
selamat membaca semua nya
happy reading guys ...
______________________________________
chacha dan para pegawai toko sedang sibuk sibuk nya hari ini karna banyak pesanan dan banyak pula pengunjung di toko ...
mereka hampir ke walahan bila tidak dapat bantuan dari fani dan bu mia
hari semakin sore ... mereka semua bersiap siap di rumah chacha karna malam ini akan ada acara lamaran untuk chacha
ya malam yang di tunggu tunggu sudah tiba di mana keluarga abi akan datang untuk melamar chacha
semua sedang bersiapa siap dari menata ruangan,makanan,serta yang lain nya yang di butuh kan
pertemuan tersebut di lakukan setelah solat isya
chacha benar benar merasa lelah karna seharian di toko roti dan sekarang hatus melakukan semua persiapan ini
bumia" cha kamu cantik nak pakai baju itu ...
chacha" ibu bisa aja ... (tersenyum)
bumia" kamu gugup cha ?
chacha" sedikit bu ...
bumia" kamu mau minum nak
chacha" gak usah bu ...
semua sudah siap ... chacha pun sudah di dandani cantik oleh fani
fani" huh ... udah dua kali ya cha lo di lamar (cemberut)
chacha" terus kenapa ?
fani" om radit kapan ngelamar gue nya coba
chacha" (tertawa) usaha kamu kurang keras fan
fani" aaaelah kurang apa coba gue ini
dimas" kurang urat malu lu tuh fan
fani" resek lo ... (melempar bantal)
tak lama rombongan dari abimanyu sudah tiba ...
semua menyambut kedatangan keluarga abi
tak perlu lama acara mulai semua menyimak semua acara yang berlangsung
chacha sedang menunggu di kamar bumia karna iya tidak boleh keluar sebelum di panggil
fani masuk ke kamar dengan membawa rara
fani" itu lihat rara bunda mu
chacha" ya ampun sayang nya bunda ... sini sini (mengulurkan tangan)
fani" cha lihat anak ini begitu ceria saat melihat mu ... pantas pak abi menyukai mu anak nya saja tergila gila pada mu
chacha hanya tersenyum
__ADS_1
tak lama chacha di panggil namun rara tak mau di lepas dari gendongan chacha
akhir nya chacha keluar dengan mengendong rara
chacha sudah berada di tempat acara
abi memakai kan cincin dan kalung pada chacha
setelah itu acara selesai ... mereka mengobrol
abi mengajak chacha untuk bicara
abi" ada yang ingin saya beri tahu
chacha" apa ? (ketus)
abi" saya mau ... pernikahan kita tidak ada yang tahu dan orang kantor saya yang tahu hanya sekertaris dan asisten saya saja .... jadi ingat jika bertemu di luar bersikap lah biasa
chacha:(merasa ingin menangis sekarang namun iya harus tetap tegar ... karna kehidupan nya kedepan akan seperti ini ) baik lah saya mengerti
abi" jangan pernah berharap saya mencintai kamu ,,, saya hanya akan tanggung jawab saja pada mu ... ingat itu karna tidak ada yang bisa mengganti posisi mendiang istri saya
chacha benar benar tidak tahan mendengar perkataan abi ...
chacha berjalan menjauhi abi tanpa memeberi respon pada perkataan abi
rombongan abi sudah meninggal kan kediaman chacha
setelah semua selesai chacha masuk ke dalam kamar nya dan masuk kekamar mandi ...
chacha benar benar ingin menagis
iya melepaskan semua kesal,sedih,dan ketidak berdayaan nya setelah puas menangis chacha keluar dan menaik ke ranjang untuk tidur karna iya merasa lelah sekali
sebelum tidur chacha melihat ponsel nya
* besok saya titip rara ... kamu bisa
"mas abi" gumam chacha
* iya mas saya bisa
*baik lah saya bawa chacha kerumah kamu jam enam ya
karna saya akan mengantar bunda dan ayah ke bandara
*iya mas ...
pesan berakhir
setelah itu chacha tertidur
ke esokan haru chacha terbangun pukul empat pagi
chacha bangun pagu karna iya akan menyiap kan nasitim untuk rara dan memasak sarapan untuk mereka
bumia" lah nduk jam segini udah bangun
chacha" iya bu chacha mau siapin makann untuk rara karna iya akan di titip kan
bimia" benarkah anak mengemaskan itu akan ke mari
chacha" iya bu...
bumia" ya udah ... ibu bantu ya
__ADS_1
chacha mengangguk saja
setelah usai solat subuh chacha tak sabar menunggu rara
chacha bolak balik di depan pintu ruang tamu yang membuay radit risih
radit" cha kamu tuh duduk aja bisa kan gak perlu mondar mandir
chacha" ih om ini chacha tuh gak sabar nunggu nya
radit" gak sabar nunggu siapa abi apa rara nya
chacha" ih om ini .... ya rara lah
radit" yakin rara ... bukan papa nya
chacha" udah deh om gak usah godain chacha ... mending om siap siap buay kerja
tak lama orang yang di nanti nanti tiba
abi' maaf mengganggu kamu ya ... (menyerah kan rara)
chacha" tidak apa apa mas ... rara sama sekali gak ngerepotin saya malah suka
abi" baik lah saya pergi dulu ...
chacha" gak mampir dan sarapan dulu mas
abi" tidak terimaksih (langsung berlalu)
chacha hanya menatap punggu abi samapi iya menghilang
"papa kamu memang nyebelin apa cuma sama bunda doang nyebelin nya " berbicara pada rara yang sedang terlelap
sekitar pukul tujuh chacha dan rara pergi ketoko dengan di antar oleh radit
kebetulan hari ini fani ikut mobil radit karna mobil nya rusak dan fino tak bisa mengantar
sepanjang perjalanan fanj terus berusaha mengambil perhatian dari radit
namun tak dapat respon apa pun
melihat hal itu membuat chacha hanya bisa terkekeh geli saja
sementara rara duduk dengan tenang di pangkuan bunda nya ...
sesampai nya di toko roti mereka di sambut dengan semua kariyawan
semua oranv menyanyangi rara dan hal itu membuat rara cepat sekali akrab dengan mereka
chacha sedang memperhatikan rara yang sedang mencoba untuk merambat di dinding ... karna iya ingin brjalan di usia nya sembilan bulan ... dan membuat chacha merasa seperti ibu sungguhan yang merasa senang saat melihat buah hati nya melakuakan hal menakjubkan
" tidak tahu mengapa aku jatuh cinta sekali dengan anak ini" dalam hati
next semua ...
tidak bosan aku ingetin ya tolong dukung aku
dengan cara
menekan tombol favorit,like,beri aku komen dan saran juga ya
terimakasih
maaf jika menemukan typo ...
__ADS_1
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝