Really My Husband

Really My Husband
#RMH 138


__ADS_3

happy reading


.


.


.


.


enjoy


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


malam itu rumah bunda ria menjadi heboh karena mendengar teriakan cha-cha


ya cha-cha akan melahirkan ... sungguh di luar prediksi ... cha-cha merasakan kontraksi pada perutnya yang membuatnya sampai berteriak


semua orang di dalam rumah itu sontak berlarian menuju kamar Abi dan cha-cha


Abi " bunda cepat bantu Abi ...


bunda ria dan Rika langsung membantu Abi, bunda ria membantu menantunya itu agar tenang ...


sementara Rika mengemas barang barang yang akan di perlukan oleh cha-cha


memang barang barang itu sudah di kemas oleh cha-cha namun ada beberapa yang belum di masukan ke dalam tas tersebut


dimas sudah menyalakan mobil


dengan sigap Abi mengendong istrinya dan memasukannya ke dalam mobil ...


cha-cha sungguh merasakan sakit yang luar biasa apalagi ini adalah pengalaman pertamanya begitu pula Abi


karena dulu Rahma memilih SC dan tidak mau melahirkan normal


Abi" sabar sayang, kita akan segera kerumah sakit


setelah semuanya naik Dimas langsung melakukan mobilnya


bunda ria" Cha kalo kamu mau ngerasa sakit kamu remes aja tangan Abi jangan kamu tahan


cha-cha mengangguk kepalanya karena iya tak bisa berkata kata lagi


Abi" dim buruan bawa mobilnya cha-cha udah kesakitan (kesal)


plak... sebuah pukulan mendarat di pipi Abi


Abi" kenapa kamu pukul sayang


ya chacha memukul Abi


cha-cha" kamu ya... mau ngebut ngebut ... mau buat aku ngelahirin di jalan (sambil terengah engah )


Abi seketika langsung diam ...


chacah meremas tangan Abi dengan kuat


"aaaaa" sambil meremas tangan Abi


Abi hanya bisa pasrah dengan apa yang terjadi


sesampainya di rumah sakit Abi mengurus semuanya cha-cha di tinggalkan bersama Dimas dan bunda ria


kini Dimas yang menjadi korban kekerasan ibu yang akan melahirkan


saat sang bayi mulai kontraksi cha-cha sontak menjambak rambut Dimas


cha-cha" aduh dim sakit dim, sakit ...


dimas" sabar Cha ,sabar tarik napas Cha (sambil menahan sakit)


"aaaaaa" meremas tangan Dimas dengan kuat


dimas" istighfar Cha , tarik napas

__ADS_1


cha-cha" aduh dim,sakit dim


bunda ria hanya bisa membatu mengelus Elis punggung cha-cha dan terus memberi semangat pada menantunya itu


setelah selesai Abi kembali ke ruang dimana cha-cha berada


cha-cha" aduh mas sakit... (menjambak dan meremas tangan Dimas )


Abi masih berdiri di depan pintu pun langsung mendekat dan mengantikan posisi Dimas


Abi" sabar sayang yang kuat, kamu bisa, demi anak kita


tak lama seorang suster datang ... dan memeriksa keadaan cha-cha ...


bunda ria" sudah bukaan berapa sus


suster" sudah bukaan lima Bu, kita tunggu lagunya Bu ... ibu nya di ajak jalan jalan saja


bunda ria" baik sus


cha-cha di ajak berjalan ...


cha-cha" aduh Bun sakit Bun, mules Bun


nyeri


bunda ria" sabar sayang, nikmati saja ... ingat itu pajak buat kamu ... atur nafas nak,


cha-cha berjalan bersama bunda ria dan Rika


Rika mengelus elus perut cha-cha ...


Rika" sabar ya mba ...


selesai berjalan cha-cha kembali berbaring dan seorang bidan masuk ... memeriksa cha-cha kembali ...


bunda ria" bagai mana Bu bidan


bidan" sudah pembukaan delapan Bu kami akan membawa ibu cha-cha masuk ke kamar bersalin


bidan" sudah pak ...


bidan itu meninggalkan mereka


cha-cha" aduh mas sakit ...


Abi" sabar sayang, sebentar lagi kita akan melihat buah hati kita sayang berjuanglah


setelah semua selesai para tim medis membawa cha-cha ke ruang bersalin dan di temani oleh suaminya


Abi masih setia menyemangati istrinya itu ...


sementara di luar keluarga sudah berkumpul ...


Radit datang hanya sendiri karena ibu Mia harus menemani Fani


Radit" gimana cha-cha ....


dimas" dia sedang di dalam, sedang peroses bersalin


Radit" apa dia kesakitan


dimas menunjukan luka luka di tangan nya


Radit" itu kenapa ?


dimas" ini ulah cha-cha , setiap kali dia merasa sakit dia akan meremas atau mencubit atau apa saja yang membuatnya senang (kesal)


Radit langsung tertawa mendapat penjelasan dari Dimas


Radit" sabar ya dim, demi ponakan


dimas" tunggu Lo dit ,dua bulan lagi Fani lahiran Lo bakal rasain


Radit langsung diam dari tawanya iya baru teringat jika dua bulan lagi istri nya pun akan melahirkan

__ADS_1


Radit" bener Lo dim, harus siap mental dan fisik dong gue


tak lama terdengar lah suara tangisan bayi dari ruang bersalin itu ...


semua keluarga sangat senang mendengar itu ...


tiba tiba seorang suster berlari keluar ...


suster" keluarga ibu Natasya ...


"kami sus" bersamaan


papa Yusuf" ada apa sus


suster" kami minta saudara atau siapa saja dari keluarga yang laki laki untuk masuk


mereka bingung apa yang terjadi ... sampai suster itu berkata seperti itu


"kami sus" Dimas dan Radit menawarkan diri


suster" mari ikut saya


dimas dan Radit kini sangat tegang ... dan jantung ke duanya berdebar sangat kencang


karena mereka sudah berfikir hal yang buruk


mereka memasuki sebuah pintu dan semakin kencang pula jantung mereka berdetak


suster itu memberhentikan langkahnya... dimas dan Radit ikut memberhentikan langkah mereka


suster" itu mas tolong bawa suami ibu Natasya , dia seperti nya syok melihat banyak darah ... tadi kami sudah mencoba membawa dan membujuk nya namun iya tidak mau


dimas dan Radit melihat ke arah Abi yang duduk di lantai dengan wajah pucat


dimas dan Radit rasanya ingin tertawa namun tidak mungkin mereka melakukan itu ...


dimas dan Radit langsung membawa Abi keluar dari ruangan itu


Radit dan Dimas mendudukkan Abi di sebuah bangku di dekat ruang bersalin itu


Rika memberi minum pada Abi ...


Rika" mas Abi kenapa ? kok pucat banget? mba cha-cha baik baik aja kan ?


Abi langsung menatap adiknya itu,


Abi" ri darahnya banyak ... mas gak kuat


Rika" maksud mas apa ?


dimas" Abi syok liat darah banyak, cha-cha baik baik aja ... dan jagoan kecil itu juga baik


Rika"(tertawa) olah mas, tak kirain mas kenapa... alhamdulilah kalo mba sama adik bayi nya gak apa apa


setelah semua selesai Abi di minta untuk pergi ke ruangan bayi, mengadzani dan melakukan hal lainnya


setelah selesai Abi kembali bertemu keluarga nya


Radit" udah ada namanya belum bi jagoan Lo?


Abi" sudah ... tapi nanti kasih tahunya tunggu cha-cha aja


Rika" em gak sabar nunggu nama adik nya ...


Abi dan keluarga sungguh bahagia karena mereka ke datangan keluarga baru, yang akan menghias hari hari mereka dengan hal yang baru ...


********************************************


TBC


next


jangan lupa like dan komen nya ya


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2