Really My Husband

Really My Husband
#RMH 112


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


let' s read


----------------------------------------------


ke esokan pagi nya ...


rika pergi ke toko seperti biasa


di antar oleh papa dan bunda nya kemuadian mengerjakan semua hal di toko


sudah beberapa hari ini dimas sudah mulai bekerja di toko hal itu membuat rika memeelukan kekuatan ekstra


rika " ibu rika ke gudang mau liaht sisa barang dulu ...


bu lia" ri sekalian buag sampah itu ya


rika" iya bu


rika berjalan menuju gudang penyimpanan bahan ...


rika mulai memeriksa setiap barang yang ada


setelah selesai rika keluar


saat kelur rika sangat terkejut karna dimas berdiri di hadapan nya dengan tiba tiba


rika" astafirloh ... (memegang dada nya)


dimas" biasa aja kali, lo kira gue hantu apa


rika" maaf bukan begitu maksud saya, saya hanya terkejut saja


dimas" udah udah gak usah banyak bicara ... gue mau minta tolong sama lo


rika" minta tolong apa ?


dimas" lo pasti punya nomor nya yuni kan ...


rika" punya ... kenapa memang?


dimas" bagus ... gue minta dong, gue mau PDKT sama yuni,


deg


rasanya rika ingin berlari sejauh mungkin dan bersembunyi di dalan lubang kecil agar dia tak melihat senyum menawan dimas yang di tunjukan untuk orang lain


rika" kamu minta saja sendri ... permisi saya banyak kerjaan


dimas menahan tangan rika


dimas" hey lo lupa gue ini bos lo, dan lo gak nurutin kata kata gue mau gue pecat lo, jangan mentang mentang lo adek nya abi bisa seenaknya aja di sini (dimas mengenggam kuat tangan rika)


rika" sakit lepasin tangan saya... (menagis)


melihat rika menagis dimas langsung melepaskan tangan nya


dan meninggalkan rika


entah kenapa dimas tidak tega melihat rika menagis, rasanya iya ingin memeluknya ...


" ada apa dengan gue,kenap gue kayak gini " batin dimas


siang itu semua pegawai sibuk mengantat pesanan ...


dan semua kendaraan habis di bawa oleh setiap karyawan yang pergi


sementata masih ada bebrapa kue yang harus di antar


bu lia" gimana ri ... kue kue nya harus di antar sekarang kalau tidak bisa terlambat


rika" ya sudah bu biar rika yanga antar naik ojek


bulia" tapi ini banyak ri ...


dimas" biar sama gue nganterny


rika dan bu lia berbalik ke sumber suara


bu lia" ya sudah ri masukin ke mobil dimas kue kue nya


rika memasukan kue kue itu


dimas yang berada di dalam mobil hanya melihat saja

__ADS_1


rika" sudah semuanya ...


dimas" ya sudah ...


rika menjauhi mobil dimas


dimas" eh lo kenapa gak naik


rika" saya ikut...


dimas" ya iya lah, masa iya gue ngater sendiri, udah buru baik


rika masuk dalam mobil tersebut ...


sepanjang perjalan tak ada kata yang keluar dari mulutbke duanya


setelah samapai di alamat pertama rika turun dan mebawa kue nya


setelah selesai mereka mengantarkan ke alamat berikutnya


sampai tak terasa waktu sudah mulai senja ...


rika merasa mengantuk dan iya tertidur


dimas yang melihat itu se akan akan pernah mengalami hal itu namun iya tak bisa melihat wajah wanita di sebelahnya itu


"aww ... kenapa ingatan ingatan itu terus muncul jika gue lagi sama ni cewek" batin dimas


sesampainya di toko dimas melihat toko sudah tutup ...


dimas menatap rika yang masih tertidur ...


"kenapa gue ngerasa nyaman ya sama nih cewek " batin dimas


rika mebuka matanya dan melihat mereka sudah di depan toko


rika" ya ampun ke tiduran ...


rika buru buru keluar dari mobil itu dan berlari menuju toko


dimas" serius tuh cewek, main tinggalin gue gitu aja ...


rika mengedor gedor pintu namun sial toko sudah tutup dan penghuninya sudah tidak ada lagi, sementara tas dan ponselnya di dalam toko


dimas" kenapa udah di kunci... (menatap rika yang berjongkok)


rika" iya... mana tas sama HP di dalam... gimana mau pulang ...


rika bagkit dan duduk di kursi


dimas" lo fikir gue tega gitu ninggalin lo sendirian disini


rika" gak apa apa saya bisa pulang kok ...


dimas" naik apa? duait aja gak ada


rika ingat jika rumah bu mia tidak jauh dari toko ...


rika" kamu pulang saja ... tidak apa karna saya akan mampir ke rumah bu mia saja ...


dimas menarik tangan rika dan membawanya ke dalam mobilnya ...


dimas" di mana alamat lo ?


rika memberi tahu alamat bunda ria


dimas langsung melajukan mobil nya


setelah sampai rika langsung turun dari mobil itu


rika" terimakasih ... mau mapir dulu


dimas tak menjawab dan langsung melajukan mobilnya


rika merasa sakit sekali melihat dimas seperti itu ...


ke asokan harinya rika tiba di toko sedikit terlambat


dimas" kamu fikir ini toko punya ayah mu... bisa seenaknya saja datang terlambat


rika" maaf saya tidak akan mengulanginya ...


rika berlalu meninggalkan dimas


rika sedang membersih kan kaca dan di suguhkan dengan pemandangan dimana dimas sedang bermesraan bersama yuni


seketika itu rika langsung meneteskan air mata...


dan berlari ke arah gudang ...


rika" rika udah gak kuat ya allah ... rika udah nyerah... rika gak mau sakit hati lagi kayak gini... berharap pada sesuatu yang gak apsti seperti ini rika capek ...


rika menagis sejadi jadinya di dalan gudang itu


setelah selesai rika keluar dengan mata sembab nya

__ADS_1


fani" rika (berteriak)


rika" aunti... aduh perutnya udah gede ... halo adek bayi... kenapa mau sambel kak rika lagi ya ...


fani" benar sekali ...


rika" kenapa aunti gak telpon rika saja, kenapa harus kesini


fani" aunti kangen sama kamu, sekalian mau lihat kamu, kamu abis nangis ya ri


rika" enggak kok aunti, rika baik baik saja


sedang berbincang dimas datang besama yuni


dimas" woy curut ngapain lo ke mari ...


fani melihat dimas mengadeng yuni dengan mesra


fani" dimas... ini siapa?


dimas" pacar baru gue dong (memeluk yuni)


fani langsung melihat ke arah rika


rika" aunti rika ke dalam dulu... rika masih banyak pekerjaan ... (berkaca kaca)


rika berlalu meninggal kan merka


fani" dimas lo udah gak waras emang, lo ya yega bener nyakitin hati orang dasar lo ya ... gue harap lo bakal nyesel karna ini


meninggalkan dimas dan yuni


dimas" dih si curut kenapa? emosi amat ...


rika tak bisa lagi menahan rasa sakit nya iya ingin segera pulang ke rumah dan memelum bunda nya


rika mengambil tas dan bergegas pergi


dimas memanggil maggil rika yang main pergi begitu saja ... tanpa pamit


dimas" bu lia mau kemana anak itu


bu lia" kamu fikir saja sendiri...(kesal)


bu lia meninggalkan dimas


pak lukman" kamu (menunjuk yuni) sangat keterlauan ... dan kamu dimas, kamu benar benar brengsek


pak lukma pun pergi meninggalkan dimas


dimas" ada apa sih sama mereka kok jadi pada marah


yuni" biarin aja yang mereka kan sekutu nya rika ... pasti marah karna rika gak bisa dapetin kamu


dimas menatap yuni ...


dimas" masa iya ...


dimas berfikir mencari jawaban nya namun iya tak bisa medapatkan nya


sepanjang perjalanan rika haya menagis saja ... sampai supir taksi itu tak berhenti menatap rika


supir" mba sudah sampai ...


rika" ooo terimaksih ... (memberi bayaran)


supir" mba boleh kasih saran,


rika" apa?


supir" kalau mba merasa sedih, coba deh mba nya banyak bayakin ibadah siapa tahu bisa mebatu


rika" terimaksih mas saranya


rika turun dari taksi itu dan masuk ke dalam rumah nya


rika" bunda! (memeluk)


bunda ria" kamu kenapa nak,


rika" rika sudah gak kuat bunda, rika ingin menyerah saja ... sudah banyak cara rika buat memncoba mengembalikan ingatan kak dimas tentang rika namun semuanya gak ada hasilnya bunda, rika udah cepek rika gak mau sakit hati terus kayak gini bunda ...


bunda ria" ya sayang, iya ... kamu boleh berhenti kalau kamu, mau bunda akan tetap dukung kamu ...


bunda ria tak tega melihat putrinya yang setiap hari pulang selalu menagis ... ibu mana yang tega melihat anak nya seprti itu


****************************


tbc


next


jangan lupa setelah baca vote dan kasih like dan komen kalia ya ...


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2