
enjoy reading
.
.
.
.
.
.
let's read
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
semua orang sedang menunggu ke datanga rika dan chacha ...
dimas tak henti hentinya tersenyum menunggu sang pujaan hati
sudah hampir satu jam tak ada tanda tanda chacha atau rika datang hal itu mebuat semua nya panik
di tambah rika atau chacha di hubungi namun tak menjawab nya
mereka benar benar panik bukan main,
abi" aku sudah menelpon ke hotel katanya mereka sudah ke luar sekitar sejam yang lalu kemana mereka (,mengacak rambut frustasi)
radit" ayo kita cari mereka, para perempuan,anak anak dan paklukaman kembali ke penginapan jangan samapai ada yang keluar
setelah mengantar para wanita,pak lukman serta anak anak mereka mulai berpencar mencari rika dan chacha di setiap tempat di penginapan dan sekitar nya
abi menelpon anak buahnya untuk melacak keberadaan istrinya nya
abi*brand cepat cari istri dan adik ku (bertriak)
brand* baik bos,
abi menelpon hendrik agar hendrik membantu
abi* hendrik cepat terbang ke jogja dan bawa beberapa anak buah mu sekarang
hendrik* baik pak, saya aka segera kesan
abi benar benar takut kehilangan kedua wanita itu, mengingat dulu chacha pernah mengalami hal buruk karna baim
abi tak ingin hal buruk lain nya terjadi ke pada istri dan adik nya
dimas merasa kan panik luar biasa seandainya iya tak merencanakan ini dan langsung melamar saja, mungkin rika dan chacha tidak perlu hilang
radit terus berdoa untuk keselamatan keponakan nya, dan selalu berfikir jika keduanya baik baik saja ... karna iya tak sanggup memikirkan hal buruk
sementara di tempat lain
rika masih setia berdiri di depan pintu IGD menunggu dokter keluar
rika terus menangis karna takut dan iya terus berdoa agar tidak terjadi hal buruk pada chacha
rika benar benar lupa untuk menghubungi keluarga nya dan iya bahkan belum mengaktifkan nada ponselnya yang masih iya silence
chacha tak membawa ponsel karna ponsel nya sedang di cas
sudah menunggu sejam seorang dokter keluar
dokter" apa anda keluarga ibu natasya
rika" iya dok saya adik nya, bagai mana ke adaan mba saya dok
dokter" ibu chacha sepertinya ke lelahan dan ke kurangan darah tapi kami telah mengatasi itu,dimana suami ibu natasya
rika baru teringat abi, setelah dokter itu bertanya
rika" astafirlloh dok saya lupa menghubunginya,ada masalah apa dok biar nanti saya samapai kan
dokter" (tersenyum) ibu natasya sedang mengandung dan kandungan nya sehat,
rika terkejut mendengar penuturan dokter itu
__ADS_1
rika" mba chacha hamil dok, allhamdulilah ... apa dia mengetahuinya dok
dokter" kami sudah memberitahu nya
rika" apa saya boleh masuk dok
dokter" tentu silahkan
dokter itu pergi meninggalkan rika
rika merogoh tas nya dan mencari ponsel ... iya mau menghubungi abi dan meberitahu keberadaan mereka
abi* halo rika kalian dimana, apa kalia baik baik saja,
rika"(sesegukan karna habis menagis) kita baik baik saja mas
abi" rik kamu kenapa menangis, kalian dimana,
rika" kita lagi di rumah sakit mas, maaf tidak memberitahu
mendengar kata rumah sakit membuat abi semakin panik
dan juga kedua orang yang berada di sebelah abi
abi" di rumah sakit mana,
rika" rumah sakit umum'''''''
abi langsung mematikan telpon nya dan dan menuju rumah sakit yang di beri tahu adik nya itu
sepanjang perjalanan ke tiga peria itu kalut dengan fikiran masing masing,
sesampai nya di rumah sakit itu meraka langsung bergegas menuju IGD
dimas melihat rika baru keluar dari pintu
dimas langsung berlari memeluk rika
dimas" syukurlah kamu baik baik saja
rika terkejut meliahat dimas yang langsung memeluk nya
dimas" kamu tahu aku dan yang lain sangat khawatir, apa kah kamu sudah lupa cara mengunakan ponsel sampai tidak mengangkat telpon (meninggikan suara)
rika menunduk kan kepalanya karna iya tahu iya salah
abi mendekati rika
abi" chacha dimana dia, apa yang terjadi
rika menceritakan yang terjadi ke pada ke tiga pria itu, namun iya tak memberitahu jika chacha hamil,karna chacha ingin memberi tahu sendiri pada suaminya
abi" apa mas boleh masuk,
rika" iya mas,semua nya juga boleh
radit" kita boleh juga
rika" iya tapi hanya setengah jam
mereka masuk dan melihat kondisi chacha, abi merasa sangat lega, melihat senyum di wajah istrinya
abi" kamu kenapa sayang,kenapa bisa seperti ini (memeluk erat chacha)
chacha" papa, peluk nya jangan kuat kuat kasian adik nya nanti gak bisa nefas
abi melepaskan pelukannya
dan mengerutkan dahinya
abi" adik, ?
chacha"(mengarahkan tangan abi ke perutnya) iya papa adik,
abi" kamu hamil sayang? (berkaca kaca)
chacha" iya ... (tersenyum),
radit" cha kamu,
__ADS_1
dimas" selamat cha,bi, udah berapa bulan cha ?
radit" iya udah berapa bulan ?
chacha" sudah sembilan minggu
radit" selamat cha, om senang mendengarnya
chacha" terimakasih om, semoga aunti fani cepet nyusul chacha ya
dimas" amin ...
sedang asim berbincang seorang suster datang
suster" maaf silahkan yang lain keluar, dan hanya boleh satu saja yang di dalam
radit" baik lah sus kami akan keluar
radit dan dimas keluar dari IGD
radit memutuskan untuk pulang dan meberitahu yang lain kabar baik ini
sementara dimas dan rika masih di rumah sakit untuk menemani abi dan juga chacha
karna chacha tak perlu di rawat hanya menunggu sampai infusnya habis iya boleh pulang
rika memperhatikan dimas yang memakai pakayan rapih,sekali ...
rika" kak dimas mau kemana,pake jas segala
dimas hanya diam saja tak menanggapi rika,
rika" kak dimas masih marah sama rika
dimas" (memeluk rika) aku gak mungkin marah sama kamu,
rika" terus kenapa gak jawab rika tanya
dimas" sudah lah tak perlu bahas baju ini,
rika" maafin aku kak, aku benar benar panik sampai lupa untuk meberi tahu kalian
dimas" lain kali sepanik apa pun kau harus menghubungi ku,atau yang lain, kamu tahu aku sampai berfikir hal hal buruk
rika" maaf kak aku tidak akan mengulanginya lagi
dimas mencium puncak kepala rika yang masih berada dalam pelukannya
abi memandangi istrinya ... dengan perasaan yang sangat bahagia
abi" sayang terimakasih karna membuat hidup ku terasa sempurna
chacha" sama sama sayang, aku juga berterimakasih
abi" sayang rara pasti seneng deh tau dia mau punya adik
chacha" iya,sayang, tapi aku takut sayang
abi" takut apa ?
chacha" takut rara cemburu sama adik nya, kata orang jika anak masih kecik dan mempunyai adik rasa cemburunya besar
abi" itu tugas kita sayang, memberi pengertian pada rara, kamu tenang saja aku yakin rara anak yang baik,
chacha" iya ...
malam ini adalah malam yang panjang untuk semua orang ...
sekaligus malam yang mebahagiakan walau ada yang merasa kecewa
________________________________
tbc
next
jangan lupa setelah membaca tinggakkan jejak kalian
seperti like,coret coret kolom komentar, jangan lupa ya
__ADS_1
terimakasih