
enjoy semua ...
.
.
.
.
.
happy reading
.
.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
ponsel abi berdering dan abi mebuka matanya
iya melihat panggilan masuk dari kakek nugroho
abi mengangkat telpon tersebut dengan perasaan khawatir
abi" halo assalamualikum kek
kakek" abi dimas, dimas mengalami kecelakaan bi, tolong beritahu rika dan bawa dia kemari bi
abi" baik kek
abi memutuskan panggilan dan melompat dari tempat tidurnya
hal itu membuat chacha terkejut melihat suaminya berlari keluar dengan terburu buru
chacha langsung ikut turun
dor dor dor
abi mengetuk pintu kamat rika dengan sangat kuat
rika membuka pintunya dengan panik ...
rika" ada apa mas abi,
abi memeluk adiknya
abi" kamu yang sabar ri
rika" ada apa mas ?
abi" dimas ri, dimas kecelakaan
rika langsung menagis di pelukan abi
chacha yang mendengar itu pun seketika langsung terduduk dan kaki nya lemas sekali
para maid membantu chacha untuk berdiri ...
dan berjalan mendekati rika dan abi
chacha" apa itu benar mas ?(menangis)
abi" benar sayang kakek baru saja menelpon ku
chacha menagis dan abi pun memeluk istrinya itu
rika" mas abi rika mau ke rumah sakit mas, rika mau lihat kak dimas (sambil menagis)
abi" iya ayo kita pergi bersiaplah
chacha dan rika langsung bersiap
sepanjanh perjalanan rika tak henti hentinya berdoa, dan menangis
rika kembali teringat perkataan dimas di taman dan membuatnya semakin takut
sesampai nya di rumah sakit mereka menuju ruang oprasi karna dimas sedang di oprasi ...
rika langsung berlari mendekati kakek nugroho
rika" kakek(memeluk),
kakek" kamu yang sabar ya ri, kita berdoa yang terbaik untuk dimas
abi" kenapa bisa begini kek?
__ADS_1
yude" pak dimas seperti nya mengantuk pak abi, dan iya tak melihat jika ada puso di depannya
rika semakin kencag menangis
abi memeluk adiknya
rika" mas abi rika mau masuk rika mau lihat kak dimas mas, (menangis)
abi" sabar sayang kita bedoa saja ya ?
rika" mas abi, kak dimas gak akan tinggalin rika kan,..
abi" enggak sayang dimas pasti akan sembuh dan kembali sama kita ya
rika" rika memang pembawa sial mas,rika selalu menyusahakan setiap orang,orang orang yang deket sama rika pasti akan pergi ninggalin rika (semakin histeris)
tak lama bunda ria, dan yang lain tiba
radit" gimana cha?
chacha" belum ada kabar apa apa om
radit dan yang lain melihat rika yang menangis histeris itu merasa iba
bunda ria" rika sayang kamu gak boleh bicara seperti itu, ini semua takdir dari allah nak, kamu tidak boleh menyalah kan diri mu
rika hanya menangis saja
semua orang di tempat itu terus berdoa
waktu adzan subuh tiba namun belun ada juga tanda tanda dari dokter
abi mengajak adik nya untuk menunaikan solat bersama
rika pun mau pergi bersama abi dan yang lain ...
setelah selesai rika berdoa dengan khusyuk meminta kesembuhan untuk calon suaminya itu
setelah selesai mereka kembali ke runagan menunggu dindepan ruang oprasi
semua orang kalut dengan pikiran masing masing
seorang suster keluar daru rungan itu
suster" keluarga dimas
suster" begini kami membutuhkan tiga kantong darah O karna pasien mengeluarkan banyak darah ...
dan di rumah sakit sedang kosong setok darah O
abi" ambil darah saya sus, darah saya O
radit" saya juga sus
mereka masih membutuhkan satu lagi
yude" ambil darah saya juga sus
akhirnya mereka bertiga mengikuti suater itu untuk mengambil darah
setelah selesai mereka kembali
fani" sayang bagai mana?
radit" alhamdulilah darah kami bisa
bulia dan pak kukman tiba di rumah sakit membawa kan sarapan dan teh hangat
yang lain makan dengan tenang walau sebenarnya merak enggan untuk makan namun mereka harus tetap sehat , agar bisa membantu
bunda ria" rika sayang, kamu makan dulu ya,
rika" tidak bun rika tidak lapar,
chacha menatap sedih adiknya itu
chacha" ri kamu harus makan, ini demi dimas,jika kamu sakit siapa yang meberi dukungan padanya
rika kembali meneteskan air matanya
bunda ria memberi teh hangat ke pada rika
rika meminum teh itu ...
bunda ria menyuapi anak perempuannya itu
rika" bunda mengapa lama sekali
__ADS_1
bunda ria" sabar sayang, kita berdoa saja ya
bunda ria kembali menyuapi makanan ke mulut rika
pukul tujuh seorang dokter keluar dan memanggil abi untuk ikut dengan nya
karna saat itu posisi terdekat adalah abi
dokter" maaf pak , pendarahan di kepala saudara dimas sulit untuk di hentikan
abi" lalu bagai mana dok?
dokter" kami akan mencoba sebaik mungkin tapi kami membutuhkan tanda tangan dari pihak keluarga jika terjadi sesuatu keluarga sudah ikhlas
abi berfikir
abi" bisa saya rundingkan hal ini sebetar dok
dokter " sihlahkan pak
abi keluar dengan fikiran kacau
semua orang menatap abi
abi berjalan mendekati kakek
abi menjelaskan yang terjadi ... dan kini bukan hanya rika yang menangis namun semua nya kini menagis
kakek" baik lah bi kita akan tanda tangan surat itu ...
abi" baiklah kek ,mari kita temui dokter
abi dan kakek menemui dokter itu dan menandatangini surat itu ...
kakek meminta izin untuk dia dan rika melihat dimas walau hanya sebentar
kakek" dok apa boleh kami melihat dimas ,
dokter" boleh tapi hanya dua orang ...
kakek" baik lah dok terimakasih
abi dan kake keluar
kakek" rika , ayo kita lihat dimas ...
rika langsung berdiri dengan cepat
dan berjalan mendekati kakek
rika" ayo kek
mereka masuk dalam runagn itu namun mereka tak bisa mendekat mereka hanya melihat dari balik kaca ...
kakek" dimas bangun lah kami menunggu mu nak
rika berjalan mendekati kaca
rika" sayang berjuanglah, aku disini menunggu mu, jangan pernah menyerah dan meninggalkan aku (menangis)
tiba tiba terdengar tanda jika jatung pasien sudah tak bersetak
nitttttttttttt!!!
hal itu mebuat kakek dan rika bertriak memangnggik nama dimas
para susuter meminta rika dan kakek untuk keluar
rika mengedor gedor pintu itu
abi langsung medekati adiknya dan memeluk nya
"kak dimas!!"
tbc
semoga kalian suka ya semua
janga lupa setelah mebaca vote cerita ini dan tinggalkan jejak kalia di bawah ya
__ADS_1
terimakasih