
happy reading
.
.
.
.
.
enjoy
.
.
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
di rumah bunda ria sudah ramai orang karena hari ini adalah hari penting untuk Rika
meski bukan anak kandung tapi Rika adalah peninggalan dari adik bunda ria
meski tak keluar dari rahimnya bunda ria sangat menyayangi Rika sama seperti Abi dan suaminya ... yang sudah menganggap Rika adalah adik serta anak mereka
hari ini bunda ria akan melepaskan tanggung jawab terakhirnya
walau tak bisa menjadi wali nikah buat Rika Abi tetap senang ... karena sebentar lagi adik nya itu akan memiliki pria yang bisa menjaga nya dan melindunginya ...
Rika sedang di meke up untuk hari bahagia nya ...
meski hanya ijab kabul saja ... tapi sang bunda menginginkan yang terbaik buat putrinya
Rika merasa gugup luar biasa ... dan itu terpencar jelas di wajah cantik nya itu
bunda ria" sayang ... kamu gugup, ? (menatap Rika dari cermin )
Rika" iya bunda,(mengepal kedua tangan nya)
bunda ria" (tersenyum) tarik nafas yang teratur nak, siapa tahu bisa membantu
Rika melakukan yang di perintahkan sang bunda
bunda ria" gak kerasa anak gadis bunda udah mau di ambil orang aja ...
bunda ria mulai meneteskan mata, mengenang semua kenangan bersama Rika
bunda ria" perasaan ya kemarin Marin tuh kamu masih cengeng, masih. sering di jahili mas Abi, sekarang udah mau nikah aja ...
kamu inget ri dulu jika kamu di jahili mas Abi
kamu pasti akan menagih dan mengadu ke papa dengan air mata yang sangat banyak
Rika tersenyum mengingat hal itu mengingat masa masa kecilnya saat bersama Abi dan papa nya itu ...
__ADS_1
bunda ria" kamu nanti kalau sudah jadi istri harus tahu tanggung jawabmu sebagai seorang istri nak, jangan sampai lalai ...
menjadi seorang istri itu tidak mudah,saat kalian masih pacaran kalian tidak bertemu dua puluh empat jam, saat setelah menikah kalian akan bersama terus dan akan mulai mengetahui sifat masing masing,ingat nak menyatukan dua kepala yang berbeda itu tidak mudah,jadi jika ada masalah lebih baik kalian selesaikan dengan kepala yang dingin dan jangan terlalu menuruti ego kalian,ingat ya nak pesan bunda ini ...
Rika" (memeluk) iya bunda Rika akan ingat itu semua ... terimakasih bunda sudah menjaga Rika selama ini sudah mau susah karena Rika
bunda ria" itu sudah menjadi tugas sebagai seorang ibu nak, ingat ya sebesar apa pun Maslah mu, ingat di sini ada bunda,ada papa, ada mas mu ... yang bakal bantu kamu sayang
Rika" iya bunda (menangis)
cha-cha yang melihat itu sangat terharu ... dan sampai meneteskan air matanya juga
cha-cha berjalan mendekati kedua nya
cahcha" Bun, ri aku boleh gabung
bunda ria" tentu sayang ...
cha-cha" mba cha-cha jadi ingat saat akan menikah sama mas Abi, ibu memberi wejangan banyak sekali, ternyata wejangan itu sangat bermanfaat untuk kita yang sedang belajar mendi istri
Rika memperhatikan cha-cha
cha-cha" mba boleh kasih kamu saran ri ?
Rika" tentu mba,
cha-cha" mba kenal Dimas sudah sangat lama, dan mba tahu Dimas orang yang seperti apa, Dimas itu jika dia sudah menjatuhkan hatinya pada seseorang dia akan setia dan dia akan memperlakukan wanita itu dengan sangat baik ... dan dia tidak akan membiar kan jika ada seseorang yang mengambil atau menyakiti yang iya miliki ... kamu beruntung ri mendapat Dimas
Rika" terimakasih mba... Rika bakal inget semua kata kata mba, (memeluk)
mereka bertiga tertawa
sementara di rumah Dimas para saudara,tamu dan tuan rumah sedang bersiap untuk pergi menuju rumah bunda ria
Dimas terus saja melafalkan kata kata ijab kabul agar iya tidak lupa, Dimas sangat gugup dan jantung Dimas bekerja lebih ekstra
Dimas menatap di sekelilingnya ... iya melihat para saudara sedang berbincang, para tamu juga melakukan hal yang sama
melihat situasi itu membuat Dimas semakin panik ... iya takut jika iya tak bisa melafalkan kata kata ijab itu ...
kalau soal mental dan kesiapan Dimas untuk menjadi seorang suami dan kepala rumah tangga jangan di tanya itu sudah sangat kuat
kakek Nugroho tahu jika cucu nya itu sedang mengalami kegugupan luar biasa
kakek" dim kamu baik baik saja ...
Dimas"entah lah kek Dimas merasa sangat gugup sekarang ...
kakek" itu hal biasa nak yang di alami setiap calon pengantin ... kakek juga dulu begitu namun kakek bisa karena buyut mu dulu selalu memberi semangat pada kakek ...kamu juga ingat dim setelah ini kau akan menjadi seorang pemimpin di sebuah keluarga... pentingkan keluargamu baru urusan luar ... karena jika urusan keluarga mu baik maka insha Allah urusan luar mu juga bisa kamu atasi
Dimas " (tersenyum) kakek memang yang terbaik ... terimakasih banyak kek, kakek selalu ada buat Dimas,
kakek" dim ... temui dulu opa,dan Oma mu di depan.. mereka juga keluarga,mereka adalah ibu dan ayah dari ibu mu dim, dim maaf kan lah mereka jangan menyimpan dendam,kamu akan memulai hidup baru dan jangan sampai masalah lama mu mempengaruhi hidup mu. ayo temui mereka ...
Dimas menatap kakek nya dengan mata berkaca kaca
__ADS_1
Dimas memang tidak pernah suka dengan keluarga dari ibu nya ... karena mereka tidak pernah mau mengakui Dimas, karena ayah dan ibu Dimas tidak di restui saat menikah
sampai orang tua Dimas meninggal pun mereka masih belum bisa menerima ...
saat Dimas beranjak dewasa baru lah mereka mau menerima Dimas ... namun Dimas sudah sangat membenci mereka
sampai sekarang pun Dimas kadang enggan mengunjungi mereka kalau tidak kakek nya yang memaksa nya ..
dimas" kek ... (menatap sang kakek)
kakek" iya dim, ada apa ? ayo kita temuin mereka
Dimas" iya kek,
Dimas dan kakek Nugroho berjalan menuju ruang depan untuk bertemu Oma dan opa Dimas
Oma Dimas langsung berdiri dan hendak memeluk Dimas saat iya melihat Dimas berjalan mendekati mereka
namun niat Oma nya itu di urungkan karena iya takut Dimas marah jika iya melakukan itu
Dimas menatap ke arah Oma dan opa nya ...
tanpa di duga Dimas memeluk Omanya
dan hal itu membuat Omanya kaget
Dimas" tolong nek doa kan Dimas agar Dimas bisa menjadi imam bagi istri Dimas nanti (menangis )
semua tamu yang melihat dan yang tahu kisah Dimas semua terharu ... karena memang Dimas tidak pernah melakukan hal itu bersama keluarga ibunya ...
Oma" iya dim Oma , akan selalu mendoakan mu dim,
Dimas beralih memeluk opa nya ...
Dimas" opa doa kan Dimas ... dan selalu tegur Dimas jika Dimas melakukan hal yang salah
opa" iya dim, iya (menangis)
kakek Nugroho sangat senang melihat cucu nya itu akhirnya bisa berdamai dengan hati nya itu ...
dan merasa lega melihat sikap dimas, itu artinya sang kakek bisa dengan tenang melepas Dimas
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
TBC
Hay para sayang sayang aku ...
maaf ya up nya lama soal nya aku banyak kerjaan dan Sabtu Minggu kemarin ada acar keluarga jadi aku gak bisa up
sekali lagi minta maaf ya ...
setelah baca jangan lupa. kasih like,komen,saran, dan lain lain nya ya
eh lupa jangan lupa vote juga ya ...
__ADS_1
terimakasih