Really My Husband

Really My Husband
#RMH 90


__ADS_3

enjoy reading


.


.


.


.


.


.


let's read


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


semua orang sedang menunggu ke datanga rika dan chacha ...


dimas tak henti hentinya tersenyum menunggu sang pujaan hati


sudah hampir satu jam tak ada tanda tanda chacha atau rika datang hal itu mebuat semua nya panik


di tambah rika atau chacha di hubungi namun tak menjawab nya


mereka benar benar panik bukan main,


abi" aku sudah menelpon ke hotel katanya mereka sudah ke luar sekitar sejam yang lalu kemana mereka (,mengacak rambut frustasi)


radit" ayo kita cari mereka, para perempuan,anak anak dan paklukaman kembali ke penginapan jangan samapai ada yang keluar


setelah mengantar para wanita,pak lukman serta anak anak mereka mulai berpencar mencari rika dan chacha di setiap tempat di penginapan dan sekitar nya


abi menelpon anak buahnya untuk melacak keberadaan istrinya nya


abi*brand cepat cari istri dan adik ku (bertriak)


brand* baik bos,


abi menelpon hendrik agar hendrik membantu


abi* hendrik cepat terbang ke jogja dan bawa beberapa anak buah mu sekarang


hendrik* baik pak, saya aka segera kesan


abi benar benar takut kehilangan kedua wanita itu, mengingat dulu chacha pernah mengalami hal buruk karna baim


abi tak ingin hal buruk lain nya terjadi ke pada istri dan adik nya


dimas merasa kan panik luar biasa seandainya iya tak merencanakan ini dan langsung melamar saja, mungkin rika dan chacha tidak perlu hilang


radit terus berdoa untuk keselamatan keponakan nya, dan selalu berfikir jika keduanya baik baik saja ... karna iya tak sanggup memikirkan hal buruk


sementara di tempat lain


rika masih setia berdiri di depan pintu IGD menunggu dokter keluar


rika terus menangis karna takut dan iya terus berdoa agar tidak terjadi hal buruk pada chacha


rika benar benar lupa untuk menghubungi keluarga nya dan iya bahkan belum mengaktifkan nada ponselnya yang masih iya silence


chacha tak membawa ponsel karna ponsel nya sedang di cas


sudah menunggu sejam seorang dokter keluar


dokter" apa anda keluarga ibu natasya


rika" iya dok saya adik nya, bagai mana ke adaan mba saya dok


dokter" ibu chacha sepertinya ke lelahan dan ke kurangan darah tapi kami telah mengatasi itu,dimana suami ibu natasya


rika baru teringat abi, setelah dokter itu bertanya


rika" astafirlloh dok saya lupa menghubunginya,ada masalah apa dok biar nanti saya samapai kan


dokter" (tersenyum) ibu natasya sedang mengandung dan kandungan nya sehat,


rika terkejut mendengar penuturan dokter itu

__ADS_1


rika" mba chacha hamil dok, allhamdulilah ... apa dia mengetahuinya dok


dokter" kami sudah memberitahu nya


rika" apa saya boleh masuk dok


dokter" tentu silahkan


dokter itu pergi meninggalkan rika


rika merogoh tas nya dan mencari ponsel ... iya mau menghubungi abi dan meberitahu keberadaan mereka


abi* halo rika kalian dimana, apa kalia baik baik saja,


rika"(sesegukan karna habis menagis) kita baik baik saja mas


abi" rik kamu kenapa menangis, kalian dimana,


rika" kita lagi di rumah sakit mas, maaf tidak memberitahu


mendengar kata rumah sakit membuat abi semakin panik


dan juga kedua orang yang berada di sebelah abi


abi" di rumah sakit mana,


rika" rumah sakit umum'''''''


abi langsung mematikan telpon nya dan dan menuju rumah sakit yang di beri tahu adik nya itu


sepanjang perjalanan ke tiga peria itu kalut dengan fikiran masing masing,


sesampai nya di rumah sakit itu meraka langsung bergegas menuju IGD


dimas melihat rika baru keluar dari pintu


dimas langsung berlari memeluk rika


dimas" syukurlah kamu baik baik saja


rika terkejut meliahat dimas yang langsung memeluk nya


dimas" kamu tahu aku dan yang lain sangat khawatir, apa kah kamu sudah lupa cara mengunakan ponsel sampai tidak mengangkat telpon (meninggikan suara)


rika menunduk kan kepalanya karna iya tahu iya salah


abi mendekati rika


abi" chacha dimana dia, apa yang terjadi


rika menceritakan yang terjadi ke pada ke tiga pria itu, namun iya tak memberitahu jika chacha hamil,karna chacha ingin memberi tahu sendiri pada suaminya


abi" apa mas boleh masuk,


rika" iya mas,semua nya juga boleh


radit" kita boleh juga


rika" iya tapi hanya setengah jam


mereka masuk dan melihat kondisi chacha, abi merasa sangat lega, melihat senyum di wajah istrinya


abi" kamu kenapa sayang,kenapa bisa seperti ini (memeluk erat chacha)


chacha" papa, peluk nya jangan kuat kuat kasian adik nya nanti gak bisa nefas


abi melepaskan pelukannya


dan mengerutkan dahinya


abi" adik, ?


chacha"(mengarahkan tangan abi ke perutnya) iya papa adik,


abi" kamu hamil sayang? (berkaca kaca)


chacha" iya ... (tersenyum),


radit" cha kamu,

__ADS_1


dimas" selamat cha,bi, udah berapa bulan cha ?


radit" iya udah berapa bulan ?


chacha" sudah sembilan minggu


radit" selamat cha, om senang mendengarnya


chacha" terimakasih om, semoga aunti fani cepet nyusul chacha ya


dimas" amin ...


sedang asim berbincang seorang suster datang


suster" maaf silahkan yang lain keluar, dan hanya boleh satu saja yang di dalam


radit" baik lah sus kami akan keluar


radit dan dimas keluar dari IGD


radit memutuskan untuk pulang dan meberitahu yang lain kabar baik ini


sementara dimas dan rika masih di rumah sakit untuk menemani abi dan juga chacha


karna chacha tak perlu di rawat hanya menunggu sampai infusnya habis iya boleh pulang


rika memperhatikan dimas yang memakai pakayan rapih,sekali ...


rika" kak dimas mau kemana,pake jas segala


dimas hanya diam saja tak menanggapi rika,


rika" kak dimas masih marah sama rika


dimas" (memeluk rika) aku gak mungkin marah sama kamu,


rika" terus kenapa gak jawab rika tanya


dimas" sudah lah tak perlu bahas baju ini,


rika" maafin aku kak, aku benar benar panik sampai lupa untuk meberi tahu kalian


dimas" lain kali sepanik apa pun kau harus menghubungi ku,atau yang lain, kamu tahu aku sampai berfikir hal hal buruk


rika" maaf kak aku tidak akan mengulanginya lagi


dimas mencium puncak kepala rika yang masih berada dalam pelukannya


abi memandangi istrinya ... dengan perasaan yang sangat bahagia


abi" sayang terimakasih karna membuat hidup ku terasa sempurna


chacha" sama sama sayang, aku juga berterimakasih


abi" sayang rara pasti seneng deh tau dia mau punya adik


chacha" iya,sayang, tapi aku takut sayang


abi" takut apa ?


chacha" takut rara cemburu sama adik nya, kata orang jika anak masih kecik dan mempunyai adik rasa cemburunya besar


abi" itu tugas kita sayang, memberi pengertian pada rara, kamu tenang saja aku yakin rara anak yang baik,


chacha" iya ...


malam ini adalah malam yang panjang untuk semua orang ...


sekaligus malam yang mebahagiakan walau ada yang merasa kecewa


________________________________


tbc


next


jangan lupa setelah membaca tinggakkan jejak kalian


seperti like,coret coret kolom komentar, jangan lupa ya

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2