
enjoy guys ...
.
.
.
.
happy reading ...
.
.
.
.
_________________________________
pagi ini chacha pergi ke toko tanpa rara ...
karna rara bersama oma nya di rumah
chacha sangat bahagia sekali pagi ini ... namun iya tak tahu kenapa
chacha" selamat pagi semua
"pagi" bersama
paklukman" wah wah ada yang lagi bahagia nih kayak nya
chacha" iya ya pak ... kayak nya abis dapet rezki nomplok ... (melirik chacha)
chacha" ih apa sih kalian ini ... aku biasa aja kok hari ini (tersenyum)
ya sudah deh aku masuk dulu ya
chacha tak tahu mengapa iya merasa hatinya di posisi yang sangat indah untuk melewati hari ini
berbeda dengan abimanyu yang merasa galau dengan hati nya
abi merasa bahwa iya sudah menghianati istri nya
namun iya tidak merasa bersalah untuk itu
abi masih terus melamun sampai sampai iya tak mendengar hendrik dan fani mengetuk pintu nya
abi tersadar dari lamunan nya karna bahu nya di pengang oleh hendrik asisten nya
hendrik" pak abi ... apakah anda baik baik saja
abi" (terkejut) fani,hendri ada apa ... kenapa kalian disini
fani" maaf pak ... kami sudah mengetuk pintu nya nanun tak ada jawaban dari bapak
abi" oooo ... ada apa ?
hendrik" kita akan rapat dengan pak radit ... pak
abi" ooo ayo kita pergi ...
"baik pak"
mereka pergi menuju kantor radit untuk rapat bersama investor baru
selama rapat abi benar benar tidak konsen
iya selalu melihat chacha dan memikirkannya
samapai iya harus di tegur beberapa kali dengan asistennya
di toko chacha sangat bersemangat mengrjakan ini dan itu
sampai tak terasa waktu istirahat tiba
dimas" bu bos ... ini udah waktu makan siang ... (mengetuk meja)
chacha" ah ... iya trimakasih dim dim
dimas" cha hari ini bulia gak masak ... jadi kita makan di luar
chacha" ya sudah tidak apa apa dim
chacha dan dimas keluar dari ruangan nya
saat keluar chacha di kaget kan oleh seseorang
"chacha"
__ADS_1
chacha" baim (terkejut)
baim" (mendekati chacha dan dimas) cha kamu udah makan siang
chacha" belum ... kenapa im ?
dimas" ehmm emm ...
chacha" oo kenalin im .. ini dimas
dim ini baim
dimas" udah tahu
chacha" udah tahu ...
baim" iya soal nya kemarin aku kesini beli roti
dimas" beli roti untuk modus (ketus)
chacha" dimas ... (melototkan mata)
baim" cha kita makan siang bareng yuk
belum sempat chacha menjawab iya di kagetkan dengan kedatanga suami nya
chacha" mas abi
sontak membuat diams dan baim menoleh
abi" hay sayang (berjalan mendekati chacha) kamu udah siap (mencium kening)
chacha" siap?
abi" iya kita mau makan di luar kan ... (menatap chacha tajam)
chacha" ooo i...iya (merasa takut)
abi" ya sudah ayo ... fani dan hendrik juga sudah menunggu
chacha" ah iya ayo ... im,dim duluan ya
abi" dim dan mas nya kita duluan ya
abi dan chacha berlalu
chacha bertanya tanya dalam hati kenapa abi bersikap seperti ini
chacha dan abi sudah berada di mobil
hendrik mau pun fani diam saja setelah menyapa chacha tadi
tak ada kata kata yang keluat dari mulut mereka
dan yang membuat chacha heran sahabat nya seperti orang habis ke sambet ... muka nya pucat ...
chacha ingin bertanya namun iya urung kan karna takut membuat semuanya menjadi lebih janggung
mereka sudah sampai di restoran dan mulai memasuki tempat tersebut
mereka mulai memesan makanan
saat tiba hendrik mau pun fani langsung memesan air mineral
setelah pesanan mereka tiba mereka berdua langsung menenggak hingga tandas tak bersisa
chacha" fani ... kau baik baik saja, pak hendrik (menatap cemas)
fani" huh... huh (terengah engah) jantungku hampir lepas cha ... eh bu
chacha" apa ... apa kau sakit ... (panik)
fani" tidak ... saya hanya asal bicara bu
pak hendrik masih setia degan diam sambil menyetabilkan kerja jantung nya
flasback
setelah pulang dari kantor radit mereka berencana untuk makan siang di tempat makan favorit fani karna fani bilang tempat itu sangat enak makannya
akhirnya abi dan hendrik setuju untuk itu
abi" bair saya yang mengemudi ndrik
hendrik" ooo iya pak
abi mengambil alih kemudi
mereka bertiga pergi ketempat makan yang di rekomendasikan fani
saat di perjalanan mereka terjebak oleh macet
__ADS_1
akhirnya abi memutuskan untuk lewat jalan lain dan jalan tersebut melewati toko roti milik istrinya
mereka masih berjalan ... dengan santai
sampai akhirnya abi melihat toko roti chacha dari kejauhan
dan saat sudah hampir dekat abi melihat sesosok pria yang tak asing bagi nya dan yang selalu membuat nya kesal
abi" mau apa laki laki itu
(bergumam namun dapat di dengar)
fani"ada apa pak ...
tak ada tanggapan
tiba tiba abi mengrem mendadak
hal itu membuat hendrik yang hampir tertidur melompat ke depan sedang kan fani membentur dashboard mobil
fani dan hendrik benar benar terkejut karna ulah abi itu
abi langsung turun dari mobil
sebelum pergi iya memerintah kan hendrik mengambil kemudi dan menunggu nya
fani dan hendrik mersa bahwa jatung mereka sedang di uji ketangkasan nya
flasback off
selesai makan siang abi mengantar kan chacha kembali ke toko roti
sedang kan fani dan hendrik menaiki taxsi online
chacha" em ...terimakasih makan siang nya ...
abi" hemm
"kenapa dengan orang ini ... tiba tiba baik,tiba tiba marah,tiba tiba cuek ... sungguh ini membuat ku bingung" batin chacha
mereka sudah sampai di toko roti abi mengantar chacha masuk kedalam
ataya" kak chacha coba lihat ini
(memberi selembar kertas)
chacha membaca nya ...
chacha" ya ampun taya selamat ya ... kamu memang pinter (memeluk ataya)
ataya mendapat beasiswa sebagai siswa pintar dan memenangkan kejuaraan matematika
tidak tahu mengapa abi tidak suka saat chacha memeluk ataya rasanya abi ingin sekali memukul ataya
abi" hem..hemm
ataya" (melepaskan pelukan) eh ada mas abi ... maaf ya mas istri nya tak peluk (tersenyum menunjukan giginya )
abi hanya membalas dengan senyum
abi" ya sudah cha aku balik ke kantor lagi ya ... (mencium kening)
chacha" ah iya mas ... hati hati
abi" nanti pulang aku jemput kamu
taya mas pergi salam sama yang lain (sambil berlalu)
ataya" ya ampun kak chacha kalau mau mesra mesraan jangan didepan anak kecil dong (protes taya)
chacha" iya deh maaf ya ... tunggu tay kamu bukan anak kecil lagi loh ... (tersenyum) tapi tay kakak punya saran buat kamu
ataya" apa kak ? (serius)
chacha" cari pacar biar ga jomblo (berlari meninggal kan ataya)
ataya" kak chacha (kesal)
chacha benar benar bingung dibuat abi yang tiba tiba baik ...
dan seperti perduli sekali pada nya
"jangan jangan dia punya niat jahat pada ku ... ah tidak tidak jangan berfikir macam macam cha " fikir chacha
tbc
next guys
jangan lupa setelah membaca berikan dukungan kalian untuk aku
like,komen,favorit,dan saran buat aku ya
__ADS_1
termakasih