
selamat membaca ...
.
.
.
.
.
enjoy
.
.
________________________________
untuk mendapat ke bahagian terkadang kita harus merasakan sakit lebih dulu,
agar saat kita mendapat kan kebahagian itu kita tidak lupa bagai mana rasa sakit...
_____________________________________
malam itu di kediaman abi ke datangan tamu tak terduga
abi" rika ... (terkejut)
rika" mas abi rika kangen ...
chacha hanya melihat adegan kangen kangenan itu
abi" kamu kenapa gak kasih tahu kalau mau kemari
rika" kan mau kasih kejutan
abi" dasar bocah kecil,
rika" enak aja, aku udah besar tahu mas
chacha" hem, hem
abi menoleh ke arah chacha
abi" ooo iya rika kenalin ini mba chacha istri mas
rika melihat chacha dari atas sampai ke bawah
rika" hallo mba chacha aku rika adik sepupu nya mas abi
chacha" salam kenal rika (tersenyum) ayo masuk jangan di luar aja dingin
rika masuk kedalam rumah itu ...
chacha meminta lulu untuk membersihkan kamar tamu untuk rika
abi memperhatikan adik sepupu nya itu dan melihay memar di dahi nya
abi" ri apa kamu baik baik saja, ?
rika" tentu, kenapa mas abi menanyakan hal itu
abi" dahi mu kenapa itu...
rika" ooo ini, ini tidak apa apa aku tadi ada orang tak sengaja melempar botol dan mengenai ku
abi" kau yakin
rika" iya mas abi
chacha memperhatikan abi dan rika mereka tampak sangat akrab ...
chacha" sini rika mba obatin itu memar loh
rika" enggak usah mba ... gak apa apa kok
namun chacha tak mendengar ucapan rika dia langsung memberi salep memar pada dahi rika
rika terkejut sekaligus terharu pasal nya iya tak pernah merasakan kasih sayang dari seorang kakak perempuan dan selama ini ibu nya bahkan tidak peduli pada nya
chacha" nah sudah selesai ... apa masih terasa sakit
rika" enggak mba makasih
__ADS_1
chacha" ayo mba antar kamu ke kamar , kamu pasti lelah kan
chacha langsung mengenggam tangan rika dan menuntunya menuju kamar yang telah disiap kan lulu
chacha" nah ini kamar kamu, dan kalau kamu perlu apa apa jangan sungkan minta saja oke (mengusap kepala rika)
rika" iya mba (berkaca kaca)
chacha meninggal kan rika di kamar nya
rika merasa sangat di perdulikan oleh chacha dan merasa jika iya di anggap ada
biasanya kebanyakan orang bahkan saudara nya selalu menggap nya tak ada dan karna hal itu dia selalu berbuat onar agar orang orang memperhatikan nya
namun kalau iya merasa lelah iya tahu ada satu keluarga yang selalu menerimanya dengan kasih sayang
ya keluarga abi mereka selalu menerima rika dan memberi nya kasih sayang
namun rika bukan orang yang tidak tahu malu iya hanya sementara saja disana kemudian iya kembali lagi ke kehidupannya yang selalu mermeh kan nya
chacha masuk ke dalam kamar nya dan melihat suaminya sedang berbaring di atas tempat tidur
chacha" aku kira kamu sudah tidur mas
abi" gimana mau tidur kalau yang sering di peluknya gak ada
chacha" udah tua mas, gak usah gombal (terkekeh)
abi" kamu ini suami nya mau romantis malah gak suka
chacha" mas kamu tahu gak, kalau kamu gak cerita soal rika mungkin aku udah cemburu banget liat kamu sama dia
abi"(tersenyum) bun udah tua gak usah cemburu
chacha" ih apa sih mas (mencubit perut abi)
abi" ya ampun bun sakit ...
chacha" rasain ... mas besok aku ajak rika ke toko boleh gak
abi" kenapa tanya sama mas, kamu tanya aja sama dia
chacha" iya juga mas, ya sudah ayo kita tidur sudah malam
chacha" libur seminggu aku lagi palang merah
abi" ya ampun bun ...
mereka tertidur dengan nyenyak untuk menyambut hari esok
seperti biasa chacha adalah orang pertama yang bangun dan mengerjakan tugasnya
adzan subuh berkumandang
chacha mebangun kan suaminya, anak nya dan rika
setelah membangunkan suami dan anak nya
chacha berjalan menuju kamar rika
tok tok tok
chacha" rika, bangun yuk udah subuh kita Solat sama sama
rika membuka pintunya
rika" iya mba,
chacha" ya udah kita tunggu ya ka
rika" iya mba
mereka menunaikan solat, selesai solat abi seperti biasa melanjut kan tidur bersama rara
chacha bergegas membuat sarapan karna iya akan membuat banyak makanan
karna iya mendapat pesanan dari om nya untuk di buat kan beberapa makanan
rika ikut membantu chacha memasak
chacha" em rika kamu hari ini ada kegiatan gak ?
rika" enggak mba, kenapa?
chacha" mau ikut mba gak ?
__ADS_1
rika" ke mana mba ?
chacha" ke toko roti tempat mba kerja, tapi sebelum itu kita ke rumah sakit dulu,mau gak ?
rika" mau mba, aku pengen banget liat orang buat roti
chacha" (tersenyum) bagus deh, kamu pasti suka di sana
rika hanya menjawab dengan anggukan saja
selesai menyiapkan sarapan dan menyiapkan makanan pesanan omnya
chacha membangunkan suami dan anak nya
semntara rika membersih kan diri dan bersiap
setelah semua nya berkumpul dan sudah siap
mereka menyantap makan pagi
rika" ya allah mba masakan mba enak banget
chacha" bisa aja kamu ri, udah di makan jangan ngomong aja
selesai memakan sarapan mereka berempat pergi menuju rumah sakit
sesampai nya di sana chacha melihat hal yang berbeda pada omnya
chacha" om, om baim baik saja kan
radit" cha bisa kita ngobrol berdua saja? sebentat saja ? (menatap abi)
abi" baik lah kami akan menunggu di luar sebentar
setelah abi dan yang lain pergi radit mrmbuka suara
radit" cha om akan menikah
chacha" apa!! (terkejut)
radit" biasa aja cha gak perlu kayak gitu
chacha" om baik baik aja kan
, gak lagi ngigau ka, ya ampun apa otak om terganggu karna panas tinggi kemari
radit" ih kamu nih cha om serius
chacha" terus kalau om mau nikah nikah sama siapa ? dimas ?
radit" enak aja kamu,
chacha" terus?
radit" sama fani
tranggg
gelas setenlis berisi teh itu terjatuh
dan membuay yang di luar masuk kedalam
abi" ada apa ini ? (panik)
chacha" om,om gak lagi main main kan
abi menatap bergantian antara chacha dan radit
radit" om serius bahkan sangat serius cha
chacha masih menatap om nya dan mencari jawaban di mata om nya
sedang kan abi masih terheran heran dan bertanya tanya ada apa sebenarnya
_________________________________
tbc guys
next ya
jangan lupa ya kasih like,komen,favorit,saran dan keritik nya
setelah membaca cerita aku ...
terimakasih semua
__ADS_1