Really My Husband

Really My Husband
#RMH 3


__ADS_3

selamat membaca semua


bahagia itu ... kita yang ciptakan


karna bahagia kita belum tentu orang lain merasakan nya ...


💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗


setelah dua hari chacha beristirahat ...


iya kembali ke toko ...


semua orang di toko sangat sangat perduli pada chacha


chacha ingat saat diri nya di rumah sakit dan orang tua raka datang semua orang seperti melindungi nya


dimas" bu bos ayo kita makan siang ...


(tersenyum)


chacha" terimaksih pak dimas ... sudah mengingat kan (tersenyum)


dimas" tentu aku kan gak mau kamu sakit ... cukup aku aja (puppyeye's)


chacha" aku udah gak mempan dim sama gombalan kamu (tertawa)


chacha dan para kariyawan nya makan siang bersama karna bu lia memasak untuk mereka


ataya" ini untuk kakak ku yang cantik (menyodorkan lauk)


dimas" heh anak ingusan jangan ngegombalin orang tua .. belajar dulu yang bener


ataya" hih kak dimas ini sirik aja


ataya dan dimas memamg jarang bisa akur ... pasal nya karna dimas iri pada ataya


ataya anak SMA yang memiliki wajah tampan dan pintar,dan banyak di kagumi oleh kaum hawa hal itu yang membuat Dimas merasa iri


sedang dimas tampan , pintar namun tak ada wanita yang mengejar nya


mereka sedang asik menikmati makan siang mereka


tiba tiba ada tamu yang tak di undang datang dan membuat mereka semua waspada


dimas" ngapain nyonya besar kemari


(sinis)


chacha" dimas (menegur) ada apa tante ke mari?


mama raka" cha tante ingin memberi ini (memyodorkan sebuah undangan)

__ADS_1


chacha: (mengambil) ooo undangan kak raka ya ... (tersenyum)


mama raka" tante harap kamu ikhlas ya cha... dan tante harap kamu bisa hadir


dimas dan yang lain benar benar geram dengan ulah dari mama nya raka ... yang sungguh tidak terpuji itu


pak lulman" saya heran dengan nyonya itu ... kalau dia tidak suka dengan chacha kenapa dulu menyetujui chacha dan raka


dimas" nama nya ... juga manusia gila harta dan ke dudukan pak ... jadi bisa melakukan apa saja untuk mencapai tujuan nya


tak berlama lama mama raka meninggal kan toko itu


ratna" kakak (menghampiri chacha) kakak gak apa apa kan


chacha: (tersenyum) enggak kok na ... makasih sudah khawatir dengan kakak


dimas" cha ngasih apa itu nenek sihir


chacha" (memberi undangan) ini


dimas dan lain melihat dengan seksama


bu lia" nak semoga kau memdapat kan kebahagian yang berlimpah (mengusap rambut chacha dengan penuh kasih sayang)


chacha" terimakasih bu ...


chacha memandang undangan itu dengan tatapan sedih


hah dasar orang orang


belum dimas menyelesaikan ucapan nya


chacha" dimas jangan buang energi kamu buat hal itu oke ... lebih baik kita kembali bekerja (tersenyum)


dimas dan yang lain nya tahu bahwa chacha hanya menguat kan diri nya saja


mereka benar benar tidak tega melihat chacha yang selalu bahagia dan ceria itu menjadi murung dan bnyak melamun


ratna" kak chacha benar benar wanita yang kuat (tersedu) kalau aku yang menjadi kak chacha mungkin aku sudah lompat dari gedung


ataya" kak ratna jangan bicara sembarangan ...


dimas" na kamu ngomong apa sih


ratna: aku kan hanya mengutarakan pendapat ku saja


ataya" iya ... tapi bisa bahaya bila di dengar dengan orang yang sesang bersedih kak


ratna" maaf kan aku ...


dimas" sudah ayo kembali bekerja dan jangan ada yang memasang wajah sedih ingat itu

__ADS_1


toko roti sudah tutup dan penjualan hari ini sangat menguntungkan karna semua roti habis terjual


ataya" yeyy kita dapat bonus hari ini


chacha"(terkekeh) benar kalian dapat bonus hari ini ...


dimas" heh anak bau kencur kalau dapat duit di tabung jangan buat neraktir cewek cewek gak jelas


ataya" enak saja emang aku kak dimas ...


(terkekeh)


chacha" sudah sudah kalian ini ... bertengkar saja (tersenyum)


chacha sudah sampai di rumah ... chacha lebih memelih membersih kan diri nya setelah itu iya membantu bu mia menyiapkan makan malam


bu mia" cha ibu denger mama nya raka menemui kamu ya


chacha" pasti dimas deh yang kasih tahu


bu mia" mau apa lagi dia menemui kamu cha?


chacha" memberi undangan peenikahan kak raka bu


bu mia" kamu gak apa apa nak ?( sedikit cemas)


chacha" chacha gak apa apa bu ... ibu tahu kan chacha anak kuat (tersenyum memperlihatkan gigi nya)


"apa kamu yakin"


bu mia dan chacha terkejut


bu mia" kamu sudah pulang dit


radit" iya bu ... apa kamu baik baik saja cha


chacha" benar om chacha baik baik saja ...


radit" apa kau akan datang ???


chacha hanya diam dan tak menjawab


chacha merasa harus membutuh kan tenaga ekstra jika dia harus datang kesana namun iya harus menunjukan pada semua nya kalau dia baik baik saja


💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟


kita memang harus makan ... dan terkadang kita harus makan yang banyak untuk menyiap kan tenaga ekstra untuk menghadapi sesuatu yang hal yang tak terduga


jangan lupa ya semua kasih like,komen,favorit,dan saran buat outhor ya


maaf jika ada typo

__ADS_1


sekali lagi termakasih


__ADS_2