Really My Husband

Really My Husband
#RMH 65


__ADS_3

enjoy reading guys


.


.


.


.


.


.


happy reading


.


.


___________________________________


setelah keluar dari kamar mandi abi tak melihat istri nya...


lalu abi memakai pakaiyan nya ...


setelah usai iya turun dari kamar nya bdrniat mencari istrinya


abi berjalan ke dapur namun iya tak menemukan istri nya,


abi hanya bertemu maid


abi" bu sari chacha di mana ?


bu sari" nyonya sedang berada di taman belakang tuan ...


abi" baik lah, terimakasih


busari" sama sama tuan


abi pergi menuju taman


dari jauh iya melihat sang istri sedang berdiri di pinggir kolam ikan


abi mendekati istrinya


abi" sayang ... (memeluk dari blakang) kamu ngapain di sini


chacha"(berusaha tersenyum) em sedang memberi makan ikan ikan ini


abi" ooo ... ya sudah kalau begitu kita masuk sebentar lagi magrib ...


chacha mengikuti perkataan suaminya


suara adzan magrib berkumandang abi dan chacha melakukan ibadah solat bersama ...


setelah selesai mereka makan malam


abi melihat ada yang berbeda dari sang istri yang lebih banyak diam dan terlihat seperti sedang sedih


abi" bun... kamu baik baik aja kan ?


chacha" em ... iya


abi merasa tak berselera lagi untuk makan saat melihat istri nya seperti itu


abi" aku sudah selesai (bangun dari duduk nya )


chacha" mas,mas kamu baru sedikit makan nya


chacha memanggil abi yang terus berjalan menuju kamar


chacha mengiuti abi naik ke kamar nya


chacha" mas, kamu baru makan sedikit ayo kita makan lagi

__ADS_1


abi" sayang apa aku membuat kesalahan pada mu ?


chacha" (menarik nafas) tidak mas


abi" lalu kenapa kamu murung dan sedih seperti itu (berjalan mendekati)


chacha" aku hanya rindu sama rara mas


abi"jadi bunda cuma rindu sama rara, kenapa gak bilang ...


chacha menjawab dengan anggukan


abi" kalau begitu kita jemput rara ya


chacha" iya mas


chacha bersiap siap untuk menjemput putri nya itu ...


setelah selesai iya dan abi pergi menuju kediaman sang bunda


sepanjang pejalanan tak ada suara yang keluar dari keduanya, hanya abi yang sejak tadi memegangi tangan chacha seolah olah tak ingin pisah ...


sesampai nya di rumah bundaria mereka turun dan di sambut dengan senyum bahagia oleh sang bunda


bundaria" ya ampun anak bunda dateng (memeluk chacha)


abi" bun abi juga anak bunda ... kok gak di peluk juga ... (perotes abi)


bundaria" kalau kamu bunda bosen (tertawa)


mereka masuk ke dalam rumah itu


bundaria melihat suatu yang aneh dari sang menantu ...


bundaria" cha kamu kenapa? apa abi menyakiti mu ?


rasa nya chacha sudah tidak kuat lagi untuk menutupi kesedihan nya


chacha lansung menagis kedalam pelukan sang bunda


chacha" mas abi bun, (menangis)


bundaria" abi kenapa cha? dia jahatin kamu atau apa biar bunda yang marahin


chacha" bun mas abi punya perempuan lain (sesegukan)


bumdaria" (terkejut) apa!! kamu serius cha, kamu tahu dari mana ?


chacha" tadi wanita itu menelpon mas abi dan bilang kalau dia begitu merindukan mas abi bun


bundaria" siapa wanita itu, berani sekali mengatakan hal seperti itu


chacha" nama wanita itu rika bun ...


bundaria" apa!! rika ? (terkejut)


chacha" iya bun,bunda kenal?


bundaria" (menarik nafas) dia adalah adik sepupu abi cha ...


chacha" apa (terkejut) adik sepupu ?


bundaria" iya ...


chacha" ya ampun bun chacha salah dong, maaf bun chacha gak tau bun


bundaria" kamu gak salah, memang anak itu saja yang nakal selalu buat ulah ...


chacha" maksud bunda?


bundaria" (tertawa) iya dia sudah besar tapi seperti kelakuan nya terkadang seperti anak anak


chacha" maaf bun, gak seharusnya chacha kayak gini


dua wanita itu tidak sadar jika sepasang mata sedari tadi menyimak percakapan mereka

__ADS_1


setelah selesai berkunjung mereka berpamitan pulang karna sudah malam dan rara pun sudah mengantuk


sesampai nya di rumah abi mengambil alih menggendong rara dan meletakan putrinya itu kekamar nya


setelah itu iya masuk kekamar nya dan melihat sang istri seperti sadang menunggu nya


chacha" mas ada yang mau aku omongin


abi" ada apa ?


chacha" mas aku minta maaf ya ...


abi" minta maaf untuk apa?


chacha" mas tadi itu ada yang telpon kamu waktu kamu mandi, terus dia bilang kangen sama kamu dan aku kira kamu selingkuh (menundukan kepala)


abi" jadi kamu gak percaya sama suami kamu ya ... jadi kamu sedih karna itu dan kamu gak bilang (pura pura marah)


chacha" bukan gitu mas aku cuma


abi memotong perkataan chacha


abi" sudah lah kamu pasti memang gak percaya suami (berjalan meninghalka chacha)


chacha lanhsung memeluk abi agat abi tidak meninggalkan nya ...


chacha" maaf kan aku mas, aku hanya takut saja, tapi sumpah mas aku selalu percaya kamu sebagai imam aku (menangis)


abi rasanya sudah tidak tega mengerjai istrinya itu ...


abi membalikan tubuh nya menghadap sang istri


abi" (tersenyum),sayang jangan menangis ... aku sudah tahj semua cerita mu itu


chacha" sudah tahu? tahu dari mana?


abi" tadi aku nguping kamu sama bunda (tertawa)


chacha" mas ngerjain aku ya


abi" abis kamu cengeng sih, jadi aku seneng gangguin nya


chacha"(mencubit lengan abi) ih mas ini jahil


abi" aduh bun sakit... maaf ya sayang (memeluk)


chacha" rika itu seperti nya akrab dengan kamu ya mas ?


abi" iya sayang, dulu dia itu sering aku jahilin karna sama kayak kamu cengeng ...


sementara di tempat lain


ada yang sedang uring uringangan karna sangat penasaran dengan orang yang menjemput fani di kantor


radit memegang ponsel nya


dan berusaha mengetik namu iya hapus kembali


" aghh kenapa aku seperti ini" bergumam kesal


radit masih menatap layar ponsel nya itu


---------------------------------------------------------


tbc


maaf ya up nya lama karna aku kemaren ada acara keluarga dan gak bisa buat cerita maaf ya semua


jangan lupa setelah baca kasih aku


like


komen


favorit

__ADS_1


kritik dan saran


terimakasih semua nya


__ADS_2