
Heppy reading
.
.
.
.
.
enjoy
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
dimas duduk di luar toko untuk menunggu ke datangan asistennya itu ...
dimas sungguh enggan,masuk ke dalam toko karena iya takut tak bisa menahan emosinya terhadap wanita murahan itu
namun Yuni tidak pernah menyerah ...
dia tetap menjalankan misinya untuk mendapatkan Dimas
Riko" Yun kerja Lo.. jangan diem aja di situ
ini toko lagi rame,
Yuni" ya kerja aja sendiri lo... gak usah nyuruh nyuruh gue
Heru" heh, kita disini kerja ... jangan sok ngebos lo...(kesal)
Yuni" (tersenyum sinis) gue kasih tahu ya sebentar lagi gue bakal jadi bos lo pada jadi gue harap kalian pada bisa jaga sikap sama gue
Riko" mimpi Lo Yun ....
Heru" udah tinggalin aja nih nenek sihir
Riko dan Heru meninggalkan Yuni yang masih memandang Dimas
"liat aja Dimas gue bakal dapetin Lo" gumam Yuni
dimas menatap layar ponselnya yang sedang berdering,menandakan ada panggilan masuk
dimas sangat senang melihat layarnya ... karena yang menelponnya adalah wanita yang iya rindukan
dimas langsung menggeser ikon hijau itu
dimas* assalamualaikum sayang
bunda ria* walaikum salam sayang (tertawa)
dimas* bunda ... maaf Bun di kira tadi Rika (merasa malu)
bunda ria" gak apa apa dim ...
dimas* ada apa Bun ?
bunda ria* ini bunda sama yang lain mau lanjut belanja tapi Rika sudah selesai apa kamu bisa jemput dia ...
dimas* iya Bun bisa ... dimana Bun ?
bunda ria* nanti dikirim ya alamatnya ...
ya sudah bunda tutup ya dim
dimas" iya Bun
panggilan terputus
tak lama suara pesan masuk,setelah membaca Dimas langsung pergi menuju alamat yang di berikan Rika
Yuni melihat Dimas pergi merasa kecewa karena dia belum sempat mendekati Dimas lagi
tidak butuh waktu lama Dimas sudah sampai di tempat yang di tuju ...
dimas melihat para ibu dan dan para wanita sedang asik berbincang ...
dimas" Hay semua ... nunggu lama ya
(mencium tangan para ibu)
Bu Mia" enggak kok dim,
Tante Nini" dim titip Rika ya ... kita masih mau lanjut belanja (tersenyum)
dimas" iya ma... tenang saja ...
bunda ria" bawa langsung pulang jangan di bawa kemana mana ya dim
dimas" iya Bun ... gak di bawa ke mana mana kok paling Dimas bawa ke KUA aja (tertawa)
cha-cha" bucin sih dim
Fani" tahu bucin banget dah ...
dimas" sirik Lo berdua
cha-cha" ih Dimas ambekan (tertawa)
Rika" bunda Rika belum mau pulang Rika masih mau ikut ya ... (memelas)
bunda ria" enggak kamu pulang aja ... kamu harus istirahat
cha-cha" iya ri biar kamu cepet sembuh
Rika" mama,bu Rika ikut aja ya ya
"enggak" serempak
Rika" ya sudah Rika pulang ... (mencium tangan )
sebenarnya Rika masih ingin ikut namun para ibu memintanya untuk beristirahat ... dan tidak memperbolehkannya terlalu lelah
__ADS_1
setelah selesai berpamitan Dimas dan Rika berjalan menuju mobil Dimas ...
dimas" bee kamu kenapa sih ... kok bete gitu
gak seneng ya ke temu aku
Rika" bukan gitu .... aku tuh masih mau ikut tapi gak di bolehin kan sebel
dimas membuka kan pintu untuk rika... agar masuk ke mobilnya
kini Dimas sudah melakukan mobilnya
dimas" sayang kamu masih bete
Rika" udah enggak
dimas" terus kenapa diem aja ...
Rika" aku lapar ... (memegang perutnya)
dimas"(tertawa) kenapa gak bilang sayang
ya sudah mau makan apa ?
Rika" aku mau makan roti di toko ...
dimas" apa toko? enggak enggak, kita cari tempat lain saja
Rika" ya sudah kalau kamu gak mau... turunin aku disini aja biar aku naik ojek
akhirnya Dimas mau tidak mau menuruti maunya Rika yang ingin pergi ke toko
sesampainya di toko Rika langsung masuk ...
Rika" ibu masak apa hari ini ? (tersenyum)
Bu Lia" (terkejut) Rika, kamu ?
Rika" kenapa Bu (bingung)
Bu Lia" kata Dimas tadi ke adaan kamu parah kok ini ...
Rika" itu kak Dimas nya aj Bu lebay ... (tertawa)
Bu Lia " kamu beneran gak apa apa nduk
Rika" enggak Bu,Rika cuma terlilit saja
Bu Lia " alhamdulilah nduk... ibu udah takut banget tadi ... mana nih orang nya yang ngasih berita hoax, biar ibu jitak dia (kesal)
Rika" (tertawa) yang lain pada ke mana Bu ... kok sepi
Bu Lia" bapak lagi jemput taya, yang lain lagi antar orderan , nah kamu ngapain ke mari coba
bukan Rika yang menjawab namun Dimas yang menjawabnya
dimas" dari belanja Bu, buat nikah (tersenyum)
Bu Lia" nikah? sama siapa ?
Bu Lia" Dimas kamu, udah balik lagi ya ? (penasaran)
dimas" udah Bu ... maaf Bu kalau kemarin Marin Dimas nyebelin
bu Lia langsung memeluk Dimas ...
Bu Lia" makasih ya allah, kamu ya bukan nya bilang dari tadi ...
dimas" (tertawa) biar jadi kejutan Bu
sedang asik berbincang pak Lukman dan taya datang ...
taya yang melihat ibu nya memeluk Dimas merasa kurang senang ... apa lagi sikap Dimas saat hilang ingatan ... sungguh membuat taya kesal
padahal dulu walau sering bertengkar taya tak pernah marah malah iya... merasa memiliki kakak yang baik untuknya
taya" ibu ngapain peluk peluk orang itu (kesal)
Bu Lia " loh udah pulang toh (melepas pelukan) ih taya mas Dimas tuh
belum menyelesaikan ucapannya bu Lia melihat Yuni yang berjalan ke arah mereka
Bu Lia" udah selesai antar barang kamu (ketus)
Yuni menatap Rika yang sedang berdiri di dekat Dimas, dan merasa kesal,melihat Rika begitu sehat dan baik baik saja
Yuni" sudah Bu (melirik Rika tajam)
loh Rika kamu udah masuk kerja (pura pura baik)
Rika"(tersenyum) belum sih Yun ini main aja
" gue jijik liat senyumnya itu pingin gue singkirkan bener deh nih anak " batin Yuni yang menatap Rika dengan malas
dimas mendapat kiriman video dari yude dan Dimas mengirimnya kembali ke Abi dan Radit
dimas menyuruh yude cepat datang ke toko dengan segera mungkin karena dia sudah sangat muak melihat Yuni
dimas" sayang ayo kita ke ruangan ku ...
Yuni merasa jika dirinya yang di panggil namun Dimas menarik tangan Rika dengan mesra
"sialan tuh anak,awas Lo Rika gue buat Lo bener bener gak bisa dapetin Dimas" batin Yuni
taya dan pak Lukman terheran karena Dimas bersikap seperti sedia kala ... bukan seperti sedang hilang ingatan ...
pak Lukman menatap ke arah Bu Lia meminta jawaban
sementara Yuni ....
Yuni pergi menuju tempat ber istirahat dengan kesal nya
pak Lukman" Bu itu Dimas ?
__ADS_1
Bu Lia " iya pak Dimas udah inget semuanya pak (tersenyum bahagia)
taya" yang bener Bu
Bu Lia" iya beneran
taya langsung berlari menuju ruangan Dimas karena iya merasa bersalah dan harus minta maaf akan perkataannya tadi
saat sampai taya tak lagi mengetuk pintu dia menerobos masuk
taya" astafirloh ... (menutup mata)
dimas" lah bocah, ketuk pintu dulu ngapa (kesal)
taya" ya kak Dimas itu ngapain coba peluk peluk kak Rika begitu ... kan ada anak kecil disini
Rika" maaf taya(merasa malu), kak Dimas sih dibilangin juga,jangan peluk peluk
dimas" lah kenapa jadi aku bee, mau ngapain Lo bocah kemari ganggu aja
taya" em taya (jalan mendekati Dimas) taya mau minta maaf kak soal tadi
dimas" (tersenyum) biasa aja bocah, (mengacak rambut taya)
taya" ih kak Dimas ya ... kirain udah ilang resek nya gak taunya masih
araya pergi meninggalkan ruangan itu
Rika" ih kamu ini ... (memukul pundak Dimas)
dimas" gemes sayang liat itu bocah ...
ponsel Dimas berdering menandakan panggilan masuk
yude* pak kami sudah dekat ...
dimas" baik lah
yude" iya pak
dimas menutup panggilan itu
dan berjalan keluar bersama Rika ...
dimas" Yuni (berteriak)
pak Lukman" ada apa to dim teriak teriak ?;
dimas" dimana Yuni pak ?
pak Lukman " di belakang dim, ada apa ?
dimas" taya tolong panggil dia kemari ...
taya" iya kak (menatap Dimas yang sangat marah itu )
tak menunggu lama taya dan Yuni tiba
Yuni" (memasang wajah memelas) ada apa pak Dimas?
dimas" sudah lah tidak perlu berpura pura di depan saya, saya muak melihat nya
Yuni" maksud bapak apa ...
dimas tak menjawab karena yude dan beberapa polisi telah tiba
yude" pak Dimas ...
dimas" cepat bawa wanita jalang ini ... aku muak melihat nya
perkataan Dimas sontak membuat Rika dan yang lain begitu terkejut ...
pak Lukman" ada apa ini Dimas ?
dimas memperlihatkan video dimana Yuni sedang merencanakan niat jahat nya terhadap Rika saat di gudang ...
Yuni berusaha membela dirinya ...
namun Dimas sungguh muak melihat Yuni
dimas" cepat bawa dia, saya sudah muak melihat orang ini
Rika" kak tak perlu seperti ini... kita bisa bicarakan ini kak
dimas" sayang aku mohon kali ini saja turuti aku ... (menatap Rika dengan memohon)
Rika" baik lah kak ...
Yuni di bawa oleh para polisi dan yude ...
dan para pegawai lain yang baru tiba merasa heran melihat Yuni di bawa oleh polisi
Riko" ada apa ini pak ? (menatap Dimas)
dimas" wanita itu... hampir membunuh calon istri saya
Riko menatap Dimas dengan tajam ...
Riko" bapak sudah kembali mengingat nya pak (menatap ke arah Rika)
dimas" (tersenyum) sudah ... dan kamu jangan pernah sekali kali menyentuh rika, apa lagi sampai mengendong nya seperti waktu itu (menatap tajam )
Riko menundukkan pandangan nya
Riko" iya pak
dimas" sayang ayo kita pergi ke kantor Abi ada yang akan kita bahas disana...
dimas membawa Rika bersamanya ... padahal Dimas berbohong... iya bukan membawa Rika ke kantor Abi namun ke sesuatu tempat, yang selalu Dimas rindukan dan hanya orang orang yang penting saja yang dibawa Dimas ke tempat itu
************************************
TBC
__ADS_1
jangan lupa setelah baca beri cerita ini vote dan tinggalkan jejak kalian seperti like,komen,dan sarannya ya
terimakasih