Really My Husband

Really My Husband
#RMH 84


__ADS_3

enjoy...


.


.


.


.


.


let's read


.


.


________________________________


sepanjang perjalanan menuju rumah dimas ke duanya saling diam dan tak ada yang berusaha mencair kan suasana


dimas pun tak tahu kenapa dirinya tiba tiba menjadi gagu seketika


mereka sudah sampai di depan rumah dimas


tapi ke duanya seakan enggan utuk turun


dimas" ri ayo turun ...


rika" (terkejut) ooo iya


rika hendak keluar namun iya lupa jika sitbell masih terpasang


dimas" ri lepas dulu sitbell nya gak perlu di bawa turun (mengacak rambut rika)


rika" ooo iya ...


rika sangat malu akan tingkah nya sendiri yang, begitu bodoh


dimas" ri ayok kenapa diam saja kakek pasti sudah nunggu


kali ini tidak mengenggam tangan rika lagi namun iya melingkarkan tangan nya di pinggang rika


mereka masuk ke dalam rumah dan mendapati kakek nya sedang asik menonton kartun sepongebob kesukaannya itu


dimas" kakek ini kue nya


kakek nya melihat suatu yang berbeda dari ke dua orang itu dan melihat tangan cucu nya itu


kakek" aduh kakek jadi inget masa muda kalau liat kalian (melirik ke arah dimas dan rika)


rika" kak dimas lepasin,(berusaha melepaska tangan dimas)


dimas bukannya melepas kan tangan nya malah memeluk rika dari belakang


dimas" biar aja, kakek itu hanya iri


rika" kak dimas apaan sih, lepas


dimas" enggak akan honey,


kakek" sana sana kalian kalau mau mesraan jangan di sini, ganggu kakek (tertawa)


dimas mengajak rika untuk ke halaman belakang rumah nya


"akhirnya si bodoh itu bisa juga melakukan nya" gumam kakek dimas


dimas" sayang apa kita akan beritahu abi soal ini


rika" apa sih kak sayang sayang, aku belum setuju untuk jadi pacar kakak


dimas tersenyum lalu mengeluarkan ponsel nya dan mendengarkan rekaman suara rika yang mengatakan bahwa dia mencintai dimas


rika terkejut mendengar itu,pasalnya kakek tidak melakukan apa pun saat mereka mengobrol beberapa hari yang lalu


dimas" masih mau menyangkal, (menarik rika agar lebih dekat)


rika" em ... itu, itu iih kakek benar benar


dimas"(tertawa) aku atau kamu yang mau memberitahu abi


rika" jangan dulu, kita jalani diam diam saja dulu, kita tunggu waktu yang tepat

__ADS_1


dimas" kenapa tidak meberi tahu?


rika" aku belum siap


dimas" baik lah kalau itu mau mu, yang penting kamu sekarang milik ku (mencium kening rika)


****


hari ini adalah hari kepulangan fani dan radit ke tanah air


abi,dimas,dan rika menjemput mereka


chacha tak ikut karna rara sedang demam


abi" selamat datang kembali bro


radit" thanks bro...


dimas" bro,gimana bulan madunya lancar (tertawa)


radit" tidak perlu di ragukan bro


fani" ya ampun keponakan aunti yang cantik (memeluk rika)


rika" apa kabar aunti cantik


fani" baik, kaki kamu gimana, udah baikan


rika" em, lumayan


radit" kenapa kaki rika ?


fani" kena air panas


radit" ya allah, benaran gak apa apa ri


rika" enggak kok


abi" ya sudah ayo ceritanya kita sambung di rumah, kasian yang lain sudah menunggu


mereka pergi meninggalka bandara menuju ke rumah bumia


sepanjang perjalanan kedua wanita itu tidak berhenti saling curhat dan bercerita


sesampai nya di rumah fani sudah tidak sabar untuk melihat hasil karya kedua keponakan nya itu


fani" ayo ri cepet turun, aunti udah gak sabar (menarik tangan rika)


rika" iya sabar aunti baju rika nyangkut


padahal bukan baju yang menyangkut melain kan tangan dimas yang menahannya


mereka memasuki rumah dan di sambut oleh semua keluarga


chacha langsung menarik om dan fani masuk ke dalam kamar radit yang sudah di benahi itu


chacha" tadaa,ini dia hasil karya kita


rika" gimana aunti sudah sesuai keinginan


fani" terimakasih, suka banget


radit" yang yakin ini kamar mau begini (menatap kamarnya yang di cat merah muda dan ungu,serta pernak pernik seperti kamar remaja)


fani" iya aku suka


radit"(tersenyum tidak enak) oke kamarnya akan begini


setelah selesai makan malam abi,chacha,dan rika berpamitan pulang karna tugas mereka sudah selesai, dan lagi sudah hampir dua mingu mereka meninggalkan rumah


setibanya di rumah mereka di sambut dengan para maid dengan perasaan yang gembira


mereka memasuki kamar masing masing karna sudah merasa lelah dan ingin beristirahat


sesampai nya di kamar rika megecek ponselnya begitu banyak panggilan dari dimas dan chat dari nya


(via WA)


dimas*sayang, sudah sampai rumah


sayang,yang


kenapa gak bales

__ADS_1


sayang


sayang


sayang


rika samapai pusing mebacanya karna banyak sekali


dimas menelpon kembali rika buru buru mengangkat telpon dari dimas


rika* hallo


dimas* lama banget sih yang, angkatnya


rika* maaf tadi kan lagi di jalan


dimas* kamu baru sampek


rika* iya


dimas* besok aku jemput ya kamu kita ke toko bareng


rika* gak usah aku bareng mba chacha dan mas abi, kalau aku pergi bareng kamu mereka curiga


dimas* ya allah terus kita berduany kapan yang


rika* sabar ya


rika tak meyadari jika ada yang mendengar percakapan nya dengan dimas


orang itu adalah abi,iya merasa adik sepupunya itu memeliki teman dekat yang sepesial


abi langsung naik kekamar nya untuk meberitahu ke chacha


abi" bunda, gawat


chacha" gawat apa sih pa (sambil menepuk nepuk rara)


abi" bun rika, udah punya cowok bun


chacha" (mengerutkan dahi) lah terus,bagus dong berarti


abi" gak bisa gabisa bun, rika itu masih belum tahu apa apa bun,dia pasti juga gak tahu kalau cowok itu baik apa enggak


chacha"(tertawa) bunda jadi bayangin gimana jika rara seperti rika, pasti papa bakal ngawal kemana aja ya, ya allah pa, rika sudah besar kita gak mungkin ngelarang dia buat punya teman dekat, seharusnya kita sebagai penganti orang tua, meminta rika mengenalkan teman nya itu agar kita bisa lihat baik tidak nya


abi" bunda benar,tapi gimana cara nya


chacha" nanti kita cari sama sama ya pa,udah sekarang tidur sudah malam pa


mereka tertidur dengan nyenyak


besok pagi seperti biasa merka pergi ke toko roti, rara tidak ikut iya memilih main dengan omanya


rika mengerjakan tugas nya, dan melayani pembeli yang datang


siang hari rika mendapat kan tamu yang bahkan iya pun tak mengenal orang itu


rika" selamat datang di toko roti sekar


" maaf apa adek ini rika "


rika menatap pembeli tersebut


rika" iya itu saya, ibu, ada apa ya ?


" akhirnya tante temuin kamu "


rika semakin bingung saat orang itu memeluk nya


rika masih bertanya tanya siapa orang ini dan apa yang di ingin kan nya


_________________________________


tbc


jagan lupa kasih aku


komen boleh


favorit harus (makasa hehe)


keritik dan saran juga boleh banget

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2