
enjoy...
😊
😊
.
.
happy reading ...
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
tidak tahu kenapa aku sangat ingin mencium wanita yang ada di depan ku ini ...
melihat wajah nya ... melihat senyumnya
membuat ku ingin sekali memiliki nya
chacha" nah sudah selesai
berjalan menjauh
saat dia mulai berjalan aku merasa aku harus melakukan sesuatu agar iya berada di dekat ku
aku menarik tangan nya lalu mencium nya dengan lembut
saat aku mencium nya ... dia tak melakukan perlawanan atau membalas ciuman ku
"apa dia marah" batin ku
aku menyudahi ciuman tersebut
namun bukan marah iya malah melakukan hal sebalik nya
chacha" maaf ... (menundukan wajah)
abi" untuk apa ?
chacha" karna aku ... em ... emm
tidak tahu bagaimana cara nya ...
abi menahan tawa karna jawaban polos dari chacha
abi" jadi kau belum perna
chacha hanya menggelang kan kepalanya saja ... dan hal itu membuat ku semakin gemes
abi" apa kau tidak marah pada ku ...
chacha" untuk apa marah ?
abi" karna aku mencium mu ...
chacha" mas abi suami ku ... bukan kah itu hak mas abi
abi terdiam mendengar jawaban chacha
karna melihat abi diam saja chacha merasa abi tak suka dengan jawaban nya
chacha berjalan keluar ... namun di depan pintu abi memeluk nya
sampai mereka di kejutkan oleh bundaria
bundaria" aduh aduh kalian ini ... bunda lagu jomblo loh sekarang ... jangan bikin iri deh (tertawa)
chacha melepaskan pelukan abi
chacha" maaf bun ...
bundaria" gak apa apa sayang ... bunda ngerti kok
ya sudah ayo makan ...
selesai sarapan chacha dan abi bersiap pergi dan rara pun ikut
karna iya menangis ingin bertemu taya katanya
sesampai nya di toko
__ADS_1
chacha" rara pamit dulu sama papa ...
rara mencium tangan papa nya kemudian mencium papa nya
setelah selesai chacha hendak keluar namun abi menahan nya
abi" kamu gak pamit juga ...
chacha" apa .. ooo iya
chacha mencium tangan abi
setelah itu abi mencium kening chacha
chacha"(tersenyum) hati hati mas
abi" iya
chacha masuk ke toko roti seperti biasa rara harus mengabsen satu persatu
rara"yangkung ... (mencium tangan pak lukman)
paklukman" aduh cucu eyang ... aduh eyang kangen sama rara (mencium kepala rara)
rara" yangti ... om imas,on yaya, mana ? (bingung mencari cari)
ratna" kok tante gak disapa malah cari yang gak ada ... (purapura merajuk)
rara hanya tertawa melihat rantapura pura marah
ponsel chacha berbunyi
chacha melihat ponselnya ...
"baim"
chacha* iya hallo
baim* cha ... aku kangen loh ..
chacha merasa risih dan merasa baim sudah keterlaluan
chacha* maaf baim sebelumnya saya ini sudah punya suami ... jadi saya mohon kamu jaga sikap kamu
chacha teekejut mendengar penuturan baim
chacha* jangan asal bicara kamu ...
baim* aku tidak asal bicara ... itu fakta nya ...
chacha* baim jika kau masih seperti jangan salah kan aku
jika aku tidak menganggap mu teman lagi
chacha mematikan telpon nya
chacha merasa kesal sekali pada baim karna iya sudah keterlaluan
padahal selama ini chacha menganggap nya teman yang baik
waktu makan siang tiba dan rara sudah tertidur karna lelah bermain dengan dimas ...
saat makan siang chacha mendapat kejutan dari bu mia
yang tiba tiba datang tanpa memberi kabar
chacha" ibu ... (memluk)
bumia" ibu kangen cha ... kok kamu jarang main ke rumah cha
chacha" maaf ya bu ... chacha jarang main kesana
bumia" gak apa apa nak ... ibu tahu
chacha" ibu bawa apa ? (melirik yang dibawa oleh bumia)
bumia" ooo ini .. makan ke sukaan kamu
chacha" makasih ibu ... (memeluk)
bumia" ih yasudah ayo makan mana yang lain ...
__ADS_1
chacha" di belakang bu ... ayo
mereka semua makan bersama ...
dan menghabiskan waktu dengan canda dan tawa
sementara di kantor abimanyu terus menebar senyum
ke setiap kariawan ...
dan hal itu membuat kariyawan nya sedikit heran atas sikap bosnya itu
fani" pak abi ... apakah bapak baik baik saja
abi" saya baik ... ada apa fan
fani" tidak bapak seperti berbeda saja
abi" berbeda ? maksud nya ?
fani" ya ... bapak lebih banyak mengumbar senyum
abi" ooo ... saya fikir apa
fani bulan depan ulang tahun chacha bukan ...
fani" iya pak
abi" saya mau minta bantuan kamu boleh
fani" apa itu pak
abi mendiskusikan rencana nya bersama fani
sore sudah tiba dan abimanyu pun sudah berada di toko sedang bermain bersama rara
toko tutup cepat hari ini karna hari ini mereka semua mau membantu ratna memindah kan barang barang nya ke rumah pak lukman
setelah selesai mereka semu pergi menuju rumah lama ratna dan membantu mengemas barang agar bisa di bawa
ratna pindah karna ulah ayah nya yang tak bertanggung jawab
sebelum meninggal ayah ratna banyak berhutang untuk berjudi dan saat iya meninggal ratna baru tahu jika ayah nya berhutang ... sebagian kami membantu dan sisanya ratna menjual rumah nya
dan sisa uang nya akan iya pakai untuk biyaya kuliah ... sanak sodara ratna tidak ada yang mau membanu ratna ... jadi hanya kami yang iya miliki
selesai mengemas barang barang dimas dan yang lain mambanty maikan barang ke mobil pickup
setelah selasi mereka bergegas menuju rumah pak lukman dan bulia
dimana para wanita sudah menyiapkan banyak hidangan
selesai membereskan dan menata barang ratna
semuanya duduk bersantai di gajebo bulia yang terletak di belakang rumah
pakkukman" maaf ya nak abi jadi ngerepotin kamu juga
abi" gak apa apa pak ... saya gak ngerasa repot... lagian kalian saudara istri saya jadi saudara saya juga
dimas" ya ampun gue teharu loh ... (gaya bucin)
ataya" kamu jangan liat adegan itu ya ra (menutup mata rara )
abi" rara akrab banget sama taya ya
bulia" iya lah bi ... gimana gak akrab coba , main bareng beli eskrim bareng pokok nya apa yang di larang bundanya rara lakukan sama taya (tertawa)
chacha" taya ini memang minta di hukum bu... (menjewer kuping taya)
chacha mendapat protes dari anak nya
rara" nda ... boyeh natal
chacha" ya ampun anak bunda malah belain om taya
abi merasa kan kehangatan di antara merka
semuanya larut dalam suasana bahagia ... dan melupakan sejenak masalah yang mereka hadapi
tbc
__ADS_1
setelah membaca jangan lupa ya kasih like dan komen kalian buat aku serta dukungan yang lain nya
terimakasih