Really My Husband

Really My Husband
#RMH 75


__ADS_3

happy reading ...


.


.


.


.


enjoy


.


.


--------------------------------------------------


pagi pagi sekali rika sudah bersiap untuk pergi ke toko bersama chacha


dengan sangat terpaksa rika menuruti kemauan sang kakak yang memintanya mengenakan baju yang semalam iya pakai dan memoles sedikit wajah nya


rika" rika yakin samapai toko pasti rika jadi bahan ejekan


chacha" siapa coba yang mau ngejek perempuan cantik kayak kamu


rika" hah... rika ganti aja ya mba


chacha" no no no, itu perintah mas abi kamu tahunkan mas abi gimana kalau udah mau sesuatu


rika hanya bisa menghela nafasnya


rika merasa kurang percaya diri dengan penampilan nya yang iya rasa sangat aneh dan jelek


sesampai nya di toko rika turun namun tidak langsung masuk melainkan iya meminta chacha menemaninya untuk ke dalam


karna pagi ini chacha mau pergi ke rumah ibu mia ... jadi iya tidak ke toko


rika" ayok mba , temenin rika dulu baru boleh pergi (menarik tanga chacha)


chacha" iya iya mba temenin


semapai nya di toko semua orang terpesona melihat rika yang tampil cantik itu


paklukman" ini beneran rika kan ?


chacha" iya pak, giman cantik gak


bulia" ini sih bukan cantik lagi cha, cantik banget


rika hanya tersipu malu saja


paklukman" tiap hari begini ya nduk biar keliatan ayu ne (sambil tertawa)


setelah selasi chacha pergi dan rika mulai bekerja


tanga rika sudah mulai mebaik dan iya mulai bisa mengunakan tanagan kembali walau kadang masih ada terasa nyeri


rika tidak melihat sosok dimas ... dan iya merasa lega karna iya tek perlu bertemu dimas ...


saat tengan hari dimas tiba di toko saat rika sedang beristirahat


dimas langsung memasuki rungan chacha untuk mengecek laporan yang di perintah kan chacha


dimas meninta tolong pada bulia untuk membuatkan nya kopi dan mengantarkanya ke dalam runagan chacha


rika selesai beristirahat, dan waktunya kebali bekerja ...


bulia meminta tolong pada rika menbuat kan kopi dan mengantar nya ke rungan chacha


karna bulia dan pak lukman harus pergi menghadiri acara sekolah taya


bulia berpamitan pergi


rika membuat kopi nya dan iya mengira jika yang di dalam ruangan itu adalah chacha

__ADS_1


toko memang sedang tidak rama, jadi tidak maslah untuk rika bekerja sendiri


selasai mambuat kopi rika langsung membawa kan kopi itu keruangan chacha


rika tidak mengetuk lagi iya langsung saja masuk kerungan itu dan menutup pintu nya


samapai iya berbalik dan melihat sosok dimas yang berada di depannya


membuat nya terkejut dan membuat gelas kopi itu jatuh dan mengenai tangan nya


"aaaa"


dimas langsung menghampiri rika


namun seperti biasa rika mulai merasa ke takutan


dimas melihat sesuatu yang berbeda dari rika


dimas memgang tangan rika yang terkena kopi panas


rika sudah mau menagis karna merasa takut pada dimas ...


dimas" rika bisa tidak jika lo ke temu gue gak usah nangis (kesal)


rika" ma... m..maaf kak (mulai berkaca kaca)


dimas mengajak rika duduk dan mengambil obat untuk mengobati tangan rika yang terkena air panas itu


rika masih merasa takut pada dimas dia pun mulai menagis


mebuat dimas bingung sebenarnya dia menangis karna apa


karna takut pada nya seperti biasa atau menagis karna sakit


dimas" apa ini sakit ? (menunjuk kepada lengan yang memerah)


rika hanya mengangguk


dimas" rika tolong jangan menagis


rika tidak tahu kenapa mendengar permintaan maaf dari dimas mebuaatnya merasa tenang


rika mulai berhenti menangis tapi iya masih merasa takut pada dimas


rika hanya menundukan kepala nya saja tidak berani menatap dimas


dimas" apa masih terasa panas (mengelus bercak merah pada tangan rika)


rika" e... enggak se... seberapa kak (sambil sesegukan)


dimas menatap rika yang masih menundukan wajah nya


dimas menghela nafas panjang nya


dimas" rika sebaik nya lo istirahat aja, biar toko gue yang jaga


rika langsung berdiri dan membantah dimas


rika" gak usah kak rika bisa kok (langsung berlari ke luar)


rika mengambil lap pel untuk membersihkan tumpahan kopi nya setelah selesai rika duduk manis di belakang meja kasir


siang itu pembeli tidak terlalu ramai jadi rika masih bisa menaganinya


ponsel rika berdering dan dia melihat itu panggilan dari ibu nya


"my love"


"pasti ibu ingin meminta uang" gumam rika


rika mengabaikan panggilan itu dan membiarkan ponsel nya berdering


walau ibunya jahat pada nya namun rika tidak pernah membenci ibunya itu bahkan iya selalu berdoa agar allah selalu melindungi ibunya itu


dimas melihat rika yang sedang melamun dan membiarkan ponselnya berdering

__ADS_1


dimas melihat sekilas layar ponsel rika


lalu dia menegur rika


dimas" rika ponsel mu berdering


rika" ooo iya


rika mengambil ponselnya dan berjalan menjauh dari dimas


rika* ada apa bu


ibu* rika ibu minta duit,(ketus)


rika*rika gak ada duit bu, memang buat apa bukan nya bulan kemarin rika udah kasih ibu ya


ibu* itu sudah habis, ibu ingin membeli perhiasan, bukan nya kau tinggal bersama abi, minta saja padanya


rika* ibu rika gak mau,rika udah di bolehin tinggal saja sudah bersyukur, nanti kalau rika punya duit rika kasih ke ibu


ibu* dasar anak durhaka, gak tau diri membawa sial, pokok nya ibu gak mau tahu kamu harus kasih ibu duit ngerti kamu


ibunya mematika panggilan


rika meneteskan air matanya, dia merasa sedih mendengar kata kata dari sang ibu, yang selalu saja membetak atau mengatainya anak pembawa sial


dimas melihat rika menangis, namun iya berfikir jika rika bertengkar dengan kekasih nya


karna dimas tadi melihat tulisan di ponsel rika


"dasar anak labil" gumam dimas


rika menarik nafasnya dan mengendalikan perasaannya...


rika kembali ke meja kasir dan mulai kembali bekerja


tak terasa waktu sudah sore


chacha atau pun bulia dan pak lukman tidak ada yang kembali ke toko


chacha mebersihkan toko sebelum mereka menutup toko


setelah selesai rika menunggu dimas mengunci pintu


dimas melihat jika rika tidak memeliki kendaraan


dimas"lo pulang naik apa ?


rika" em ... itu, naik ojek


dimas" gak usah bareng gue aja


rika" gak usah kak, naik ojek saja


rika melangkah menjauhi dimas


dimas menarik tangan rika


dimas" ikut gue, nanti ada apa apa sama lo gue yang kena marah chacha


rika" mulai berkaca kaca, gak usah kak aku bisa pulang sendiri


dimas" ya sudah terserah lo


dimas meninggalkan rika sendiri di depan toko


rika memesan ojek online untuknya dan tak lama iya pun pergi dari toko


____________________________________


tbc


kira kira dimas bisa gak ya jatuh cinta sama rika, ?


kira kira gimana menurut kalian?

__ADS_1


jangan lupa setelah membaca ikut coret coret di kolom komenter ya dan kasih aku like juga jangan lupa


__ADS_2