Really My Husband

Really My Husband
#RMH 118


__ADS_3

Heppy reading


.


.


.


.


.


enjoy


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


dimas duduk di luar toko untuk menunggu ke datangan asistennya itu ...


dimas sungguh enggan,masuk ke dalam toko karena iya takut tak bisa menahan emosinya terhadap wanita murahan itu


namun Yuni tidak pernah menyerah ...


dia tetap menjalankan misinya untuk mendapatkan Dimas


Riko" Yun kerja Lo.. jangan diem aja di situ


ini toko lagi rame,


Yuni" ya kerja aja sendiri lo... gak usah nyuruh nyuruh gue


Heru" heh, kita disini kerja ... jangan sok ngebos lo...(kesal)


Yuni" (tersenyum sinis) gue kasih tahu ya sebentar lagi gue bakal jadi bos lo pada jadi gue harap kalian pada bisa jaga sikap sama gue


Riko" mimpi Lo Yun ....


Heru" udah tinggalin aja nih nenek sihir


Riko dan Heru meninggalkan Yuni yang masih memandang Dimas


"liat aja Dimas gue bakal dapetin Lo" gumam Yuni


dimas menatap layar ponselnya yang sedang berdering,menandakan ada panggilan masuk


dimas sangat senang melihat layarnya ... karena yang menelponnya adalah wanita yang iya rindukan


dimas langsung menggeser ikon hijau itu


dimas* assalamualaikum sayang


bunda ria* walaikum salam sayang (tertawa)


dimas* bunda ... maaf Bun di kira tadi Rika (merasa malu)


bunda ria" gak apa apa dim ...


dimas* ada apa Bun ?


bunda ria* ini bunda sama yang lain mau lanjut belanja tapi Rika sudah selesai apa kamu bisa jemput dia ...


dimas* iya Bun bisa ... dimana Bun ?


bunda ria* nanti dikirim ya alamatnya ...


ya sudah bunda tutup ya dim


dimas" iya Bun


panggilan terputus


tak lama suara pesan masuk,setelah membaca Dimas langsung pergi menuju alamat yang di berikan Rika


Yuni melihat Dimas pergi merasa kecewa karena dia belum sempat mendekati Dimas lagi


tidak butuh waktu lama Dimas sudah sampai di tempat yang di tuju ...


dimas melihat para ibu dan dan para wanita sedang asik berbincang ...


dimas" Hay semua ... nunggu lama ya


(mencium tangan para ibu)


Bu Mia" enggak kok dim,


Tante Nini" dim titip Rika ya ... kita masih mau lanjut belanja (tersenyum)


dimas" iya ma... tenang saja ...


bunda ria" bawa langsung pulang jangan di bawa kemana mana ya dim


dimas" iya Bun ... gak di bawa ke mana mana kok paling Dimas bawa ke KUA aja (tertawa)


cha-cha" bucin sih dim


Fani" tahu bucin banget dah ...


dimas" sirik Lo berdua


cha-cha" ih Dimas ambekan (tertawa)


Rika" bunda Rika belum mau pulang Rika masih mau ikut ya ... (memelas)


bunda ria" enggak kamu pulang aja ... kamu harus istirahat


cha-cha" iya ri biar kamu cepet sembuh


Rika" mama,bu Rika ikut aja ya ya


"enggak" serempak


Rika" ya sudah Rika pulang ... (mencium tangan )


sebenarnya Rika masih ingin ikut namun para ibu memintanya untuk beristirahat ... dan tidak memperbolehkannya terlalu lelah

__ADS_1


setelah selesai berpamitan Dimas dan Rika berjalan menuju mobil Dimas ...


dimas" bee kamu kenapa sih ... kok bete gitu


gak seneng ya ke temu aku


Rika" bukan gitu .... aku tuh masih mau ikut tapi gak di bolehin kan sebel


dimas membuka kan pintu untuk rika... agar masuk ke mobilnya


kini Dimas sudah melakukan mobilnya


dimas" sayang kamu masih bete


Rika" udah enggak


dimas" terus kenapa diem aja ...


Rika" aku lapar ... (memegang perutnya)


dimas"(tertawa) kenapa gak bilang sayang


ya sudah mau makan apa ?


Rika" aku mau makan roti di toko ...


dimas" apa toko? enggak enggak, kita cari tempat lain saja


Rika" ya sudah kalau kamu gak mau... turunin aku disini aja biar aku naik ojek


akhirnya Dimas mau tidak mau menuruti maunya Rika yang ingin pergi ke toko


sesampainya di toko Rika langsung masuk ...


Rika" ibu masak apa hari ini ? (tersenyum)


Bu Lia" (terkejut) Rika, kamu ?


Rika" kenapa Bu (bingung)


Bu Lia" kata Dimas tadi ke adaan kamu parah kok ini ...


Rika" itu kak Dimas nya aj Bu lebay ... (tertawa)


Bu Lia " kamu beneran gak apa apa nduk


Rika" enggak Bu,Rika cuma terlilit saja


Bu Lia " alhamdulilah nduk... ibu udah takut banget tadi ... mana nih orang nya yang ngasih berita hoax, biar ibu jitak dia (kesal)


Rika" (tertawa) yang lain pada ke mana Bu ... kok sepi


Bu Lia" bapak lagi jemput taya, yang lain lagi antar orderan , nah kamu ngapain ke mari coba


bukan Rika yang menjawab namun Dimas yang menjawabnya


dimas" dari belanja Bu, buat nikah (tersenyum)


Bu Lia" nikah? sama siapa ?


Bu Lia" Dimas kamu, udah balik lagi ya ? (penasaran)


dimas" udah Bu ... maaf Bu kalau kemarin Marin Dimas nyebelin


bu Lia langsung memeluk Dimas ...


Bu Lia" makasih ya allah, kamu ya bukan nya bilang dari tadi ...


dimas" (tertawa) biar jadi kejutan Bu


sedang asik berbincang pak Lukman dan taya datang ...


taya yang melihat ibu nya memeluk Dimas merasa kurang senang ... apa lagi sikap Dimas saat hilang ingatan ... sungguh membuat taya kesal


padahal dulu walau sering bertengkar taya tak pernah marah malah iya... merasa memiliki kakak yang baik untuknya


taya" ibu ngapain peluk peluk orang itu (kesal)


Bu Lia " loh udah pulang toh (melepas pelukan) ih taya mas Dimas tuh


belum menyelesaikan ucapannya bu Lia melihat Yuni yang berjalan ke arah mereka


Bu Lia" udah selesai antar barang kamu (ketus)


Yuni menatap Rika yang sedang berdiri di dekat Dimas, dan merasa kesal,melihat Rika begitu sehat dan baik baik saja


Yuni" sudah Bu (melirik Rika tajam)


loh Rika kamu udah masuk kerja (pura pura baik)


Rika"(tersenyum) belum sih Yun ini main aja


" gue jijik liat senyumnya itu pingin gue singkirkan bener deh nih anak " batin Yuni yang menatap Rika dengan malas


dimas mendapat kiriman video dari yude dan Dimas mengirimnya kembali ke Abi dan Radit


dimas menyuruh yude cepat datang ke toko dengan segera mungkin karena dia sudah sangat muak melihat Yuni


dimas" sayang ayo kita ke ruangan ku ...


Yuni merasa jika dirinya yang di panggil namun Dimas menarik tangan Rika dengan mesra


"sialan tuh anak,awas Lo Rika gue buat Lo bener bener gak bisa dapetin Dimas" batin Yuni


taya dan pak Lukman terheran karena Dimas bersikap seperti sedia kala ... bukan seperti sedang hilang ingatan ...


pak Lukman menatap ke arah Bu Lia meminta jawaban


sementara Yuni ....


Yuni pergi menuju tempat ber istirahat dengan kesal nya


pak Lukman" Bu itu Dimas ?

__ADS_1


Bu Lia " iya pak Dimas udah inget semuanya pak (tersenyum bahagia)


taya" yang bener Bu


Bu Lia" iya beneran


taya langsung berlari menuju ruangan Dimas karena iya merasa bersalah dan harus minta maaf akan perkataannya tadi


saat sampai taya tak lagi mengetuk pintu dia menerobos masuk


taya" astafirloh ... (menutup mata)


dimas" lah bocah, ketuk pintu dulu ngapa (kesal)


taya" ya kak Dimas itu ngapain coba peluk peluk kak Rika begitu ... kan ada anak kecil disini


Rika" maaf taya(merasa malu), kak Dimas sih dibilangin juga,jangan peluk peluk


dimas" lah kenapa jadi aku bee, mau ngapain Lo bocah kemari ganggu aja


taya" em taya (jalan mendekati Dimas) taya mau minta maaf kak soal tadi


dimas" (tersenyum) biasa aja bocah, (mengacak rambut taya)


taya" ih kak Dimas ya ... kirain udah ilang resek nya gak taunya masih


araya pergi meninggalkan ruangan itu


Rika" ih kamu ini ... (memukul pundak Dimas)


dimas" gemes sayang liat itu bocah ...


ponsel Dimas berdering menandakan panggilan masuk


yude* pak kami sudah dekat ...


dimas" baik lah


yude" iya pak


dimas menutup panggilan itu


dan berjalan keluar bersama Rika ...


dimas" Yuni (berteriak)


pak Lukman" ada apa to dim teriak teriak ?;


dimas" dimana Yuni pak ?


pak Lukman " di belakang dim, ada apa ?


dimas" taya tolong panggil dia kemari ...


taya" iya kak (menatap Dimas yang sangat marah itu )


tak menunggu lama taya dan Yuni tiba


Yuni" (memasang wajah memelas) ada apa pak Dimas?


dimas" sudah lah tidak perlu berpura pura di depan saya, saya muak melihat nya


Yuni" maksud bapak apa ...


dimas tak menjawab karena yude dan beberapa polisi telah tiba


yude" pak Dimas ...


dimas" cepat bawa wanita jalang ini ... aku muak melihat nya


perkataan Dimas sontak membuat Rika dan yang lain begitu terkejut ...


pak Lukman" ada apa ini Dimas ?


dimas memperlihatkan video dimana Yuni sedang merencanakan niat jahat nya terhadap Rika saat di gudang ...


Yuni berusaha membela dirinya ...


namun Dimas sungguh muak melihat Yuni


dimas" cepat bawa dia, saya sudah muak melihat orang ini


Rika" kak tak perlu seperti ini... kita bisa bicarakan ini kak


dimas" sayang aku mohon kali ini saja turuti aku ... (menatap Rika dengan memohon)


Rika" baik lah kak ...


Yuni di bawa oleh para polisi dan yude ...


dan para pegawai lain yang baru tiba merasa heran melihat Yuni di bawa oleh polisi


Riko" ada apa ini pak ? (menatap Dimas)


dimas" wanita itu... hampir membunuh calon istri saya


Riko menatap Dimas dengan tajam ...


Riko" bapak sudah kembali mengingat nya pak (menatap ke arah Rika)


dimas" (tersenyum) sudah ... dan kamu jangan pernah sekali kali menyentuh rika, apa lagi sampai mengendong nya seperti waktu itu (menatap tajam )


Riko menundukkan pandangan nya


Riko" iya pak


dimas" sayang ayo kita pergi ke kantor Abi ada yang akan kita bahas disana...


dimas membawa Rika bersamanya ... padahal Dimas berbohong... iya bukan membawa Rika ke kantor Abi namun ke sesuatu tempat, yang selalu Dimas rindukan dan hanya orang orang yang penting saja yang dibawa Dimas ke tempat itu


************************************


TBC

__ADS_1


jangan lupa setelah baca beri cerita ini vote dan tinggalkan jejak kalian seperti like,komen,dan sarannya ya


terimakasih


__ADS_2