Really My Husband

Really My Husband
#RMH 19


__ADS_3

enjoyyy semua ...


happy reading 😁😁😁😁


sekitar pukul empat toko roti sudah tutup karna roti roti sudah habis


chacha masih di toko karna menunggu rara di jemput oleh papa nya


rara sudah wangi dan beraih dan pasti nya sudah kenyang


rara dan para pegawai hari ini sangat senang karna toko nya menjadi ramai karna ada nya rara


dan sibuk karna harus membeli bak mandi bayi dadakan,shampo bayi beserta sabun ... semua itu sangat lucu


sekitar pukul lima abi tiba di toko roti chacha


abi mengetuk pintu toko


tok tok tok ...


chacha" iya tunggu sebentar


chacha membuka pintu nya


chacha" lihat siapa yang datang ...


abi" apakah dia rewel hari ini?


chacha" tidak ... dia hari ini sungguh cerewet sekali ... (tersenyum)


abi" cerewet ? "dia pikir rara sudah bisa bicara apa " batin abi


chacha" iya dia berceloteh dengan bahasa yang tak saya mengerti


abi" ooo begitu ... ya sudah rara ayo kita pulang (mengendong rara)


chacha" ah ini barang barang nya rara ...


abi" terimakasih ... sudah membantu saya dan maaf sudah merepot kan


chacha" sama sama ... saya merasa tidak di repot kan ... saya malah senang


abi" ya sudah kami pualang dulu ...


chacha" hati hati rara ...


abi" samapai jumpa nanti


abi pergi dan sudah melajukan mobil nya


"samapai jumpa nanti " batin chacha


chacha pulang ke rumah nya ... dan melihat mobil paman nya sudah terparkir di garasi mobil


chacha" assalamualaikum


radit" walaikumsalam


chacha" wah om radit sudah pulang jam segini


radit" iya lah .. kenapa ? gak boleh ?


chacha" (tertawa) bukan begitu tumben saja


radit" cha mandi sana kamu bau (menutup hidung)


chacha" enak aja ... wangi tau chacha ini


om tuh yang bau (kesal)


radit"(tertawa) ya sudah sana mandi dan bersih bersih


chacha" iya iya bapak raditia yang wangi

__ADS_1


chacha sudah naik ke kamar nya ...


radit menatap punggung chacha sampai menghilang di balik pintu kamar nya


bumia" dit kapan kamu mau kasih tau chacha


radit" gak tau bu radit bingung harus bilang apa sama chacha


bumia" dit kamu harus kasih tau dia ... besok sudah hari jumat ... bukan kah kau bilang tadi kita di undang makan malam hari sabtu nanti ... chacha harus tahu


radit" (memeluk) radit bingung bu harus bilang apa sama chacha ...


bumia" bukan kah chacha sudah terima semua keputusan pak abi itu


radit" tapi radit merasa berat bu ... apa lagi harus melepas chacha pada orang yang tak iya cintai


bumia" radit dengar ibu ya ... mungkin ini takdir yang di tulis tuhan buat chacah ... kita tidak tahu ... di balik semua ini pasti ada kebahagian buat chacha


setelah panjang lebar mengobrol sambil memeluk bumia ... radit merasa beban nya audah setengah menghilang


sedang asik mengobrol chacha datang


chacah" aduh aduh om aku manja banget sih pake peluk peluk ibu


radit" kenapa kamu iri


chacha" chacha mau di peluk juga


bumia" sini sini sayang ..


chacha mendekat dan ikut berpelukan


bumia" rasa nya baru kemarin ibu mengandeng tangan kalian agar tak jatuh saat berjalan sekarang kalian sudah sebesar ini ...


chacha" bu dulu yang paling cengeng siapa chacha apa om radit (melepas pelukan)


radit" pasti kamu lah cha ... kamu kan tukang nangis dulu ... di gigit semut saja nangis nya udah kayak di gigit harimau


chacha" yakk.. chacha gak tanya om radit ...


chacha" ih ibu mah


radit" udah cengeng,penakut,tukang ngompol lagi ya bu ... (tertawa)


bumia" sudah sudah ayo kita makan ... ini sudah malam


mereka makan malam dengan riang gembira


setelah makan chacha masuk ke dalam kamar nya dan mengecek ponsel nya


ada chat banyak sekali dari fani


fani* cha


* cha


* cha !!! jangan lupa besok rencana kita


* cha ... bales cha


chacha* iya fan


* rencana apa ya fan ?


fani* ih kasih kejutan ulang tahun buat pujaan hati gue lah cha


chacha* ya ampun aku hampir lupa kalau besok om radit ulang tahun


fani* untung gue chat lo kalau gak besok subuh gw kyak orang gila dah depan rumah lo


chacha* iya ... makasih ya fani sayang udah ingetin aku ...


fani* sama sama calon ponakan

__ADS_1


chacha* aduh aduh iya deh calon tante


* ya sudah tidur besok kesiangan


fani* oke cha


chat antar fani dan chacha sudah berakhir dan chacha sudah memejam kan mata


______________________________________


di kediaman abi


setelah samapai di rumah tadi


abi langsung memberi rara pada ningsih dan memberiskan diri nya


setelah makan malam abi ingin memberi tahu ayah dan bundanya tentang rencana menikah nya


abi melihat ayah dan bunda nya sedang menonton tv


abi" bunda, ayah ... abi mau ngomong sesuatu ...


bunda" apa itu nak ...


abi" ayah, bunda .. abi akan **MENIKAH


"apa **" bersamaan


ayah" apa kamu menghamili putri bi ?


bundaria" apa kamu melakukan kesalahan


abi" tidak bun, yah ... abi menikah demi rara ,dan abi menikahi wanita yang rara suka


bunda" maksud mu ...


abi" bunda lihat saja nanti malam minggu ini abi sudah mengundang keluarga mereka untuk makan malam di rumah kita


bundaria" apa !! aduh kenapa kamu kasih tahu nya dadakan bi ... banyak yang harus bunda siap kan


ayah" kau yakin bi untuk menikah ?


abi" abi yakin yah


bunda" siapa sih bi ... perempuan yang di sukain rara ... hari ini kamu bawa rara ketemu dia ya


abi" iya bun


bunda" aduh bunda gak sabar (padahal dalam hatinya bunda sangat takut ... takut abi salah memilih lagi)


setelah solat subuh chacha


mempersiap kab rencana untuk memberi kejutan pada om nya


chacha masuk dalam kamar radit dan melakukan hal yang biasa iya lakukan


dan iya menunggu radit melepar bantal pada nya setelah itu iya akan pura pura pingsanb.... itu rencana chacha


radit bangun namun tak melepar bantal pada chacha mrlain kan memanggil nya


radit" cha kemari (menepuk tempat kosong sebelah nya)


chacha" ada apa (bingung)


radit" ( menarik nafas) cha bos nya fani setuju menikahi mu


chacha sangat terkejut mendengar penuturan radit


seharusnya iya memberi kejutan tapi malah iya yang mendapat kejutan


next semua


jangan lupa tinggal kan jejak kalian ya

__ADS_1


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕


__ADS_2