Really My Husband

Really My Husband
#RMH 68


__ADS_3

selamat membaca ...


.


.


.


.


.


enjoy


.


.


________________________________


untuk mendapat ke bahagian terkadang kita harus merasakan sakit lebih dulu,


agar saat kita mendapat kan kebahagian itu kita tidak lupa bagai mana rasa sakit...


_____________________________________


malam itu di kediaman abi ke datangan tamu tak terduga


abi" rika ... (terkejut)


rika" mas abi rika kangen ...


chacha hanya melihat adegan kangen kangenan itu


abi" kamu kenapa gak kasih tahu kalau mau kemari


rika" kan mau kasih kejutan


abi" dasar bocah kecil,


rika" enak aja, aku udah besar tahu mas


chacha" hem, hem


abi menoleh ke arah chacha


abi" ooo iya rika kenalin ini mba chacha istri mas


rika melihat chacha dari atas sampai ke bawah


rika" hallo mba chacha aku rika adik sepupu nya mas abi


chacha" salam kenal rika (tersenyum) ayo masuk jangan di luar aja dingin


rika masuk kedalam rumah itu ...


chacha meminta lulu untuk membersihkan kamar tamu untuk rika


abi memperhatikan adik sepupu nya itu dan melihay memar di dahi nya


abi" ri apa kamu baik baik saja, ?


rika" tentu, kenapa mas abi menanyakan hal itu


abi" dahi mu kenapa itu...


rika" ooo ini, ini tidak apa apa aku tadi ada orang tak sengaja melempar botol dan mengenai ku


abi" kau yakin


rika" iya mas abi


chacha memperhatikan abi dan rika mereka tampak sangat akrab ...


chacha" sini rika mba obatin itu memar loh


rika" enggak usah mba ... gak apa apa kok


namun chacha tak mendengar ucapan rika dia langsung memberi salep memar pada dahi rika


rika terkejut sekaligus terharu pasal nya iya tak pernah merasakan kasih sayang dari seorang kakak perempuan dan selama ini ibu nya bahkan tidak peduli pada nya


chacha" nah sudah selesai ... apa masih terasa sakit


rika" enggak mba makasih

__ADS_1


chacha" ayo mba antar kamu ke kamar , kamu pasti lelah kan


chacha langsung mengenggam tangan rika dan menuntunya menuju kamar yang telah disiap kan lulu


chacha" nah ini kamar kamu, dan kalau kamu perlu apa apa jangan sungkan minta saja oke (mengusap kepala rika)


rika" iya mba (berkaca kaca)


chacha meninggal kan rika di kamar nya


rika merasa sangat di perdulikan oleh chacha dan merasa jika iya di anggap ada


biasanya kebanyakan orang bahkan saudara nya selalu menggap nya tak ada dan karna hal itu dia selalu berbuat onar agar orang orang memperhatikan nya


namun kalau iya merasa lelah iya tahu ada satu keluarga yang selalu menerimanya dengan kasih sayang


ya keluarga abi mereka selalu menerima rika dan memberi nya kasih sayang


namun rika bukan orang yang tidak tahu malu iya hanya sementara saja disana kemudian iya kembali lagi ke kehidupannya yang selalu mermeh kan nya


chacha masuk ke dalam kamar nya dan melihat suaminya sedang berbaring di atas tempat tidur


chacha" aku kira kamu sudah tidur mas


abi" gimana mau tidur kalau yang sering di peluknya gak ada


chacha" udah tua mas, gak usah gombal (terkekeh)


abi" kamu ini suami nya mau romantis malah gak suka


chacha" mas kamu tahu gak, kalau kamu gak cerita soal rika mungkin aku udah cemburu banget liat kamu sama dia


abi"(tersenyum) bun udah tua gak usah cemburu


chacha" ih apa sih mas (mencubit perut abi)


abi" ya ampun bun sakit ...


chacha" rasain ... mas besok aku ajak rika ke toko boleh gak


abi" kenapa tanya sama mas, kamu tanya aja sama dia


chacha" iya juga mas, ya sudah ayo kita tidur sudah malam


chacha" libur seminggu aku lagi palang merah


abi" ya ampun bun ...


mereka tertidur dengan nyenyak untuk menyambut hari esok


seperti biasa chacha adalah orang pertama yang bangun dan mengerjakan tugasnya


adzan subuh berkumandang


chacha mebangun kan suaminya, anak nya dan rika


setelah membangunkan suami dan anak nya


chacha berjalan menuju kamar rika


tok tok tok


chacha" rika, bangun yuk udah subuh kita Solat sama sama


rika membuka pintunya


rika" iya mba,


chacha" ya udah kita tunggu ya ka


rika" iya mba


mereka menunaikan solat, selesai solat abi seperti biasa melanjut kan tidur bersama rara


chacha bergegas membuat sarapan karna iya akan membuat banyak makanan


karna iya mendapat pesanan dari om nya untuk di buat kan beberapa makanan


rika ikut membantu chacha memasak


chacha" em rika kamu hari ini ada kegiatan gak ?


rika" enggak mba, kenapa?


chacha" mau ikut mba gak ?

__ADS_1


rika" ke mana mba ?


chacha" ke toko roti tempat mba kerja, tapi sebelum itu kita ke rumah sakit dulu,mau gak ?


rika" mau mba, aku pengen banget liat orang buat roti


chacha" (tersenyum) bagus deh, kamu pasti suka di sana


rika hanya menjawab dengan anggukan saja


selesai menyiapkan sarapan dan menyiapkan makanan pesanan omnya


chacha membangunkan suami dan anak nya


semntara rika membersih kan diri dan bersiap


setelah semua nya berkumpul dan sudah siap


mereka menyantap makan pagi


rika" ya allah mba masakan mba enak banget


chacha" bisa aja kamu ri, udah di makan jangan ngomong aja


selesai memakan sarapan mereka berempat pergi menuju rumah sakit


sesampai nya di sana chacha melihat hal yang berbeda pada omnya


chacha" om, om baim baik saja kan


radit" cha bisa kita ngobrol berdua saja? sebentat saja ? (menatap abi)


abi" baik lah kami akan menunggu di luar sebentar


setelah abi dan yang lain pergi radit mrmbuka suara


radit" cha om akan menikah


chacha" apa!! (terkejut)


radit" biasa aja cha gak perlu kayak gitu


chacha" om baik baik aja kan


, gak lagi ngigau ka, ya ampun apa otak om terganggu karna panas tinggi kemari


radit" ih kamu nih cha om serius


chacha" terus kalau om mau nikah nikah sama siapa ? dimas ?


radit" enak aja kamu,


chacha" terus?


radit" sama fani


tranggg


gelas setenlis berisi teh itu terjatuh


dan membuay yang di luar masuk kedalam


abi" ada apa ini ? (panik)


chacha" om,om gak lagi main main kan


abi menatap bergantian antara chacha dan radit


radit" om serius bahkan sangat serius cha


chacha masih menatap om nya dan mencari jawaban di mata om nya


sedang kan abi masih terheran heran dan bertanya tanya ada apa sebenarnya


_________________________________


tbc guys


next ya


jangan lupa ya kasih like,komen,favorit,saran dan keritik nya


setelah membaca cerita aku ...


terimakasih semua

__ADS_1


__ADS_2