
happy reading
.
.
.
.
.
enjoy...
∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆
chacha sedang bersiap siap untuk pergi ke namsan tower ...
iya tidak sabar mengunjungi menara yang sangat populer itu
abi memperhatikan istri nya yang sangat bersemangat itu ...
dan membuat nya sedikit ragu untuk pergi
abi" sayang ... apa kau merasa biak baik saja untuk pergi ...
chacha" tentu ... kenapa tidak ...
abi" sayang ... apa kau tak merasa sakit jika berjalan
chacha sedikit malu dengan pertanyaan abi ... dan pipinya mulai merona
chacha" sedikit ... tapi aku tak mau melewatkan sedikit pun ke sempatan ku saat disini ... dan banyak tempat yang ingin aku lihat
abi" tapi ... apa kau merasa nyaman
chacha" selama ada mas ... aku akan nyaman (sambil tersenyum)
abi" baik lah sayang kita akan pergi
setelah usai mereka segera bergegas pergi ... denga chacha yang menahan sakit luar biasa sebenarnya ... namun iya tak mau membuat suami nya merasa sia sia mengajak nya ke korea
setelah sampai di sana chacha langsung mengabadikan momen mereka ... lalu memasang gembok cinta yang sangat popuper itu ...
lalu mereka pergi ke destinasi wisata korea lainnya ...
sementara abi dan chacha bersenang senang lain halnya dengan radit dan fani yang terus saja di ikuti oleh orang
hendrik dan brand sudah bersiap bersama anak buah yang lain ...
hendrik meminta radit dan fani berjalan jalan di taman yang lumayan sepi ... agar memancing orang tersebut keluar...
radit" apa kau yakin akan ini drik ...
hendrik" tentu ...karna yang bisa memancing orang itu keluar hanya nyonya ...
radit" tapi apakah fani akan baik baik saja ...
brand" tenang lah bro ... kekasih mu akan baik baik saja, kami bukan pekerja kaleng kaleng tapi kami sudah pro (sambil tertawa)
radit" baik lah aku percaya pada kalian dan kau ... (menunjuk brand) dia bukan kekasih ku ...
berjalan meninggalkan hendrik dan brand
fani mendengar hal itu dan merasa sangat sedih ...
"bukan kekasih.... sadar lah fan sadar " batin fani ...
setelah semua rencana sudah usai sekarang adalah pertunjukan nya ...
fani dan radit berjalan ... dengan santai di taman itu
dan seperti dugaan baim mengikuti mereka hingga kemari
radit mendapat kode untuk meninggal kan fani
__ADS_1
radit berjalan ketempat lain dan meninggal kan fani sendri
saat radit pergi fani merasa benar benar takut ... apa lagi mendengar kata kata dimas ... semakin membuat nya ingin lari
baim berjalan mendekati fani ... dengan saputangan yang sudah di beri bius
baim semakin dekat ...
semakin dekat dan semakin membuat jantung fani ingin terlepas
baim mengayunkan tanga kearah hidung fani ... dan
bruggg
fani pingsan dan baim pun jatuh pingsan
anak buah brand menembakan bius tepat di leher baim
radit langsung mengjampiri fani yang tak sadarkan diri ...
lalu mereka membawa fani ke rumah sakit sementara baim di bawa ke markas mereka untuk di introgasi
hendrik dan brand menemani radit yang panik setenga mati menunggu fani sadar
brand" kau bilang bukan kekasih mu ... tapi lihat kau panik seolah olah kau suami nya (tertawa)
hendrik hanya terkekeh saja mendengar perkataan temen nya
radit" diam kau ... dia memang bukan ke kasih ku ...aku hanya takut jika orang tuanya marah pada ku ..
brand" baik baik lah tuan ...
fani sudah sadar dan iya mendengar semua perkataan radit
hendrik" hey fan ... apa kau baik baik saja ...
radit langsung mendekati fani
radit" apa kau baik baik saja
hendrik" emm ... dia masih tidur sekarang
fani" syukur lah ...
radit" fani aku bertanya apa kau baik baik saja
fani" em... kak hendrik bisa antar aku pulang ... aku sangat lelah
hendrik melirik ke arah brand dan radit
hendrik" ba...baiklah
fani di antar oleh hendrik ... sepanjang perjalanan fani hanya diam tak mengucap kan sepatakata pun ...
hendrik" fani... fani... fani (menggerakan bahu)
fani" ooo iya kak(terkejut) ada apa
hendrik" kau sudah sampai
fani" ooo iya kak (tersenyum kaku)
terimaksih kak
hendrik" fan jika kau butuh teman bicara aku siap ...
fani"(tersenyum) ooo iya kak ... terimakasih banyak kak
hendrik pergi meninggal kan rumah fani
hendrik menelpon abi
hendrik* hallo pak ... kami punya kabar baik
abi* apa itu
__ADS_1
hendrik* dalang semua ini sudah kami aman kan ...
abi* baik lah terimakasih ... trus berikabar pada ku ... dan kirim semua data tentang orang itu
hendrik* baik lah pak ...
panggilan di akhiri
chacha" siapa mas ...
abi" ooo hendrik ... iya menanyakan soal peerjaan
chacha" ooo ... mas ayo kita pulang aku sudah sagat lelah
abi" baik lah permaisuri ku ...
abi dan chacha kembali ke hotel
sesampai nya di hotel chacha langsung membersih kan diri agar iya bisa beristirahat ...
abi" bun ... apa kah kau lelah ...
chacha" tidak terlalu ...
abi" bun ... em ... em ... buat adik buat rara yuk
abi langsung menyerang chacha tanpa mapun malam itu
hanya kiringat dan seperei kusut lah yang menjadi saksi kedua kekasih yang memadu kasih itu ...
sementara fani sedang bersedih ...
di kamar nya dengan perasaan
yang hancur
fani ingin sekali menelpon sahabat nya ... namun iya tak mau menganggh sahabat nya yang sedang bebulan madu itu
akhirnya fani menelpon seseorang orang yang mungkin bisa mebantunya dan menghiburnya ..
fani" hallo ... dimana (sambil sesegukan)
dimas" fan .... lo baik baik aja kan ? lo nangis ?
fani" dim bisa ajak gue jalan jalan malem gak ...
dimas melirik arlojinya
dimas" fani ini sudah malam banget ...
fani" dim dim ayolah hiks hiks ...
dimas" oke oke ... gue jemput lo
fani" makasih dim
fani bersiap siap dan berpamitan pada orang taunya ...
fani menunggu dimas dengan air mata yang terus mengalir ...
"andai chacha disini" gumam fani
fani merasa kan sakit hati yang teramat sakit untuk nya ...
___________________________________
tbc
next guys ...
jangan lupa kasih like,komen,favorit dan saran nya buat aku ya
seoga kalian suka ceritanya ya
terimakasih
__ADS_1