
enjoy read
.
.
.
.
.
read now
.
.
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
dimas tak menghiraukan tatapan orang orang pada nya ...
iya yerus berlari dan memasuki mobil yang telah di siapkan asistennya
sesampai nya di mobil pun dimas tetep memangku rika agar kaki nya tidak perlu bergerak
dimas" cepat lah sedikit bisa tidak (mebentak asistennya )
bersabar lah kita akan sampai di rumah sakit
tak berapa lama merka sampai di rumah sakit yang tak berapa jauh dari kantor dimas
dimas kembali mengendong rika dan membaringkan nya di kasur IGD
dokter langsung memeriksa rika dan meminta dimas agar menunggu di luar
dimas menunggu di luar dengan cemas,
tiba tiba ponsel nya berdering
dimas* hallo kek ada apa ?
kakek* ada apa kata mu, kakek yang harusnya bertanya, ada apa hinggau kau membuat ke hebohan di kantor dan siapa wanita itu
dimas* ya allah, maaf kek, itu rika kek
kakek* kenapa dengan calon cucu menantu kakek itu ?(panik),
dimas* seperti nya kaki nya terkena air panas kek
kakek* apa , kenapa bisa ?
dimas* dimas juga gak tahu kek
dimas melihat dokter yang menangani rika keluar
dimas* sudah dulu kek, dimas harus menemui dokter
dimas mengakhiri panggilan nya
dimas" bagai mana dok ke adaan nya ?
dokter" dia baik baik saja untung luka nya hanya di lapisan pertama saja jadi anda tidak perlu khawatir lagi
dimas" terimakasih dok, apa dia harus di rawat
dokter" (tertawa) tidak tuan, setelah menebus obat anda boleh pulang
dimas" baik lah dok, apa saya boleh bertemu dengan calon istri saya dok
dokter" silahkan
dimas kebali masuk kerunagan iGD itu , tapi sebelum itu iya memerintah kan asistennya menebus obat lebih dulu dan mengurus administrasi
dimas melihat rika yang sedang berbaring dan masih meneteskan air mata itu
dimas" apa masih sakit
rika" ooo kak dimas , sudah tidak seberapa kak (berusaha duduk)
dimas mebantu rika untuk duduk
dimas" kenapa kamu begitu ceroboh dan menyenggol rossi hingga menumpah kan air panas
__ADS_1
rika" aku tidak menyenggol nya, dia yang menyenggol ku hingga aku menjatuhkan air panas itu (sedikit kesal),
dimas" jadi bukan kamu yang menyenggol nya ?
rika" bukan, ooo iya aku lupa kak dimas pasti lebih percaya pacarnya dari pada aku, maaf sudah membuat kak dimas susah
dimas" pacar ?
rika" iya nona rosi itu pacar kak dimas kan
dimas" kau tahu dari mana ?
rika" tidak penting, maaf kak sudah menyusah kan kakak dan maaf aku selalu saja menyusah kan kakak
rika berusaha turun dari tempat tidur itu
rika berjalan keluar, yang masih termenung mendengar perkataan rika
dimas" rika tunggu
rika terus berjalan dengan tertatih
dimas" rika tunggu, kak dimas bisa jelasin
rika" jelasin apa sih kak, dan untuk apa mejelaskan, lagian kita hanya teman
dimas" teman, heh, iya kita hanya teman
rika dan dimas menunggu asistennya di ruang tunggu tak ada pembicaraan di antara ke duanya
mereka larut dalam fikiran masing masing
asisten dimas kembali dan menyerah kan obat nya ke pada riak
dimas" ayo kita pulang
rika" tidak perlu mengantar kak aku bisa pulang sendiri,jangan khawatir aku akan memberi tahu kejadiannya pada kak chacha seperti yang di katakan pacar kakak itu (tersenyum)
rika berjalan dengan tertatih meninggalkan dimas dan asistenny yang heran akan perkataan rika
"pacar, apa pak dimas berselingkuh" fikir asistenya
dimas sungguh tidak percaya akan sikap rika, dan dia pun tak tahu harus berbuat apa
kakek" dim gimana ke adaan rika ?
dimas"(menghela nafas) dia baik baik saja
kakek" lalu kenapa wajah mu seperti tak baik baik saja
dimas" aku benar benar tidak mengerti sifat wanita kek
kakek" maksud mu
dimas menceritakan semua kejadian yang terjadi pada kakek nya
kakek" dasar anak bodoh (menjewer telinga dimas)
dimas" kenapa dimas yang bodoh sih kek (memegang telinganya)
kakek" itu namanya dia cemburu, dan bodoh nya kamu membiar kan nya pulang sendiri, astaga dimas kamu laki laki macam apa
dimas" huff, dimas benar benar pusing kek
ke esokan pagi nya rika tidak di perbolehkan abi dan chacha untuk bekerja
rika pun menuruti kemauan kakak nya itu
rika di rumah bersama bumia
bumia sangat memperhatikan rika sampai samapi untuk bergerak pun rika selalu di tanya
siang itu bumia mendapat tamu yang tak terdugab
bumia" ya allah mas nugroho, tumben kemari ada perlu apa mas ?
nugroho adalah kakek nya dimas
kakek nya dimas berfikir jika iya tidak membentu cucu nya, maka seumur hidup cucu nya itu akan hidup sendiri
kakek" gak ada apa apa dek, cuma mau main aja, sekalian nengokin rika,
bumia" olah ... tak kirain ada apa, ya sudah mas , mari masuk
__ADS_1
rika nya ada di kamar
kakek dimas mengikuti bu mia memasuki kamar rika
rika" loh kakek kok disini (sambil mencium tangan)
kakek" mau liat ke adaan kamu, gimana masih sakit
rika" udah enggak kek
bumia" maaf ya mas, si rika kadang kadang sedikit ceroboh,sama kayak chacha
kakek" ceroboh,bukanya
rika langsung memotong perkataan kakek
rika" iya kek, maaf jadi buat heboh
(memberi kode)
kakek" ooo, iya gak apa apa, lagian pasti gak sengaja kan
oo iya dek boleh mas pinjem rika nya sebentar
bumia" ooo iya mas,tak tinggal dulu ya,sekalian buat minum
bumia keluar dan tak lupa menutup pintu
kakek" kenapa tidak cerita yang sebenarnya
rika" nanti kak dimas sama kakek kena marah sama mas abi, lebih baik rika aja yang kena marah (tersenyum)
kakek" ada ada saja kamu ini, pacar kamu gak nengokin kamu ri ?
rika" (tertawa) kakek suka ngelawak kan rika udah pernah bilang rika ini jomblo,lagian mana ada cowok yang mau sama rika kek
kakek" kalau ada,gimana?
rika" berarti dia harus periksa matanya
kakek" misal ya ri, dimas suka sama kamu, kamu mau enggak
rika diam sejenak
rika" gak mungkin kek, kak dimas suka sama aku, pacar kak dimas itu cantik, dan selera nya kak dimas juga bukan kayak aku,
kakek" tapi kalau seandainya dia benar benar suka gimana
rika" ya berarti rika yang harus sadar diri, lagian kek siapa sih yang gak mau sama kak dimas,udah ganteng,baik,orang berada, pekerja keras, pasti banyak yang mau sama kak dimas,
kakek" kamu benar ri , ri kamu suka enggak sama dimas ?
rika" em kok kakek nanya gitu,
kakek" suka apa enggak ?
rika" hem, giman ya kek, rika gak tahu kek
kakek" ri kamu suka sama dimas kan ?
rika" suka, bahakan sekarang rika merasa rika jatuh cinta, tapi kek rika sadar diri,rika gak pandai,gak berpendidikan tinggi,bukan orang berada,latar belakang beruk,gak pentes buat kak dimas, (tersenyum),
kakek jangan bilang bilang ke siapa siapa ya ini rahasia kita
kakek" kenapa kamu kasih tahu ini sama kakek, kakek kan kakeknya dimas
rika" kan kita udah janji untuk jadi sahabat, bukan kah sama sahabat gak boleh ada rahasia, lagian kakek juga pernah kasih tahu aku rahasia kakek kan
kakek" benar,
diam diam kakek merekam percakapan nya dengan rika
tidak lama kemudian bumia masuk membawa kan teh dan cemilan
mereka berbincang hingga sore hari
-------------------------------------------------
tbc
jangan lupa setelah membaca tinggalkan jejak jejak kalian guys
terimakasih
__ADS_1