
selamat membaca ...
.
.
.
.
enjoy
.
.
--------------------------------------------------
dua anak manusia itu masih berdiam diri, dan belum ada yang berani membuka suara
bagai mana mau membuka suara melihat orang orang itu saja jantung rasanya sudah berlari
dimas dan rika kini berada di tengah tengah keluarga yang masih menunggu penjelasan dari ke dua sejoli itu
kini dimas dan rika bersama abi radit dan chacha yang lain nya menunggu saja ke putusan abi
karna ibunya menyerahkan hal itubpada abi
radit" kalian benar benar di luar dugaan ... (mengeleng gelengkan kepala)
abi" huff aku tak tahu harus berkata apa
chacha" dimas kami menunggu penjelasan kalian ...
dimas menelan selivah nya dengan susah payah ...
"ya allah tolong dimas ya allah, mending gue sidang sekripsi s2 dah dari pada ngelamar anak orang,tapi gak ngelamar gue gak nikah " dalam hati dimas
dimas" jadi ...
semua mata menatap pada dimas
dimas menarik nafasnya
dimas" ya allah bisa biasa aja gak liat nya, gue nya gerogi ini (menatap abi)
abi" hey yang sopan sedikit dengan calon kakak ipar
"et dah abimanyu gaya lu, gue cium kayak tujuh turunan entar lu " batin dimas
dimas" jadi gue sama rika udah pacaran seminggu, dan gue mau serius sama dia bukan mau main main,
radit" buktinya ... ?
dimas" buktinya gue ngelamar dia hari ini,
abi" kalao gue tolak gimana
dimas" (menatap tajam abi) tega lo bro, gue ajak kawin lari adek lo
mau kan sayang ?(menatap rika)
abi" enak aja lo main kawin kawinin nikah dulu
radit" mesum lu dim,
"rasanya aku ingin melompat dari gedung tinggi dari pada harus melakukan pembicaraan ini " batin dimas
rika hanya diam saja tak menjawab sedikit pun, iya merasa malu karna hubungan nya di ketahui semuanya namun iya merasa lega karna tak perlu kucing kucingan dengan keluarga
dimas" bapak abimanyu yang budiman, saya berjanji akan mebahagiakan adik anda dunia akhirat, dan saya tidak akan membuat nya menangis,karna saya benat benar mencintai adik anda
seketika abi dan radit tertawa mendengar perkataan dimas
radit" kemakan omongan lo dim (tertawa)
abi" bucin bucin (tertawa)
chacha" kamu serius dim ?
dimas" cha lo kenal gue udah lama dan lo tau gue gimana (menatap chacha )
chacha" ah dimas kamu buat aku terharu
dimas" jadi gimana ini nasip gue, bapak abimanyu yang budiman dan bijaknsana
__ADS_1
abi" tapi gue ada syarat buat lo
dimas" apa ?
abi" lo harus janji gak bakal nyakitin rika, apa lagi sampek buat dia nangis,kalau itu terjadi gue bakal ambil dia dari lo selamanya
dimas" setuju ... gue janji,
abi menatap sang adik
abi" rika , bagaimana apa kamu mau menikah dengan dimas ?
rika" rika,... em... rika mau mas (tersenyum malu malu)
dimas yang senang mendengar jawaban rika langsung memeluk rika
chacha" dimas, main peluk peluk aja ... liat sikon dimas
dimas" maaf kelepasan seneng sih
mereka keluar dari kamar dan kembali berkumpul dengan keluarga nya
bumia" jadi apa hasil nya ?
abi" (menarik nafas) dengan berat hati abi terima (tersenyum)
kakek" benarkah ... selamat ya cucu ku kamu gak bakal jomblo lagi
dimas" trimakasih kek, (memeluke)
semua keluarga memberi selamat pada rika dan dimas
setelah ketegangan pagi itu selesai mereka melanjutkan sarapan pagi yang sempat tertunda
selesai sarapan mereka semua kembali ke aktifitas masing masing
kecuali para orang tua mereka sedang sibuk mebahas pernikahan padahal hari ,tanggal dan waktunya saja belum di tetukan
rika pergi ke toko dengan dimas
namun rika meminta dimas untuk mebawa nya ke makam sang ibu lebih dulu
rika" kak, kita ke makam ibu dulu ya
rika" iya kakak
dimas" jangan panggil kakak dong panggil sayang gitu biar enak
rika" ih perotes aja deh
dimas" kalau kamu gak panggil aku sayang kamu bakak dapat hukuman
rika" apa hukuman nya
cup
mencium sekilas bibir rika
dimas" itu hukuman nya
rika" ih kak dimas, nyari nyari ke sempatan deh (memukul lengan dimas)
dimas" ya kamu makanya harus panggil aku sayang biar gak dapet hukuman
rika" gak mau, pokok nya aku akan tetap panggil kakak
sepanjang perjalanan hanya terdengar suara tawa saja dari kedua sejoli itu
sesampai nya di pemakaman mereka langsung menuju makam ibu rika dan ayah nya
rika mengenalkan dimas ke pada kedua orang tuanya
rika" ibu,ayah selalu jadi penguat buat rika ya, dan doa kan agar rika bisa menjadi istri yang baik
rika menereskan air matanya namun hanya sekali saja, karna iya tak mau terlihat sedih
setelah itu mereka pergi menuju toko roti
karna mereka yakin chacha pasti sudah menunggu ...
hari ini begitu cepat berlalu tak terasa waktu sudah sore waktunya toko roti tutup
abi sudah menunggu kedua wanita yang sangat iya cintai, eh ralat tiga kan ada rara
serelah usai mereka bersiap siap pulang
__ADS_1
dimas memohon pada chacha jika rika bersama nya saja
chacha" enggak boleh dim, nanti mau berduannya kalau udah halal ya
dimas" ah elah cha cuma nganter pulang doang nunggu halal
chacha" pokoknya enggak
dimas" ya allah cha
sebelum pulang chacha mendapat telpon dari ratna iya meberi tahu jika dirinya dua minggu lagi akan menikah, dan iya berharap jika mereka bisa datang
chacha* insha allah ya na ... doain aja kita semua sehat biar bisa kesana
ratna* iya kak,selalu aku doain, jangan lupa kasih tahu yang lain ya kak
chacha* iya na
panggilan berakhir
abi" siapa bun
chacha" ratna pa
abi" kenapa?
chacha " dua minggu lagi dia akan menikah
abi melirik dimas
abi" kayak nya ada yang di tinggal gebetan nikah nih
dimas" diem lo bi, gue udah punya rika
chacha" dim kamu tahu gak
dimas" apa ?
chacha" kamu mulai bucin dim
dimas" kampret lo cha, dah sana pergi pergi
rika berpamitan pada dimas
rika" kak rika pulang ya, kakak hati hati jangan ngebut ngebut ya
dimas" (tersenyum),jadi gak sabar penge cepet cepet halalin kamu loh kalau kayak gini (mencubit hidung rika)
rika" apa sih kak
dimas" udah sana, naik mobil, noh si abi udah mau keluar matanya ngeliatin kita (dimas mencium kening rika)
merka pulang dengan perasan bahagia terutama ke kedua sepasang kekasih itu yang tidak pernah lepas dari senyuman di bibir mereka
sesampai nya di rumah dimas menelpon radit dan fani
untuk meminta bantuan
dimas* dit giman bisa gak bantuin gue
radit* bisa kok, tapi mesti disan ya
dimas* ya sekalian aja loh dit
radit* ya sudah nanti gue atur dah
dimas* thanks bro ... dah sana lanjutin buat adek bayi nya (tertawa)
radit* kampret lo
panggilan berakhir
dimas sudah membayangkan bagaimana hasil dari rencannya tersebut
_________________________________
tbc
next guys
jangan lupa ya guys untuk vote aku setelah atau sebelum membaca
dan jngan lup tinggalkan jejak kalian di bawah ya ...
terimakasih
__ADS_1