Really My Husband

Really My Husband
#RMH 34


__ADS_3

happy reading


.


.


.


.


enjoy guys


.


.


.


.


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜


dua bulan sudah setelah pertengkaran antara abi dan chacha


dan dari hari itu sampai saat ini chacha dan abi bagai orang asing yang berada satu atap


chacha tetap menjalan kan ke wajiban nya sebagai istri ...


menyiapkan baju,memasak dan hal yang lain ...


namun tak ada komunikasi antara ke dua nya


bila harus berkomunikasi pun itu hanya membahas rara atau hal yang menyangkut hubungan mereka di depan keluarga selebih nya tidak ada


pagi ini abi akan pergi ke surabaya untuk melihat gudang kayu yang terbakar ...


abi" bu retno tolong siap kan pakaian saya ... untuk tiga hari karna saya akan ke surabaya


buretno" baik tuan


bu retno berjalan menuju kamar chacha ... untuk memberi tahu chacha yang di perintah kan abi


karna chacha memberi tahu semua maid jika pekerjaan itu menyangkut abi atau rara beri tahu dia agar dia yang mengerjakan


buretno" nyonya ... boleh saya masuk


chacha" masuk lah bu


buretno memasuki kamar chacha


chacha" ada apa bu ... ?


buretno" nyonya tuan meminta saya menyiap kan baju karna tuan akan pergi ke surabaya


chacha" untuk berapa lama bu ...


buretno" tiga hari nyonya


chacha" baik lah akan saya siap kan bu bisa temani rara sebentar


chacha mulai mengemas semua keperluan abi ... dan memasukan nya di dalam koper


setelah selesai iya memanggil bu retno untuk menyerah kan nya ke abi


buretno bergegas menuju ruang kerja abi


buretno" tuan maaf ... ini kopernya sudah siap


abi" apa chacha yang menyiap kan nya


buretno" iya tuan ...


abi" baik lah terimakasih


begitu lah cara berkomunikasi chacha dan abi yang terkadang membuat para maid bingung


setelah barang selesai abi langsung begegas pergi dan tak lupa berpamita pada rara


abi" rara di rumah sama bunda ya jangan nakal ... papa pergi dulu ya nak (mencium rara)


setelah berpamitan abi segera pergi tanpa menatap chacha sedikit pun

__ADS_1


tidak tahu kenapa hati chacha merasa sedih melihat sikap abi yang seperti itu...


selama dua bulan ini chacha selalu berusa perasaan nya terhadap abi lenyap namun usaha nya sia sia


semakin berusaha chacha semakin mekar pula bunga bunga cinta itu di hati nya


meski dengan sikap abi yang seperti itu ...


setelah abi pergi chacha membawa rara ke toko ...


dimas" hallo ponakan om dimas ... tumben siang dateng nya (berjongkok agar setara dengan rara)


rara sudah bisa berjalan ... jadi iya tak mau lagi di gendong kecuali dengan papa nya


rara sudah bisa bicara juga namun terkadang ucapan nya tidak bisa di mengerti


chacha" iya om kita tadi nunggu papa pergi dulu ...


rara mengikuti omongan chacha dengan celotehan lucu nya


rara" iya ...papa... gi


dimas" ooo papa nya pergi kemana


chacha"surabaya om


rara" baya om


dimas" wah jauh sekeli ... rara sedih gak


rara hanya mengeleng ...


setelah bercakap dengan dimas rara mengajak chacha untuk ke dapur


rara" ayo nda ayo ... (menarik tangan chacha)


chacha" sabar sayang ... pelan pelan jalan nya nanti jatuh


begini lah rutinitas rara jika sudah di toko ...


iya harus mengabsen satu satu semua orang di toko


rara"yangti,yangtung


paklukman" (menyodorkan tangan ber toss) wah cucu eyang kuat sekali


rara terkekeh melihat pak lukman yang bergaya ke sakitan karna bertoss bersama rara


rara" om yaya,ate nana (bingung mencari kesan kemari)


chacha" om taya ,ate nana lagi sekolah sayang jadi gak ada di sini


rara mengangguk kan kepalanya


mengerti


chacha sanagt bersyukur karna rara anak yang pintat,cepat tanggap dan selalu ingin tahu dan iya tumbuh dengan baik ...


chacha masuk ke dalam ruangan nya sementara rara bermain bersama bulia di dapur


chacha memeriksa ponsel nya lalu mengecek notif nya siapa tahu ada pesan dari abi ...


namun tak ada ... pesan atau panggilan dari abi


chacha merasa kecewa ...


sebenar nya chacha sudah memaaf kan abi atas ke jadian itu ...


karna menurut chacha abi berhak mendapat kan itu ... karna chacha adalah istrinya


namun chacha tak terimakarna di tuduh berselingkuh hanya itu saja yang membuat nya masih marah


waktu berjalan sangat cepat dan tak terasa sudah saat nya menutup toko


setelah selesai chacha dan rara pulang ...


dan rara tak lupa mengabsen satu persatu semua pegawai toko


tapi jika pulang iya hanya akan mencium pipi saja tidak melakukan hal seperti saat tiba


chacah dan rara sudah berada di rumah ...

__ADS_1


chacha sudah selesai membersih kan dirinya ... setelah itu menyiapkan makan malam rutinitas setiap hari


setelah makan malam chacha menidurkan rara ...


tak tahu mengapa rara rewel sekali meminta video call papa nya


rara" nda ... papa (memegang ponsel menghadap kan muka kelayar)


chacha" nati ya nak ... mungkin papa masih ada pekerjaan kita tunggu sebentat lagi ya


rara" huaaa ... nda .... huaaa papa


(rara menangis)


chacha" iya iya bunda telpon papa nya ya ... (chacha menelpon abi )


ttttuuuutt ttttuuuttt


abi* iya ada apa


chacha melihat abi sangat lelah ...


rara* papa ...


abi* ada apa sayang ...


rara* papa ... mana


abi* papa lagi kerja sayang ...


rara*papa ... puyang ..


abi* papa pulang nya masih lama sayang ... rara di rumah sama bunda ya


rara dan abi mengobrol asik sekali terkadang chacha harus mengartikan celotehan rara yang tak abi mengerti ... chacha setia berada di belakang rara sambil memegang ponsel nya


abi* ya sudah ya ... rara sekarang bobo sudah malam, papa juga mau bobo (tersenyum)


rara hanya mengangguk kemudian mulai merebahkan tubuh nya


chacha mematikan panggilan nya ...


setelah itu menidurkan rara


ke esokan pagi nya chacha mendapat tamu tak di duga ...


chacha" ada apa pagi pagi udah ke mari im


tamu chacha adalah baim ... baim semakin akrab dengan chacha karna selama dua bulan ini selalu berkomunikasi dengan chacha ...


baim" kangen aja ... (tersenyum)


chacha" ada ada aja kamu im ... mau masuk im


baim" gak usah lah di sini aja ... aku cuma mau kasih ini (mengeluarkan sekotak coklat dan satu tangkai bunga )


chacha" buat aku ...


baim" iya cha ... buat siapa lagi


chacha" ooo terimakasih ...


setelah memberi kan hadiah ke pada chacha baim pergi dari rumah chacha


chacha melihat coklat dan bunga itu ... iya tersenyum ...


"seandai nya mas abi yang seperti ini " batin chacha


sementara di surabaya abi seperti ikan yang kekurangan air melihat baim berada di rumah nya dan mamberi hadiah ke pada chacha


" kurang ajar sekali berani nya laki laki itu menggangu istri orang ... chacha juga mengapa menerima nya " gumam abi kesal


abi sedang mengecek cctv nya dan melihat baim berada di teras rumah nya


tbc guys


terimakasih


jangan lupa , like,komen,favorit,dan saran nya buat aku ya


maaf jika masih ada typo nya

__ADS_1


sekali lagi terimakasih


😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁


__ADS_2