosi amat ...
rika tak bisa lagi menahan rasa sakit nya iya ingin segera pulang ke rumah dan memelum bunda nya
rika mengambil tas dan bergegas pergi
dimas memanggil maggil rika yang main pergi begitu saja ... tanpa pamit
dimas" bu lia mau kemana anak itu
bu lia" kamu fikir saja sendiri...(kesal)
bu lia meninggalkan dimas
pak lukman" kamu (menunjuk yuni) sangat keterlauan ... dan kamu dimas, kamu benar benar brengsek
pak lukma pun pergi meninggalkan dimas
dimas" ada apa sih sama mereka kok jadi pada marah
yuni" biarin aja yang mereka kan sekutu nya rika ... pasti marah karna rika gak bisa dapetin kamu
dimas menatap yuni ...
dimas" masa iya ...
dimas berfikir mencari jawaban nya namun iya tak bisa medapatkan nya
sepanjang perjalanan rika haya menagis saja ... sampai supir taksi itu tak berhenti menatap rika
supir" mba sudah sampai ...
rika" ooo terimaksih ... (memberi bayaran)
supir" mba boleh kasih saran,
rika" apa?
supir" kalau mba merasa sedih, coba deh mba nya banyak bayakin ibadah siapa tahu bisa mebatu
rika" terimaksih mas saranya
rika turun dari taksi itu dan masuk ke dalam rumah nya
rika" bunda! (memeluk)
bunda ria" kamu kenapa nak,
rika" rika sudah gak kuat bunda, rika ingin menyerah saja ... sudah banyak cara rika buat memncoba mengembalikan ingatan kak dimas tentang rika namun semuanya gak ada hasilnya bunda, rika udah cepek rika gak mau sakit hati terus kayak gini bunda ...
bunda ria" ya sayang, iya ... kamu boleh berhenti kalau kamu, mau bunda akan tetap dukung kamu ...
bunda ria tak tega melihat putrinya yang setiap hari pulang selalu menagis ... ibu mana yang tega melihat anak nya seprti itu
****************************
tbc
next
jangan lupa setelah baca vote dan kasih like dan komen kalia ya ...
terimakasih
__ADS_1