
enjoy
.
.
...
.
.
😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁
pagi hari yang cerah, secerah senyum balita yang kini tengah berolahraga bersama sang papa
dengan keringat yang sudah membanjiri dahi dan rambutnya
dengan cepat anak itu mengikuti semua gerakan yang di ajarkan sang papa
"catu,ua,iga" dengan terengah engah anak itu mengikuti gerakan sang papa
brugg
anak itu terjatuh karena iya susah untuk melompat
"ndaaaaaa huaaa huaaa" tangisan dari bibir mungilnya menggelegar berteriak memanggil sang ibu
cha-cha" ya Allah Rey , kamu kenapa sayang (mengendong Rey)
Rey" huaa huaa datoh ...
cha-cha" papa ini kok gak liat sih anak nya jatuh
Abi" gimana mau liat Bun, Rey nya kan di belakang, ya ampun anak papa ini laki laki kok cengeng sih nak
rey" ley tuh butan cengeng, ley itu cakit
Rey membela dirinya
"bunda!!" suara dari dalam rumah mulai terdengar yang tak lain dari Rara yang kini sedang bersiap siap untuk sekolah
cha-cha" aduh iya kak sabar bunda urus Rey sebentar,Rey sama papa dulu bunda mau beresin kakak Rara dulu
cha-cha menyerahkan Rey pada abi,
ini lag pagi nya cha-cha yang sibuk dengan anak anak serta suaminya
cha-cha" ada apa kak?
Rara" bunda buku Rara gak ada pasti di mainin sama Rey lagi nih (kesal)
cha-cha" buku apa kak, yang mana ?
Rara" buku yang kemarin kita kerjakan PR bersama sama itu Bun
cha-cha" oooo itu kan masih di ruang kerja papa kak, kan kamu tinggal disana bunda suruh ambil kamu nya malah gak ambil
Rara" oooo masih disana ya, (tertawa) aduh udah su'udzon sama Rey lagi, minta maaf nih
cha-cha"(tertawa) dasar kakak ... ya udah cepet siap siap
Rara"(memeluk) sayang bunda
cha-cha" bunda juga sayang kakak
cha-cha kembali ke pekerjaannya menyiapkan sarapan dan memandikan Rey karena iya juga harus pergi sekolah, karena sekarang umur Rey sudah menginjak lima tahun ,setelah selesai semua urusan nya kini saat nya anak anak nya pergi ke sekolah
Rara" Bun kakak pergi ya,assalamualaikum
cha-cha" iya sayang, hati hati ya,
Rey" nda,papa ley cekolah ya, nda jangan cedih di lumah ya
Abi" buat apa bunda sedih, kan ada papa di rumah ...
Rey" bunda jangan Deket Deket papa ya, nakay papa ini
cha-cha"(tertawa) iya sayang iya , ya udah naik nanti terlambat
kini Rey dan Rara sudah pergi ke sekolah sementara Abi masih di rumah karena iya ingin pergi sedikit terlambat
Abi" Bun ini jagoan yang di dalem sini aman kan
cha-cha" iya pa, dia sehat, dan kuat
Abi" alhamdulilah Bun ... rasa nya baru kemarin papa gendong Rey, di pipisin si Rey , sekarang udah bisa jadi temen berantem dia dan udah mau jadi Abang (mengelus perut cha-cha yang mulai buncit)
cha-cha" iya pa, (tertawa)
Abi" terimakasih ya sayang udah melengkapi hidup aku dengan semua rasa yang luar biasa
dari sedih,senang,khawatir,takut bahagia semuanya, terimakasih udah setia sama suami yang kayak aku, yang masih suka nyusahin kamu
cha-cha" sama sama papa, bunda juga terimakasih sama papa, udah sabar sama bunda, ngajarin bunda banyak hal, kasih dua malaikat yang sangat lucu buat bunda
Abi " mau tiga Bun (tertawa)
cha-cha" iya mau tiga, ya udah ih papa pergi ke kantor nanti telat
__ADS_1
Abi" ya ampun Bun, aku bosnya loh, jadi telat gak apa apa
cha-cha" ya karena itu kamu harus kasih contoh yang baik buat karyawan (mencubit hidung Abi)
Abi" siap ibu negara ... (memberi hormat dan tersenyum)
cha-cha" pa jangan lupa ya Minggu kita mau ke rumah ibu
Abi" iya sayang , ya sudah papa pergi Bun (mencium kening) assalamualaikum
cha-cha" walaikumsalam (mencium tangan) hati hati ya pa
Abi sudah pergi ke kantor dan saat nya cha-cha me time sampai nanti Rey pulang sekolah
hari hari cha-cha kini hanya di sibukkan oleh urusan anak,suami,dan rumah
hal itu tidak pernah jadi beban buat cha-cha justru cha-cha sangat menikmati peranan nya sekarang, apa lagi melihat tumbuh kembang anak anak nya, itu menjadi anugrah luar biasa dalam hidup nya
setelah semua yang iya lalui dan hadapi kini iya mendapat kan hasilnya , benar kata orang jika kita menanam kebaikan maka kita akan mendapat ke bahagian itu pula jika kita menanam ke butuhkan maka keburukan itu akan kembali pada kita
bukan hanya cha-cha yang merasakan kebahagian tapi Fani dan Dimas pun sama
Fani, dia kini lebih bisa mengendalikan emosinya, kini lebih peka terhadap sekitarnya dan lebih banyak belajar
terutama untuk cyra iya sangat mengemaskan sekarang dan cyra pun sudah bersekolah bersama Rey di tempat yang sama
Fani" aduh cyra makannya jangan berantakan nak, pelan pelan kamu gak akan telat kok
cyra" gak bica mah cyla halus datang sebelum ley
Fani mengerutkan keningnya
Fani" kenapa?
cyra" kita balapan, yang kalah bekal nya harus di kasih ke yang menang ma
Fani"(tertawa) ya Allah anak anak mama ya ada ada aja
Radit datang ikut bergabung dengan anak dan istrinya yang sedang asik berbincang
Radit" kenapa ma?
Fani" ini pa, cyra sama Rey lagi lomba
Radit" lomba apa sayang (membersihkan mulut cyra)
cyra" cepat cepatan datang ke sekolah pa
Radit" terus ?
Fani" cyra takut terlambat pa, makanya makannya sampai berantakan
Radit" (tertawa) ya sudah makan yang cepat biar kita cepat berangkat, ma ibu mana ?
Radit" kemana ?
Fani: katanya sih mau ke pasar pa, tapi gak tahu kemana lagi soalnya pakai baju rapih banget, emang Minggu ada apaan sih pa, kok ibu ngundang semua keluarga
Radit "gak tau juga, aku tanya ibu gak jawab
cyra" pa Ayuk pelgi nanti cyla kalah sama ley
Radit" siap tuan putri, ma pergi dulu ya (mencium kening)
cyra" mama cyla pelgi ya (mencium tangan)
Fani" hati hati ya sayang nya mama
Radit dan cyra pun pergi ... begitu lah suasana pagi di rumah Fani dan Radit
berbeda halnya dengan rumah Dimas
"twins"
Rika membangunkan dua jagoan nya yang selalu susah untuk di bangun kan
Rika" Fahri , Ghani Bagun sayang ... udah pagi sayang nanti gak bisa liat Daddy berangkat kerja
twins masih nyenyak dengan tidurnya
dimas melihat istrinya yang ke Sulitan membangun kan dua jagoannya tersebut
dimas" mommy (memeluk dari belakang) mereka belum bangun(berbisik)
Rika" belum, sama kayak kamu, susah di bangunin
dimas mencium Rika,dan sontak seperti sebuah pengingat untuk twins ... mereka pasti bangun dari tidurnya
Fahri" Daddy gak boyeh cium mommy
Ghani" Daddy natay ...(memeluk Rika)
dimas" kan mommy gak perlu repot bangunin mereka cukup begitu aja mereka bangun kok (tertawa)
Rika" iya sayang Daddy nakal ya, nanti kita bilangin kekyut ya ... (mengendong Ghani)
em anak mommy bau acem (tertawa)
Fahri di gendong oleh Dimas
__ADS_1
Fahri " Daddy hali ini kita ikut Daddy ya,
dimas" coba tanya sama mommy, mommy mau ikut apa enggak
Fahri dan Ghani menatap Rika, menunggu jawaban
Rika" em ... gimana ya, kiss mommy dulu
cup
mereka bertiga kompak mencium Rika
Ghani" jadi mommy mau ikut kita ? (memasang wajah memohon)
Rika" oke kita ikut Daddy, tapi janji dulu sama mommy gak boleh ganggu Daddy apa lagi sampai berisik janji ?(mengeluarkan jari kelingking)
"janji" jawab twins dengan kompak
Rika" oke sekarang mau mandi sama mommy atau sama Daddy
"Daddy" Ghani pun sudah pindah di gendongan Dimas
Rika" ya sudah mandi ya, yang bersih jangan lupa gosok gigi
setelah anak anak dan suaminya mandi Rika menyiapkan pakaian anak dan suaminya setra mempersiapkan barang barang twins yang akan di bawa
Rika pun kini bersiap karena iya sudah memasak jadi iya bisa ikut bersiap
setelah selesai mereka sarapan pagi
Rika" sayang turun dong kasian kekyut nya capek mangku kalian itu
kakek" enggak kok, kakek masih kuat iya kan (bertoss ria bersama twins)
Fahri" kek hali ini kita mau ikut Daddy
kakek" em... kekyut di ajak gak ?
Ghani" gak boyeh kakyut di lumah aja, bobo (tertawa)
kakek" kekyut kan mau ikut juga
"gak boyeh" serempak
dimas" kenapa kekyut gak boleh ikut ? (menatap kedua anaknya )
Ghani" kalna kekyut udah tua,Daddy jadi halus banyak istilahat
kakek" aduh kalian, kekyut jadi terharu
em kalo kalian pergi kekyut juga mau pergi ah
"kemana" antusias
kakek" mau beli eskrim, em ajak Abang Rey, dan kakak cyra aja deh mereka pasti di rumah
baby twins kini bimbang antara ikut Daddy nya ke kantor atau ikut dengan kakyut nya membeli eskrim
Fahri" mommy kita ikut kekyut dulu ya, balu kita ke tempat Daddy
Rika" no no no (mengerjakan jari) harus pilih salah satu
kini twins makin berpikir keras sampai mereka mengerutkan dahinya
dimas" em mommy ikut sama Daddy kan, kalo twins bersama kekyut berarti mommy punya Daddy hari ini.
twins menatap tajam ke arah Daddy nya ...
"gak boyeh ini mommy kita" twins berlari menuju Rika
Ghani" mommy sama kita aja jangan sama daddy, (berkaca kaca)
Fahri pun sama kini mulai berkaca kaca
dimas heran pada anak anaknya entah mengapa mereka takut sekali jika mommy nya di ambil oleh Daddy nya sendiri bahkan sedang tertidur saja bisa tahu jika mommy nya sedang berduaan dengan Daddy nya
hal itu terkadang membuat Dimas harus menggeleng geleng kan kepalanya melihat kelakuan anak anak nya itu
dimas" iya iya ini mommy kalian,(pura pura sedih) gak ada yang sayang Daddy
twins merasa sedih melihat Daddy nya seperti itu, mereka berdua berlari ke arah Dimas
"kita sayang Daddy" mencium Dimas
dimas" Daddy juga sayang kalian nak
***
kini kebahagian menyelimuti keluarga kecil mereka, mendapat kebahagiaan itu sungguh tidak mudah, kita harus melewati, sedih,pahit,sakit,kehilangan,jenuh,
untuk mendapat kan sebuah ke bahagian yang dimana setiap perjalanan nya menyimpan cerita,menyimpan jawaban,menyimpan sikap dewasa kita dan semua itu menjadi kenangan,serta sebuah cara Tuhan memberi tahu kita jika di balik semua masalah atau kejadian pasti ada pelajaran dan hikmah yang bisa kita ambil ...
\=\=\=\=≠\=\=\=\=\=\=≠\=\=\=\=\=\=\=≠\=\=\=\=\=≠\=\=\=\=
TBC
huaaa satu chapter lagi end aku sedih ...
terimakasih buat yang udah baca tulisan aku yang masih berantakan, dan maaf jika ada kesalahan dari aku ya
__ADS_1
jangan lupa setelah baca kasih like dan komen kalian ya
terimakasih