
happy reading
.
.
.
.
enjoy guys
.
.
.
.
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
dua bulan sudah setelah pertengkaran antara abi dan chacha
dan dari hari itu sampai saat ini chacha dan abi bagai orang asing yang berada satu atap
chacha tetap menjalan kan ke wajiban nya sebagai istri ...
menyiapkan baju,memasak dan hal yang lain ...
namun tak ada komunikasi antara ke dua nya
bila harus berkomunikasi pun itu hanya membahas rara atau hal yang menyangkut hubungan mereka di depan keluarga selebih nya tidak ada
pagi ini abi akan pergi ke surabaya untuk melihat gudang kayu yang terbakar ...
abi" bu retno tolong siap kan pakaian saya ... untuk tiga hari karna saya akan ke surabaya
buretno" baik tuan
bu retno berjalan menuju kamar chacha ... untuk memberi tahu chacha yang di perintah kan abi
karna chacha memberi tahu semua maid jika pekerjaan itu menyangkut abi atau rara beri tahu dia agar dia yang mengerjakan
buretno" nyonya ... boleh saya masuk
chacha" masuk lah bu
buretno memasuki kamar chacha
chacha" ada apa bu ... ?
buretno" nyonya tuan meminta saya menyiap kan baju karna tuan akan pergi ke surabaya
chacha" untuk berapa lama bu ...
buretno" tiga hari nyonya
chacha" baik lah akan saya siap kan bu bisa temani rara sebentar
chacha mulai mengemas semua keperluan abi ... dan memasukan nya di dalam koper
setelah selesai iya memanggil bu retno untuk menyerah kan nya ke abi
buretno bergegas menuju ruang kerja abi
buretno" tuan maaf ... ini kopernya sudah siap
abi" apa chacha yang menyiap kan nya
buretno" iya tuan ...
abi" baik lah terimakasih
begitu lah cara berkomunikasi chacha dan abi yang terkadang membuat para maid bingung
setelah barang selesai abi langsung begegas pergi dan tak lupa berpamita pada rara
abi" rara di rumah sama bunda ya jangan nakal ... papa pergi dulu ya nak (mencium rara)
setelah berpamitan abi segera pergi tanpa menatap chacha sedikit pun
__ADS_1
tidak tahu kenapa hati chacha merasa sedih melihat sikap abi yang seperti itu...
selama dua bulan ini chacha selalu berusa perasaan nya terhadap abi lenyap namun usaha nya sia sia
semakin berusaha chacha semakin mekar pula bunga bunga cinta itu di hati nya
meski dengan sikap abi yang seperti itu ...
setelah abi pergi chacha membawa rara ke toko ...
dimas" hallo ponakan om dimas ... tumben siang dateng nya (berjongkok agar setara dengan rara)
rara sudah bisa berjalan ... jadi iya tak mau lagi di gendong kecuali dengan papa nya
rara sudah bisa bicara juga namun terkadang ucapan nya tidak bisa di mengerti
chacha" iya om kita tadi nunggu papa pergi dulu ...
rara mengikuti omongan chacha dengan celotehan lucu nya
rara" iya ...papa... gi
dimas" ooo papa nya pergi kemana
chacha"surabaya om
rara" baya om
dimas" wah jauh sekeli ... rara sedih gak
rara hanya mengeleng ...
setelah bercakap dengan dimas rara mengajak chacha untuk ke dapur
rara" ayo nda ayo ... (menarik tangan chacha)
chacha" sabar sayang ... pelan pelan jalan nya nanti jatuh
begini lah rutinitas rara jika sudah di toko ...
iya harus mengabsen satu satu semua orang di toko
rara"yangti,yangtung
paklukman" (menyodorkan tangan ber toss) wah cucu eyang kuat sekali
rara terkekeh melihat pak lukman yang bergaya ke sakitan karna bertoss bersama rara
rara" om yaya,ate nana (bingung mencari kesan kemari)
chacha" om taya ,ate nana lagi sekolah sayang jadi gak ada di sini
rara mengangguk kan kepalanya
mengerti
chacha sanagt bersyukur karna rara anak yang pintat,cepat tanggap dan selalu ingin tahu dan iya tumbuh dengan baik ...
chacha masuk ke dalam ruangan nya sementara rara bermain bersama bulia di dapur
chacha memeriksa ponsel nya lalu mengecek notif nya siapa tahu ada pesan dari abi ...
namun tak ada ... pesan atau panggilan dari abi
chacha merasa kecewa ...
sebenar nya chacha sudah memaaf kan abi atas ke jadian itu ...
karna menurut chacha abi berhak mendapat kan itu ... karna chacha adalah istrinya
namun chacha tak terimakarna di tuduh berselingkuh hanya itu saja yang membuat nya masih marah
waktu berjalan sangat cepat dan tak terasa sudah saat nya menutup toko
setelah selesai chacha dan rara pulang ...
dan rara tak lupa mengabsen satu persatu semua pegawai toko
tapi jika pulang iya hanya akan mencium pipi saja tidak melakukan hal seperti saat tiba
chacah dan rara sudah berada di rumah ...
__ADS_1
chacha sudah selesai membersih kan dirinya ... setelah itu menyiapkan makan malam rutinitas setiap hari
setelah makan malam chacha menidurkan rara ...
tak tahu mengapa rara rewel sekali meminta video call papa nya
rara" nda ... papa (memegang ponsel menghadap kan muka kelayar)
chacha" nati ya nak ... mungkin papa masih ada pekerjaan kita tunggu sebentat lagi ya
rara" huaaa ... nda .... huaaa papa
(rara menangis)
chacha" iya iya bunda telpon papa nya ya ... (chacha menelpon abi )
ttttuuuutt ttttuuuttt
abi* iya ada apa
chacha melihat abi sangat lelah ...
rara* papa ...
abi* ada apa sayang ...
rara* papa ... mana
abi* papa lagi kerja sayang ...
rara*papa ... puyang ..
abi* papa pulang nya masih lama sayang ... rara di rumah sama bunda ya
rara dan abi mengobrol asik sekali terkadang chacha harus mengartikan celotehan rara yang tak abi mengerti ... chacha setia berada di belakang rara sambil memegang ponsel nya
abi* ya sudah ya ... rara sekarang bobo sudah malam, papa juga mau bobo (tersenyum)
rara hanya mengangguk kemudian mulai merebahkan tubuh nya
chacha mematikan panggilan nya ...
setelah itu menidurkan rara
ke esokan pagi nya chacha mendapat tamu tak di duga ...
chacha" ada apa pagi pagi udah ke mari im
tamu chacha adalah baim ... baim semakin akrab dengan chacha karna selama dua bulan ini selalu berkomunikasi dengan chacha ...
baim" kangen aja ... (tersenyum)
chacha" ada ada aja kamu im ... mau masuk im
baim" gak usah lah di sini aja ... aku cuma mau kasih ini (mengeluarkan sekotak coklat dan satu tangkai bunga )
chacha" buat aku ...
baim" iya cha ... buat siapa lagi
chacha" ooo terimakasih ...
setelah memberi kan hadiah ke pada chacha baim pergi dari rumah chacha
chacha melihat coklat dan bunga itu ... iya tersenyum ...
"seandai nya mas abi yang seperti ini " batin chacha
sementara di surabaya abi seperti ikan yang kekurangan air melihat baim berada di rumah nya dan mamberi hadiah ke pada chacha
" kurang ajar sekali berani nya laki laki itu menggangu istri orang ... chacha juga mengapa menerima nya " gumam abi kesal
abi sedang mengecek cctv nya dan melihat baim berada di teras rumah nya
tbc guys
terimakasih
jangan lupa , like,komen,favorit,dan saran nya buat aku ya
maaf jika masih ada typo nya
__ADS_1
sekali lagi terimakasih
😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁