
enjoy ...
.
.
.
semoga suka
.
.
.
😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊
hari sudah sore ... toko roti tutup seperti biasa ...
tapi ada yang berbeda sore itu abimanyu sudah berada di toko pukul empat sore ...
hal itu membuat chacha terkejut
chacha" loh mas abi ... kita belum tutup kok sudah disini
abi" kenapa ...? tidak boleh ..
chacha" oo ya boleh boleh saja
tapi toko masih ramai ...
abi" tak masalah aku bisa menunggu disitu (menunjuk sebuah bangku kosong)
chacha" ooo ... apa mas mau minum sesuatu ...
abi" tidak usah (pergi menuju kursi)
chacha sibuk melayani para prmbeli yanh lumayan ramai
chacha selalu tersenyum pada setiap pembelinya
terkadang melakukan interaksi kecil
atau hal lain nya
abimanyu terus memperhatika chacha tak menoleh ke arah lain sedikit pun
chacha yang mendapat perlakuan itu merasa sedikit risih
paklukman" loh ada nak abi toh
abi" ah iya pak (sedikit terkejut)
paklukman" tunggu disini ya ... biar bapak buat kan kopi (pergi menuju dapur)
abi" tak usah repot repot pak
tapi pak lukman sudah menghilang di balik pintu
tak menunggu lama pak lukman kembali membawa dua buah cangkir kopi
paklukman" nah ini bi punya mu ... (tersenyum)
abi" terimakasih pak ... saya jadi merepotkan
paklukman" gak repot kok bi ... sekali kali buatin mantu kopi kan gak apa apa (tersenyum)
pak lukman sudah menganggap chacha adalah anak nya makanya iya menyebut abi adalah menantunya
paklukman" terimakasih ya bi ...
abi"(menaikan alis) untuk apa pak ?
paklukman" kamu udah bantu chacha untuk bangkit lagi
abi" maksudnya pak ?
paklukman" ya kamu sudah mengembalikan chacha kami yang ceria ...
abi" memang sebelum nya chacha kenapa pak ?
paklukman" dia belum cerita sama kamu
abi" (menggeleng) cerita apa pak ?
paklukman" soal dia di tinggal nikah
abi" belum pak (berbohong)
paklukman" yo wis terlanjur bapak udah ngomong dan pasti kamu penasaran pak lukman bercerita
bagai mana raka mrninggal kan chacha karna iya menghamili anak teman ibu nya ...
bagai mana ibu nya raka sangat tidak suka pada chacha
dan kepergian orang tua chacha yang membuat nya menjadi yatim piatu
abi mendengar kisah itu berfikit bahwa chacha tidak berbohong tentang kisah hidup nya ..
paklukman" maaf ya bi bapak jadi cerita nya sedih begini (tertawa)
abi" gak apa apa pak ... malah saya yang terimakasih sama bapak udah mau cerita
abi melihat chacha yang masih mengumbar senyum nya ke pembeli dengan tulus
paklukman" kamu tahu bi apa kata kata chacha setelah dia tahu alasan raka meninggalkan nya
abi" apa pak ?
__ADS_1
paklukman" dia bilang ... kalau dia ikhlas melepas raka bukan karna raka atau istri nya ... tapi karna bayi yang di kandung ... chacha tak ingin egois dia tak mau melihat anak itu nanti nya tidak punya ayah karna diri nya
itu lah yang membuat kami menjadi kuat ... karna dia saja bisa melakukan itu (berkaca kaca )
abi merasa malu atas diri nya karna selalu menghina chacha dengan mengatai nya pura pura menyayangi rara
paklukman" bi kami titip chacha sama kamu ya ... tolong bahagiakan dia , jangan buat dia sedih ... karna sudah cukup kesedihan nya bi,
bapak percaya kamu bisa bi ... bapak yakin kamu orang yang baik
abi" abi janji pak (bersunggun sungguh)
karna asik mengobrol mereka berdua tidak sadar jika toko sudah sepi
chacha" bapak kenapa kok sedih
chacha yang tiba tiba datang mengejutkan keduanya
paklukman" ini nih bapak kelilipan cha ... kyak nya dimas bersihin debh nya gak bener (berbohong)
chacha" (tertawa) iya sudah kalau begitu kita potong saja gaji nya anak nakal itu
paklukma" (tertawa) iya kamu potong gaji nya udah itu dia minta sama bapak
chacha" (tertawa) ... ih bapak ini
paklukma" ya sudah bapak beres beres dulu sebelum ibu teriak
chacha" (tersenyum) iya pak
pak lukman berlalu
chacha" em ... kita mau pulang sekarang ..
abi" ya
chacha" ya sudah ...tunggu sebentar aku mengambil tas dulu
chacha mengambil tasnya
tak perlu lama lama iya segera keluar
setelah itu berpamitan pada yang lain
merka sudah dalam perjalanan pulang
abi" cha ... seperti nya malam ini kita harus tidur bersama
chacha" apa!!
abi" jangan salah sangka dulu ... bunda malam ini menginap dirumah ... karna papa belum pulang dari perjalanan bisnisnya
chacha" ooo ... baik lah ...aku ikut aja
setelah sampai dirumah mereka di sambut riang oleh rara
rara" nda ... (girang)
rara" yaya ... duga ...
abi" papa gak di kangenin nih
rara" (beralih memeluk abi) angen duga
bundaria" ria ya sudah kalian bersih bersih dulu ... bunda udah siapin makan malam
chacha dan abi naik kekamar masing masing untuk mandi
chacha keluar kamar setelah mandi
namun iya bertemu bunda ria
bundaria"(menatap curiga) loh cha kok kamu dari kamar rara
chacah" em ... iya bun numpang mandi biar cepet ... (tertawa)
bundaria" tapi tadi siang juga bunda liat barang barang kamu banyak di kamar ini
chacha" itu itu itu karna
abi memotong perkataan chacha yang sedang gugup dan bingung
abi" karna rara ingin tidur dengan chacha terus bun jadi ... chacha memindah kan sebagian barang nya bair kalau dia butuh sesuatu tak perlu bolak balik
bundaria"(tertawa) ya ampun ternyata cucu oma gak bisa jauh dari bundanya
malam sudah tiba dan waktu makan malam pun sudah selesai
bunda chacha tidak tidur di kamar tamu tapi iya tidur bersama rara
jadi mau tidak mau abi dan chacha harus satu kamar agar tidak mencurigakan
abi dan chacha sudah berada di kamar
chacha" em ... mas mas tidur di kasur saja biar chacha tidur di kursi itu (menunjuk sofa yang kecik hanya untuk duduk)
abi" kenapa ... kamu takut saya macam macam sama kamu
lagi pula jika kamu tidur di sana badan mu akan sakit semua ...
chacha" tapi mas
abi" tidak ada tapi tapi ... kita akan tidur disini dan aku berjanji tidak akan mrlakukan apa pun
chacha" baik lah ...
chacha dan abi naik ke atas ranjang itu dan mulai mengambil posisi masing masing
tak perlu waktu lama untuk chacha buat tidur ... karna efek obat batuk yang iya minum jadi dia sudah tertidur
__ADS_1
berbeda dengan abimanyu yang masih berbolak balik berusaha untuk tidur
"ya ampun kau bahkan bisa tertidur dengan pulas " gumam abi
abi masih mencari posisi untuk nya bisa tidur namun iya tetap tidak bisa
hingga akhirnya iya tertidur sendiri
ke esokan paginya cahcha terbangun dan merasakan ada sesuatu yang berat di perutnya
betapa terkejutnya iya melihat abi sedang memeluk nya
chacha mencoba melepaskan pelukan itu dengan hati hati agar tak membangunkan abi
namun usaha nya tak berhasik karna abi malah mempererat pelukan nya
chacha berusaha lagi namun usaha nya ini malah membuat abi terbangun
abi" emm... apa kau sudah bangun
chacha" iya (menelan selivah dengan susah payah)
abi melihat tangan nya melingkar sempurna di perut chacha
abi" ooo maaf (melepas) aku fikir aku memeluk guling
chacha" (tersenyum) em tidak apa apa
chacha turun dari kasur dan menuju kamar mandi ...
setelah itu iya keluar kar nya mempersiap kan sarapan seperti biasa
abi pun sudah membersih kan diri nya dan turun menuju dapur
abi memperhatikan chacha yang sedang asik memasak
sambil berjalan abi mengingat bagai mana rasa nya saat iya memeluk chacha
iya merasa nyaman,dan tenang
hingga iya bisa tertidur tadi malam
abi trus berjalan mendekati chacha lalu memluk nya dari belakang
chacha"(terkejut) astaga ... mas abj apa yang kau lakukan (mencoba melepas diri)
abi mepererat pelukannya
para maid yang melihat itu menjadi malu dan satu persatu meninggal kan majikannya
abi" sebentat saja seperti ini (pinta abi)
chacha tak melawan iya hanya diam saja
bundaria" aduh ... pagi pagi udah romatis romantisan aja ... bikin bunda iri aja deh (tertawa)
chacha terkejut berusaha melepaskan diri namun iya gagal
abi" biar aja bunda sirik deh (mencium pipi chacha)
bundaria" ya udah sana kalau masih mau mesra mesraan biar bunda yang masak ... jangan lupa buat cucu baru buat bnda (berbisik)
mendengar perkataan itu membuat chacha malu
chacha" gak usah bun ... biar chacha aja yang masak ... .
bundaria" gimana mau masak kalau suami mu nengkot begitu ... suda sana lanjut di kamar .. gak enak diliat pegawai (tertawa)
chacha" mas abi lepasin... aku mau masak (memohon) mending mas abi siap siap ke kantor ya
abi pun menuruti mau chacha
dan chacha melanjut kan pekerjaan nya
setelah selasai chacha kembali naik untuk mandi
chacha ke kuar kamar mandi sudah rapi
iya melihat abi sedang memasang dasi
chacha" mau saya bantu mas
abi"(diam sejenak) boleh
chacha membantu abi memasang dasi nya ...
setelah selasai chacha hendak pergi
namun abi menarik nya
cup
abi mencium chacha
chacha terkejut... namun iya tak melawan
chacha hanya diam saja
karna iya bingung apa yang
harus iya lakukan ...
"apa yang harus aku lakukan" dalam hati
tbc
semoga pada suka ya guys
dan jangan lupa kasih aku
__ADS_1
like,komen,favorit dan saran ya
terimakasih