Really My Husband

Really My Husband
#RMH 91


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


enjoy


****************************


radit sudah sampai ke penginapan mereka langsunh naik dan menuju kamar ibu nya karna mereka semua sedang berkumpul disana


radit berjalan dengan wajah yang ceria dan senyum yang tak henti


radit" ibu,radit punya kabar baik


bu mia" kabar baik apa ? apa chacha sudah ketemu rika,? gimana keadaan mereka ?


radit" sudah mereka sudah ketemu


fani" apa yang terjadi ?


semua menatap radit yang terus tersenyum itu


radit" chacha hamil bu (tersenyum dengan senang)


"alhamdulilah" berbarengan


fani" dimana chacha sekarang ?


radit" dia masih di rumah sakit mungkin beberapa jam lagi akan kembali ke sini


bu mia" bagaimana ke adaan nya ?


pak lukma" apa mereka tadi tidak datang karna hal itu


radit menceritakan ke jadian nya pada seluruh anggota keluarganya


bu lia" syukurlah mereka baik baik saja, kamu tahu dit jantung ibu hampit copot karna mereka, awas aja kalau mereka pulung tak ceramahin


semua tertawa mendengar kekesalan bu lia


fani" sama aku juga, bakal tak pites si rika,... biar gak bikin orang panik


bu mia" haduh kalian ini, ada ada saja, dit berarti cucu mu nambah satu lagi ya (tertawa)


fani" ya ampun,kenapa aku harus jadi oma oma di umur yang semuda ini (menatap radit)


radit" maaf sayang, tapi nikmati saja pasti seru ... aku di panggil opgan,kamu di panggil omcan jadi gak kliatan tua tua amat


fani" baik lah sayang ku, kasian anak ku nanti kecil kecil di panggil oom... (tertawa membayangkan nya)


bu lia" ya wis toh, kita istirahat aja nunggu chacha pulang ... ooo iya rika sama dimas


radit" mereka masih disana bu, kalau mereka pulang abi sama chacha gimana,kan tadi bawa mobil nya cuma dua


bu lia" bener ... ya udah ayo kita kembali ke kamar, sambil menunggu yang lain pulang


di rumah sakit abi masih setia menemani istrinya yang sedang tertidur


abi tidak henti henti nya mengelus perut sang istri yang masih rata itu


tiba tiba ponsel abi berdering dan mau tidak mau iya harus keluar untuk mengangkat nya


abi meminta rika menamani chacha


abi melihat layar ponselnya ternyata hendrik


"astaga aku lupa memberi tahu mereka"


abi* halo hendrik


hendrik* halo pak kami sudah di jogja akan mulai mencari


abi* (menarik nafas panjang ) maaf hendrik aku lupa memberitahu jika istri ku sudah di temukan


hendrik* jadi istri bapak sudah ketemu


abi* iya, karna kalian sudah kesini pergilah ke penginapan kami dan pesan kamar untuk kalian


hendrik* baik pak


abi mematikan panggilan nya,keumudia iya menghubungi brand


abi* halo brand , istri ku sudah di temukan... jadi tidak usah mencari lagi

__ADS_1


brand* baik pak boss, ketemu dimana pak bos ?


abi* rumah sakit


brand* apa kah nyonya kecelakaan ?


abi* sembarangan kau bicara, istri ku baik baik saja, sudah tak usah mengurusi urusan ku, kerjakan saja tugas mu


brand* baik pak bos ...


selesai menelpon abi melihat dimas sedang duduk bersandar di kursi masih dengan setelan jas nya


abi" dim sorry ya ,karna kejadian ini jadi gagal rencana nya


dimas"tidak masalah bro, yang penting mereka baik baik saja


abi"apa kau kecewa dim


dimas" kecewa pasti, namun kecewa itu tergantikan dengan kabar gembira itu


abi" terimakasih dim (memegang bahu dimas) apa rika tidak curiga dengan pakayan mu


dimas" iya, tapi aku bisa mengatasi nya


abi" aku percaya pada mu


dimas" thanks


abi kembali masuk dan bergantian lagi denga rika


abi" ri... terimakasih sudah menjaga mba cahcha


rika" itu sudah tugas ku mas sebagai adik jadi tidak perlu berterimakasih


abi" adik yang baik(mengelus kepala)


rika" ya sudah rika tunggu di luar lagi ya mas, nanti kita kena marah


abi" iya ... oya ri kamu sudah makan


rika" belum mas,nanti saja jika sudah di penginapan


(sambil jalan keluar)


"dasar anak itu, main ngeluyur aja lagi di ajak bicara"


chacha" siapa mas (chacha terbangun dari tidur nya)


chacha" enggak kok bukan karna kamu, aku memang ke bangun aja


siapa yang kamu ajak bicara tadi


abi" rika sayang, aku belum selesai dia udah pergi aja


chacha" aku jadi gak enak deh mas sama dimas, rencana dia gagal gara gara aku


abi" tenang lah sayang aku sudah meminta maaf pada nya


chacha" tapi tetap iya pasti ke cewa


abi" sudah lah sayang jangan kau fikirkan ya, sekarang kamu istirahat saja sambil menunggu infus ini habis


chacha" iya sayang, kamu jadi bawel deh


abi mencium sekilas bibir chacha


abi"harus, agar kamu dan adik di dalam sini baik baik saja


chacha hanya tersenyum mendengar perkataan suaminya itu


di luar ruangan terlihat sepasang kekasih yang terlihat lelah


dimas sebenar nya bukan lelah namun masih merasa sedikit kecewa saja ...


rika" sayang kamu capek ya .


mendengar panggilan rika dimas sangat senang pasal nya wanita itu selalu memaggilnya dengan kakak atau aku,kamu


dimas" coba ulangin perkataan kamu tadi


rika" sayang apa kamu capek? (memegang pipi dimas)


dimas" haduh kalau begini, mah gak jadi capek yang semangat lagi


rika" maaf ya sayang ...


dimas" maaf untuk apa ?(dimas curiga apakah rika tahu rencananya)


rika" maaf karna buat kamu panik, kamu pasti capek nyariin muter muter (mengelus pipi dimas)

__ADS_1


dimas"(menarik nafas lega) kamu gak perlu minta maaf itu adalah tugas ku, untuk melindungi dan menjaga kamu


rika" aduh pacar aku romantis banget sih (menggoyang goyangkan pipi dimas)


dimas" yang kamu jangan mengoda iman aku yang


rika" emang aku apa in kamu


dimas" bibir kamu itu loh, buat aku pengen nyium kalau di menyun manyunin gitu


sontak rika menutup mulut nya dengan tangan nya


rika" jangan macam macam kamu


(sabil menutup mulut)


dimas" (tertawa) kamu ini tenang aku aka nahan diri sampai kita halal kok,


rika" dasar mesum kamu tuh


dimas" dasar anak kecil kamu tuh


rika" biarin wek


dimas" yang aku liat jari kamu sih


rika" untuk apa ?


dimas" udah sini aku liat dulu (menarik tangan rika)


rika" kenapa sih ? .


dimas" yang jari kamu kosong ya ?


rika" iya, terus?


dimas" seharusnya disini tuh ada cincin,biar ada tanda nya kalau kamu ada yang punya


rika" ya elah, aku gak pake cincin aja, gak ada yang mau kok,lagian aku tuh heran sama kamu bisa suka sama aku


dimas"(tersenyum),aku suka sama kamu karna kamu wanita yang, lembut,baik,sok berani padahal penakut,sok tegar padahal rapuh, cengeng,bawel,penakut,tapi kamu mempunyai hati yang tulus bahkan kamu ikhlas mencari nafkah untuk ibu mu tanpa meminta imbalan apa pun


rika meneteskan air mata nya karna iya tak pernah mendengar hal bagus tentang nya apa lagi dari orang lain


dimas" loh kok kamu nangis sih,


rika" kamu ini malam malam buat aku terharu aja


dimas" ya sudah biar kamu gak sedih aku kasih kamu kado (dimas mengeluarkan kotak cincin nya)


rika" apa ini ?


dimas" menggenggam tangan rika...


tarika ansara mau kah kau menikah dengan ku,menjadi makmum ku,menjadi ibu dari anak anak ku kelak, (dimas menekuk kaki nya satu di hadapan rika)


rika sangat terkejut melihat dimas seperti itu


rika" kak dimas ? (merasa tidak percaya)


dimas" sayang cepet jawab akunya pegel


rika"(tertawa) dimas nugroho, aku terima kamu menjadi imam aku,aku terima kamu sebagai ayah dari anak anak ku kelak


dimas langsung memeluk rika dan memakaikan cincin itu di jari manis rika


dimas" sayang maaf ya aku ngelamarnya gak di tempat yang romantis... malah di rumah sakit mana sepi lagi


rika"(tertawa) ini buat ku sangat romantis sayang, terimakasih cincin nya, jari aku jadi gak sepi lagi,


dimas" sama sama sayang,(mencium puncak kepala rika)


dimas sangat senang karna lamaran nya di terima walau tidak di tempat romantis dan tak ada yang melihat


tapi mereka berdua tidak tahu jika ada dua orang yang menjadi saksi lamaran di depan IGD itu


_________________________________


tbc


semoga suka ya


kemarin aku dapat komen katanya minta pisual dari para karakter novel,


apa pada setuju, ?


aku takutnya kalau aku kasih malah buat buyar gambaran kalian tentang karakter di novel ini


jika pada setuju komen di bawah? .

__ADS_1


jika tidak juga komen di bawah?


terimakasih


__ADS_2