
malam ini begitu indah untuk chacha ... iya merasa hari nya sempurna
namun iya merasa takut jika ini hanya lah sebuah mimpi
karna iya harus terbangun dan melihat kenyataan nya kembali
jika ini mimpi dia tak ingin bangun dari tidur nya ...
agar iya tak perlu merasa sakit lagi
bunda ria sudah kembali ke rumah nya
berarti abimanyu dan chacha hatus melakukan hal yang sama
kembali ke sedia kala
setelah usai makan malam chacha masuk ke kamar nya begitu pun abimanyu ...
chacha sudah merebah kan diri nya dan iya sedang memainkan ponsel nya
iya melihay begitu banyak pesan dari om nya dan baim
my om* cha kamu baik baik aja kan
cha kamu dimana
cha kok gak bales
cha , chacha
begitu lah kirara kira isi pesan nya
chacha* iya om ... aku baik
ada apa ?
my om* tadi ada no yang gak di kenal ngirim gambar kamu lagi nangis
terus orang itu bilang kalau kamu di sakiti sama abi
apa benar ?
chacha* gak kok om ... aku sama mas abi baik baik aja dan aku juga gak lagi nangis
karna tidak percaya radit mevideo call ponakan nya itu
namun iya melihat ponakan nya itu baik baik saja dan wajah nya sangat sumringah
chacha* gak percaya ...
radit* iya iya
chacha* ya sudah aku mau tidur capek
radit* iya sudah ...
panggilan berakhir
" siapa orang iseng yang mau kerjain aku ya " dalam hati radit
abimanyu di kamar sedang memeriksa ponsel nya mendapat foto
saat chacha sedang berjalan dengan laki laki ... abi yakin jika laki laki itu bukan radit atau dimas
foto itu di sertai tulisan
jika kau tidak mencintai nya tinggak kan dia karna dia mencintai pria lain
abimanyu merasa kesal melihat foto dimana chacha bersama pria itu seperti mesra sekali
abimanyu langsung menghampiri chacha
brak
__ADS_1
abi" jadi ini kelakuan kamu ...
(melempar ponselnya ke arah chacha)
chacha yang terkejut tak tahu apa yang terjadi
chacha" apa maksud mas abi (bingung)
abi" lihat itu (menujuk ponsel nya)
chacha melihat ponsel abi dan mendapati foto nya bersama entah siapa pria itu karna samar
abi" jadi kamu hanya pura pura baik depan ku dan di belakang kau seperti ini
chacha" aku gak pernah ngelakuin ini mas ... aku juga gak tahu siapa cowok itu
dan aku gak pernah jalan sama cowok kecuali dimas dan om radit
abi" kau pandai berekting ... aku benar benar tertipu oleh pesona mu beberapa hari ini ...
chacha" mas aku benar benar tidak tahu siapa dia dan aku tidak pernah menghianati mu (menangis)
abi" sudah jangan kau buang percuma air mata buaya mu itu ... aku muak melihat mu
abi pergi meninggal kan chacha
chacha menangis samapai iya tertidur
ke esokan pagi nya chacha terbangun dan merasa sedikit pusing di kepala nya
namun iya melakukan kewajiban nya sebagai istri
memasak dan menyiapkan baju abi
mrngurus ke perkuan abi
setelah selasai chacha melihat abimanyu tidak memakai baju yang iya siapkan
chacha" mas sarapan sudah siap
bu retno mulai besok kau siapkan baju ku dan buat sarapan untuku
dan apri kau ikut aku ke kantor untuk manjaga rara
chacha mendegar hal itu bagai di sambar petir ...
setelah ke pergian abi dan rara chacha hanya bisa menangis
chacha tak pergi ke toko roti iya hanya berdiam diri di kamar nya
saat siang bu retno masuk ke kamar
buretno" maaf nyonya ... saya dapat petintah dari tuan untuk memindah kan barang barang nyonya ke kamar tamu (dengan rasa iba)
chacha" (tersenyum getir) baik lah bu ... (turun dari ranjang nya ) kamar yang dimana bu
buretno" yang dibawah nyonya
chacha turun dengan hati yang hancur dan rasa sedih nya
bu retno dan yang lain membsreskan barang barang chacha chacha hanya bisa tertidur saja di kasur itu karna iya merasa lemas sekali
tak terasa hari sudah sore chacha mrlakukan hal seperti biasa memasak dan sebagai nya
pukul enam abi dan rara pulang
chacha menyambut mereka
chacha" rara sudah pulang sayang
rara hendak lari ke arah chacha namun di cegah oleh abi
abi" rara kamu mandi dengan mba apri ... apri bawa rara
__ADS_1
chacha diam manyaksikan hal tersebut
setelah selesai menunaikan ibadah solat magrib
chacha menuju meja makan
dan melihat masakan nya sudah tidak ada di meja itu dan berganti dengan makanan entah dari mana
chacha hendak duduk namun abi mencega nya
abi" kau pergi dari sini ... dan makan di belakang, aku tak sudih berada satu meja dengan mu ..
chacha begitu sakit mendengar perkataan abi sampai sampai iya merasa tak sanggup untuk berderi
buretno yang melihat itu lansung membantu chacha untuk berdiri
dan membawa chacha ke meja para maid
buretno" nyonya sebenarnya ada apa ... kemarin kami melihat nyonya dan tuan baik baik saja
chacha" chacha juga gak tau bu ... kemarin malam mas abi datang ke kamar dan menunjuk sebuah foto dan sebelum itu om radit juga mendapat kan foto itu
tiba tiba chacha berhenti berkata
"om radit " gumam chacha
chacha lansung berlari menuju kamar nya mengambil ponsel nya untuk menghubungi om nya tersebut
namun nomor radit tidak aktif
hal itu membuat chacha semakin bersedih
"om radit kamu ke mana aku butuh kamu " bergumam
malam semakin larut chacha tidak bisa tertidur
chacha mendegar suara rara menangis
chacha langsung berlari menuju kamar rara
rara" nda huaaa nda huaaa yaya mau nda
chacha" kenapa rara mb
rara berlari menuju chacha
rara" nda ...
chacha" cep cep sayang jangan menangis bunda di sini
mendengar ke bisingan abi langsung ke kamar putrinya
abi" ada apa ini (melihat ke arah chacha )
mbapri" anu pak .. non rara mau sama nyonya gak mau sama saya
abi berjalan mendekati chacha ke mudia mengambil rara
abi" jangan pernah sentuh anak ku ...
rara yang di ambil paksa menangis dengan kencang ... hal itu mebuat chacha sangat sedih
chacha kembali ke kamarnya lalu melihat ponsel nya kembali
namun tak ada juga balasan dari radit
"ya allah kenapa kau begitu cepat mengambil ke bahagian ku ... kenapa,apa salah ku,apa yang telah aku perbuat hingga kau membalasku dengan cara seperti ini" dalam hati chacha
tbc
next ya semua
jangan lupa kasih like dan komen
__ADS_1
serta dukungan yang lainya
terimakasih ...