Really My Husband

Really My Husband
#RMH 80


__ADS_3

happy reading


.


.


.


.


.


😘😘😘😘


.


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


pagi harinya kedua pasang sejoli ini terbagun dengan mood bahagia


radit" pagi sayang (mengecup kening)


fani" selamat pagi sayang


radit" sayang


fani" em...


radit"ayo bangun dan bersiap mama sama papa pasti udah nungguin kita


fani" ooo astaga aku kesiangan (duduk dan mebiarkan asetnya tak tertutup)


radit" sayang kamu sengaja ya mau goda aku


fani melirik tubuhnya yang tak mengunakan apa pun


fani langsung menarik selimut menutupi tubuh bagian atas nya


radit" gak usah di tutup yang, aku udah tahu bahkan udah ngerasain


(tertawa),


fani sangat malu mendengar ucapan sang suami


radit" sayang apa kamu masih merasa sakit di situ (radit melirik kebawah)


fani" sedikit ...


radit" maaf sayang aku janji nanti malam aku akan lebih pelan agar kamu tidak sakit


"what ... nanti malam" dalam hati fani


fani" (malu malu),ih kamu ini udah sana mandi...


radit" morning kiss nya mana


fani mencium sekilas bibir radit


dan radit pun beranjak namun tak ke arah kamar mandi melainkan mangendong istrinya untuk mandi bersama


ternyata tak menunggu waktu malam


radit dan fani membuat keributan di dalam kamar mandi


dan tubuh mereka basah entah itu keringat atau air


tidak ada yang tahu, hanya mereka saja yang tahu


selesai mandi mereka turun untuk sarapan


tantenini" aduh pengaten baru ... jam segini baru bangun, abis tempur ya tadi malam


mereka hanya tersenyum saja


omtoriq" mama ini malu tuh mereka


tantenini" (tertawa) jadi honeymoon nya kemana nih


radit" ke turki mah ...


tantenini" ke turki mama ikut ya ...


fani" ih mama apa apa an sih mau ikut


tantenini" ya elah pengantin baru gak mau di ganggu bener ... mau fokus bikin cucu mama ya (tertawa)


fani" ih mama ini, mama pergu honeymoon juga sana sama papa


mereka mengawali pagi hari dengan canda dan tawa


di kediaman chacha


bumia sedang bermain bersama rara


chacha dan abi memmutuskan untuk menginap karna mereka tahu kalau ibu nya akan merasa ke sepian untuk bebrapa hari ini sebelum om nya kembali


entah kenapa kata kata bu mia kemarin membuat chacha merasa tidak tenang dan gelisah


abi melihat kegekisahan di wajah sang istri dan iya tak tahu kenapa


abi" bun, apa kamu memeliki maslah

__ADS_1


chacha" enggak pa...


abi" tapi kenapa bunda gelisah


chacha" pa kemarin,ibu bilang ke aku dan om radit,jika dia sudah siap untuk di panggil allah, tapi aku belum siap untuk itu


abi tahu ke khawatiran istrinya itu


abi" sayang (memeluk dari belakang) bukan kah semua orang akan pergi menghadap ke pada sang pencipta, bukan kah kita sebagai manusia siap tidak siap harus siap menghadapi itu ... sayang ibu berkata seprti itu bukan untuk membuat mu cemas atau sedih, ibu berkata seperti itu karna ingin melihat kalian tegar saat beliau tak ada, mungkin ibu merasa jika kalian sudah bisa mejalani hidup kalian


chacha mulai menangis


abi" sayang soal rezki,jodoh,maut kita tidak ada yang tahu, yang kita tahu hanya sebagai manusia menjalanka hidup sebaik mungkin dan mencari bekal ke akhirat sebnayak banyak nya ,mumpung ibu masih bersama kita, kita lakukan yang terbaik untuk membahagia kan nya,kamu jangan terlalu bersedih kasian ibu jika melihat mu seperti ini


chacha mebalikan tubuhnya dan mengeratkan pelukan nya pada sang suami


chacha merasa yang di bilang suamu nya benar, dia sebisa mungkin harus membahagia kan ibunya itu


chacha" terimakasih sayang, aku sungguh beruntung memiliki suamu seperti mu


abi" aku yang lebih beruntung memeliki istri seperti mu


hari ini toko roti tidak buka ... namun di toko itu ada perempuan yang sedang asik menguleni adonan donat yang baru iya pelajari


wanita itu adalah rika ... pagi pagi sekali rika meminta izin pada chacha jika iya mau me toko untuk belajar membuat donat


chacha sangat senang melihat adik nya yang mau belajar itu


rika" mba gak apa apa kan rika belajar di toko


chacha" gak apa apa ri mba malah seneng kamu mau belajar


rika" makasih mba


chacha" jangan pergi dulu ri, sarapan dulu (bertriak karna rika sudah berlari)


rika" iya mba


bumia melihat rika persis seperti chacha dulu yang selalu semangat saat belajar sesuatu


setelah sarapan rika langsung buru buru pergi ke toko ... rika lebih memilih jalan kaki dari pada di antar oleh abi


karna memang toko tak seberapa jauh dari rumah bu mua jika berjalan kaki hanya setengah jam


rika mulai membentuk donat pertamanya dengan cetakan agar rapih


rika menunggu adonan nya mengembang ...


sambil menunggu rika mebersih kan toko, menyapu,mengelap debu,dan lain lain


dimas dalam perjalanan menuju rumah bumia untuk bertemu chacha


sesampainya disana dimas meminta kunci toko karna iya mau menyelesaikan loporan yang iya kerjakan


di sana ada rika


dimas" ada rika? ngapain dia di sana kan toko tutup


chacha" dia lagi belajar buat donat dim, (terkekeh) masih penasaran dia karna kemarin gagal buat nya


dimas" ya sudah gue pergi, eh cha lo ngasih gue izin kan seminggu ke depan buat gak ketoko


chacha" iya ,emang ada apa sih dim


dimas" kakek minta gue ngecek laporan perusahaan kakek,yang kata kakek kacau balau


chacha" ya sudah, kamu bantu kakek dulu, kakek lebih butuh kamu


dimas" thanks cha, gue pergi dulu, biar cepet selsai tugas gue


chacha" hati hati dim, titip rika ya


dimas" iya


dimas berjalan menuju toko sesampai inya disana dimas langsung masuk lewat pintu belakang dan tak melihat rika di dapur,dia hanya melihat adonan yang sedang di tutup kain saja


"kemana anak itu" gumam dimas


dimas masuk dan mencari rika


saat dimas melangkah iya melihat rika sedang berjongkok di samping meja


dimas" rika, ngapain di situ


rika melihat ke arah dimas


rika" kak dimas, ini rika lagi bersihin lantai ada bekas tepung tumpah,


dimas" ooo kirain kamu ngapain


rika" kak dimas ngapain ke seni, kan toko libur


dimas" mau ngerjain laporan, karna seminggu ke depan gue izin


rika" mau kemana kak ?


dimas" mau cari calon istri (sambil tertawa)


rika mendengar itu merasa sedih entah kenapa


dimas pergi meninggal kan rika masuk ke dalam runagan chacha

__ADS_1


rika masih sibuk membuat donat nya


rika mulai memperoses semua adonan nya itu mulai memanggang donat nya


tak perlu menunggu donat pertama rika sudah jadi dengan warna yang cantik dan mengembang sempurna


"akhirnya aku bisa juga membuat nya " gumam rika


rika sangat senang melihat donat nya itu ...


diam diam dimas memandangi rika yang sedang tersenyum manis itu


dimas masuk ke dalam dapur


dimas" gimana ri donat nya berhasil


rika" (tersenyum) iya kak, tapi gak tau rasanya ...


dimas" sini biar gue coba


dimas mencicip satu donat rika


rika menatap dimas penuh harap


rika" gimana rasa nya kak ... ?


dimas" em... enak (tersenyum),


rika" benarkah ...


dimas" iya


rika langsung memeluk dimas sangking bahagianya karna beberapa kali gagal akhirnya iya berhasil


rika" em maaf kak (melepas pelukanya)


dimas menarik kembali rika kedalam pelukannya dan hal itu membuat rika terkejut


dimas" selamat udah bisa buat donat


rika" em... i...iya kak


dimas melepas pelukannya


dimas" ri tolong buatin kopi ya (tersenyum),


rika" iya kak


dimas kembali ke ruangan sambik mencoba menetralkan degup jantungnya seakan akan sedang melompat lompat


"hey tidak bisakah bekerja sama untuk tidak berdetak begitu cepat" (mengelus elus dada nya)


dimas selesai mengerjakan laporannya


sedari tadi iya tak mendengar suara rika, atau melihat nya setelah mengantar kopi rika tidak ada suaranya lagi


dimas melangkah kan kaki nya keluar runagan


iya mencari rika,dimas melihat rika sedang tertidur di kursi ... dengan sangat pulas,


dimas ingin membangun kan nya namun iya tidak tega ... akhirnya dimas menggendong rika dan memasukan ke dalam mobil


setelah itu baru dimas menutup pintu


tak lupa iya mebawa kotak yang berisi donat milik rika


dimas melajukan mobilnya ke arah rumah bumia untuk mengantar rika pulang


sesampai nya di sana dimas masih menatap rika


rika yang merasa tidurnya di perhatikan langsung membuka matanya ...


rika" loh kita udah sampe ya ... ya ampun maaf kak aku ketiduran tadi, eh tapi kok aku bisa di dalam mobil


dimas" (tertawa) lo tidur nya pules banget ri, jadi gak tega bagunin nya, jadi gue angkut aja deh


rika" emang rika barang di angkut angkut,sekali lagi terimakasih kak,


dimas" iya dah sana turun


rika hendak turun namun sebelum turun rika teringat sesuatu


rika" ya allah kak rika lupa bawa donat nya (menepuk jidad)


dimas" (tertawa melihat tingkah rika) itu udah gue bawain menujuk ke bangku belakang


rika mengambil kotak kotak itu


rika" ini buat kak dimas sama kakek nya kak dimas ... (memberikan sekotak donat)


setelah memberikan donat rika langsung turun dari mobil dan berlari masuk ke dalam rumah


dimas sangat terpana pada senyuman rika yang begitu mempesona


*****************************


tbc


jangan bosen bosen ya semuanya untuk baca cerita aku ...


jangan lupa setelah membaca tinggal kan jejak kilian,terus coret coret di kolom komentar,atau jadiin critaini favorit juga boleh

__ADS_1


terimakasih semua


__ADS_2