
enjoy guys...
.
.
.
.
.
let's read
.
.
ΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠ
pagi pagi sekali bunda ria mendapat telpon dari putranya ...
bunda ria tahu jika putra nya akan bertanya tentang rika
bunda ria* iya nak ada apa , rika ada dirumah
abi* abi tahu bun, bun tolong jangan bahas soal dimas di depan rika biarkan dia menenagkan dirinya dulu
bunda ria* ada apa anak, apa ada masalah
abi* bun dimas hilang ingatan bun, abi mohon jaga rika bun,dan jangan menunjukan kesedihan didepannya bunda tahu bagaimana rika kan
bunda ria* bi kenapa nasib adik mu begitu rumit ... kasihan dia (menangis)
abi* sudah lah bun tak perlu menangis, kasihan rika jika kita malah ikut sedih,kita harus menghiburnya bun ...
bunda ria* iya nak bunda tahu, lalu bagaimana dengan pernikahan mereka bi
abi* bun kita doakan yang terbaik untuk mereka, bun tolong fokus saja pada rika, dan jangan membahas apa pun yang berhubungan dengan dimas atau pun pernikahan, abi mohon bun ...
bunda ria* iya nak ...
panghilan berakhir bunda ria mengerjakan tugasnya di dapur ...
rika" bunda mau rika bantu bun
bunda ria* boleh sayang...
rika" bunda ...
bunda ria" iya nak, ada apa ?
rika" bunda (mneteskan air mata)
bunda ria berhenti melakukan aktifitasnya kemudian berbalik menatap putrinya itu
bunda ria" loh kenapa kamu nangis sayang (pura pura tidak tahu)
rika" bunda jika rika mebatalkan pernikahan rika sama kak dimas apa bunda akan marah
bunda ria" loh kenapa sayang, ada masalah apa ? cerita nak sama bunda
rika" bunda ... kak dimas, dia hilang ingatan bun, dia gak inget sama rika dia ... (menagis )
bunda ria" sudah sudah sayang ... jangan menangis lagi (memeluk)
rika" bunda rika sakit hati bun, rika sedih,rika hancur bun ...
bunda ria" bunda tahu nak, kamu yanga sabar nak, masih ada bunda, papa, dan yang lain... kami semua dukung kamu nak, jangan menyerah sayang ...
tanpa kedua wanita itu sadari ada dua pria yang ikut menagis di belakang mereka
yusuf" anak gadis papa kuat kok ... (memeluk keduanya)
abi" adek nya mas pasti bisa (ikut memeluk)
setelah usai mereka semua sarapan pagi ...
bunda ria" bi chacha mana ? kok gak ikut ?
abi" chacha tadi masih tidur bun ...
bunda ria" lah kamu ngapa gak makan bi
abi" bunda lupa abi gak bisa makan kalau chacha gak kasih intruksi ...
bunda ria dan yang lain tertawa
yusuf" anak gadis papa hari ini kita mau kemana?
__ADS_1
rika" emang papa gak kerja ? mau ngajak rika pergi
yusuf" papa bos, jadi terserah saja mau keja atau enggak (tersenyum)
rika" rika gak mau ke mana man pa, rika mau di rumah aja sama bunda sama papa ...
abi" kok rika di tawarin pergi kenapa abi enggak
bunda ria" kamu tuh kerja , cari duit buat anak istri ...
abi" abi aja di suruh kerja ... (tersenyum)
rika" em bun rika mau, ke rumah sakit boleh ... ?
bunda ria" (menatap rika) boleh sayang, tapi harus di antar bunda gak mau kamu sendirian
abi" biar mas yang antar
yusuf" no no ... biar papa yang antar ,kamu kerja aja
rika tertawa melihat kelakuan papa dan kakak nya itu
rika sadar jika dirinya sangat beruntung masih memeliki keluarga yang sangat perduli pada nya
rika tak bisa membayang kan bagaimana hidupnya jika tidak ada keluarganya
setelah selesai sarapan mereka bergegas pergi ...
rika dan papa yusuf pergi kerumah sakit untuk mengambil barang barang rika yang masih yertinggal
sesampai nya di sana papa yusuf mengobrol degan kakek nugroho
sementara rika masuk ke dalam rungan dimas
dimas" hey, ngapain lo kesini? jangan bilang kalau lo mau ngaku ngaku calon istri gue
rika menarik nafasnya dan menahan air matanya agar tidak jatuh
rika" maaf ... saya kesini gak untuk mengganggu tapi saya hanya mengambil barang barang saya yang tertinggal
rika kembali memberes kan barang barang nya
dimas menelpon ataya... saat rika masih membereskan barang nya
dimas* tay kok nomor nya ratna gak aktif ... dia di toko gak, kok dia gak jengekukin gue sih, gue kangen juga sama dia
deg
setelah selesai rika keluar dengan air mata yang sudah tidak bisa di bendung
saat ingin keluar dimas memanggilnya
dimas" eh cewek, bisa bantu gue gak ...
rika" saya punya nama dan nama saya rika, anda butuh apa
dimas" eh yang sopan kalau di ajak orang ngobrol lihat orang nya bukan ngebelakangin
rika" terserah, sudah cepat apa yang kamu butuhkan
dimas" tolong ambilkan air itu ...
rika langsung mengambil gelas tersebut dan memberikan nya pada dimas ... kemudian iya keluar dari ruangan itu
"kenapa cewek itu nangis, em siapa tadi namanya ... ri... rika em rika (memangut manggutkan kepala) " dimas bergumam
rika" pa hayuk kita pulang,
kek rika pulang dulu, kakek sehat sehat ya jangan terlalu lelah
kakek" rika, maaf kan kake tak bisa berbuat apa apa
rika" tidak apa apa kek, rika yakin kak dimas bakal inget sama rika
sepanjang perjalanan rika terus menagis mengingat perkataan dimas jika iya merindukan ratna
yusuf" ri papa pingin makan es krim, kamu mau gak ?
rika" (tersenyum) iya pa rika mau... tapi rika boleh tambah ya ...
yusuf" jangan banyak banyak nanti papa kenamarah bunda ...
rika" kita jangan bilang bilang bunda
papa yusuf dan rika makan eskrim di kedai eskrim
setelah itu mereka pulang ke rumah
sesampai nya di rumah rika langsung masuk ke kamarnya
__ADS_1
bunda ria" rika kenapa pa?
yusuf" papa gak tahu bun, tadi keluar keluar sudah menagus saja
bunda ria" ya sudah kita biarkan saja dia menenag kan diri
***
tak terasa sudah tiga bulan rika tak bertemu dimas, dan iya mulai menjalani hari hari nya seperti biasa , bekerja di toko,pulang kerumah bunda nya, dan hanya bisa mengetahui kondisi dimas dari sang kakek
bulia" ri jangan ngelamun, itu kue bisa bisa mutung ...
rika" ya ampun bu ... rika lupa
bu lia" sudah lah nduk kamu istirahat dulu, seperti nya kamu lelah
rika menuruti kemauan bu lia dan iya segera pergi ke temapat istirahat karyawan
rika duduk dan memandangi ponselnya yang terdapat foto nya dan dimas saat di taman ...
"kak aku merindukan kamu, apa kamu gak kangen sama aku, ah bagaimana mau kangen ingat saja tidak " dalam hati rika
rika membereskan toko... dan mengelap setiap meja
kreek
rika" selamat datang di ...
kata kata rika terhentibsaat melihat pria yang selama ini dia rindukan
dimas" lo kerja disini ... kok gue baru tahu
rika" ooo iya ...
pak lukman" eyalah dimas, kamu udah sembuh ... ayo duduk
pak lukman tahu jika rika tak akan kuat untuk lama lama melihat dimas
pak lukman" ri tolong panggil ibu dan yang lain ya, sekalian kamu buat kopi
rika langsung menuju ke dapur
bulia melihat wajah pucat rika merasa khawtir
bu lia" kamu kenapa ?
rika" bu di depan ada kak dimas,(meneteskan air mata)
bulia" serius kamu,
rika" iya bu... ibu di suruh bapak kedepan dan yang lain juga
bulia memaggil semua karyawan untuk bertemu dimas
rika membuat kan kopi... dengan air mata yang tak bisa di ajak kerja sama
setelah selesai rika menuju ke depan dimana mereka sedang berbincang
rika" ini kopi nya... rika meletakan kopi nya
dimas" bu apa benar ratna sudah menikah,
bu lia" iya dim, sudah beberapa bulan yang lalu,
dimas" sial, kenapa dimas gak inget itu ...
rika masih membersihkan kaca di toki itu agar iya tak melihat dimas
rika" riko tolong dong ambilin kain lap kering
riko" iya ri...
riko memberikan kain lap tersebut
riko melihat rika seperti ke susahan mengapai sesuatu di kaca itu
dengan sepontan riko mengagkat rika agar samapi mengambil sesuatu itu
dimas yang melihat itu merasa tidak suka entah kenapa iya ingin sekali memukul laki laki yang bersama rika itu
" kenapa gue jadi marah liat cewek itu di angkat sama tuh cowok" batin dimas
dimas masih menatap ke arah rika dan riko ...
_____________________________
tbc
next
__ADS_1
jangan lupa setelah baca kasih vote dan kasih like dan komen kalia ya ...
terimakasih