Really My Husband

Really My Husband
#RMH 30


__ADS_3

selamat membaca semua


semoga suka ...


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


chacha terbangun seperti biasa dan melakukan pekerjaan nya seperti baisa


sudah seminggu chacha menjadi istri abimanyu ... dan banyak hal di setiap hari nya yang membuat chacha mengeluarkan air mata


entah itu dari perkataan atau perlakuan abi


seminggu saja sudah seperti waktu yang panjang untuk chacha


hari ini hari minggu dan chacha tidak pergi ke toko karna iya ingin seharian saja dengan rara


namun abi pergi tak tahu ke mana ... pagi pagi dia sudah rapi ddgan pakaiyan santai lalu pergi begitu saja


busari"nyonya kita akan memasak apa hari ini ...


ya mereka memanggil chacha dengan sebutan nyonya katna perintah dari abi ... dan mereka tak berani melanggar


padahal chacha merasa risih ddngan sebutan tersebut


chacha" aku juga bingung ... akan memasak apa bu


para maid banyak yang sudah berumur seperti


bu retno,bu sari dan pak yanto


kalau apri hanya tau dua tahun dari chacha


sementara lulu dan reni di bawah chacha setahun


busari" bagai mana kalau kita membuat kue nyonya ... saya dengar nyonya mempunyai toko kue ... boleh kami belajar nyonya


chacha" baik lah bu ayo kita buat


chacha menyerah kan rara pada lulu


chacha,buretno,busari,dan mba apri mulai membuat kue ... dari bolu jadul sampai cupceke


mereka selesai membuat kue pukul dua siang


para maid melihat kue yang mereka buat sangat banya dan tidak mungkin mereka bisa menghabiskan itu semua


buretno"ya ampun nyonya kue kita banyak sekali ...


mbapri" kita gak akan sanggup habisin nya


chacha" (tersenyum) bagikan saja pada tetangga kita bu pasti mereka mau ...


busari" nyonya benar .... ayo kita bagikan


mereka mulai membungkus satu persatu kue yang mereka buat dan mulai membagikan nya ke para tetangga


rara masuk ke dalam kamar dan melihat ponsel nya


banyak sekali pesan dari fani


fani* cha di rumah gak ?


cha pergi keluar yuk


cha


cha


cha



cha gue bosen di rumah ...


cha lo lagi sibuk ya


chacha* enggak kok fan ...


mau kemana emang


fani* kemana aja ... gue rindu lo cha


chacha* (tertawa) aduh baper aku ... dikangenin kamu fan

__ADS_1


fani* ya udah ... mau gak


chacha* iya aku pamit mas abi dulu fan ... nanti kalau bisa aku kabarin kamu ya


fani* oke di tunggu kabar nya


pesan antara fani dan chacha sudah usai


chacha menelpon abi untuk meminta izin


tuuuuttt tuuuttt


chacha* hallo mas ...


abi* iya hallo (suara wanita)


chacha* apa ini benar nomor mas abimanyu


wanita* iya benar ... tapi maaf ya abi nya lagi sibuk sama saya jadi gak bisa di ganggu ...


chacha* baik lah terimakasih


chacha merasa kan hal yang aneh di hatinya ... chacha merasakan sedih di hatinya


"ya ampun kenapa aku rasanya ingin menangis " batin chacha


di tempat lain


abi sedang berkumpul bersama teman teman nya sewaktu kuliah dulu


abi melihat aulia teman nya mengangkat telpon pada ponsel nya


abi" siapa yang menelpon ku lia


aulia" di ponsel mu tertulis pengasuh rara ... rara itu putri mu kan


abi mendengar penutura aulia segera mengambil ponsel nya


dan menghubungi chacha


namun tak ada jawaban ...


abi menelpon sekali lagi dan ponsel tersebut sudah tidak aktif


abi ingin pulang namun iya tidak di perbolehkan oleh teman teman nya ... teman nya beralasan bahwa abi jarang berkumpul jadi mereka tidak memperbolehkan abi pulang


namun bukan hal itu yang iya lakuka ... chacha pergi ke pusat perbelanjaan memutari tempat itu tanpa arah yang jelas


waktu sudah menunjukan pukul delapan malam ... namun chacha enggan untuk pulang


chacha pergi ke taman hiburan namun seperti tadi chacha hanya berkeliling saja tanpa tujuan


tak terasa malam sudah larut dan menujukan pukul setengah dua belas malam ...


chacha rasanya ingin sekali berlari menuju ke rumah nya menemui om nya dan memeluk nya dan menumpahkan ke sedihan nya


namun iya tak berani dan iya tak ingin melihat omnya merasa sedih dan bersalah


abi manyu sudah samapi rumah puk sembilan malam namun iya tak melihat chacha ...


abi bertanya pada bu retno


abi" bu dimana chacah?


buretno"nyonya tadi bilang bahwa dia pergi dengan sahabat nya nona fani kata nya


abi" baik lah


abi sudah membersih kan diri nya namun iya tak melihat tanda tanda bahwa chacha telah kembali


waktu sudah menujukan setengah dua belas namun chacha belum juga menapakan diri nya


abi menghubungi fani


abi* hallo fanu apakah chacha masih bersama mu


fani* tidak pak ... bukan kah bapak tak mengizinkan nya pergi tadi


abi* benar kah ...


fani* iya pak ... tadi siang chacha menghubungi saya seperti itu


apa terjadi sesuatu pada chacha pak ?

__ADS_1


abi* tidak ... saya kira tadi pergi sama kamu tidak tahu nya ada di kamar rara (berbohong) maaf mengganggu mu fan


fani* iya pak tidak apa kok


abi menyudahi panggilan nya


chacha pulang mengunakan ojek online


saat di depan gerbang rumah chacha merasa sangat pusing di kepalanya


namun iya terus berjalan ... karna iya mengingat rara pasti sedih karna iya tidak ada


chacha berjalan dengan susah payah menuju pintu rumah nya ...


chacha masuk dalam rumah dan mendapati abi manyu sedang duduk di kursi tamu


abi" rupanya kau mulai membuka topeng mu ya wanita jalang ... dari mana saja kau ... berani sekali kau pergi tanpa seizin ku


chacha" (menangis) jalang ... ? (tertawa) jadi kau menganggap ku waita jalang ...


abi" tentu ... kau wanita mata duitan yang memang mengincar pria kaya bukan ... mana ada wanita yang mau begitu saja di jodohkan dengan laki laki beranak satu ... kalau tak mengincar harta


chacha sangat sedih menddngar penuturan abi ... dan membuat kepala nya semakin pusing


chacha" saya tak menginginkan harta anda tuan ... saya menerima mu karna saya tidak mau ke hilangan peningalan satu satunya dari ayah saya dan asal anda tahu saya tidak pernah memakai uang anda sepeser pun untuk keperluan saya


abi" aku tidak percaya dengan kata kata mu


chacha sudah tidak kuat menahan rasa sakit ke pala nya


dan tiba tiba


brugg ...


chacha jatuh pingsan ...


abi melihat itu awalnya menganggap bila chacha pura pura dan meninggak kan chacha


para maid datang dan membawa chacha ke kamar rara dan menelpon dokter


busari" aku tidak menyangka ternyata tuan sejahat itu


buretno" aku sungguh tak mengenal tuan kita ... setahu ku tuan adalah laki laki yang baik dan sangat lembut


tak berapa lama dokter tiba


melihat dokter yang masih kerabat nya tiba di rumah abi baru lah percaya jika chacha benar benar pingsan


dokter pram sekaligus paman abi pun memeriksa ke adaan chacha


buretno" bagai mana ke adaan nya tuan ...


dr.pram" apakah beberapa hari ini dia tidak makan ...


abi mendengar perkataan paman nya sangat terkejut


abi melirik para maid nya


busari" iya tuan ... nyonya chacha sudah beberapa hari ini enggan untuk makan karna iya tidak bernafsu untuk makan


dr.pram" bisa tinggal kan kami berdua ... (meminta para maid pergi)


para maid pergi meninggak kan mereka


dr.pram" abi om kecewa pada mu ...bisa bisa nya kau menelantar kan wanita sebaik dia dan apa yang kau perbuat hingga dia mengalami despresi


abi hanya diam tak menjawab


dr.pram" om tak akan ikut campur dengan masalah mu ... tapi om mohon sebagai laki laki bersetatus suami jalan kan tugas mu dengan baik


setelah itu dr.pram pergi meninggal kan kediaman abi


"(menarik nafas) apa kah aku sejahat itu ... benarkah dia despresi ... apa yang telah aku lakukan


mengapa semua orang berkata kalau kau wanita yang baik ... bahkan para maid pun sangat perduli pada mu ... apakah benar kau baik ... ya allah bantu aku menemukan jawaban nya " dalam hati abi


abi menatap sosok wanita yang sedang terkulai lemas di hadapan nya


next semua


jangan lupa


kasih aku . like,favorit,komen dan saran nya ya

__ADS_1


terimakasih


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜


__ADS_2