
enjoy your read
💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓
berbeda dengan ke adaan Dimas Abi dan cha-cha sangat bahagia karena kini merek sudah pindah ke rumah baru dan kehadiran Reyhan juga menambah ke bahagian mereka
walau malam hari cha-cha harus terbangun, karena baby Rey manangis , atau jadwal makannya yang mulai berantakan karena harus mengurus kedua anaknya semua itu di nikmati dengan suka cita oleh cha-cha
melihat anak anak nya tumbuh di setiap harinya dan menunjukan kepandaiannya itu adalah obat lelah bagi cha-cha
cha-cha sangat bersyukur hidup nya selalu dalam ke adaan baik, dan di kelilingi orang orang uang sangat peduli dan mencintainya
setiap hari bunda ria selalu datang untuk membantunya terkadang menginap
bunda ria sangat senang melihat baby Rey kata nya wajah Rey mirip sekali dengan papa Yusuf
Rara pun tak pernah meras cemburu terhadap adiknya, iya malah sangat membantu jika adiknya menangis Rara dengan sigap mengusap usap ke pala adiknya agar adiknya tidak menangis lagi
Abi pun kini selalu pulang lebih cepat karena ingin bermain bersama anak anak nya ...
seperti sekarang waktu masih menunjukan pukul dua siang tapi Abi sudah berada di rumah
cha-cha" pa ini masih jam dua, kamu udah pulang ...
Abi" iya Bun udah gak ada kerjaan jadi papa pulang aja, lagi pula ada Hendrik yang bisa menghandel semuanya ... anak anak mana Bun ?
cha-cha" di kamar Rey pa, sama bunda
Abi mendekati istrinya ...
cup
cha-cha" mas malu ih, nanti ada yang liat
Abi" kenapa aku kan cium istri sendiri... paling yang lihat, kalau gak Lulu ya Apri
cha-cha mencubit perut Abi
Abi" aduh Bun sakit
cha-cha" rasain ... ya udah sana bersih bersih dulu, biar bisa main sama anak anak
Abi" siap ibu negara ...
Abi meninggalkan istrinya menuju ke kamar mereka untuk membersihkan dirinya
semantara cha-cha ikut bergabung bersama bunda ria dan kedua anaknya
cha-cha" Rika Giman Bun kabarnya, kemarin aku telpon dia gak angkat angkat
bunda ria" bunda malah kasian sama Dimas Cha, dia Sampek kurus karena harus muntah terus,di tambah Rika manja banget dan gampang sekali nangis
cha-cha" Hem, kasian Dimas , jadi dia belum bisa makan apa pun, kenapa Rika jadi ikutan ngidam Bun
bunda ria" itu mah biasa Cha, bunda mas sekarang gak terlalu fokus ke Rika, tapi ke Dimas kasian dia ... mau bunda ajak tinggal sama bunda gak enak sama mas Nugroho nya , sih Rika jadi males banget sekarang
cha-cha" berarti aku harus kasih tahu mas Abi Bun siapa tahu mas Abi bisa bantu
sedang asik berbincang Abi tiba tiba datang
Abi" kasih tahu apa Bun ?
bunda ria dan cha-cha sontak menengok ke arah Abi
cha-cha" pa sini geh... bunda mau kasih tahu sesuatu
Abi" ada apa sih Bun?
bunda ria" ya duduk dulu bi,biar enak ngobrolnya
Abi berjalan mendekati kedua wanita itu
__ADS_1
Abi"jadi ada apa ?
cha-cha" pa, jadi gini sebenernya ini rahasia, tapi kondisi nya sekarang membutuhkan bantuan jadi bunda kasih tahu deh rahasianya
Abi" apa sih Bun, papa gak ngerti ,
cha-cha" haduh, Dimas ngidam pa, tapi lebih parah dari kalian berdua ...
sontak Abi langsung tertawa ... sampai membuat kaget Rara dan Rey
Abi" aduh akhirnya kena batunya juga tuh Dimas,
"plak" bunda ria memukul pundak Abi
bunda ria" kamu ya malah ketawa, dengerin dulu, Dimas sampai kurus banget tuh, mana adik kamu manja nya gak ketulungan, bunda aja sampai pusing liat adik kamu itu
Abi" lah kenapa Rika jadi ikut ikutan Bun
bunda ria" itu mah biasa bi, bunda mah gak terlalu khawatir sama Rika, bunda malah khawatir sama Dimas ... coba kamu sama Radit tuh bantuin dia, bukannya dia juga dulu banyak bantu kalian
cha-cha" iya pa, kasian Dimas
Abi" oke, besok aku bakal ke kantor Dimas sama Radit lihat ke adaan nya ...
bunda ria" ya udah, soal nya besok bunda mau lihat Rika juga, tadi dia minta di buatin capcay sama bunda
Abi menelpon Radit dan memberi tahu yang terjadi pada Dimas, sama seperti Abi respon Radit adalah tertawa puas ... tapi setelah mendengar ceritanya Radit justru merasa iba
Radit" ya udah bi, besok kita kesan aja, gue bakal bawa banyak makanan siapa tahu aja ada yang cocok kan
Abi" terserah Lo dit, yang pasti kita lihat aja dulu orang nya ... Fani gimana?
Radit" dia baik baik aja, sekarang gue lagi anter dia senam nih, biar lahirannya lancar
Abi" bapak yang baik, ya sudah lah gue mau main sama anak anak gue dulu
Radit" bapak yang penyayang ... (tertawa)
Abi kembali bermain bersama anak anaknya
walau Rey belum mengerti tapi Abi tetap mengajak baby Rey berceloteh, dan di ikuti Rara yang selalu Perotes pada papa nya jika mengatakan hal hal yang iya saja bahkan tak mengerti
cha-cha melihat hal itu sangat gemas, dan cha-cha selalu mengabadikan momen yang mereka buat agar menjadi cerita untuk anak anak mereka kelak
tak terasa hari semakin larut dimas dan Rika sudah bersiap untuk tidur
tapi niat untuk beristirahat tidak jadi karena Rika tiba tiba menyuruh Dimas untuk mandi
Rika" Daddy kamu bau ih ,
dimas" mommy aku sudah mandi, kan kamu tadi lihat
Rika" tapi kamu masih bau ...
dimas" oke oke aku mandi (sedikit kesal)
dimas pergi menuju kamar mandi, dan tak lama iya keluar mengunakan baju yang lain
Rika" kamu masih bau, mandi nya yang bener loh, cepet bersihin lagi
dengan terpaksa Dimas kembali mandi ... dan berganti baju lagi
setelah selesai Dimas menyemprot kan sedikit parpum ke tubuh nya ...
karena parpum itu kini Dimas tersiksa harus memuntahkan isi perutnya dan mau tidak mau Dimas kembali mandi untuk menghilangkan bau parpum itu
setelah selesai Dimas keluar dengan sangat menggigil dan rasa lemas yang mulai melanda dirinya ...
melihat itu Rika merasa kasihan terhadap suaminya ...
Rika" maaf kamu jadi ke dinginkan (memeluk)
__ADS_1
dimas" apa aku masih bau?
Rika" enggak, (sambil menggelengkan kepala)
ya sudah kita tidur, aku sudah mengantuk
"ya Allah berat banget cobaannya, haduh nak, ini demi kamu,nak, apa pun akan Daddy lakukan buat kamu dan mommy mu" batin Dimas yang menatap sang istri yang mulai memejamkan matanya
keesokan paginya bunda ria sudah tiba di kediaman kakek Nugroho untuk melihat keadaan Dimas dan Rika
bunda ria melihat Rika yang sedang membuat roti panggang untuk suaminya saja ... karena kakek Nugroho sedang pulang kampung
bunda ria" sayang ...
Rika" bunda (memeluk)
bunda ria" kamu lagi buat apa ?
Rika" sarapan buat kak Dimas, dia minta di buatkan roti
bunda ria" apa Dimas masih sering mual atau muntah,
Rika" masih bun, apa lagi kalau mencium bau yang menyengat ...
bunda ria" dimana Dimas?
Rika" masih pakai baju bun, bunda bawa ala itu (melirik kantung yang di bawa bunda ria)
bunda ria" pesanan kamu lah,
Rika" yey makasih bunda ...
tak lama Dimas turun dan melihat bunda ria sedang berbincang dengan Rika
dimas" bunda (mencium tangan)
bunda ria" ya Allah nak kenapa kamu jadi kusen gini sih (memegang pipi Dimas) ayo makan dulu bunda udah bawa banyak makanan
Rika merasa bersalah karena mendengar perkataan bunda nya , dan membuat nya mulai meneteskan air mata
Rika" maaf aku gak bisa jadi istri yang becus, malah nyusahin kamu ... (menangis)
bunda ria lupa jika anak perempuannya ini sedang sangat sensitif
dimas" gak kok mommy, kamu mengurus aku dengan baik, jangan menangis lagi ya
Rika" bohong , bunda tadi bilang kamu kusam dan gak ke urus huaaaa
bunda ria" ya ampun RI bukan gitu maksud bunda , aduh jangan nangis sayang,
bunda ria dan Dimas kini kewalahan menghadapi Rika yang tak mau berhenti menangis
bunda ria dan Dimas kini hanya bisa pasrah saja ...
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
sungguh sangat menyiksa menghadapi wanita yang sedang hamil dan berada di masa mood yang ber ubah ubah
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
TBC
next
kira kira Dimas bisa haknya menghadapi Rika dan masa ngidam nya?
kita lihat aja nanti
jangan lupa like dan komennya ya,
terimakasih
__ADS_1