
happy reading ...
.
.
.
.
enjoy
.
.
--------------------------------------------------
pagi pagi sekali rika sudah bersiap untuk pergi ke toko bersama chacha
dengan sangat terpaksa rika menuruti kemauan sang kakak yang memintanya mengenakan baju yang semalam iya pakai dan memoles sedikit wajah nya
rika" rika yakin samapai toko pasti rika jadi bahan ejekan
chacha" siapa coba yang mau ngejek perempuan cantik kayak kamu
rika" hah... rika ganti aja ya mba
chacha" no no no, itu perintah mas abi kamu tahunkan mas abi gimana kalau udah mau sesuatu
rika hanya bisa menghela nafasnya
rika merasa kurang percaya diri dengan penampilan nya yang iya rasa sangat aneh dan jelek
sesampai nya di toko rika turun namun tidak langsung masuk melainkan iya meminta chacha menemaninya untuk ke dalam
karna pagi ini chacha mau pergi ke rumah ibu mia ... jadi iya tidak ke toko
rika" ayok mba , temenin rika dulu baru boleh pergi (menarik tanga chacha)
chacha" iya iya mba temenin
semapai nya di toko semua orang terpesona melihat rika yang tampil cantik itu
paklukman" ini beneran rika kan ?
chacha" iya pak, giman cantik gak
bulia" ini sih bukan cantik lagi cha, cantik banget
rika hanya tersipu malu saja
paklukman" tiap hari begini ya nduk biar keliatan ayu ne (sambil tertawa)
setelah selasi chacha pergi dan rika mulai bekerja
tanga rika sudah mulai mebaik dan iya mulai bisa mengunakan tanagan kembali walau kadang masih ada terasa nyeri
rika tidak melihat sosok dimas ... dan iya merasa lega karna iya tek perlu bertemu dimas ...
saat tengan hari dimas tiba di toko saat rika sedang beristirahat
dimas langsung memasuki rungan chacha untuk mengecek laporan yang di perintah kan chacha
dimas meninta tolong pada bulia untuk membuatkan nya kopi dan mengantarkanya ke dalam runagan chacha
rika selesai beristirahat, dan waktunya kebali bekerja ...
bulia meminta tolong pada rika menbuat kan kopi dan mengantar nya ke rungan chacha
karna bulia dan pak lukman harus pergi menghadiri acara sekolah taya
bulia berpamitan pergi
rika membuat kopi nya dan iya mengira jika yang di dalam ruangan itu adalah chacha
__ADS_1
toko memang sedang tidak rama, jadi tidak maslah untuk rika bekerja sendiri
selasai mambuat kopi rika langsung membawa kan kopi itu keruangan chacha
rika tidak mengetuk lagi iya langsung saja masuk kerungan itu dan menutup pintu nya
samapai iya berbalik dan melihat sosok dimas yang berada di depannya
membuat nya terkejut dan membuat gelas kopi itu jatuh dan mengenai tangan nya
"aaaa"
dimas langsung menghampiri rika
namun seperti biasa rika mulai merasa ke takutan
dimas melihat sesuatu yang berbeda dari rika
dimas memgang tangan rika yang terkena kopi panas
rika sudah mau menagis karna merasa takut pada dimas ...
dimas" rika bisa tidak jika lo ke temu gue gak usah nangis (kesal)
rika" ma... m..maaf kak (mulai berkaca kaca)
dimas mengajak rika duduk dan mengambil obat untuk mengobati tangan rika yang terkena air panas itu
rika masih merasa takut pada dimas dia pun mulai menagis
mebuat dimas bingung sebenarnya dia menangis karna apa
karna takut pada nya seperti biasa atau menagis karna sakit
dimas" apa ini sakit ? (menunjuk kepada lengan yang memerah)
rika hanya mengangguk
dimas" rika tolong jangan menagis
rika tidak tahu kenapa mendengar permintaan maaf dari dimas mebuaatnya merasa tenang
rika mulai berhenti menangis tapi iya masih merasa takut pada dimas
rika hanya menundukan kepala nya saja tidak berani menatap dimas
dimas" apa masih terasa panas (mengelus bercak merah pada tangan rika)
rika" e... enggak se... seberapa kak (sambil sesegukan)
dimas menatap rika yang masih menundukan wajah nya
dimas menghela nafas panjang nya
dimas" rika sebaik nya lo istirahat aja, biar toko gue yang jaga
rika langsung berdiri dan membantah dimas
rika" gak usah kak rika bisa kok (langsung berlari ke luar)
rika mengambil lap pel untuk membersihkan tumpahan kopi nya setelah selesai rika duduk manis di belakang meja kasir
siang itu pembeli tidak terlalu ramai jadi rika masih bisa menaganinya
ponsel rika berdering dan dia melihat itu panggilan dari ibu nya
"my love"
"pasti ibu ingin meminta uang" gumam rika
rika mengabaikan panggilan itu dan membiarkan ponsel nya berdering
walau ibunya jahat pada nya namun rika tidak pernah membenci ibunya itu bahkan iya selalu berdoa agar allah selalu melindungi ibunya itu
dimas melihat rika yang sedang melamun dan membiarkan ponselnya berdering
__ADS_1
dimas melihat sekilas layar ponsel rika
lalu dia menegur rika
dimas" rika ponsel mu berdering
rika" ooo iya
rika mengambil ponselnya dan berjalan menjauh dari dimas
rika* ada apa bu
ibu* rika ibu minta duit,(ketus)
rika*rika gak ada duit bu, memang buat apa bukan nya bulan kemarin rika udah kasih ibu ya
ibu* itu sudah habis, ibu ingin membeli perhiasan, bukan nya kau tinggal bersama abi, minta saja padanya
rika* ibu rika gak mau,rika udah di bolehin tinggal saja sudah bersyukur, nanti kalau rika punya duit rika kasih ke ibu
ibu* dasar anak durhaka, gak tau diri membawa sial, pokok nya ibu gak mau tahu kamu harus kasih ibu duit ngerti kamu
ibunya mematika panggilan
rika meneteskan air matanya, dia merasa sedih mendengar kata kata dari sang ibu, yang selalu saja membetak atau mengatainya anak pembawa sial
dimas melihat rika menangis, namun iya berfikir jika rika bertengkar dengan kekasih nya
karna dimas tadi melihat tulisan di ponsel rika
"dasar anak labil" gumam dimas
rika menarik nafasnya dan mengendalikan perasaannya...
rika kembali ke meja kasir dan mulai kembali bekerja
tak terasa waktu sudah sore
chacha atau pun bulia dan pak lukman tidak ada yang kembali ke toko
chacha mebersihkan toko sebelum mereka menutup toko
setelah selesai rika menunggu dimas mengunci pintu
dimas melihat jika rika tidak memeliki kendaraan
dimas"lo pulang naik apa ?
rika" em ... itu, naik ojek
dimas" gak usah bareng gue aja
rika" gak usah kak, naik ojek saja
rika melangkah menjauhi dimas
dimas menarik tangan rika
dimas" ikut gue, nanti ada apa apa sama lo gue yang kena marah chacha
rika" mulai berkaca kaca, gak usah kak aku bisa pulang sendiri
dimas" ya sudah terserah lo
dimas meninggalkan rika sendiri di depan toko
rika memesan ojek online untuknya dan tak lama iya pun pergi dari toko
____________________________________
tbc
kira kira dimas bisa gak ya jatuh cinta sama rika, ?
kira kira gimana menurut kalian?
__ADS_1
jangan lupa setelah membaca ikut coret coret di kolom komenter ya dan kasih aku like juga jangan lupa