
selamat membaca
.
.
...
.
.
enjoy
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
fani terbangun dari tidur nya ...
dan iya merasa gelisah sekali
setelah pertemuanya dengan chacha siang tadi dan mendengar rencana rencana chacha yang menurut fani tidak akan mebuah kan hasil itu
iya menjadi gelisah dan susah tertidur
fani melirik jam di dinding kamar nya
waktu menunjukan pukul empat subuh ...
dan fani tidak bisa memejamkan mata nya lagi
fani duduk dan bersandar di kasurnya, lalau mengambil ponsel nya
iya melihat ada pesan dari hendrik ...
fani langsung cepat cepat membuka pesan tersebut ... karna jika hendrik mengirim pesan pada nya itu arti nya ada pekerjaan penting
hendrik*
fani mulai besok dan seterusnya kamu akan menjadi pengawas di perusaha pengiriman k•••• e&i
jadwal sudah saya kirim lewat email ...
begitu isi pesan dari hendrik
yang mebuat fani terkejut setengah mati
" kenapa gue jadi pindah ke perusahaan radit sih ... haduh gue harus tanya " gumam fani yang sangat heran
seusai solat subuh fani menghubungi hendrik dia berniat menanyakan kepindahan nya itu
fani* hallo kak hendrik ... maaf saya menggangu ... ada yang ingin saya tanyakan
hendrik* gak masalah kok fan ada apa
fani* itu ... anu ... em ... kenapa saya jadi pindah ke perusahaan pak radit ya ... kan saya sekertaris pak abi
hendrik* begini fani pak abi meminta saya menghendel semua pekerjaan kamu, karna menurut pak abi saya bisa mengerjakan nya
dan perusahaan pak radit sedang membutuh kan sekertaris baru,karna yang lama sudah berhenti
fani* kan bisa terima orang baru saja , tidak perlu saya pindah (sedikit kesal)
hendrik* saya juga tidak tahu soal itu saya hanya mengikuti perintah pak abi
fani diam sejenak dan berfikir mengapa bosnya melakukan ini
"ya ampun ini pasti kerjaan chacha" dalam hati
hendrik* hallo fani, fan masih disitu
fani* eh ... iya kak masih , ya sudah kak kalau begitu saya mau siap siap
__ADS_1
hendrik* iya fan
panggilan berakhir
fani langsung mengerak kan tangannya mencari nama seseorang lalu iya menelpon untuk meminta penjelasan
fani* chacha!!!! (berteriak)
chacha* ya ampun fani aku gak budek gak perlu sekenceng itu
fani* ini pasti kerjaan lo deh ... iya kan
chacha* kerjaan apa ? (pura pura tidak tahu)
fani* pasti lo yang nyuruh pak abi mindahin gue kan ...
chacha* mindahin kamu,? gak ngerti aku tuh , apa coba maksudnya
fani* cha gue gak lagi becanda ya, ini pasti kerjaan lo deh
chacha* ya ampun fani aku juga gak tahu apa yang kamu maksud
fani* cha lo tahu kan kalau gue mau ngelupain om lo itu
chacha* iya , terus
fani* masak gue harus kerja sama dia gimana coba nasip hayati ini kalau ketemu bambank itu
chacha*(tertawa) ya berarti kamu jodoh sama om radit, udah deh jalanin aja, aku yakin om aku tuh juga sebenernya suka sama kamu tapi jaul mahal aja
fani* udah cha, capek denger harapan harapan hampa begitu
chacha* ya sudah, semangat ya fani sayang di tempat baru nya ...
chacha mematikan panggilan secara sepihak
fani" eh buset gue belum kelar ceramah dia udah matiin aja,(kesala)
fani bersiap siap untuk pergi ke kator abi, dan mengambil barang barang nya
namun iya merasa tak nyaman jika harus bekerja bersama radit
sesampai nya di kantor fani langsung mengemas semua barangnya, setelah itu iya menuju ruangan abi untuk berpamitan
fani" permisi pak abi , saya mau berpamitan
abi" ooo kamu sudah siap fan
fani" sudah pak (lemas)
abi" baik lah mari kita berangkat .. saya dan hendrik akan mengatar mu
fani" bapak yang akan mengantat saya (terkejut)
abi" iya ... ada apa ? ada masalah ?
fani" ah tidak pak ..
abi" baik lah kalau begitu
mereka pergi menuju perusahaan radit, sepajang perjalanan fani sedang mencoba menata hati nya agar kuat menghadapi situasi yang akan terjadi nanti
sesampai nya di perusahaan abi langsung di sambut oleh radit dan beberapa staf
abi" pak radit mulai hari inu fani akan menjadi sekertaris anda
radit" iya pak saya mengerti
abi" nah fani, kamu harus membantu pak radit seperti kamu membantu saya
fani" baik pak saya mengerti
__ADS_1
abi" baik lah pak radit saya akan tinggal kan fani disini dan saya harap kalian bisa bekerja sama
radit" semoga pak ...
abi dan hendrik meninggal kan perusahaan tersebut
radit mengajak fani menuju ke ruangan nya ...
fani hanya diam saja tidak mengeluarkan suara sedikit pun dan hal itu membuat suasana menjadi janggung tak seperti biasanya
radit mencoba mencairkan susana
radit" fani biar saya bawakan barang barang mu (mencoba mengambil kotak di tangan fani)
fani" tidak terimakasih pak, saya bisa sendiri
radit" ooo baik lah
radit merasa fani sangat berbeda tak seperti biasa nya,
mereka samapai di ruangan
radit" fani ini meja mu dan itu meja saya (menunjuk ke arah meja yang tak jauh dari meja nya )
fani" terimakasih pak ...
fani langsung mebereskan barang barang nya dan tak menghiraukan radit yang masih berdiri di depan meja nya
fani" ada hal yang lain, yang akan bapak bicara kan ?
radit" (terkejut) ah tidak ...
radit pergi meninggal kan fani
fani memulai pekerjaan hari pertama nya ... dengan perasaan yang tak karuan menurut nya
fani sedang mempelajari berkas berkas yang belum di selesaikan sekertaris lama dan itu sangat menumpuk
mebuat fani terfokus pada pekerjaan nya dan melupakan jam makan siangnya
radit"tok tok tok (mengetuk meja) fani ini sudah waktu makan siang
fani" (terkejut) ooo iya pak, terimakasih saya makan siang nya nanti saja, saya masih bekerja bapak pergi lah
radit" saya tidak mau di cap sebagai bos yang jahat fani, karna membiarkan kariyawan nya bekrja saat jam makan siang
fani" tapi pak, saya tidak bisa... saya akan makan nanti saja dan saya juga membawa bekal (berbohong)
radit" terserah apa kata mu (sedikit kesal atas sikap fani)
fani merasa lega karna radit maninggal kan nya
sementara radit berjalan dengan perasaan kesal ...
" ada apa dengan anak itu, biasa nya dia tidak seperti itu dan dia tidak mungkin membawa bekal" gumam radit dengan kesal
_____________________________________
tbc
next ya
aku ingetin buat kalian yang sudah selesai baca jangan lupa
kasih like
kasih komentar juga boleh
jadiin favorit boleh benget
kasih keritik sama saran juga bisa
__ADS_1
terimakasih semuanya
😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀