Really My Husband

Really My Husband
#RMH 38


__ADS_3

enjoy guys ...


.


.


.


.


happy reading ...


.


.


.


.


_________________________________


pagi ini chacha pergi ke toko tanpa rara ...


karna rara bersama oma nya di rumah


chacha sangat bahagia sekali pagi ini ... namun iya tak tahu kenapa


chacha" selamat pagi semua


"pagi" bersama


paklukman" wah wah ada yang lagi bahagia nih kayak nya


chacha" iya ya pak ... kayak nya abis dapet rezki nomplok ... (melirik chacha)


chacha" ih apa sih kalian ini ... aku biasa aja kok hari ini (tersenyum)


ya sudah deh aku masuk dulu ya


chacha tak tahu mengapa iya merasa hatinya di posisi yang sangat indah untuk melewati hari ini


berbeda dengan abimanyu yang merasa galau dengan hati nya


abi merasa bahwa iya sudah menghianati istri nya


namun iya tidak merasa bersalah untuk itu


abi masih terus melamun sampai sampai iya tak mendengar hendrik dan fani mengetuk pintu nya


abi tersadar dari lamunan nya karna bahu nya di pengang oleh hendrik asisten nya


hendrik" pak abi ... apakah anda baik baik saja


abi" (terkejut) fani,hendri ada apa ... kenapa kalian disini


fani" maaf pak ... kami sudah mengetuk pintu nya nanun tak ada jawaban dari bapak


abi" oooo ... ada apa ?


hendrik" kita akan rapat dengan pak radit ... pak


abi" ooo ayo kita pergi ...


"baik pak"


mereka pergi menuju kantor radit untuk rapat bersama investor baru


selama rapat abi benar benar tidak konsen


iya selalu melihat chacha dan memikirkannya


samapai iya harus di tegur beberapa kali dengan asistennya


di toko chacha sangat bersemangat mengrjakan ini dan itu


sampai tak terasa waktu istirahat tiba


dimas" bu bos ... ini udah waktu makan siang ... (mengetuk meja)


chacha" ah ... iya trimakasih dim dim


dimas" cha hari ini bulia gak masak ... jadi kita makan di luar


chacha" ya sudah tidak apa apa dim


chacha dan dimas keluar dari ruangan nya


saat keluar chacha di kaget kan oleh seseorang


"chacha"

__ADS_1


chacha" baim (terkejut)


baim" (mendekati chacha dan dimas) cha kamu udah makan siang


chacha" belum ... kenapa im ?


dimas" ehmm emm ...


chacha" oo kenalin im .. ini dimas


dim ini baim


dimas" udah tahu


chacha" udah tahu ...


baim" iya soal nya kemarin aku kesini beli roti


dimas" beli roti untuk modus (ketus)


chacha" dimas ... (melototkan mata)


baim" cha kita makan siang bareng yuk


belum sempat chacha menjawab iya di kagetkan dengan kedatanga suami nya


chacha" mas abi


sontak membuat diams dan baim menoleh


abi" hay sayang (berjalan mendekati chacha) kamu udah siap (mencium kening)


chacha" siap?


abi" iya kita mau makan di luar kan ... (menatap chacha tajam)


chacha" ooo i...iya (merasa takut)


abi" ya sudah ayo ... fani dan hendrik juga sudah menunggu


chacha" ah iya ayo ... im,dim duluan ya


abi" dim dan mas nya kita duluan ya


abi dan chacha berlalu


chacha bertanya tanya dalam hati kenapa abi bersikap seperti ini


chacha dan abi sudah berada di mobil


hendrik mau pun fani diam saja setelah menyapa chacha tadi


tak ada kata kata yang keluat dari mulut mereka


dan yang membuat chacha heran sahabat nya seperti orang habis ke sambet ... muka nya pucat ...


chacha ingin bertanya namun iya urung kan karna takut membuat semuanya menjadi lebih janggung


mereka sudah sampai di restoran dan mulai memasuki tempat tersebut


mereka mulai memesan makanan


saat tiba hendrik mau pun fani langsung memesan air mineral


setelah pesanan mereka tiba mereka berdua langsung menenggak hingga tandas tak bersisa


chacha" fani ... kau baik baik saja, pak hendrik (menatap cemas)


fani" huh... huh (terengah engah) jantungku hampir lepas cha ... eh bu


chacha" apa ... apa kau sakit ... (panik)


fani" tidak ... saya hanya asal bicara bu


pak hendrik masih setia degan diam sambil menyetabilkan kerja jantung nya


flasback


setelah pulang dari kantor radit mereka berencana untuk makan siang di tempat makan favorit fani karna fani bilang tempat itu sangat enak makannya


akhirnya abi dan hendrik setuju untuk itu


abi" bair saya yang mengemudi ndrik


hendrik" ooo iya pak


abi mengambil alih kemudi


mereka bertiga pergi ketempat makan yang di rekomendasikan fani


saat di perjalanan mereka terjebak oleh macet

__ADS_1


akhirnya abi memutuskan untuk lewat jalan lain dan jalan tersebut melewati toko roti milik istrinya


mereka masih berjalan ... dengan santai


sampai akhirnya abi melihat toko roti chacha dari kejauhan


dan saat sudah hampir dekat abi melihat sesosok pria yang tak asing bagi nya dan yang selalu membuat nya kesal


abi" mau apa laki laki itu


(bergumam namun dapat di dengar)


fani"ada apa pak ...


tak ada tanggapan


tiba tiba abi mengrem mendadak


hal itu membuat hendrik yang hampir tertidur melompat ke depan sedang kan fani membentur dashboard mobil


fani dan hendrik benar benar terkejut karna ulah abi itu


abi langsung turun dari mobil


sebelum pergi iya memerintah kan hendrik mengambil kemudi dan menunggu nya


fani dan hendrik mersa bahwa jatung mereka sedang di uji ketangkasan nya


flasback off


selesai makan siang abi mengantar kan chacha kembali ke toko roti


sedang kan fani dan hendrik menaiki taxsi online


chacha" em ...terimakasih makan siang nya ...


abi" hemm


"kenapa dengan orang ini ... tiba tiba baik,tiba tiba marah,tiba tiba cuek ... sungguh ini membuat ku bingung" batin chacha


mereka sudah sampai di toko roti abi mengantar chacha masuk kedalam


ataya" kak chacha coba lihat ini


(memberi selembar kertas)


chacha membaca nya ...


chacha" ya ampun taya selamat ya ... kamu memang pinter (memeluk ataya)


ataya mendapat beasiswa sebagai siswa pintar dan memenangkan kejuaraan matematika


tidak tahu mengapa abi tidak suka saat chacha memeluk ataya rasanya abi ingin sekali memukul ataya


abi" hem..hemm


ataya" (melepaskan pelukan) eh ada mas abi ... maaf ya mas istri nya tak peluk (tersenyum menunjukan giginya )


abi hanya membalas dengan senyum


abi" ya sudah cha aku balik ke kantor lagi ya ... (mencium kening)


chacha" ah iya mas ... hati hati


abi" nanti pulang aku jemput kamu


taya mas pergi salam sama yang lain (sambil berlalu)


ataya" ya ampun kak chacha kalau mau mesra mesraan jangan didepan anak kecil dong (protes taya)


chacha" iya deh maaf ya ... tunggu tay kamu bukan anak kecil lagi loh ... (tersenyum) tapi tay kakak punya saran buat kamu


ataya" apa kak ? (serius)


chacha" cari pacar biar ga jomblo (berlari meninggal kan ataya)


ataya" kak chacha (kesal)


chacha benar benar bingung dibuat abi yang tiba tiba baik ...


dan seperti perduli sekali pada nya


"jangan jangan dia punya niat jahat pada ku ... ah tidak tidak jangan berfikir macam macam cha " fikir chacha


tbc


next guys


jangan lupa setelah membaca berikan dukungan kalian untuk aku


like,komen,favorit,dan saran buat aku ya

__ADS_1


termakasih


__ADS_2