Really My Husband

Really My Husband
#RMH 82


__ADS_3

enjoy read


.


.


.


.


.


read now


.


.


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


dimas tak menghiraukan tatapan orang orang pada nya ...


iya yerus berlari dan memasuki mobil yang telah di siapkan asistennya


sesampai nya di mobil pun dimas tetep memangku rika agar kaki nya tidak perlu bergerak


dimas" cepat lah sedikit bisa tidak (mebentak asistennya )


bersabar lah kita akan sampai di rumah sakit


tak berapa lama merka sampai di rumah sakit yang tak berapa jauh dari kantor dimas


dimas kembali mengendong rika dan membaringkan nya di kasur IGD


dokter langsung memeriksa rika dan meminta dimas agar menunggu di luar


dimas menunggu di luar dengan cemas,


tiba tiba ponsel nya berdering


dimas* hallo kek ada apa ?


kakek* ada apa kata mu, kakek yang harusnya bertanya, ada apa hinggau kau membuat ke hebohan di kantor dan siapa wanita itu


dimas* ya allah, maaf kek, itu rika kek


kakek* kenapa dengan calon cucu menantu kakek itu ?(panik),


dimas* seperti nya kaki nya terkena air panas kek


kakek* apa , kenapa bisa ?


dimas* dimas juga gak tahu kek


dimas melihat dokter yang menangani rika keluar


dimas* sudah dulu kek, dimas harus menemui dokter


dimas mengakhiri panggilan nya


dimas" bagai mana dok ke adaan nya ?


dokter" dia baik baik saja untung luka nya hanya di lapisan pertama saja jadi anda tidak perlu khawatir lagi


dimas" terimakasih dok, apa dia harus di rawat


dokter" (tertawa) tidak tuan, setelah menebus obat anda boleh pulang


dimas" baik lah dok, apa saya boleh bertemu dengan calon istri saya dok


dokter" silahkan


dimas kebali masuk kerunagan iGD itu , tapi sebelum itu iya memerintah kan asistennya menebus obat lebih dulu dan mengurus administrasi


dimas melihat rika yang sedang berbaring dan masih meneteskan air mata itu


dimas" apa masih sakit


rika" ooo kak dimas , sudah tidak seberapa kak (berusaha duduk)


dimas mebantu rika untuk duduk


dimas" kenapa kamu begitu ceroboh dan menyenggol rossi hingga menumpah kan air panas

__ADS_1


rika" aku tidak menyenggol nya, dia yang menyenggol ku hingga aku menjatuhkan air panas itu (sedikit kesal),


dimas" jadi bukan kamu yang menyenggol nya ?


rika" bukan, ooo iya aku lupa kak dimas pasti lebih percaya pacarnya dari pada aku, maaf sudah membuat kak dimas susah


dimas" pacar ?


rika" iya nona rosi itu pacar kak dimas kan


dimas" kau tahu dari mana ?


rika" tidak penting, maaf kak sudah menyusah kan kakak dan maaf aku selalu saja menyusah kan kakak


rika berusaha turun dari tempat tidur itu


rika berjalan keluar, yang masih termenung mendengar perkataan rika


dimas" rika tunggu


rika terus berjalan dengan tertatih


dimas" rika tunggu, kak dimas bisa jelasin


rika" jelasin apa sih kak, dan untuk apa mejelaskan, lagian kita hanya teman


dimas" teman, heh, iya kita hanya teman


rika dan dimas menunggu asistennya di ruang tunggu tak ada pembicaraan di antara ke duanya


mereka larut dalam fikiran masing masing


asisten dimas kembali dan menyerah kan obat nya ke pada riak


dimas" ayo kita pulang


rika" tidak perlu mengantar kak aku bisa pulang sendiri,jangan khawatir aku akan memberi tahu kejadiannya pada kak chacha seperti yang di katakan pacar kakak itu (tersenyum)


rika berjalan dengan tertatih meninggalkan dimas dan asistenny yang heran akan perkataan rika


"pacar, apa pak dimas berselingkuh" fikir asistenya


dimas sungguh tidak percaya akan sikap rika, dan dia pun tak tahu harus berbuat apa


kakek" dim gimana ke adaan rika ?


dimas"(menghela nafas) dia baik baik saja


kakek" lalu kenapa wajah mu seperti tak baik baik saja


dimas" aku benar benar tidak mengerti sifat wanita kek


kakek" maksud mu


dimas menceritakan semua kejadian yang terjadi pada kakek nya


kakek" dasar anak bodoh (menjewer telinga dimas)


dimas" kenapa dimas yang bodoh sih kek (memegang telinganya)


kakek" itu namanya dia cemburu, dan bodoh nya kamu membiar kan nya pulang sendiri, astaga dimas kamu laki laki macam apa


dimas" huff, dimas benar benar pusing kek


ke esokan pagi nya rika tidak di perbolehkan abi dan chacha untuk bekerja


rika pun menuruti kemauan kakak nya itu


rika di rumah bersama bumia


bumia sangat memperhatikan rika sampai samapi untuk bergerak pun rika selalu di tanya


siang itu bumia mendapat tamu yang tak terdugab


bumia" ya allah mas nugroho, tumben kemari ada perlu apa mas ?


nugroho adalah kakek nya dimas


kakek nya dimas berfikir jika iya tidak membentu cucu nya, maka seumur hidup cucu nya itu akan hidup sendiri


kakek" gak ada apa apa dek, cuma mau main aja, sekalian nengokin rika,


bumia" olah ... tak kirain ada apa, ya sudah mas , mari masuk

__ADS_1


rika nya ada di kamar


kakek dimas mengikuti bu mia memasuki kamar rika


rika" loh kakek kok disini (sambil mencium tangan)


kakek" mau liat ke adaan kamu, gimana masih sakit


rika" udah enggak kek


bumia" maaf ya mas, si rika kadang kadang sedikit ceroboh,sama kayak chacha


kakek" ceroboh,bukanya


rika langsung memotong perkataan kakek


rika" iya kek, maaf jadi buat heboh


(memberi kode)


kakek" ooo, iya gak apa apa, lagian pasti gak sengaja kan


oo iya dek boleh mas pinjem rika nya sebentar


bumia" ooo iya mas,tak tinggal dulu ya,sekalian buat minum


bumia keluar dan tak lupa menutup pintu


kakek" kenapa tidak cerita yang sebenarnya


rika" nanti kak dimas sama kakek kena marah sama mas abi, lebih baik rika aja yang kena marah (tersenyum)


kakek" ada ada saja kamu ini, pacar kamu gak nengokin kamu ri ?


rika" (tertawa) kakek suka ngelawak kan rika udah pernah bilang rika ini jomblo,lagian mana ada cowok yang mau sama rika kek


kakek" kalau ada,gimana?


rika" berarti dia harus periksa matanya


kakek" misal ya ri, dimas suka sama kamu, kamu mau enggak


rika diam sejenak


rika" gak mungkin kek, kak dimas suka sama aku, pacar kak dimas itu cantik, dan selera nya kak dimas juga bukan kayak aku,


kakek" tapi kalau seandainya dia benar benar suka gimana


rika" ya berarti rika yang harus sadar diri, lagian kek siapa sih yang gak mau sama kak dimas,udah ganteng,baik,orang berada, pekerja keras, pasti banyak yang mau sama kak dimas,


kakek" kamu benar ri , ri kamu suka enggak sama dimas ?


rika" em kok kakek nanya gitu,


kakek" suka apa enggak ?


rika" hem, giman ya kek, rika gak tahu kek


kakek" ri kamu suka sama dimas kan ?


rika" suka, bahakan sekarang rika merasa rika jatuh cinta, tapi kek rika sadar diri,rika gak pandai,gak berpendidikan tinggi,bukan orang berada,latar belakang beruk,gak pentes buat kak dimas, (tersenyum),


kakek jangan bilang bilang ke siapa siapa ya ini rahasia kita


kakek" kenapa kamu kasih tahu ini sama kakek, kakek kan kakeknya dimas


rika" kan kita udah janji untuk jadi sahabat, bukan kah sama sahabat gak boleh ada rahasia, lagian kakek juga pernah kasih tahu aku rahasia kakek kan


kakek" benar,


diam diam kakek merekam percakapan nya dengan rika


tidak lama kemudian bumia masuk membawa kan teh dan cemilan


mereka berbincang hingga sore hari


-------------------------------------------------


tbc


jangan lupa setelah membaca tinggalkan jejak jejak kalian guys


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2