Really My Husband

Really My Husband
#RMH 87


__ADS_3

selamat membaca ...


.


.


.


.


enjoy


.


.


--------------------------------------------------


dua anak manusia itu masih berdiam diri, dan belum ada yang berani membuka suara


bagai mana mau membuka suara melihat orang orang itu saja jantung rasanya sudah berlari


dimas dan rika kini berada di tengah tengah keluarga yang masih menunggu penjelasan dari ke dua sejoli itu


kini dimas dan rika bersama abi radit dan chacha yang lain nya menunggu saja ke putusan abi


karna ibunya menyerahkan hal itubpada abi


radit" kalian benar benar di luar dugaan ... (mengeleng gelengkan kepala)


abi" huff aku tak tahu harus berkata apa


chacha" dimas kami menunggu penjelasan kalian ...


dimas menelan selivah nya dengan susah payah ...


"ya allah tolong dimas ya allah, mending gue sidang sekripsi s2 dah dari pada ngelamar anak orang,tapi gak ngelamar gue gak nikah " dalam hati dimas


dimas" jadi ...


semua mata menatap pada dimas


dimas menarik nafasnya


dimas" ya allah bisa biasa aja gak liat nya, gue nya gerogi ini (menatap abi)


abi" hey yang sopan sedikit dengan calon kakak ipar


"et dah abimanyu gaya lu, gue cium kayak tujuh turunan entar lu " batin dimas


dimas" jadi gue sama rika udah pacaran seminggu, dan gue mau serius sama dia bukan mau main main,


radit" buktinya ... ?


dimas" buktinya gue ngelamar dia hari ini,


abi" kalao gue tolak gimana


dimas" (menatap tajam abi) tega lo bro, gue ajak kawin lari adek lo


mau kan sayang ?(menatap rika)


abi" enak aja lo main kawin kawinin nikah dulu


radit" mesum lu dim,


"rasanya aku ingin melompat dari gedung tinggi dari pada harus melakukan pembicaraan ini " batin dimas


rika hanya diam saja tak menjawab sedikit pun, iya merasa malu karna hubungan nya di ketahui semuanya namun iya merasa lega karna tak perlu kucing kucingan dengan keluarga


dimas" bapak abimanyu yang budiman, saya berjanji akan mebahagiakan adik anda dunia akhirat, dan saya tidak akan membuat nya menangis,karna saya benat benar mencintai adik anda


seketika abi dan radit tertawa mendengar perkataan dimas


radit" kemakan omongan lo dim (tertawa)


abi" bucin bucin (tertawa)


chacha" kamu serius dim ?


dimas" cha lo kenal gue udah lama dan lo tau gue gimana (menatap chacha )


chacha" ah dimas kamu buat aku terharu


dimas" jadi gimana ini nasip gue, bapak abimanyu yang budiman dan bijaknsana

__ADS_1


abi" tapi gue ada syarat buat lo


dimas" apa ?


abi" lo harus janji gak bakal nyakitin rika, apa lagi sampek buat dia nangis,kalau itu terjadi gue bakal ambil dia dari lo selamanya


dimas" setuju ... gue janji,


abi menatap sang adik


abi" rika , bagaimana apa kamu mau menikah dengan dimas ?


rika" rika,... em... rika mau mas (tersenyum malu malu)


dimas yang senang mendengar jawaban rika langsung memeluk rika


chacha" dimas, main peluk peluk aja ... liat sikon dimas


dimas" maaf kelepasan seneng sih


mereka keluar dari kamar dan kembali berkumpul dengan keluarga nya


bumia" jadi apa hasil nya ?


abi" (menarik nafas) dengan berat hati abi terima (tersenyum)


kakek" benarkah ... selamat ya cucu ku kamu gak bakal jomblo lagi


dimas" trimakasih kek, (memeluke)


semua keluarga memberi selamat pada rika dan dimas


setelah ketegangan pagi itu selesai mereka melanjutkan sarapan pagi yang sempat tertunda


selesai sarapan mereka semua kembali ke aktifitas masing masing


kecuali para orang tua mereka sedang sibuk mebahas pernikahan padahal hari ,tanggal dan waktunya saja belum di tetukan


rika pergi ke toko dengan dimas


namun rika meminta dimas untuk mebawa nya ke makam sang ibu lebih dulu


rika" kak, kita ke makam ibu dulu ya


rika" iya kakak


dimas" jangan panggil kakak dong panggil sayang gitu biar enak


rika" ih perotes aja deh


dimas" kalau kamu gak panggil aku sayang kamu bakak dapat hukuman


rika" apa hukuman nya


cup


mencium sekilas bibir rika


dimas" itu hukuman nya


rika" ih kak dimas, nyari nyari ke sempatan deh (memukul lengan dimas)


dimas" ya kamu makanya harus panggil aku sayang biar gak dapet hukuman


rika" gak mau, pokok nya aku akan tetap panggil kakak


sepanjang perjalanan hanya terdengar suara tawa saja dari kedua sejoli itu


sesampai nya di pemakaman mereka langsung menuju makam ibu rika dan ayah nya


rika mengenalkan dimas ke pada kedua orang tuanya


rika" ibu,ayah selalu jadi penguat buat rika ya, dan doa kan agar rika bisa menjadi istri yang baik


rika menereskan air matanya namun hanya sekali saja, karna iya tak mau terlihat sedih


setelah itu mereka pergi menuju toko roti


karna mereka yakin chacha pasti sudah menunggu ...


hari ini begitu cepat berlalu tak terasa waktu sudah sore waktunya toko roti tutup


abi sudah menunggu kedua wanita yang sangat iya cintai, eh ralat tiga kan ada rara


serelah usai mereka bersiap siap pulang

__ADS_1


dimas memohon pada chacha jika rika bersama nya saja


chacha" enggak boleh dim, nanti mau berduannya kalau udah halal ya


dimas" ah elah cha cuma nganter pulang doang nunggu halal


chacha" pokoknya enggak


dimas" ya allah cha


sebelum pulang chacha mendapat telpon dari ratna iya meberi tahu jika dirinya dua minggu lagi akan menikah, dan iya berharap jika mereka bisa datang


chacha* insha allah ya na ... doain aja kita semua sehat biar bisa kesana


ratna* iya kak,selalu aku doain, jangan lupa kasih tahu yang lain ya kak


chacha* iya na


panggilan berakhir


abi" siapa bun


chacha" ratna pa


abi" kenapa?


chacha " dua minggu lagi dia akan menikah


abi melirik dimas


abi" kayak nya ada yang di tinggal gebetan nikah nih


dimas" diem lo bi, gue udah punya rika


chacha" dim kamu tahu gak


dimas" apa ?


chacha" kamu mulai bucin dim


dimas" kampret lo cha, dah sana pergi pergi


rika berpamitan pada dimas


rika" kak rika pulang ya, kakak hati hati jangan ngebut ngebut ya


dimas" (tersenyum),jadi gak sabar penge cepet cepet halalin kamu loh kalau kayak gini (mencubit hidung rika)


rika" apa sih kak


dimas" udah sana, naik mobil, noh si abi udah mau keluar matanya ngeliatin kita (dimas mencium kening rika)


merka pulang dengan perasan bahagia terutama ke kedua sepasang kekasih itu yang tidak pernah lepas dari senyuman di bibir mereka


sesampai nya di rumah dimas menelpon radit dan fani


untuk meminta bantuan


dimas* dit giman bisa gak bantuin gue


radit* bisa kok, tapi mesti disan ya


dimas* ya sekalian aja loh dit


radit* ya sudah nanti gue atur dah


dimas* thanks bro ... dah sana lanjutin buat adek bayi nya (tertawa)


radit* kampret lo


panggilan berakhir


dimas sudah membayangkan bagaimana hasil dari rencannya tersebut


_________________________________


tbc


next guys


jangan lupa ya guys untuk vote aku setelah atau sebelum membaca


dan jngan lup tinggalkan jejak kalian di bawah ya ...


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2