
" cha bos fani setuju menikah dengan mu "
kata kata itu membuat chacah terkejut bukan main ...
chacha" benar kah om (menatap kosong)
radit" iya cha ... apakah kau menerimanya
chacha" (berusaha tersenyum) chacha siap om
radit mendekati chacha dan memeluk nya
radit" cha ... jika kau tak ingin melakukanya om tak memaksa mu
chacha" om chacha sudah bilang bukan chacha sudah siap ...
sedang mencoba menahan tangis nya tiba tiba saja
fani,dumas,bumia dan yang lain masuk
" kejutan ... selamat ulang tabun " beeamai ramai
semua menatap heran ke arah radit dan chacha
bumia" ada apa ini dit
radit" radit udah kasih tahu chacah bu
bumia berjalan mendekati keduanya dan memelum mereka
dan hal itu membuat yang lain semakin terheran heran
dimas" maaf permisi ... apa yang terjadi sebenar nya dan lilin di sini akan segera habis
radit melihat ke arah fani yang membawa kue yang di beri lilin angka tiga puluh satu tahun
radit mendekat dan meniup lilin itu ...
chacha masih dalam pelukan bu mia
fani maaf sebenar nya ada apa ini
radit angkat bicara
radit" chacha akan menikah .... dengan bos mu fan
fani dan yang lainya terkejut ... hingga fani menjatuh kan kue nya
fani" kamu bercanda kan ...
radit menggelengkan kepala
dimas" lo serius kan bro
radit" saya serius dan sedang tidak bercanda
semua orang terdiam ... dengan fikiran masing masing
bulia mendekati chacha dan ikut memeluk nya
bulia" nduk kamu anak yang baik ... kamu perduli orang lain ... sampai sampai kamu korban kan diri kamu
semua orang berfikir kalau bos fani adalah laki laki gendut,buncit,jelek dan berambut propesor
semua berfikir seperti itu kecuali fani dan radit
setelah kejadian yang mengejut kan itu mereka semua bekerja di toko dengan diam dan berfikir masing masing
__ADS_1
chacha" selamat datang di toko kue sekar ... eh bunda ... mana rara nya bun
bundaria" rara di rumah cha ... bunda kesini mau pesen kue buat malam minggu bisa
chacha" ooo bisa bun ... mau pesen kue apa aja bun
bundaria" bunda mau kue jajanan pasar gitu cha bisa
chacha" bisa kok bun... mau ada acara apa bun
bundaria" papa nya rara bakal bawa calon mama baru buat rara
chacha" ooo ...(kemarin adalah hari terakhirku bertemu anak itu rupanya)
mau di antar jam berapa bun
bundaria" jam limaan aja cha ... padahal bunda pingin nya kamu yang jadi bunda nya rara
chacha" (tertawa) bunda ada ada aja ...
bundaria" malam minggu kamu datang ya ...
chacha" maaf bun aku gak bisa ... aku ada acara keluarga
bundaria" yah ... (kecewa) jadi yang antar kue juga bukan kamu ...
chacha" maaf ya bun ... bukan bun paling chacha pake ojek ...
bundaria" ya sudah bunda pulang dulu cha ...
chacha" iya bun
hari ini berakhir sangat cepat untuk chacha ... dan snagat melelah kan bukan hanya tenaga tapi fikiran juga
chacha pulang kerumah lebih cepat karna iya ingin beristirahat lebih cepat
chacha" iya bu
chacha makan namun hanya suara piring nya saja yang terdengar ...
chacha sudah selesai dan mau naik ke kamar nya
radit" cha ...
chacha" (tersenyum) om chacha capek banget hari ini ... chacha istirahat duluan ya
radit hanya bisa menarik nafas nya iya tahu bahwa chacha sedang merasa sedih
ke esokan hari nya bunda ria sangat sibuk menata rumahnya
di bantu oleh fani karna hari ini hari libur namun fani di minta bantuan nya
sementara di toko tak kalah sibuk karna banyak pesanan
tak terasa hari sudah sore chacha mengecek semua pengiriman dan memastikan semua kiriman nya samapai
setelah selesai dengan itu semua chacha akan pulang namun iya di kejutkan oleh para pegawai nya
yang sudah berpakaian rapi dan wangi
chacha" maaf tuan tuan dan nyonya nyonya kalian mau ke mana ?
paklukman" kami akan ikut dengan kamu cha
chacha" ikut ? ikut kemana?
bulia" ikut kamu ke ke rumah calon mu lah ... kata nya keluarga mu di undang bukan ... kami kan keluarga mu
__ADS_1
chacha" (berkaca kaca) kalian ...
ataya" jangan sedih ya kak ... kalau dia berani macam macam ... tenang saja aku siap menghajar nya
dimas" lah bocah ... sok berani lo ..
chacha" sudah sudah ... ayo kita pergi nanti kita terlambat
mereka semua pergi menuju rumah chacha
setelah menunaikan solat magrib mereka semua bergegas pergi ... termasuk fani
chacha merasakan jantungnya seperti sedang berlari lari kencang sekali
sekitar empat puluh lima menit mereka sampai
radit" ayo kita turun ...
mereka turun ... dan para karyawan toko pun ikut turun dari mobil dimas
dimas" aku tidak asing dengan tempat ini
chacha" benar kah ...
dimas" iya (dimas terus berfikir )
mereka semua masuk ke dalam perkarangan rumah itu
saat di depan pintu radit memencet bel
" tunggu sebentar " ningsih membuka pintu nya
ningsih" silahkan masuk semuanya
setelah mempersilahkan masuk ningsih memberitahu tuan dan nyonya nya
ningsih" bu tamu nya rame
bundaria" benarkah sih
ningsih" iya bu
bundaria" ua sudah kamu buat minun biar saya panggil bapak dan abi dulu
tak perlu menunggu lama bunda ria dan keluarga memasuki ruang tamu
bundaria" loh chacha
chacha" bunda ... jadi ini
dimas" benar ini rumah bunda ria
chacha" jadi bos nya fani itu ...
abi" saya ...
bundaria" jadi ibu baru rara
abi" chacha
ada sedikit rasa lega di hati chacha dan bunda ria ... dan untuk pegawai toko karna calon nya chacha tak seperti bayangan mereka
next semuanya ...
jangan lupa tekan tobol
favorit,like,jangan lupa beri komen dan saran nya ya semua
__ADS_1
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞😁