Really My Husband

Really My Husband
#RMH 69


__ADS_3

selamat membaca ...


.


.


.


.


happy reading


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


terkadang karna rasa simpati terhadap seseorang kita tidak bisa membedakan mana itu rasa cinta atau rasa kasihan...


atau malah kita akan jatuh cinta karna rasa kasihan ...


bukan kah itu menyakit kan


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


chacha masih menatap om nya dengan tajam


sampai akhirnya iya memeluk omnya dengan rasa bahagia


chacha" dasar om bodoh, kenapa baru sekarang (sambil memeluk)


radit" maaf om terlalu egois buka


chacha" sangat...


abi" maaf sebenarnya ada apa ini (bingung)


chacha" om radit akan menikahi fani


abi" apa!! kamu serius ?


radit" im seriuosly bro


abi" berarti tidak sia sia rencana kita sayang,selamat bro


radit" rencana ? tunggu tunggu rencana apa ini?


chacha" aku minta sama mas abi buat pundahin fani ke kantor om


radit" jadi itu semua sudah di atur


chacha" iya (tersenyum),


radit" kalian tahu aku berfikir jika menantu ku ini sudah mulai perhitungan kau tahu


abi" (tertawa) kau sangat jahat ayah mertua


radit" tutup mulut mu bro dan jangan sebut aku seperti itu, ngomong ngomong itu siapa ?


(menunjuk rika)


chacha" oo iya sampai lupa.. kenalin om ini rika adim sepupu mas abi


rika memperkenal kan diri nya


rika" kenalkan om saya rika


radit" saya rasa kamu cukup panggil saya kakak saja jangan om, saya merasa seperti tua sekali


abi" hey sadar diri bro, kau bahkan sudah punya cucu (menunjuk rara yanh sibuk dengan apel di tangan nya) kasihan fani dia masih muda sudah di panggil oma oleh rara ( tertawa)


radit" allah sungguh menguji ku degan itu, kenapa aku harus mempunyai keponakan yang hampir seumuran degan ku


chacha" dasar kalian ya, ya sudah om cepat makan karna kami mau ke toko dan sebentar lagi ibu datang


radit merasa lega sudah meberi tahu keponakan nya itu dan sesi berikut nya adalah memberitahu ibu nya itu


tak lama ibu mia tiba di rumah sakit dan di sambut ceriya dengan rara


rara" nekyut...


bumia" ya ampun cucu nya nenek


loh gadis manis ini siapa?,


rika" kenalin bu saya rika adik sepupu nya mas abi

__ADS_1


bumia" ya ampun ayu tenan bi adik sepupu iki (tersenyum) walau pun tomboy begini


rika hanya tersenyum saja mendengar ucapan bumia


cahcha" ibu ibu chacha punya berita hangat


bumia" apa itu nduk


chacha" om radit mau menikahi fani


bumia" ya ampun gusti, dit kamu kenapa gak bilang dari kemaren maren toh


radit" (tersenyum),orang baru ngelamar nya semalem bu


bumia" haduh berarti ibu nanti telpon dek nini dulu (heboh bumia)


radit" gak usah bu biar nanti kita langsung aja kesana


chacha" ya ampun om aku gentel banget sih


setelah selesai merayakan kebahagian mereka berpamit tan untuk pergi ke toko roti


sepanjang perjalanan rika banyak tersenyum karna merasa mempunyai keluarga baru yang menerima nya dengan senang hati


bahkan rika masih bisa merasakan bagai mana bumia mengelus kepala nya dengan cinta yang tak pernah iya dapat kan dari sang ibu


sesampai nya di toko seperti biasa rara melakunkan aktifitas absennya itu


chacha mengenal kan rika pada setiap orang yang ada di toko dan rika cepat sekali akrab dengan mereka


chacha tidak melihat keberadaan dimas sedari tadi


chacha" pak dimas kemana?


paklukman" dia belum datang cha, bapak fikir dia udah kasih kabar ke kamu


chacha" ya udah deh biar chacha telpon aja


abi berpamitan karna iya ada janji dengan jack untuk mengurus peroyek baru mereka


abi" bun, papa pergi dulu nanti sore papa jemput ya


chacha" iya pa, hati hati


abi mencium sekilas bibir chacha


abi" ya ampun bun kita di dalam ruangan mana ada yang liat


ya sudah papa pergi dulu


cahcah mengantar abi


abi" rara papa pergi dulu ya, rara disini jangan nakal ya


rara" iya pa...


abi pun pergi meninggalkan toko roti


chacha masih asik mengotak atik ponselnya berusaha menghubungi sahabat nya yang sedang patah hati itu


setelah beberapa kali mencoba baru lah iya mendapat jawabapan dari dimas


chacha* dimas kamu dimana?


dimas* lagi di gym cha (terengah engah)


chacha* kamu gak ke toko hari ini


dimas* ketoko tapi mungkin siang


chacha* cepat lah kemari aku punya berita bahagia untuk kita


dimas* berita bahagia ?


chacha* iya makanya kamu cepat kemari


dimas* iya bawel


chacha* dimas, fighting... saranghe dimas


dimas*(tersenyum) heh bucin lo


dimas memutuskan panggilan

__ADS_1


iya merasa sedikit terhibur oleh sahabat nya itu


sekitar pukul dua siang dimas baru tiba di toko roti namun iya tidak masuk ke dapur melainkan langsung keruangan chacha


dimas" cha


chacha" dimas (memeluk)


dimas" ada apa ini, lo girang amat,


chacha" dimas kamu tahu om radit dan fani akan menikah


dimas" what!! are you sriuos ? (melepaskan pelukan)


chacha" hem...


dimas" ooo god , gak sia sia perjuangan si curut


chacha" iya dim,


dimas" tapi kenapa si fani belum kasih tahu kita


chacha" mungkin nanti dim, pokonya kita pura pura gak tahu aja dulu


dimas" iya iya


sedang asik mengobrol rika masuk


rika" kak chacha di panggil bulia


dimas dan chacha menoleh ke sumber suara


rika pun terkejut melihat wajah dimas


rika" lo... ? (menunjuk dimas)


dimas" oo cewek aneh


chacha" kalian saling kenal


" enggak" berbarengan


chacha" terus


rika" dia yang buat jidat rika memar mba


dimas" enak aja gue kan gak sengaja


plak


kepala dimas di pukul oleh chacha


dimas" au cha sakit main pukul aja


chacha" kamu inu ya dari dulu gak berubah, udah tahu salah bukan nya minta maaf malah kayak gitu, minta maaf cepet


dimas" ah elah cha gue tuh gak sengaja


chacha" minta maaf dimas ?(mmemelotot kan mata)


dimas" iya iya, gue minta maaf


rika" iya sudah aku maafin


dimas" sebentar lo ngapain kesini dan lo kok bisa kenal chacha


chacha" dia adik sepupu abi dim


dimas" jadi lo adik sepupu abi


memperhatikan dari atas ke bawah


rika memang tomboy, dia selalu berpenampilan cuek tidak selayak nya wanita namun yang masih membuat nya terlihat wanita adalah rambutnya yang iya biar kan panjang nya karna itu adalah permintaan abi


dimas menatap tidak suka pada rika sebalik nya rika pun melakukan hal yang sama


chacha merasa iya sedang dalam suasan peperangan besar di dekat kedua orang itu


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


tbc


next guys

__ADS_1


jangan lupa ya kasih jejak kalian setelah membaca cerita nya ...


terimaksih semua


__ADS_2