Really My Husband

Really My Husband
#RMH 144


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜


Fani terbangun dari tidur nya , karena mendengar suara tangis cyra putrinya yang kini sudah berusia tiga bulan


waktu sungguh cepat berputar, rasanya baru kemarin merasakan sakit melahirkan cyra kini bayi itu sudah berusia tiga bulan


Fani mencari sumber suara tangis putrinya itu,


Fani" papa kenapa cyra ... ?


Radit" papa juga gak tahu ma, tadi dia baik baik aja, sekarang nangis kenceng


Fani" sini sini sayang sama mama ya, (mengambil alih cyra ) cyra kenapa haus


Radit" mungkin dia BT ma weekend nya di rumah aja


Fani" cyra mau kemana sih ? kita ke rumah kakak Rara mau ...


Radit" iya kita kesana aja ... udah lama gak liat mereka ma,


Fani" iya pa, ya udah mama cyra siap siap dulu


Fani meninggalkan Radit untuk menyiapkan barang barang yang akan di bawa ...


Radit sangat senang kini melihat keluarga lengkap dengan ke hadiran cyra ... yang membuat nya setiap hari merasa kan rindu yang besar ... dan selalu ingin cepat pulang


setelah selesai mereka berjalan menuju kediaman Abi dan cha-cha


sesampai nya di sana mereka melihat mobil Dimas sudah terparkir rapih


Fani" wah pas banget kita kesini ya pa, ada Dimas juga


Radit" iya ,ya sudah kamu turun biar barang barang nya aku yang bawa


Fani turun dan masuk kedalam rumah itu lebih dulu ...


Fani" assalamualaikum ...


"wa'alaikumsalam" bersamaan


Rika" cyra ... aduh gadis cute nya mama Fani ... (berjalan mendekat)


cha-cha" kalian ini janjian ya, pas banget kesini nya barengan


Fani" enggak, emang Rika baru Dateng juga


cha-cha" iya , makanya kok pas banget


Fani" sehati itu namanya (tertawa)


Rika" om Radit mana ?


Fani" lagi bawa barang barang cyra


cha-cha" ya cyra gak ada temen ... kakak Rara lagi sama Oma, Rey baru aja bobo


Fani" yah ... kok bobo sih Rey nya, tumben kakak mau pergi sama Oma


Rika" (tertawa) itu bunda bujuk nya Samapi berurat aunty ...


cha-cha" iya kasian liat Omanya kangen tapi cucunya gak mau , jadi gak enak

__ADS_1


Fani" ya mau gimana Cha masa mau di paksa ngomong ngomong ini para bapak bapak dimana ,kok Radit juga kagak masuk masuk ini


cha-cha" eh iya juga ya, tapi mas Abi sama Dimas tadi di belakang


Rika" biar aku yang cek


Rika berjalan keluar namun tak mendapati siapa pun ... Rika berjalan menuju kebelakang juga tak menemukan siapa pun


Rika kembali masuk kedalam rumah ...


Rika" di depan, di belakang juga gak ada tiga tiga nya


Fani" lah pada kemana ?


cha-cha" biar aku telpon mas Abi


cha-cha. menghubungi Abi namun tak ada jawaban ...


cha-cha"gak diangkat ... biar saja lah mungkin mereka lagi ada urusan ...


Fani" benar tuh, nanti juga kalo laper ya pulang ... (tertawa) gimana ri masih sering ngidam nya ?


Rika" udah gak seberapa aunty ... sekarang malah mau nya makan aja, kak Dimas sih yang masih belum bisa makan


cha-cha" jadi Dimas makan apa ri?


Rika" minum susu sama makan buah aja mba, kasian aku nya ,cuma gimana di isi yang lain pasti keluar semua


sedang asik bicara para suami datang dan ikut dalam perbincangaan itu


dimas" gak apa mommy asal kamu sama anak kita sehat itu udah lebih dari cukup


Fani" ya Allah mimpi apa gue semalem ya Cha, itu si dimsam bisa bilang begitu


cha-cha" kamu gak lagu Kesamben kan dim


Radit " asli


"oooo gitu" cha-cha dan Fani kompak


cha-cha" jadi kemarin Marin mas Abi pura pura doang


Fani" papa juga sama ... Hem ( menaikan turunkan alisnya )


Abi" aduh bukan gitu Bun , maksud papa itu


chacha" apa Hem ... awas ya pa, tidur diluar malam ini


Fani" kamu juga ya pa


dimas" sukur Lo pada kena kan (tertawa)


Abi" gara gara lo nih dim


dimas" lah kok gara gara gue lu berdua yang ngomong .... (tertawa puas)


cha-cha " diem kamu dim berisik Rey lagi tidur awas aja Samapi bangun


dimas langsung diam dari tertawanya ...


dimas" maaf doro putri


mereka kembali melanjut kan perbincangan mereka , sampai waktu makan malam


dan setelah itu mereka kembali ke rumah mereka masing masing


****


hari mulai berganti bulan, dan perut Rika sudah mulai membesar ...

__ADS_1


tak terasa waktu begitu cepat berjalan kini usia kandungan Rika sudah memasuki usia delapan bulan ... ada hal bahagia sekaligus takut di hati rika, bahagia karena dia akan menjadi ibu dan takut karena ini pengalaman pertamanya melahirkan


dimas" mommy kamu sedang apa ? masuk yuk, udah malam dingin diluar kasian jagoan jagoan kita nanti kedinginan (mengelus perut)


Rika" sebentar lagi ya Daddy , mommy masih mau lihat bintang bintang itu, malam ini indah sekali


dimas" (tersenyum) kalau begitu Daddy temani oke... hey jagoan jagoan Daddy kalian hari ini nakal tidak, tidak bertengkar kan di dalam sana (berbicara pada perut Rika)


Rika" tidak Daddy kami baik, dan tidak banyak menyusahkan mommy hari ini (menirukan suara anak kecil)


dimas" hebat jagoan jagoan Daddy, nanti jika kalian sudah lahir dan tumbuh kalian bantu Daddy jaga mommy ya, setuju


"aaaww" Rika merasakan sakit di perutnya karena di tendang dengan dua jagoannya yang menandakan setuju terhadap perkataan sang ayah


Rika" kalian bisa kasih mommy aba aba gak sih kalo mau menendang sayang,(mengelus perut)


dimas" mommy besok kita jemput kakek ya di bandara, besok kakek pulang, huh akhirnya itu kakek kakek ngerasa capek juga jalan jalan (tertawa)


Rika" (tersenyum) gak apa apa sayang,hiburan buat kakek yang udah lelah ngurus kamu, dan sekarang dia mau menikmati masa tuanya dan hal hal yang ingin dia lakukan


dimas" kamu benar sayang, kalo tidak ada kakek aku mungkin, sekarang tidak akan seperti ini, dan bahkan tidak mungkin memiliki kamu (mencium kening Rika)


"aaaww"


dimas" kenapa mommy?


Rika" sepertinya anak anak kita Perotes kamu cium aku, (tertawa)


dimas" ya Allah nak, masih dalem perut aja udah posesif , ini Daddy mu loh nak, kalian ini ya, huh Daddy bakal punya dua saingan nih (melirik Rika)


Rika tertawa melihat sikap suaminya yang lucu itu ...


dimas" ya udah sayang kita masuk, sudah semakin larut, si twins juga pasti lelah, ingin istirahat


Rika" eemm ... tapi buatin aku susu coklat ya ...


dimas" siap Bu bos ...


setelah memastikan Rika berbaring Dimas pergi menuju dapur untuk membuatkan istrinya itu susu coklat ...


semenjak Rika hamil dan hampir mereka kehilangan anak mereka , Dimas sangat waspada , dan menjadi suami siaga (siap,antar, jaga) bahkan Rika tidak boleh melakukan aktifitas berat apa pun


hingga Rika harus merelakan mimpinya menjadi pembuat roti ... kini toko roti hanya di kelola oleh Bu Lia dan pak Lukman serta karyawan lama dan beberapa karyawan baru


setelah selesai dengan susu nya Dimas kembali ke kamar nya untuk menyerah kan susu yang di ingin kan sang istri


dimas" yah dia udah tidur...


ya Rika sudah tertidur dan Dimas hanya bisa pasrah karena mau tidak mau dia harus meminum susu itu


setelah selesai Dimas pun ikut berbaring di sebelah istrinya


" selamat malam sayang(mengecup kening), selamat malam juga buat dua jagoan Daddy"


dimas dan Rika pun terlelap dan mulai terbuai dengan alam mimpinya


______________________________________


Hay Hay semua author kembali ...


maaf lama up nya


aku banyak sekali pekerjaan dan sampai larut jadi aku terkadang pulang sudah lelah jadi gak sempet nulis


maaf buat yang sudah menunggu


aku janji bakal up tapi gak bisa banyak mungkin sehari hanya satu saja karena pekerjaan ku, maaf semua


jangan lupa ya setelah membaca kasih like dan komen kalian di bawah

__ADS_1


__ADS_2